09 Desember 2009
Hari ini sudah genap aku berumur 24 tahun. Genap juga perantauanku di semarang selama 7 tahun (ternyata sudah lama juga ya aku merantau... he he...
). Tak terasa waktu berjalan cepat sekali... 
Rasanya baru kemaren, aku naik bom-bom car di Sriwedari dengan papaku. Lalu aku melihat adikku menangis waktu keluar dari rahim mamaku. Sempat juga kami berempat (papa, mama, aku, dan adik) berjalan bareng di matahari Singosaren untuk beli baju lebaran. Kemudian waktu aku harus menangis saat papa dan ammaku bercerai dan kami bertiga (mama, aku, dan adik) harus pindah ke rumah kontrakan... . 
Dan... saat 3 tahun masa SMA yang harus kulalui dengan tetesan air mata karena selalu diwarnai dengan pukulan, tamparan dan makian karena curi-curi bawa alkitab ke rumah. Wew...
. Masih lekat di ingatanku juga, 7 tahun yang lalu, seorang anak perempuan yang harus ninggalin rumah di karanganyar dengan berbekal satu tas baju dan uang 50ribu. Tindakan nekad yang akhirnya membuatku benar-benar mengenal pribadi Yesus.
Wedew... semua itu begitu melekat di ingatanku. Dan tadi malam, tepat jam 12, ketika aku sendirian di kamar kostku, tiba-tiba semua hal itu seakan di flashback ma Tuhan. Yang pada akhirnya membuatku sangat mengucap syukur atas semua anugerahNya. Karena sampai hari ini pun, Tuhan tetap baik dan sangat baik di hidupku. Everytime, everywhere and every moment I am, He is always there... Thanks Lord for your wonderful grace in my life...
"Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati."
"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah."
Note:
Pa... dimanapun papa saat ini, I just want to say that I love you. satu kerinduan priska terbesar... mendengarmu berkata "Happy Birthday" padaku. Setelah 13 tahun (sampai hari ini, aku tidak pernah mendengar kata itu lagi keluar dari mulutmu, pa... I Miss You, so Much...
)
Mam... maafin priska karena tidak pernah bisa memenuhi keinginan mama untuk kembali seperti yang dulu. Maaf kalau mama menganggap priska sebagai anak durhaka karena pilihan priska mengikut Yesus. There's no other choice mam... But, I always love you mam... 
Dek... bagaimanapun adanya kamu sekarang, mbak mama tetep nerima kamu koq. Tidak peduli orang berkata apa tentang kamu, tapi aku tahu pasti, one day... you will know. I love you, dek... 
"I can do all things through Christ who strenghten me"