I Korintus 3:23
Kamu adalah milikNya karena Bapa memberikan AnakNya kepadamu.
Kamu adalah milikNya karena Anda telah dibeli dengan darahNya.
Kamu adalah milikNya karena Dia telah membayar harga untuk penebusanmu.
Kamu adalah milikNya karena hubungan Anda denganNya.
Kamu adalah milikNya karena Anda telah menyerahkan diri Anda kepadaNya.
Kamu adalah milikNya karena Anda telah diperanakkan kembali olehNya.
Kamu adalah milikNya karena Anda telah dijadikan ahli warisNya.
Ketika Anda digoda untuk berdosa, jawabanNya adalah, “Aku tidak bisa melakukan kejahatan besar ini, karena aku adalah milik Kristus.
Ketika Anda diperhadapkan dengan kesukaran dan dihadang bahaya, berdirilah dengan teguh dan ingatlah Anda adalah milik Kristus.
Ketika Anda tergoda untuk mundur, bangkitlah dan berserulah kepada diri sendiri, “Tidak, aku tidak bisa berhenti, karena aku adalah milik Kristus, aku sudah dibeli dengan darah Kristus, aku adalah milik Kristus.”
Di dalam Efesus 1:11, Rasul paulus menggunakan dua ungkapan Yunani yang mempunyai latar belakang dalam Perjanjian Lama.
1. Kleroo, artinya memberi atau menerima.
2. Kleros, artinya suatu bagian atau warisan.
Masalahnya ialah kepunyaan siapakah bagian yang dimaksudkan ini? Ada dua kemungkinan untuk memahaminya yaitu sebagai “bagian kita” yaitu berkat yang kita terima, atau “bagian Allah” yang menerima kita sebagai milikNya.
Menurut PL Israel adalah “bagian Allah”
Ulangan 32:9 — Bagian Tuhan ialah umatNya.
Mazmur 33:12 — Suku bangsa yang dipilihNya menjadi milikNya sendiri.
Ulangan 4:20 — Menjadi umat milikNya sendiri.
Ulangan 9:29 — Mereka itu umat milikMu sendiri.
I Raja-raja 8:51 — Mereka itu umatMu dan milik kepunyaanMu.
Mazmur 106:40 — Ia jijik kepada milikNya sendiri.
Mazmur 135:4 — Israel adalah suku milikNya.
Zakaria 2:12 — Yehuda sebagai milikNya.
Jadi dengan menggunakan kata kerja kleros Paulus nampaknya menjelaskan keyakinannya bahwa segala orang yang berada di dalam Kristus baik Yahudi maupun non Yahudi, sudah menjadi kleros Allah, yaitu kedudukan yang pada zaman PL hanya milik Israel.
Dengan cara bagaimanakah kita menjadi kleros Allah? Paulus menjawab dengan jelas, “Karena kehendak Allah” (ayat 11 bdg. Ayat 5 dan 9).
Dengan tegas Paulus berkata bahwa kita menjadi milik Allah yang baru bukan karena kebetulan, bukan karena kita sendiri yang memilih, melainkan karena kehendak Allah sendiri.
Namun, itu tidak berarti bahwa kita pasif saja. Justru dalam alinea selanjutnya Paulus berkata bahwa kita diselamatkan karena Allah berkehendak untuk menyelamatkan kita dan dikatakan pula bahwa kita bertanggung jawab — lihat ayat 13.
Tidak benar bahwa ajaran tentang pemilihan oleh kehendak Allah yang berdaulat (yang memang penuh rahasia) mengesampingkan pemberitaan injil sebagai cara melepaskan kebutaan dan perhambaan bagi mereka yang dipilihNya dalam Kristus sebelum dunia dijadikan. Dengan Injil Ia melepaskan mereka supaya mereka akan percaya Yesus dan dengan cara demikian terjadilah kehendakNya.
Sekarang kita menangani pertanyaan kedua, yakni: Mengapa Allah membuat kita menjadi umatNya? Menjawab pertanyaan itu Paulus mengalihkan perhatiannya dari kehendak Allah kepada kemuliaan Allah. Tiga kali ia menyebut kehendak Allah; tiga kali pula ia menyebut kemuliaan Allah — ayat 5-6, 12 dan 14.
Penutup
Telah kita lihat bagaimana dan mengapa Allah menciptakan suatu umat untuk menjadi umat kepunyaanNya, bagian dan milikNya. Bagaimana? Sesuai dengan maksud kehendakNya. Mengapa? Untuk memuji kemuliaanNya. Segala keberadaan kita dan segala sesuatu yang kita punyai berasal dari Allah dan kembali kepada Dia: Mula-mula kehendakNya dan akhirnya, kemuliaanNya. Di sini segala sesuatu mulai dan berakhir dengan Allah. Namun demikian, hal itu sangatlah bertentangan dengan sifat manusia yang berpusat pada diri sendiri. Manusia yang telah terperosok ke dalam egoism sangat percaya pada kuasa kehendak diri sendiri. Dia sangat menginginkan pujian dan kemuliaan dari orang lain. Tetapi umat Allah mulai mengalami perubahan. Sebagai umat Allah anggota-anggota jemaat adalah milik Allah, yang hidup sesuai dengan kehendakNya dan memuji-muji kemuliaanNya. Amin.
Selamat Merayakan Rabu Agung Wafatnya Yesus Kristus dan Minggu PASKAH Kebangkitan Yesus.