Fenomena ayat-ayat cinta

Fenomena ayat-ayat cinta di Indonesia sungguh mengejutkan...

Berbondong-bondong orang datang untuk menyaksikan film religi ini..bahkan pada salah satu tayangan di televisi saat mempromosikan film nya,seorang artis kristen pun ikut nimbrung disana....

Sedangkan waktu Passio of The Christ sedang heboh-hebohnya...

Bioskop di Indonesia tidak ada yang menayangkan film tersebut,malah yang ada kita yang harus cari bajakan VCD nya atau numpang di rumah teman yang punya VCD film itu...

Begitu mirisnya kehidupan Kristen di negara ini. Padahal banyak karya-karya remaja Kristen yang juga gak kalah bagusnya dengan mereka tapi karya mereka tidak dipublikasikan dan hanya untuk kalangan sendiri saja...

Tapi,saya cukup salut juga dengan RCTI yang berani menayangkan film rohani Kristen yang membawa berkat bagi semua orang yang menonton terutama bagi yang non Kristen.. Walaupun jam tayangnay masih belum fleksibel..

clara_anita's picture

Novita : Passion of the Christ ....

Mbak Novita, saya juga salah satu penggemar film The Passion of the Christ, dan kalau nggak salah film ini juga telah ditayangkan di salah satu stasiun TV swasta nasional. Lebih dari satu kali malah . . .

Saya hanya mencoba memberi pandangan objektif. Meski saya amat menyukai The Passion, saya akui kalau grafis yang ditampilkan menampilkan terlalu banyak kekerasan. Nah, lepas dari faktor lain, mungkin hal ini jugalah yang menyebabkan tayangan ini tidak disaksikan oleh semua kalangan.

:D

GBU

hai hai's picture

PAssion of The Christ I dont Like It

Passion of The Christ, saya tidak tahu kenapa orang-orang Kristen menyukai Film tersebut bahkan ada beberapa orang teman yang memujanya seolah-olah kisah itu adalah kebenaran. Banyak pengkotbah yang ketika kotbah dengan thema Jumat Agung menjadikan film tersebut sebagai sumber pustaka.

Bagi saya The passion of The Christ adalah film sampah!

Novita, banyak orang Kristen yang mampu berkarya namun tidak mampu menjualnya. Ha ha ha ... Saya menyebutnya JAGO KANDANG!

Namun mari kita ubah kenyataan itu bersama-sama.   

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

clara_anita's picture

Hai: Crowd Pleaser . . .

Mau tahu apa yang saya kagumi dari The Passion?

Keahlian si pembuat film untuk memainkan emosi penontonnya. Namun yang saya tidak setujui adalah kekerasannya. . .

Mungkin maksud pembuat film adalah untuk membawa perasaan penonton pada apa yang dialami Yesus, tapi kalau boleh saya katakan, pesan kekerasannyalah yang lebih banyak muncul sehingga perlu pemikiran yang lebih jeli lagi untuk memahami pesan esensial dari penyalibab Yesus.

Sebagai penggemar film, saya menggemari film itu dalam hal teknis pembuatan dan keberhasilan memainkan emosi penonton.

Tapi satu hal yang membuat saya bertanya-tanya (karena komentarnya On Hai), apakah benar maksud si pembuat film itu untuk menggugah keimanan penontonnya, ataukah hanya untuk kepentingan pemasaran semata (lagi-lagi UUD :ujung-ujungnya duit)?

Jadi, dilema yang muncul untuk karya-karya Kristiani, mau memasarkan dengan mau tidak mau menyesuaikan dengan selera pasar atau berkeras pada idealisme, tapi nggak laku?

GBU

 

Ari_Thok's picture

Ada sisi positif dan negatif lah ..

Melihat film The Passion, saya sendiri mencoba memaknai aja lah, bagaimana Kristus berkorban buat saya, dan menghargai pengorbananNya yang begitu besar. Efek kekerasan dalam film ini memang sungguh terlalu, gak cocok buat anak-anak, tapi memang tujuan film ini mungkin salah satunya menonjolkan sisi penderitaan Kristus itu sendiri. Dengar share dari teman saya, orang tua nya menangis terharu setelah melihat film ini. Ada sisi positif dan negatif lah .. 

*yuk comment jangan hanya ngeblog*



*yuk ngeblog jangan hanya comment*

 

dennis santoso a.k.a nis's picture

iseng nambahin...

terakhir kali nonton film "Passion of Christ" ini, gue malah ketiduran

Cool

Puput Manis's picture

Facing the Giant

Dear All,

Buat saya pribadi film The Passion of Christ terlalu didramatisir, sehingga walau saya punya VCD maupun DVD nya, tapi ga pernah nonton. Kapan itu pas Jum'at Agung diputar cuplikannya di gereja, saya juga merem. Takut lah ngeliatnya.

Temen-temen udah pernah nonton Facing the Giant? Itu film kristiani yang baguuus banget menurutku.Saya nonton beberapa kali, jadi semakin mudeng ceritanya. Semua kelihatan alami, tapi tampak tangan Tuhan bekerja dalam setiap hati dan peristiwa. Yang belum pernah nonton, coba nonton yaa.

 

Salam Hangat Dalam Kasih-Nya,

fenomena ayat-ayat cinta

bicara film ayat-ayat cinta, hati saya sangat terluka setelah membaca synopsisnya. dibayar satu milyar pun gak akan saya tonton nih film. Film ini menggambarkan tentang poligami, selain itu, masa sih ada cewek Kristen Koptik yang begitu lemah imannya melihat cowok dari agama lain taat beribadah. Bahkan begitu cintanya sampai dia harus menyalibkan kembali Yesus kristus hanya demi pria itu.
Trus, gambaran tengan Bunda Maria lebih dilecehkan lagi. Saat sedang koma atau mati suri, si cewek ini bertemu dengan Bunda Maria di akhirat. Masa Bunda Maria bilang pintu surga hanya bisa dicapai kalau si cewek harus ikut agama cowok yang notabene meninggalkan agama kristennnya. Bukankah Bunda Maria sebagai ibu yesus harusnya memberi tahu jalan ke surga itu lewat anak kandungnya sendiri? Yah itulah gambaran maria versi keturunan ismail bernama Habiburrahman El Shirazy. Bagaimanapun apa yang telah dia tabur bakal dituainya di akhirat nanti. Tunggu saja.

y-control's picture

boom

soal AAC, saya curiga kalau klaim bahwa film itu sdh ditonton jutaan org adl bagian dari iklannya.. spt bnyk buku ditempeli stiker best seller tanpa ada keterangan apa-apa.. pokoknya, kita serukan pada setiap org indonesia (kristen atau bukan), jangan tonton 'film' buatannya klan punjabi! oportunis tamak yg hanya membodohkan bangsa indonesia! kalau novel el shirazy, penulis Forum Lingkar Pena itu tdk difilmkan, mgkn hati teguh tarigan dan banyak org kristen katolik lain tdk akan terluka. stlh dihujat krn film2 hantunya, punjabi ini tau kalau isu2 agama sdg marak di indonesia, makanya film dng tema ini, yg pro dng pihak berkuasa pasti akan laris, jahat banget kan?

soal passion of christ atau sinetron dng theme song lagu kristen (dng pemerannya selalu yg itu2 saja hehe) saya rasa kok ga beda jauh... krn produsernya tau kalau film2 itu pasti ada pasarnya juga... maka, mari tonton dan buatlah film yg berkualitas dan membikin pintar

Ari_Thok's picture

Masih Anti Film Indonesia

Saya masih anti film Indonesia, selain tidak mendidik, gak beda jauh dengan sinetron-sinetron yang menjamur di televisi. Bikin gak betah nonton televisi aja. Sinetron kok difilmkan eh film kok di sinetronkan. Mengenai ayat-ayat cinta, saya juga ragu menontonnya, meskipun Pak Presiden sampai mencucurkan air mata saat menontonnya di temeni sejumlah duta negara sahabat bahkan sampai memberikan apresiasi tinggi buat film ini. Malah saya pengen nonton film nya "Fitna" , kayak apa ya film itu .. 

*yuk comment jangan hanya ngeblog*



*yuk ngeblog jangan hanya comment*

 

aac yang terbalik

coba ada yang berani buat film aac tapi skenarionya dibalik

bisa rame tuh

dijamin tidak boleh beredar

saya sih mencucurkan air mata melihat di negeri tercinta masih ada kasus gizi buruk bahkan ada yang mati karena gizi buruk ( kata media )

peace

pyokonna's picture

Pertama tahu Ayat-Ayat

Pertama tahu Ayat-Ayat Cinta karena dipinjemi novelnya sama temenku. Dan karena ak suka baca yang kaya ginian, ya ak sih seneng2 aj dipinjemi buku ini, kesan pertama baca novelnya bagus, walau kesannya promosi agama banget. Tapi it's okay-lah, toh klo novel kristen juga pasti ada "pesan untuk pembaca" juga tho. Nambah wawasanlah, selama ini Islam selalu identik dengan hal-hal yang agak ekstrim, dalam cerita ini Islam dibungkus dengan hal yang berbeda sesuatu yang "soft", ngeliat dari sudut pandang lain gitu.

Pas filmnya main di bioskop, ak ga nonton. Alasannya:

  1. Sudah baca novelnya, malas merusak image yang terekam di otak dengan sesuatu yang sifatnya audio visual.
  2. Filmnya booming, malas menambah kantong orang yang sudah kaya.
  3. Bintangnya orang Indo, malas mendukung perfilman indonesia yang mengagung2kan orang indo.
  4. Karena itu film Indonesia, pengalaman membuktikan beberapa kali nonton film Indonesia di bioskop, membeli tiket dengan harga sekian ribu rupiah, keluar dari gedung bioskop dengan wajah kecewa dan senyum kecut, beberapa bulan kemudian filmnya diputar di televisi.

Ah, sepertinya pendapat seseorang yang sinis yah :) btw ad yg mau minjemin buku laskar pelangi? udah ad yang baca lom? bagus ga yah?

COMMENT TUX SEMUA

Laskar pelangi...bagus banget...

film ayat2 cinta...secara keseluruhan film ini standart..dan ada beberapa bagian yg paling aku ga suka...
dan aku juga ga ngerti gimana bisa film ini laris bgt....heran aja liatnya....

film The Passion of Christ..terlalu berlebihan..banyak hal yg terlalu di dramatisir...
dan....
dan pada saat the last supper...yesus memberikan minum apa ke shabatnya...???
darah kah ??? atau anggur ????

tapi efek luka2 di tubuh yesus nya keren bgt...
sumpah...

Ada yg baca DA VINCI CODE...atau..ANGEL AND DEMON ga???
gimana menurut kalian ???
kalo menurut aku novel itu kereeeeeeen....

Ari_Thok's picture

Koment buat my mind

Mya mind, yang diberikan Yesus ke sahabat2nya ya jelas anggur lah. Mengenai novel da vinci code sih dah lewat, pertama sih keliatan heboh, tapi setelah lewat ya lewat aja. Filmnya mirip dengan kisah-kisah Indiana Jones, main hubung sana-sini asal menarik. Buat yang gak ngerti sejarah kekristenan kayak beberapa temanku sempat bingung juga, tapi setelah dijelaskan ya, mantuk-mantuk, ternyata itu hanya karangan dari seseorang yang ingin cepat kaya saja hehe. 

*yuk comment jangan hanya ngeblog*



*yuk ngeblog jangan hanya comment*

 

Kenapa harus sinis, melihat

Kenapa harus sinis, melihat kesuksesan AAC. Harus diakui secara jujur, bukankah tuhan ingin orang jujur bahwa bahasa yang digunakan dalam novel AAC memang santun, dan begitu detail penulisnya menggambarkan Kairo dengan segala keindahannya.

AKu sudah baca Da Vinci Code, sangat menarik. Penulisnya dengan lihai, membuka tabir secara perlahan-lahan mengenai misteri Cawan Suci, siapa itu Magdalena. Bagi yang bacanya, ada karya bagus tentang Cawan Suci, sayang aku lupa siapa penulisnya.

ayat - ayat cinta

cape dech ....

Comment lagiiii....

Aku ga sinis melihat kesuksesan ayat2 cinta...tapi film nya ada yg ga sesuai dengan novelnya...aku akui novelnya bagus..tapi visualisasinya kurang nendang...

daaaaaaaaaaan....
da vinci code dan novel angel n demon juga kereeeen abisss....
tapi sekali lagiii...film nya ga sebagus novelnya...

dan novel itu BUKAN hanya karangan dari seseorang yang ingin cepat kaya saja...tapi emang sebuah novel yg benar2 bagusss...

liat aja jalan ceritanya...
sumpah..kereeen.....

dan apakah kalian yakin kalo SEJARAH KEKRISTENAN yg kalian tau itu merupakan sebuah kebenaran.....

Seandainya aja kalian baca injil dengan benar2 teliti...dan sebagai seseorang yg sportif...kalian akan melihat beberapa bagian yg ga logis......

kitab injil aja udah ga murni lagi...terlalu banyak yg udah di robah...lhaa...kalo kitab yg jadi panutan ummat aja ga bisa dijaga kemurniannya gimana kita bisa tau apa yg harus dipercaya...

Perjanjian lama...perjanjian baru......

mana yg harus dipercaya...??????????????

ada yg bilang kalo perubahan itu karna agama harus dinamis,,,ga statis....

tapi pertanyaannya....
Agama kristen datangnya dari TUHAN...kitab merupakan firman TUHAN....apakah kita diperbolehkan untuk mengubah isi dari kitab yg merupakan firman TUHAN sesuka2 hati hanya karna ingin menyesuaikan dengan kondisi yg terjadi sekarang ????

PANTASKAAAAAAAAAH ????

jesusfreaks's picture

@my mind: TIDAK ADA YG SALAH DG PERUBAHAN

Dear brother my mind,
Salut buat pemahaman novel DAN BROWN. Tapi pertanyaannya, apakah saudara my mind tahu sejarah kekristenan hanya melalui novel itu? PANTAS AZA GAK VALID. Saudara harus baca alkitab dan buku sejarah kristen lainnya baru Anda komentar.
Soal AAC, SALUT BUAT SAUDARA MY MIND YANG RELA IBU, ADIK, ISTRI DAN ANAKNYA DIMADU.
Pertanyaannya, apakah Anda rela ibu, adik, istri, bahkan anak Anda dimadu?
Hati2 menjawabnya, BISA JADI KENYATAAN.

Jesus Freaks,

"Live X4J, die as a martyr"

noni's picture

AAC....??

Mungkin benar kalo AAC film yang sukses, tapi maaf saya nggak suka AAC. Beberapa kali teman saya ngajak nonton film itu waktu lagi rame-ramenya diputer di bioskop, tapi saya nggak minat. Bahkan di kantor sampe diadain nonton bareng AAC,tapi sekali lagi saya nggak ikut bergabung menjadi penonton film tersebut. Seorang teman menawarkan untuk meminjamkan CDnya karena menurutnya film tersebut keren sekali, tapi saya menolak dengan halus. Alasan saya nggak suka AAC cukup jelas, karena AAC menggambarkan tentang ketidaksetiaan orang Kristen (Maria) dalam mengikut DIA.
Saya pernah punya cowok gak seiman dan jujur saja diantara beberapa pria yang pernah jadi pacar saya, saya merasa paling nyaman jalan dengan yang nggak seiman ini. Dia pengen menikahi saya tapi saya akhirnya menolak karena saya nggak bisa ninggalin Yesus. Saya nggak bisa bayangin kalo Tuhan nggak pegang saya erat-erat, saya pasti bernasib kayak Maria.
Pasca putus dengan mantan saya, beberapa kerabat yang beda iman pernah "mendudukkan" saya dalam "forum keluarga" untuk membahas kemungkinan saya balik lagi ke mantan dan mengikuti keyakinannya karena di mata mereka mantan saya orang yang "sangat baik dan ideal" untuk dijadikan suami dan karena umur saya sudah "cukup mapan" untuk menikah, sehingga mereka takut kalo saya menolak lamaran mantan, maka saya akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan seorang suami. Memang betul saya kehilangan kesempatan untuk mendapatkan seorang suami, tapi saya bersyukur karena saya justru masih memiliki kesempatan yang lebih luar biasa, yaitu memiliki Yesus. Pada saat itu, yang ironis adalah saat seorang tante saya ikut berbicara dengan mencontohkan dirinya yang meninggalkan Yesus untuk menikah dengan suaminya sekarang. Dia bilang bahwa demi seorang suami yang baik, melepas keyakinan adalah hal yang bisa dibenarkan dan meski awalnya dia merasakan pertentangan batin, tapi sekarang dia merasa bahagia. (Tapi sungguh saya sangsi dengan kebahagiaannya. Dia tidak pernah beribadah sesuai dengan tata cara keyakinan yang dia yakini saat ini, tapi malah seringkali saya mendapatinya sedang berdoa dengan sikap doa yang sama seperti ketika dia masih menjadi seorang Kristen, walau saya tidak tahu doanya "dialamatkan" pada siapa?). Puji Tuhan, saat itu sekali lagi Tuhan tolong saya. How Great is Our Lord...!!!
Tiap kali saya merenungkan betapa luar biasa kasihNYA pada saya, tiap kali pula semakin saya merasa mencintaiNYA. Saya sangat bersyukur tidak menjadi seperti Maria, dan semua itu terjadi semata-mata karena kemurahanNYA, bukan karena saya kuat iman dan saya hebat. Semua karena CINTANYA pada saya, pada kamu, pada dia, pada kita semua...GBU All!!!
Tampilan Terbaik di 1024 x 768