Hikmat dan Wahyu dari Tuhan dan dari manusia....
Bayangkan.....Sejak kapan Tuhan mewahyukan sesuatu menurut hikmat manusia... Namanya saja Hikmat manusia, kenapa harus mengatakan hikmat dari Tuhan?
Lagi lagi Tuhan jadi Kambing Hitam...
Sama seperti ketika kita melakukan kesalahan,..pasti iblis jadi kambing hitam...
Jadi sekarang ini memang lagi musim mencari kambing hitam,...untuk jadi kurban...hehehehihihi...
Jika kita membaca alkitab, untuk sungguh sungguh bisa memahami dan kemudian menjalankannya, maka percayalah....Pasti ada campur tangan Tuhan didalamNya... Tapi jika hanya ingin membaca dan kemudian membahasnya, mengulitinya, dan lupa mengamalkannya, bagaikan langit tanpa bintang, dan sayur tanpa garam....
Menafsirkan alkitab pastilah dituntun oleh roh....roh kudus yang menuntutnya untuk bisa membedakan mana tafsiran yang dituntun oleh Tuhan dan mana tafsiran yang 100 % hanya dituntun oleh otak.
Dan mengenai Wahyu???
Siapa yang mendapatkan wahyu? Kenapa setiap orang dengan bangganya mengatakan wahyu ini kudapat dari Tuhan,....wahyu ini diturunkan kepadaku langsung dari Tuhan dengan paket kilat...
Sedikit dikit berkata : Kemaren,....Tuhan berkata kepada saya...
Hari ini, Tuhan berbisik kepada saya...
Hari ini Tuhan menurunkan wahyuNya kepada saya....
Wahyu tuh nama orang....orangnya lagi tidur tuh,...kemaren dia lembur,....jadinya cape, dan zzzzt..........(lagi lagi wahyu jadi kambing hitam )
Bagaimanakah kita tahu itu hikmat dari Tuhan.... Bagaimana kita tahu itu wahyu dari Tuhan?
Kenapa imajinasi dan daya khayal manusia saat ini menjadi amat sangat luar biasa??? sehingga bisa membahas yang seharusnya tidak dibahas, dan mencoba masuk ke area yang seharusnya tidak dimasuki?
Itulah susahnya anak raja...yang selalu merasa sudah menjadi raja sejak dilahirkan....
Membuat kita hanya bisa melihat,...tanpa pernah mau bekerja.....
Dilain sisi,....kenapa selalu mengatakan israel "UMAT PILIHAN ALLAH?"
umat pilihan Allah hanya umat israel? Jadi yang bukan israel ngapain susah susah karena tidak dipilih?
Apakah ISRAEL disini selalu ISRAEL yang disana? Bukankah menjadi pengikut Kristus itu belajar mengikuti Yesus dan berpikir seperti Yesus,...kalau ya,....berpikirlah tidak melulu menggunakan pemikiran secara harafiah.....
Ada juga yang mengatakan, untuk menjadi pengikut Kristus, harus terlebih dulu mempelajari umat Israel yang "disana...." CAPE DEH....
By Smile
NOVEMBER 2009
Blog ditulis karena mendapat wahyu dari HONGKONG
Submitted by
smile
on