Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Minyak Urapan

ICCP's picture

MINYAK URAPAN

 

Belakangan ini terdapat suatu gereja yang melakukan pelayanan 'Minyak Urapan' yang spektakuler sehingga menarik ribuan jemaat untuk bergabung, namun praktek 'minyak urapan' ini tidak sepi kritik bahkan banyak pertanyaan diajukan banyak pihak karena praktek itu tidak lazim dilakukan di kalangan Kristen.Bagaimanakah dengan ajaran 'Minyak Urapan' ini? Apakah ini sesuai dengan pengajaran Alkitab atau bukan? Sekalipun ajaran itu dikatakan berdasar firman Allah, marilah kita melihat apakah firman Allah benar-benar mengajarkan hal itu atau tidak.Memang dalam Perjanjian Lama ada cerita tentang 'Minyak Urapan' namun pengertiannya beda sekali dengan suatu teologia pemimpin suatu Gereja yang menjalankan sesuatu hal dengan memberikan “MINYAK URAPAN” tersebut. Dalam Perjanjian Lama (PL) 'minyak urapan' digunakan sebagai ramuan rempah-rempah yang kudus yang digunakan dalam hubungan dengan pengurapan, pentahbisan dan pengudusan Bait Allah dan peralatannya, dan para Imam dan Raja yang dipilih Allah (Kel.29:7;30:22-33;Im.8:10-12;1Sam.9:16;10:1), jadi bukan dimaksudkan sebagai jimat yang memiliki kekuatan magis/mujizat untuk kesembuhan mata juling atau melancarkan saluran mampet.Lebih jelas lagi pengertian di luar pengertian Alkitab dapat dilihat dari penggunaannya untuk mengurapi anak-anak yang sekalipun mengutip perhatian Yesus pada anak-anak jelas artinya berbeda. Dalam perintah kepada Musa, Anak-anak Harun dikuduskan dan ditahbiskan dengan minyak urapan karena mereka mewarisi jabatan imam (Kel.29:1-9;30:30). Musa sendiri tidak melakukan ini pada anak-anaknya karena minyak urapan itu kudus dan tidak boleh dicurahkan pada orang biasa yang bukan imam, bahkan peringatan keras ditujukan pada orang yang membuat minyak urapan dan membubuhkannya pada orang biasa harus dilenyapkan dari antara bangsanya!"Engkau harus juga mengurapi dan menguduskan Harun dan anak-anaknya supaya mereka memegang jabatan imam bagiKu. Dan kepada orang Israel haruslah kaukatakan demikian: Inilah yang harus menjadi minyak urapan yang kudus bagiKu di antara kamu turun-temurun. Kepada badan orang biasa janganlah minyak itu dicurahkan, dan janganlah kau buat minyak semacam itu dengan memakai campuran itu juga: itulah minyak yang kudus, dan haruslah itu kudus bagimu. Orang yang mencampur rempah-rempah menjadi minyak yang semacam itu atau yang membubuhnya pada badan orang awam, haruslah dilenyapkan dari antara bangsanya." (Kel.30:30-33).Jadi, kalau ada upacara pengurapan anggota jemaat dan anak-anak dengan minyak urapan bukan saja tidak sesuai dengan firman PL tetapi juga melawan perintah Tuhan yang tidak membolehkan minyak kudus untuk orang biasa kecuali untuk para imam.Yesus dalam Perjanjian Baru (PB) tidak mengajarkan minyak urapan karena dalam PB peran 'Minyak Urapan' sudah digantikan oleh Roh Kudus dan dilakukan oleh Tuhan Allah sendiri (Luk.4: 18;Kis.10:38;IYoh.2:20). Dalam PB memang ada ayat yang menunjukkan soal minyak yang digunakan dalam penyembuhan (Mrk.6:13;Yak.5:14) tetapi berkali-kali disebutkan bahwa yang menyembuhkan adalah Tuhan yang diterima dengan doa & iman (Yak.5:15).Arti 'minyak' dalam PL dan PB berbeda. Dalam PL minyak itu adalah alat kudus untuk mengurapi dan mentahbiskan Bait Allah atau para Imam/Raja, sedangkan dalam PB minyak hanya alat bantu sebagai lambang dalam proses penyembuhan. Jadi, praktek masakini yang menjadikan minyak sebagai kekuatan suatu mujizat yang bisa digunakan sewaktu-waktu di rumah oleh siapapun untuk kebutuhan apapun jelas tidak sesuai dengan ajaran PL maupun PB dan melecehkan peran karya penebusan Kristus dan karya pengudusan Roh Kudus, dan menggantinya dengan khasiat jimat 'minyak urapan.' Pemimpin dari suatu gereja tersebut pernah mengatakan bahwa:"Tuhan Yesus menyatakan dan menjanjikan bahwa ada para malaikat dari Surga yang akan menjaga dan melindungi anak-anak. Alkitab yang mengatakan harus ada sarana-sarananya, yaitu dengan kuasa minyak urapan. Sejak manusia lahir di bumi perlu minyak urapan agar tidak diganggu setan-setan dan roh-roh jahat. Maka anak-anak kecil perlu diserahkan agar sehat sentosa, agar tidak mengalami kecelakaan dan bebas dari marabahaya."Praktek 'Minyak Urapan' bukan sekedar praktek perdukunan tetapi juga dilakukan seorang pendeta yang dikultuskan yang tidak beda dengan fungsi seorang dukun klenik, suatu sikap bidaah yang menyamakan diri tokoh kultus itu sama bahkan lebih dari Kristus sendiri. Bukan saja bahwa pendeta itu mengaku bisa dengan mudahnya keluar masuk surga bahkan bisa mengajak isterinya, tetapi dengan jelas menjadikan dirinya sendiri tokoh kultus yang setara dengan Tuhan sendiri.

Kita harus berhati-hati terhadap setiap pendeta dengan ajaran-ajaran baru yang kelihatannya menarik dan berdasarkan firman Allah padahal merupakan praktek perdukunan dengan dukun yang menjadikan dirinya tokoh kultus yang biasa memberitakan janji-janji penghiburan, yaitu agar dapat hidup sehat sentosa, agar tidak mengalami kecelakaan dan bebas dari marabahaya berkat minyak urapan.

Bacalah firman Allah akan hal tersebut:"Janganlah dengarkan perkataan para nabi yang bernubuat kepada kamu! Mereka hanya memberi harapan yang sia-sia kepadamu, dan hanya mengungkapkan penglihatan-penglihatan rekaan hatinya sendiri, dan bukan apa yang datang dari mulut TUHAN; mereka selalu berkata kepada orang-orang yang menista firman TUHAN: Kamu akan selamat! Dan kepada setiap orang yang mengikuti kedegilan hatinya mereka berkata: malapetaka tidak akan menimpa kamu!" (Yer.23:16-17)"Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng." (IITim.3:3-4).Mengingat ada beberapa pembaca yang meng-klaim tulisan kami dengan alasan terlalu panjang menulis, maka disini kami mengajak anda untuk dapat berkunjung ke website http://www.gpdiworld.us/module/av/MinyakUrapan.htm. Kristus beserta kita

__________________

Pergilah keseluruh dunia, beritakanlah injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan di baptisakan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan di hukum (Markus 16:15-16)

Josua Manurung's picture

seru juga...

wah... sepertinya saya tahu ini mau lari ke mana... begini ini saya yang kurang berkenan... bahkan saya sempat berdebat lama dengan pendeta saya dari HKBP... saya dulu juga sempat di Gpdi, lalu saya juga sempat di Tiberias... terus terang saya MENOLAK pengkotak-kotak-kan aliran Gereja seperti ini... saya terus terang lebih menghargai orang-orang yang mau berbagi tanpa memandang dari Gereja mana... karena nanti akan tiba saatnya kita bersama-sama melawan si jahat di akhir jaman... akankah kita bisa survive dengan cara berkotak-kotak seperti ini... Tuhan menguji hati, bukan menguji tempat ibadah, cara beribadah, cara ber-liturgi... saya jadi teringat cerita dari Doa Sang Katak... suatu saat ada raja yang merasa doanya terganggu di tengah malam karena banyaknya binatang2 malam yang bersuara... lalu dia protes dan menyuruh semuanya diam karena dia tidak bisa khusyuk berdoa... setelah semuanya diam dan hening... Tuhan menjawab... mengapa kau suruh mereka diam... katak-katak dan jangkrik itu kan sedang berdoa dan memuji Nama-KU kata Tuhan... bahkan Tuhan mendengar doa mahluk kecil... lalu saya teringat suatu cerita di PB... orang-orang Farisi menyuruh Yesus membungkam mulut anak-anak kecil... lalu Tuhan Yesus berkata... jika mereka diam batu-batu ini yang akan bersuara... Banyak aliran saat sekarang ini... ASIA sedang dituai... Eropa sudah post-modernisme... banyak gereja tapi tidak ada jemaatnya... Amerika, sudah banyak gereja-gereja sesat di sana.... tinggal ASIA.... akankah kita bersatu? sampai kapan kita susah membangun rumah ibadah? sampai kapan rumah ibadah kita digusuri pemerintah? sampai kapan kita kebaktian di rumah tidak dilempari oleh tetangga? sampai kapan kita terus membeda-bedakan aliran yang benar di mata Tuhan... uji Roh Kudus-Nya... sampai bertemu di Surga Kekal nanti.. BIG GOD BLESS YOU!!!
__________________

BIG GBU!

Pengunjung's picture

ga tertarik

maaf sebelomnya, tapi jujur saya ga tertarik dengan artikel yang ada di atas. sebagai umat Tuhan bukankah kita sebaiknya bersatu bukan menjelek-jelekan atau memojokkan satu gereja dengan gereja yang lain kalaupun gereja yang anda anggap salah itu salah dimata Tuhan pasti toh akan jatuh sendiri. Jadi ga usah ngeliat kesalahan gereja lain ato pendeta lain biar Tuhan yang sajalah yanng berhak menghakimi karena anda sendiri juga belom 100% sempurna..
Matthew Henry's picture

The Lord knows them that are

The Lord knows them that are his by name, but we must know them by their character.
Domkris Emmanuel's picture

Mengenai Minyak Urapan

Memang sekarang ini banyak pro dan kontra seputar minyak urapan. Banyak dalil2 atau doktrin yg mengecam atau membenarkan. Saya pikir umat percaya memang perlu kritis dalam menyikapi suatu fenomena rohani, namun harus benar-benar berlandaskan pada "ajaran yang sehat". Pengertian ajaran yang sehat disini yang saya maksudkan adalah pemahaman kita akan Firman Tuhan itu sendiri yakni Alkitab. Kebanyakan kita orang percaya dibentuk oleh doktrin dari gereja, denominasi, sekolah theologi, dan pendeta. Memang benar bahwa itu adalah bagian dari jalan yang bisa dipakai Tuhan untuk menyampaikan kebenaran Firman atau pengertian kepada kita, namun tidak selalu itu bisa menjadi ukuran yang sahih bagi setiap kasus, apalagi yang menyangkut gerakan Roh Kudus. Tetap alfa dan omeganya adalah berpijak pada Firman Tuhan, yakni Alkitab. Masalahnya baru muncul, bagaimana kita tahu kebenaran Firman bila bukan dari sekolah minggu, gereja, pendeta, dsb? Sebagian pesan Firman dari mereka adalah benar, namun faktanya, dari dulu sampai sekarang, gereja selalu terpecah oleh adanya perbedaan dogma, dan ini adalah masalah yang sangat serius. Sbg contoh ini terjadi pada kasus babtisan, apakah selam atau percik yang benar? itu selalu tidak bisa dipecahkan (tidak ada titik temu) karena masing2 denominasi punya dasar sendiri untuk membenarkan apa yang diyakininya. Jadi untuk bisa memahami kebenaran Firman secara hakiki, setiap orang percaya harus belajar dari Roh Kudus secara langsung, artinya belajar langsung dari sumbernya yakni Alkitab dan tentu harus dengan bimbingan Roh Kudus, kemudian melakukan Firman itu dalam kehidupan sehari-hari. Inilah pendengar dan pelaku Firman, yg tentu hari-hari kehidupannya akan diwarnai dengan kolaborasi Ilahi, dimana pemercaya tentu akan bisa memahami / membedakan mana yang benar mana yang salah atas setiap fenomena rohani. Selama ini perpecahan, pertentangan, dan permusuhan di tubuh Kristus terjadi ya karena "orang-orang percaya" ini hanya sekedar jago ayat, mahir doktrin, berfilosofi dengan Firman Tuhan, tapi tidak memiliki kerendahan hati pada suatu gerakan baru yang diperkenankan Tuhan dalam dimensi akhir perjalanan dunia. Banyak yang sok pinter, bicara doktrin mereka, kritik sana kritik sini, gelar theologinya segudang, merasa tahu semua tentang Firman Tuhan, padahal eksistensi diri dan rohani mereka sendiripun seringkali mereka tidak pahami. Jadi saya menghimbau kepada umat percaya, domba-domba Kristus khususnya di Indonesia, dari aliran manapun, gereja apapun, belajarlah dari Roh Kudus, bacalah Firman Tuhan, lakukan Firman Tuhan, tanyalah pada Tuhan, dan kita pasti akan dibimbing dan ditunjukkan Tuhan ke padang yang berumput hijau, ke air yang tenang, dsb. Bila kehidupan pemercaya hanya soal kritik mengkritik, itu tidak beda dengan kegiatan setan setiap hari. Setan menaburkan kebencian, iri hati, perselisihan, dan perpecahan. Wahai tubuh Kristus, bersatulah, hiduplah kudus, sambil menantikan kedatanganNya yang kedua. Bagi para pihak yang kontra terhadap praktek Minyak Urapan, khususnya di salah satu gereja terbesar di Indonesia saat ini, saya akan sampaikan sedikit kisah yang mungkin bisa dijadikan bahan renungan bila saudaraku memang masih memiliki kerendahan hati: 1) Bacalah Taurat, perhatikan kisah Musa. Tongkat Musa diberi kuasa oleh Tuhan, sehingga bisa berubah menjadi ular, bisa mengalahkan sihir-sihir dari ahli sihir Firaun, bisa membuat batu mengeluarkan air, diacungkan ke laut dan laut terbelah. Mari kita simak, apakah Tuhan tidak bisa bilang ke Musa, "Hai Musa, bila engkau mau berperkara, katakan saja, maka hal itu akan terjadi", pertanyaannya adalah, kenapa Tuhan mesti memberi kuasa pada suatu benda (tongkat) untuk melakukan mujijat, padahal itu kan bisa menimbulkan pemberhalaan? Tuhan bisa perintahkan Musa untuk mengatakan apapun dan itu akan terjadi, dan tentunya itu lebih mudah buat Musa, karena tinggal ngomong saja, tapi kenapa Tuhan pake cara sulit dan beresiko menimbulkan pemberhalaan? Silakan saudaraku renungkan. 2) Masih seputar Musa. Ketika bangsa Israel banyak yang mati digigit ular beludak, Tuhan memerintahkan kepada Musa agar agar membuat Ular Tembaga yang ditaruh pada sebuah tiang, agar bilamana ada orang yg digigit ular beracun itu dan orang itu memandang ke Tiang Ular tersebut, maka dia akan selamat (tetap hidup), sedangkan yg tidak, akan mati. Pertanyaannya adalah, kenapa Tuhan mesti repot2 memerintahkan Musa membuat itu? Bukankah lebih mudah Tuhan bilang ke Musa, "Hai Musa, bilang ke umat Israel, bila ada yg digigit ular beludak, dia harus sebut namaKU, maka dia akan hidup". Mengapa Tuhan memilih untuk mengambil resiko munculnya pemberhalaan, dengan memberikan otoritas atau kuasa kepada benda-benda? Silakan direnungkan... 3)Elia diberi jubah oleh Tuhan, dimana jubah tersebut juga memiliki kuasa untuk membelah sungai Yordan. Kenapa Tuhan harus memberikan kuasa pada sehelai kain (jubah)? Silakan direnungkan... 4) Di Perjanjian Baru kita mengenal Paulus, yang saking banyaknya orang yang tidak percaya / menentang pengajarannya, maka Tuhan sampai memberikan kuasa pada Saputangan yang bekas dipakai Paulus, sehingga saputangan tersebut memiliki kuasa untuk menyembuhkan penyakit. Silakan direnungkan juga.... Sebenarnya masih ada beberapa contoh lagi, namun terlalu panjang untuk diuraikan disini, jadi BAGI PARA PENENTANG PRAKTEK MINYAK URAPAN, sekarang saya tanyakan, "APAKAH TONGKAT MUSA ITU PEMBERHALAAN?, APAKAH ULAR TEMBAGA ITU PEMBERHALAAN?, APAKAH JUBAH ELIA ITU PEMBERHALAAN?, APAKAH SAPUTANGAN ELIA ITU PEMBERHALAAN?" Silakan saudara semua renungkan baik-baik, bila saudara jawab bahwa semua itu bukan pemberhalaan, maka Minyak Urapan juga bukan pemberhalaan, karena Minyak Urapan juga bisa (dan boleh) dipakai Tuhan untuk menyatakan kuasaNya, namun bila saudara bilang bahwa itu semua adalah pemberhalaan, maka saudara boleh bilang bahwa Minyak Urapan juga pemberhalaan. Namun perlu saudara ingat, bahwa semua hal diatas adalah kehendak Tuhan, kita tidak dapat mengajari Tuhan tentang apa yang sebaikNya Dia lakukan, justru kita yang harus rendah hati belajar dari Tuhan. Semua tulisan saya tersebut diatas bukan bermaksud untuk memicu perpecahan atau pertentangan, tapi dengan segala niat baik untuk memberikan wacana baru bagi sesama saudara seiman agar jangan terlalu mudah menghakimi sesama Tubuh Kristus, bila kita tidak tau pasti bahwa mereka memang benar-benar sesat atau menentang Kristus. Kiranya tulisan ini bermanfaat bagi Tubuh Kristus, bila ada yang ingin berdiskusi lebih lanjut, silakan email saya di: domkris.emmanuel@yahoo.com. Saya tidak berjanji membalas setiap email yang masuk, namun bila ada waktu luang tentu akan saya balas. Maju terus dalam Kristus, kasihNya menyertai kita semua. Shaloom, DI =====================================================
cawan_pemurnian's picture

--- BACA KELUARAN 30:22-33

--- BACA KELUARAN 30:22-33 ---
revolution's picture

Tuhan kita kaya.. Dia kaya

Tuhan kita kaya.. Dia kaya segala hal. Dia kaya akan perbedaan. Dia ingin dimuliakan dengan perbedaan-perbedaan yang diciptakanNya. Dia ingin dimuliakan dengan musik rock, Dia pun ingin dimuliakan dengan musik keroncong. Karena Dia menciptakan segalanya. Dia ingin dimuliakan dengan minyak urapan, Dia ingin dimuliakan dengan rosario. Hanya satu yang Dia inginkan: Apapun yang kita lakukan, lakukanlah dalam nama Tuhan Yesus.. Lakukanlah seperti kita melakukannya untuk Tuhan Yesus.. Segala Hormat, Puji, Syukur dan Sembah hanya bagi Tuhan kita.. Haleluya.
agatha kharissanti's picture

MINYAK yang

MINYAK yang ALKITABIAH

 
Kata "minyak" dalam Yunani, elaia (elaia), kalau diterjemahkan dalam bahasa Ibrani, "zayit," artinya pohon zaitun dan hasilnya. Penggunaan minyak adalah sebagai simbol perlindungan dan berkat Allah bagi orang yang sakit, untuk pengobatan pada luka (Yes. 1:6; Luk. 10:34), "as a medical agent for healing and as accompaniment of miraculous." Satu pertanyaan muncul, "Mengapa masih menggunakan minyak jikalau kesembuhan datang dalam nama Kristus"? Menjawab pertanyaan ini, David W. Torrance mengatakan: "Some learned men think that it was a kind of medicine, and I grant that in those lands, oil was often used as a medicine." Artinya bahwa pengakuan sarana minyak untuk penyembuhan, sudah menjadi suatu ketetapan dalam firman Tuhan, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.

Dalam Perjanjian Lama dikatakan bahwa minyak urapan merupakan sarana yang dipakai oleh para imam sesuai dengan yang diperintahkan langsung oleh Allah (Kel. 40:9; Im. 8:10,12; Kel. 40:13). Kata "pengurapan" dalam bahasa Yunani, "chrisma" yang artinya sebuah obat untuk menyembuhkan luka atau melumasi; anugerah dari Roh Kudus, dan pengurapan. Kata "pengurapan" digunakan untuk mewakili karunia yang kudus dari Allah. Minyak digunakan untuk mengurapi seseorang atau sesuatu. Penggunaan minyak digunakan untuk mewakili "pengudusan dan pentahbisan" oleh Allah, yang membuat seseorang atau sesuatu yang diurapi menjadi kudus, layak dan suci untuk Tuhan.

Kecuali pemakaian pada penahbisan imam-imam (Kel. 29:2), minyak juga merupakan unsur penting dalam upacara penobatan raja ( 1 Sam. 10:1). Sebagai obat, minyak dipakai baik obat dalam maupun luar. Dayanya yang menenangkan dan mencegah, membuatnya sebagai obat perut yang berharga, dan khasiatnya sebagai telah diakui sejak zaman purba. Sebagai obat luar, minyak dioleskan dan terkenal manjur untuk memar-memar dan luka-luka (Yes. 1:6; Mrk. 6:13; Luk. 10:34).

Dalam Kitab Yesaya pasal 1 dijelaskan tentang nasib bangsa Israel yang diakibatkan oleh perbuatan mereka sendiri yang tidak setia kepada Tuhan. Gambaran dalam ayat 5-6 adalah mengenai seseorang yang didera setengah mati dan gejala luka-luka yang diakibatkannya. Pada ayat ini, Nabi Yesaya sudah mengenal akan fungsi minyak (Ibr, shemen, biasanya dari zaitun), sebagai sarana untuk mengobati sakit luka-luka dan memar. Nasib bangsa Israel yang menjadi budak belian yang hina, sakit dan lesu di pasar budak bangsa-bangsa, tidak diperhatikan lagi oleh Allah, bahkan tidak akan ada minyak lagi untuk mengobatinya.
Pengurapan di dalam Perjanjian Baru digunakan dengan cara yang berbeda karena Yesus merupakan penggenapannya. Hanya ada satu Imam Besar bagi umat Kristen yang percaya yaitu Yesus Kristus. Dialah Pribadi yang mengurapi umat Allah melalui Roh Kudus.

Namun, di dalam Perjanjian Baru ditemukan bahwa minyak digunakan untuk mengurapi atau menyembuhkan orang sakit; dan disebut sebagai lambang dari kehadiran dan kuasa Roh Kudus serta sarana untuk membangkitkan iman. Dalam Markus 6:13 dikatakan, h;leifon evlai,w pollou.j avrrw,stouj kai. evqera,peuon, meminyaki dengan minyak zaitun banyak (orang-orang) sakit dan menyembuhkan; demikian halnya dengan Yakobus 5:14, avlei,yantej Îauvto.nÐ evlai,w, sambil meminyaki (dia) dengan minyak zaitun. Mengenai fungsi minyak dalam Perjanjian Baru, Walter mengatakan:
"In the New Testament, the anointing of the sick is mentioned (Jas. 5:14). Olive oil could also be taken internally as a medicine for the relief of gastric disorders. It was applied externally as an oinment for bruisers, burns, cuts and abrasions" (Mark. 6:13; Lk. 10:34).

Walter tetap mengakui fungsi minyak sebagai obat penyakit perut (gastric disorders). Selanjutnya dikatakan bahwa minyak juga adalah bayangan dari Roh Kudus. Jika kita mengurapi seseorang dengan minyak, secara pribadi kita memanggil Roh Kudus untuk menyatakan kehadiran dan kuasaNya dalam situasi itu. Kita memohon Roh Kudus untuk datang atas orang yang akan kita doakan ini.

Sementara Took Hammond dalam bukunya mengatakan bahwa:
"Pengurapan dengan minyak di jaman Perjanjian Baru adalah untuk orang-orang yang sakit dan membutuhkan doa dari penatua-penatua. Minyak mewakili kuasa Allah Roh Kudus. Ini adalah berita Injil yang luar biasa."

Melalui pandangan dan ayat-ayat Firman Tuhan diatas, dipahami bahwa minyak merupakan sarana yang bisa dipakai oleh hamba Tuhan dalam pelayanan kesembuhan di gereja.

ini adalah apologet dari dosen saya di STT Tiberias

__________________

Soli deo Gloria,, xoxo

beck_luvi's picture

Newbie Nih

Sorry anak baru nih numpang post ya

Hmm gw lom tau mau agama apa cuma gw sering perhatiin semua agama

menurut gw..sendiri Tentang minyak urapan..itu ok2 aja

tapi aneh nya org yang gereja niat nya malah kejer itu minyak bukan

Kristus terus...ini serah percaya apa ndak

Kalo muslim minyak zaitun di gunain buat panggil jin dll

Kalo budha minyak di pake buat penerangan jalan dll

Terus mengenai alkitab yang nulis manusia juga pasti ada cacat nya

menurut gw pribadi semua itu sama...tergantung diri sendiri...

terus kalo buat  Penyembuhan dll..kasian atuh org yang kuliah tinggi2 kedokteran gak laku2 dunk gara2 tuh minyak...heheh

Terus hmmm kalo gw bilang yang penting bukan minyak nya tapi tulus and percaya nya mah Tuhan Yesus Kristus...

selama ini sih yang gw tau banyakan pada kejer minyak nya dah kaya kejer apa tau

wakakak aneh....

 

one thing the reason why war begin is because a religion...bermulah dari kahtolik...nongol kristen nongol lagi cabang2 ini dan itu begitu juga agama yang lain...semua nya sama intinya di diri sendiri...and inget semua itu gara2 manusia...Lebih baik gak ada agama tapi Percaya...dari pada org yang dah beragama tapi hina perbuatan nya....hehe

mesakh's picture

   Tentang

   Tentang Perj.Kudus/Mi.Urapan.

Saat ini bnykpro/contra akan Perj.Kds/Mi.Urapan.Adapendpt yg menntng,tap ada jga mnrima. Bahkan ada yg secara terang2 menuduh  Mi.Urapan itu sbg jimat.Perj.Kds itu bnr utk memperingati kematian Tuhan Yesus yg terpntng adlh utk penyatuan tbh/drh kita dgn Tbh/Drh Tuhan Yesus[Yoh.6;54,56] ini bkn lambang. Mknya yg pimpin perj.kds ,benar2 memp. tbh[bait Allah] yg bersih/kds.Bkn tpt tinggal iblis nikotin,serta keluarkn aroma rokok dari mulutnya.Dan anggurnya hrs bnr2 murni. Jika tdk sesuai dgn ini ,adlh perj. kds yg slh[ 1Kor.11;29,30 ]. Krn  mujizat kesembuhan itu pasti ada,saatkunasa Tubuh/Darah Tuhan Yesus [Sang Pencipta] itusdh menyatu dgn tbh/drh kita. Jdi tubuh yg sakit/rusak pasti disembuhkan/diciptakan baru [ 1 Kor 15;53,54 ]. Kalau Allah dipihak kita siapa lawan kita;Firman TUHAN.

Mi.Urapan/Mi.Zaitun.

Waktu Nuh melepas brg Merpati/kali yg ke.2. Lalu pulang wkt senja [terbang melintas udara/alam] dgn daun zaitun diparuhnya dan msk ke bantera. Merpati[Rohulkudus] Zaitun[mi.Urapan]. pengertian rohaninya ;sblm Bumi menumbuhkan berbagai tumbuhan dan sblm Nuh dan binatang2 keluar dr bahtera Tuhan Allan tlh mengurapinya lbh dahulu,agar Bumi/tanah dpt mengeluarkn berbagaitumbuhan dan Nuh dan binatang2 , dpt bertumbuh/berkembang serta berbiak memenuhi bumi. jdi m.urapan sbg tanda/meterai yg berikan pd manusia dan tpt yg diberkatinya/dijgnya. Krn itu Firman Allah mengtkn;
Dgn mi. urapan kta memuliakn/menghormati Allah / Hak. 9;9
    - ; -               kta disertai/dijga Allah / 1 Sem. 16;13
    - ; -               piala kta pnh berisi/tk kekrngn / Mas. 23;5
    - ; -               lbh dr tmn sekutu/org sekitr / Ibr. 1;9
    - ; -               mengusr stn/ Mark. 6;13
    - ; -               sembhkn org skt Yak. 5;14
    - ; -   + perj.kds menghdp Thta Allah./ Mi. 6;7
    - ; -    +    - ; -     smbhkan org celaka/sakt Luk. 10;34
    - ; -    +    - ; -     mi. sellu ada dikpl Pkh. 9;7,8
    - ; -     +   - ; -     tdk diruskkn/dijga Wah. 6;6
Yg ditls diatas adlh Firmn Tuhan,mk klau ada org mngtkn pk m.urpn sma dgn jimat
adlh menghina Tuhan. Menjlng akhr zmn  org percya pk m.urpn dikpl dan pengikut
iblis pk tnda angka 666 di kpl./silahkn pilih.
Diperj.Baru mi.Zaitun/urapn sdh dismprnkn dlm nma Thn Yesus/tk prlu ramuan2.

mesakh's picture

Tentang Baptisan.Kis.

 Tentang Baptisan.

Kis. 2;38, Jwb Petrus kpd mrk, Bertobatlh,dn hdklh kmu msng2 mmbri dirimu di
Baptis dlm nm Yesus Kristus utk pengmpunan dosamu mk kmu akn mnerima Roh
KDS.D'sni ad kata2:Brtobat,Membri dri d'bptis,mndpat karunia roh kdus.
Jdi sblum d'bptis hrs brtobat,artinya mnyesali sgla k'lakuan dan prbuatan kita,k'pd Allah Bapa dhdpan Pdt.Ini brarti bptisan hnya utk org dewasa krn ank2 kcil mrk msh trblg suci(jd blm prlu brtbat).

Bptisan dlm mrks 1:10 mngktkn:pd saat Ia(Tuhan Yesus)k'luar dr air,Ia(Tuhan Yesus)mlht lngt trkonyak,dan roh sprti brg mrpati trn k'atsnya.
d'sni ad kt:K'luar dr air brrt Tuhan Yesus dr dlm air(selam)lalu mncl k'prmukaan air(k'luar).Cnth lain:S'prti k'luar dr rmh,brart sblm ad di laur rmh,sdh pst dr dlm rmh.
Brrt bwh Tuhan Yesus wkt d'bpts mnrm bptsn selam.
Bptsn selam sma dgn d'kbr brsma Tuhan Yesus/Rm 6:3,4.
Pngrtiannya,wkt Tbh Tuhan Yuses d'mskkan dlm tnh(d'kbr)lalu bngkt k'luar dr kbr(klahkan maut),dimuliakn dn naik ke Sorga.
Sdngkan kta di Bpts dgn tbh dimasukan kdlm air[selam],lalu berdiri keluar dr dlm
air[kalahkn manusia lma] jd manusia baru di meterai sbg anak Allah dan dikarunia
kan Roh KDS[sbg pembimbng&penolng] kta org percaya.(Kis. 2;38)
Anak Presdn sja di kawl,apalgi kta sbg anak dr Raja sgl Raja.
Bptisan Yohanes adlh berasal dr sorga [Mat. 21;25/Mark. 11;31/Luk. 20;5].
Klu kta sbg murid Tuhan Yesus,kta hrs ikuti apa yg Tuhan Yesus sdh contohkn pd
kta mengnai Baptisan ini.