Anda semua pasti pernah membaca kisah Nabi Nuh ( Kejadian 6 : 9 -22 ; Kejadian 7 ; 1 - 24). Coba bayangkan...seandainya anda ada di zaman itu, anda pasti juga akan mengatakan bahwa Nabi Nuh itu orang gila. Memberitakan hal-hal yang mustahil dan tidak masuk akal.
Bodoh si Nuh...membangun bahtera di atas bukit. bodoh...dan bodoh...pastilah itu ucapan yang akan terlontar dari mulut anda seandainya anda semua berada di Zaman Nuh. Kenapa? Karena Alkitab mencatat yang di selamatkan hanya keluarga dari Nabi Nuh dan binatang-binatang.
Tetapi sebenarnya, Nabi Nuh adalah gambaran kita sendiri. Di saat ini kita bertindak sebagai Nabi Nuh yang memberitakan berita kebodohan bagi mereka yang akan binasa.
Nabi Nuh adalah gambaran kita yang diselamatkan
Bahtera di atas bukit adalah gambaran Tuhan Yesus yang menyelamatkan
Air bah adalah gambaran murka Tuhan
Orang-orang yang tenggelam adalah gambaran mereka yang tidak percaya.
Walaupun kita dianggap gila, dianggap bodoh dan dianggap apa saja bagi orang yang akan binasa, jangan putus asa untuk tetap memberitakan tentang bahtera di atas bukit yang menyelamatkan. Yaitu Yesus Kristus sendiri.
Tetap bergiat dan maju terus.
1 Korintus 1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.
Gbu all