Submitted by martha pratana on

Seorang sahabat seperti daun semanggi berhelai empat – Sulit ditemukan dan beruntung untuk dimiliki. * dari "The Touch of Friends" - Ang Tek Khun Gw lagi bete. Gw pikir gw punya banyak sahabat yang gw "kumpulin" semenjak zaman gw masih suka pake rok mini. Nyatanya sejalan dgn waktu mereka berguguran; mereka ga fit lg disebut sahabat sebab adatnya nyakitin terus. Mungkin gw masih jalan ama mereka, tapi hati gw dah berdarah-darah. Gw setuju dgn ulasan seorang hamba Tuhan yang mengatakan bahwa dulu dia mudah sekali menjadikan seseorang sbg sahabat. Tapi kini sejalan dgn usia yg bertambah, dia mulai memilah-milah siapa yg patut diterima sbg sahabat. Dia mengibaratkan proses tersebut seperti minum jus jambu/jus guava. Dulu dia meminum jus jambu yg disaring dengan saringan kasar, jadi serpihan bijinya terminum. Kini dia meminum jus jambu yg disaring dgn saringan yg lubang-lubangnya lbh halus lg. Jadi resiko tersedak serpihan biji jambu menjadi lbh kecil. Sedih.