
Wondering is beginning of wisdom, itulah salah satu rangkaian kata yang kudapat dari share dengan seorang PLAY BOY di ranah maya ini. Sederhana namun mempunyai arti yang mendalam. Usaha yang paling keraspun dimulai dari sebuah andai, sebuah pemikiran, sebuah pemahaman atas segala situasi yang dihadapi.
Berbicara soal WONDERING, pernahkah kita menemukan di alkitab hal-hal yang sungguh membut kita WONDERING tentang ayat alkitab sendiri, tokoh alkitab sendiri, kejadiannya itu sendiri seperti apa. Maksud saya WONDERING disini, kembali ke masa dimana cerita tersebut terjadi. Seperti kita membaca komik dan terbawa suasana Komik sehingga bisa melukiskan keadaan seperti apa di kepala kita. Atau seperti kita menonton teater dimana lakon yang main adalah rangkaian kejadian dari alkitab itu sendiri.
Dibawah ini adalah penggalan ayat- dari alkitab, yang membuat saya WONDERING,
1. Zakaria dan elisabeth
1:18 Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: "Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya."
1:19 Jawab malaikat itu kepadanya: "Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu.
1:20 Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya.
Bandingkan...
2.Abaraham dan sarah
18:11 Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara telah mati haid.
18:12 Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya: "Akan berahikah aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?
" 18:13 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Abraham: "Mengapakah Sara tertawa dan berkata: Sungguhkah aku akan melahirkan anak, sedangkan aku telah tua?
18:14 Adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk TUHAN? Pada waktu yang telah ditetapkan itu, tahun depan, Aku akan kembali mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara mempunyai seorang anak laki-laki." 2
18:15 Lalu Sara menyangkal, katanya: "Aku tidak tertawa," sebab ia takut; tetapi TUHAN berfirman: "Tidak, memang engkau tertawa!"
Berpikir dan berpikir apakah ada yang salah dari penggalan ayat diatas, selain 2 pasang manula yang berharap mempunyai keturunan, setelah dibandingkan ada hal yang mengusik..
1.Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: "Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya."
apa yang terjadi setelah itu? zakaria menjadi bisu walaupun dia jujur menanyakannnya...
2. Lalu Sara menyangkal, katanya: "Aku tidak tertawa," sebab ia takut; tetapi TUHAN berfirman: "Tidak, memang engkau tertawa!"
apa yang terjadi? Tidak ada hukuman sama sekali untuk keraguan sarah, jika kita lihat "TERTAWA DALAM HATI", seperti merendahkan Tuhan sendiri, tapi Tuhan tidak menghukum sarah. Berarti TERTAWA DALAM HATI atau nyengirnya sarah terjadi karena suatu hal.
WONDERING di mulai, apakah sarah mengingat suatu hal sehingga dia menjadi tertawa sendiri? Mengingat abraham muda yang gagah, dengan otot dan kekuatan masa mudanya? Atau tertawa mengingat malam pertama yang begitu heboh dengan abraham? atau sarah melihat keadaanya sekarang sehingga dia tertawa dalam hati?
Memikirkan apa kehendak Tuhan untuk semuanya itu, Sarah yang notabene wanita yang cantik tapi tidak kunjung mendapatkan seorang buah hati. Wanita mana yang tidak merasa sedih dengan ketidaksuburannya apalagi mengingat janji Tuhan kepada abaraham tentang keturunannya, belum lagi didera oleh saingan di depan mata "ISMAEL". Apakah sarah "NYENGIR" karena saking stresnya dengan beban yang ada dihadapi.
Temans, bisakah membantu saya untuk mencari jawabnya?