Submitted by
smile
on
Laksana kain putih bersih
Dalam hitamnya perkabungan
Menyusuri belantara,
Dimana mata merah bersiaga,memangsa
Rimba seribu cemara
Panas bagai api neraka
Berkumandang sumpah serapah
Berlantang menyesak dada
Disini, aku mengaduh dalam gaduh
Disini, aku menyisir dalam titian serambut dibelah tujuh
Berbaju zirah, bertameng pedang
Namun kandas dalam hantaman ombak menderu
Lonceng berbunyi
Genderang berkumandang
Kata menghantam kata
Mutiara melawan permata
Tiada menang ataupun kalah
Hanya berangsur sirna, dalam kejapan mata
Datang dalam raga menghilang tanpa rasa
Kebenaran yang tersisa, jadi prasasti yupa
Itulah Aku dan Sabda Space
Memaknai sebuah karya
Dari banyak ide gagasan juga perkara
Dari negeri seribu satu jiwa