Submitted by HASLAN on

Kupandangi lagi wajah bersih itu.

Memang tidak sebersih wajahku.

Tapi pancarannya membuatku tergugah.

Walau penuh debu tanah serta darah, ia masih tersenyum padaku.

Siapakah dia???

 

Kupandang lagi mereka.

Wajah agungnya yang pernah ku lihat di Mezbah Allah.

Berubah beringas.       

Ada apa ini???

 

Kengerianku dibalasnya dengan suatu hal yang ku rindu.

Keadilan.

Cinta.

Kasih.

 

Gilakah orang ini???

Tapi masakan orang gila menjadi sasaran.

Orang paling agung di kota ini.

 

Satu lagi yang ku sadari.....

Wajahnya lebih teduh dibanding mereka.

Orang yang sering menghadap Allah.

 

Aku tak berdaya.

Aku tak kuasa.

Saat dia mengatakan kata terakhirnya padaku sambil tersenyum.

 

Kupandangi tubuh terpajang di atas bukit sana.

Matahari padam di belakang kepalaNYA.

Satu hal yang belum pernah kulihat.

Salahkah aku???

Terkutukkah aku???