Submitted by guestx on

pernah kupikir begini : kristen itu berbeda dengan yang bukan kristen
tololnya aku !

karena, katanya,
mereka yang kristen adalah ciptaan baru
mereka berubah oleh pembaruan budi mereka
mereka disebut anak-anak Allah
Roh Tuhan ada di dalam mereka

aku pikir mereka berhenti jadi kristen ketika mereka menjadi sama dengan dunia ini
atau ketika mereka mengikuti ajaran yang berbeda dengan pendahulu mereka
bodohnya aku !

padahal 

mereka tetaplah kristen :
meski mobilnya memalangi rumah yang di gerbangnya tertulis "dilarang parkir"
meski mendiagnosis pasien secara tebak-tebakan dan meresepkan obat dengan prinsip maksimasi gratifikasi dari perusahaan farmasi
meski di rumah tak enggan main gampar anak dan istri
meski tak sungkan menyewa perempuan teman tidur ketika dinas di luar kota
meski ikut atau kadang-kadang jadi inisiator korupsi dan suap

mereka tak berhenti sebagai kristen :
meski mulut mereka fasih mengeluarkan sumpah serapah
meski tak rajin belajar Alkitab dan gagap jika terpaksa memimpin doa
meski lebih suka memperpanjang waktu tidur daripada pergi beribadah Minggu
meski sering meminta petunjuk dan bantuan dari para peramal dan para dukun
meski iman, pengharapan dan kasih menjadi tiga kata yang asing bagi hati mereka

mereka pastilah sangat kristen :
ketika dengan rajin memasukkan kata-kata 'shalom' ,  'puji Tuhan' dan GBU dalam bertutur-kata
ketika dengan bangga mendeklarasikan partai kristen yang mereka dirikan sebagai saluran suara umat
ketika dengan megah label kristen menempel di sekolah dan rumahsakit yang mereka bangun
ketika dengan royal menyumbang gereja, panti asuhan dan acara natal dan paskah
ketika gambar Yesus dan simbol salib menjadi wall paper di layar handphone dan komputer mereka

mereka mungkin layak disebut kristen tingkat tinggi :
mereka yang perkasa menghajar orang berpemahaman lain sebagai kristen abal-abal pembawa ajaran sesat
mereka yang tak segan menjungkir-balikkan doktrin warisan para bapa gereja yang alay
mereka yang tak lagi menyebut nama Tuhan dengan hormat, bahkan menuding para nabi dan rasul sebagai pembual
mereka yang memerotoli ketuhanan Yesus dan atribut-atribut lebay yang disandangNya
sungguh! mereka adalah kristen progresif yang mengikuti perkembangan zaman

karena, faktanya adalah :
sekarang ini
kristen atau bukan
ditentukan oleh kolom agama di KTP
yang boleh dipertahankan kalau masih mau
(dan boleh dicampakkan kalau telah jemu)
percuma saja mencoba menggunakan analisis statistik multivariat yang njelimet
untuk mengidentifikasi karakteristik mereka yang layak menyebut diri kristen
kristen atau bukan adalah a self-proclaimed identity
apakah otoritasku mempertanyakan identitas kerohanian orang lain ?
biarlah Roh Sang Jungjungan berurusan dengan roh sang pengikut
hanya Dia yang mengenal pasti mana umatNya dan mana yang bukan

 

# by guestx 15.07.2013