Semua orang pasti pernah melakukannya, entah ditempat tersembunyi atau di tempat umum. Mengupil artinya membersihkan lubang hidung dari kotoran yang menempel atau tersaring oleh bulu-bulu hidung. Kenapa upil bisa terbentuk? Bagi sebagian orang yang bersekolah pasti sudah pada tahu.
Warna
Masalah warna biasanya tergantung udara yang kita hirup, semakin kotor udaranya, semakin berwarnalah upil kita (biasanya sih semakin gelap). Semisal Anda hidup di jalanan yang biasa menghirup udara segar dari knalpot bus, kalau Anda pernah memperhatikan sih, upil Anda jauh lebih hitam. Bedakan dengan orang kantoran yang setiap hari di ruangan sejuk ber AC, belum lagi yang pake AC yang bisa membersihkan udara, dijamin upil Anda lebih bersih daripada yang dijalanan. Ya, entah putih entah kekuning-kuningan.
Keras Lembeknya
Upil pada segmen ini tergantung kesehatan hidung kita. Kalau kita lagi sehat, tidak terkena flu, upil setiap hari akan terbentuk dengan rapi menempel di hidung kita. Kalau dibersihkan setiap hari kemungkinan hanya sedikit, tapi bayangkan 2 minggu atau sebulan, wah, bisa segede apa tuh .. Sebaliknya, jika lagi kena flu, pilek, upil cenderung lebih lembek, kadang ada sih yang masih keras (permulaan pilek dan akhir dari pilek), namun biasanya masih dilapisi lendir, ya lengket-lengket gitu deh.
Masalah Tempat
Mengupil buat sebagian orang biasanya dilakukan di tempat-tempat tersembunyi, entah di rumah waktu sendirian, ataupun di toilet. Buat para cewek, hal ini mungkin wajib hukumnya untuk mengupil di tempat tersembunyi, kecuali jika orangnya cuek atau gak malu-malu. Buat cowok yang jorok, mengupil sudah biasa di tempat umum, bahkan kadang buat mainan buat dioleskan ke orang sekitarnya. Yah, itu sih yang cukup ekstrim, tapi buat yang biasa, paling cuma "dileletke" di tembok ataupun kursi bagian bawah.
Aku tadi iseng-iseng cari tentang upil di google, dapat satu neh, upil hubungannya dengan karakter Manusia, sumbernya di sini http://www.fishyforum.com/t9987/
Berbagai Karakter Manusia dari Cara Ngupilnya
Orang yang taat beragama
Berdoa dulu sebelum ngupil.
Orang yang tidak berpendidikan
Menggunakan jari orang lain untuk ngupil.
Orang yang suka ganti suasana
Selalu menggunakan jari yang berbeda tiap kali ngupil
Orang yang menganggap waktu adalah uang:
Kalo ngupil, 2 lobang sekaligus (Sekali mendayung, 2 pulau terlampaui)
Orang yang perfeksionis
Kalo mau ngupil, ia mencuci tangannya sampai bersih. Setelah ngupil, tangannya dicuci lagi, dan hidungnya dikompres dengan alkohol untuk mencegah terjadinya infeksi karena saat ngupil, bisa saja jari tangan melukai hidung.
Orang yang berlibido tinggi
Saat ngupil, jarinya di masukkan dan dikeluarkan dan dimasukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan dan dimasukkan dan dikeluarkan sampai keluar lendir.
Orang yang tidak berpendidikan tapi punya sopan santun
Menggunakan jari orang lain untuk ngupil, dan mengucapkan terima kasih setelah selesai.
Orang yang inovatif
Menggunakan jari kaki untuk ngupil
Orang berjiwa samurai
Saat ngupil, jari dimasukkan ke hidung, ditarik ke atas, diturunkan kebawah, tarik ke kiri kemudian tarik ke kanan.
Orang yang suka petualangan
Selalu mencoba untuk meraih celah yang tak pernah diraih tiap kali ngupil
Orang yang mempunyai time-management yang tinggi.
Ada jadwal tuk ngupil per minggu, dan selang waktu untuk ngupil tiap kali ngupil.
Orang yang bagaikan punguk merindukan bulan
Mencoba untuk melompat lompat, dan mengharapkan upilnya akan turun dengan sendirinya.
Orang yang punya kecenderungan "Psychopath"
Hanya akan berhenti ngupil setelah hidungnya berdarah.
Orang yang nggak tahan digelitik
Sambil ngupil, sambil tertawa.
Orang yang mengikuti perkembangan teknologi
Ngupil dengan memakai antenna handphone.
Orang yang nggak mau menghabiskan waktu untuk melakukan hal sia sia
Membuka lebar hidungnya dan menyuruh orang lain untuk mengintip apakah ada upil di dalam, karena nggak mau sia sia masukin jari ke hidung tapi ternyata nggak ada upil.
Orang yang berjiwa oriental
Menggunakan sumpit untuk ngupil.
Orang yang pilih kasih
Hanya ngupil lobang hidung sebelah kiri, sedangkan yang kanan dibiarkan begitu saja.
Orang yang adil, arif dan bijaksana
Kalo upil dari lobang hidung sebelah kiri lebih banyak dibanding upil dari hidung
sebelah kanan, maka dia akan masukkan sedikit upil dari lobang hidung sebelah kiri
kedalam lobang hidung sebelah kanan, baru mulai ngupil lagi.
Orang yang plin plan, alias baru makan buah simalakama
Ngupil salah, nggak ngupil salah, ngupil salah, nggak ngupil salah, ya udah... ngupil
aja deh!
Orang yang latah
Saat kuku tangan tanpa sengaja melukai hidung, maka dia akan berteriak "EH MAMA KU UPIL EH UPIL KU MAMA"
Orang yang pelupa
Saat jari tangan sudah di dalam hidung, sesaat dia lupa apa yang ingin dia lakukan
dengan memasukkan jari ke hidung.
Orang yang suka mancing
Ngupilnya pake ujung pancingan dan upilnya kalo dapat di pake untuk umpan mancing. Sukur-sukur dapat layaran
Orang yang lagi sakaw
Sambil ngupil, mikirin mancing di Binu. Mungkin termasuk anda ?
Orang yang ceroboh
Orang yang setelah selesai ngupil lobang hidung sebelah kiri, kemudian lupa untuk ngupil lobang hidung sebelah kanan.
Orang yang punya kecenderungan "Copy Cat"
Setelah ngupil, dia akan berkata; "Ngupil? Siapa takut..."
Mengenai avatarku, jangan salah lihat lho, itu tidak sedang mengupil ataupun sedang makan upil, tapi lagi berpikir.
Sudahkah Anda mengupil hari ini?