Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Mitos "Istri-(istri) Adam"

ebed_adonai's picture

 

 

Pembaca yang budiman, pernahkah anda mendengar cerita bahwa Adam memiliki istri lebih dari satu? Di kalangan bangsa Yahudi, terdapat mitos yang menyatakan bahwa sebenarnya Adam mempunyai tiga istri (!). Menurut para ahli, mitos ini berkembang sebagai akibat perbedaan dari kisah penciptaan menurut Kej 1:1-2:4a dengan apa yang terdapat dalam Kej 2:4b-25.

Sebagaimana yang mungkin pernah pembaca dengar, menurut analisa historis-kritis, Kej 1:1-2:4a diduga ditulis oleh Sumber P (Priestly=Imam), yang agak muda usianya, dengan ciri khas antara lain maraknya pola-pola pemberkatan, dan penggunaan kata yang lebih halus untuk menyebutkan Nama Allah Israel (elohim). Sedangkan Kej 2:4b-25 diduga ditulis oleh sumber Y (Yahwist), yang lebih kuno, dan terkenal dengan penggunaan kata TUHAN Allah (YHWH elohim) untuk menyebutkan Nama Allah Israel.

Saya tidak akan membahas terlalu jauh perbedaan kisah penciptaan dalam Kej 1:1-2:4a dengan Kej 2:4b-25, karena itu bukan fokus dalam tulisan ini. Namun yang jelas, dalam Kej 1:1-2:4a, tampaknya Adam dan Hawa diciptakan bersama-sama (Kej 1:27). Dan dalam Kej 2:4b-25, ada disebutkan mengenai kisah penciptaan Hawa dari tulang rusuk Adam (Kej 2:22), yang diciptakan sesudah Adam (Adam diciptakan dalam Kej 2:7). Dari berbagai "ketidakjelasan" inilah kemudian berkembang mitos Yahudi mengenai istri-istri Adam.

Diceritakan bahwa pada mulanya Allah menciptakan Adam tanpa seorang pendamping. Setelah Adam diciptakan, ia ditugaskan oleh Allah untuk menamai setiap hewan yang ada (Kej 2:20). Namun tatkala ia melihat bahwa tiap-tiap hewan begitu mesra di hadapannya dengan pasangannya masing-masing, Adampun merasa cemburu dan ingin seperti mereka. Lalu, dengan mengikuti nalurinya, ia berusaha untuk menyetubuhi hewan-hewan tersebut. Namun mereka selalu lari darinya (lha ya iyalah), sehingga Adam menjadi teramat kesal (dalam tradisi Timur Tengah Kuno, dikatakan bahwa hubungan seksual pertama manusia memang dengan hewan, seperti yang diceritakan dalam "Epik Gilgamesh").

Mendengar protes Adam, Allahpun lalu ‘mengalah’ dan menciptakan seorang pendamping bagi Adam, yang bernama Lilith. Berbeda dengan Adam, yang diciptakan debu tanah murni, Lilith diciptakan dari sisa-sisa endapan dan tanah yang kurang baik mutunya, dan tampaknya hal itu berkorelasi dengan karakter jahat Lilith. Dan karena itulah, hubungan Adam dan Lilith tidak berjalan dengan baik. Setiap kali Adam ingin menyetubuhi Lilith, ia selalu menolaknya dengan alasan ia tidak mau berada di bawah tubuh Adam (posisi bersetubuh tradisional, atau posisi "misionaris", dimana tubuh pria berada di atas, dan wanita di bawah).

Namun bagaimanapun tampaknya Adam berhasil juga menyetubuhi Lilith, dan dari keturunan merekalah berasal roh-roh jahat yang ada sekarang ini, seperti Asmodeus (bisa anda baca kisahnya dalam Kitab Tobit di Alkitab Katolik) misalnya, yang kemudian menjadi bossnya roh-roh jahat tersebut. Adapun Lilith sendiri akhirnya melarikan diri dari Adam, dan menjadi dedengkot iblis betina padang pasir (rujukan Alkitab mengenainya ada di dalam Yes 34:14, dimana TB-LAI menerjemahkan kata Lilith dengan "hantu malam"). Lilith tidak mati sebagaimana Adam (kemudian), karena ia telah berpisah dengan Adam, sebelum kejatuhan Adam (dan Hawa) ke dalam dosa (dan menjadi mahluk yang fana). Allah sebenarnya telah menyuruh tiga orang malaikat (Senoy, Sansenoy, dan Semangelof) untuk menyuruh Lilith kembali ke pangkuan Adam (alias rujukan, setelah ribut-ribut dan pisah ranjang, persis seperti fenomena kawin-cerai artis-artis saat ini), namun dengan angkuhnya Lilith menolak untuk kembali kepada Adam. Ketiga malaikat tersebut sebenarnya bisa saja membunuh Lilith jika ia menolak untuk pulang, bahkan mengancam untuk membunuh anak-anaknya satu demi satu setiap hari. Namun dengan cerdiknya Lilith berdalih kepada para malaikat itu bahwa ia telah ditugaskan oleh Allah untuk menjaga semua anak-anak di dunia, jadi bagaimana mungkin mereka boleh membunuhnya? Malahan karena saking kesalnya Lilith bersumpah untuk mengganggu bayi laki-laki sampai hari ke-delapan (hari dimana setiap bayi laki-laki harus disunat, menurut tradisi Yahudi), dan bayi perempuan sampai hari ke-duapuluh. Kalah dalam bersilat-lidah, akhirnya ketiga malaikat itupun pulang dengan tangan hampa.

Melihat hal itu, Adam kembali protes kepada Allah. Dan sebagai win-win solution, Allahpun kembali menciptakan pendamping Adam yang lebih sesuai untuknya. Di hadapan Adam, Ia menciptakan pendampingnya itu, mulai dari tulang, daging, dan terakhir membungkusnya dengan kulit dan rambut. Namun karena Adam melihat keseluruhan prosesnya, ia lalu menjadi jijik (jika pembaca pernah menonton film "The Mummy", dimana ada adegan transformasi sang mumi, dari berupa tulang-belulang yang begitu menjijikkan hingga menjadi manusia utuh, mungkin seperti itulah kesan Adam menyimak proses penciptaan pendampingnya tersebut), dan tidak mau menerimanya sebagai istrinya (walau dikisahkan dalam mitos tersebut bahwa istri ke-dua Adam ini sebetulnya suangat cuantik). Allah mungkin geleng-geleng kepala saat itu melihat ciptaan-Nya yang bernama Adam ini. Manja betul si Adam ini, begitu mungkin pikir Allah saat itu. Tidak jelas bagaimana selanjutnya nasib si wanita malang (namun cuantik) yang terlanjur diciptakan itu. Dan berangkat dari permasalahan itulah, akhirnya kali ini Allah membuat Adam tertidur, sebelum Ia menciptakan (lagi) pendamping Adam untuk yang ke-sekian kalinya (menurut para ahli, mitos ini berusaha menjelaskan kenapa Allah membuat Adam tertidur dalam Kej 2:21 sebelum menciptakan Hawa, yaitu supaya ia tidak menjadi jijik lagi seperti sebelumnya). Kali ini, setelah terbangun, Adam puas dengan hasil kerja Allah, dan Allah memberikan wanita tersebut sebagai istri Adam, lalu menamainya Hawa. Adapun Lilith (ada juga yang menyebutnya dengan nama succubus, pasangan dari iblis jantan incubus) sendiri dan iblis-iblis betina keturunannya (lilim), seperti yang telah dikisahkan di atas, berkembang menjadi roh-roh jahat yang selain senang menjahili bayi-bayi, juga menggoda para pria yang sedang tidur di malam hari dan berhubungan intim dengan mereka, yang menurut para ahli mitos merupakan penjelasan dunia kuno mengenai asal-usul "mimpi basah" (karena itu pula, bagi anda kaum pria, terutama yang belum menikah, berhati-hatilah sewaktu tidur sendirian di malam hari, siapa tahu anda nanti digoda oleh Lilith dan para pengikutnya, jadi lebih baik begadang saja di Blog Sabdaspace sampai subuh, hi..3x). Hal ini senada dengan banyaknya mitos di Timur Tengah Kuno mengenai iblis betina yang senang menggodai kaum pria dalam tidur mereka di malam hari, lalu akhirnya menyedot darah dan memakan daging mereka (serammmm…...). Namun dalam perkembangannya di kemudian hari, Lilith, karena kegigihan perlawanannya terhadap Adam, justru menjadi simbol kebangkitan kaum feminis Yahudi di Amerika pada pertengahan tahun 70’-an.

Shalom!

(Dari berbagai sumber)

 

 

 

__________________

(...shema'an qoli, adonai...)

hiskia22's picture

@ebed_adonai

Namanya aja mitos....

Tapi setahu saya lilith itu yang ditiup anak - anak  ketika  sedang ulang tahun. Namanya lilith ulang tahun....

Atau kalau pas kita makan daging, biasanya se-lilith-an di gigi kita....( sensored )

ha...ha...ha...

GBU

__________________

GBU

ebed_adonai's picture

@hiskia22

Tapi mitos asyik juga lho bro! Bagaimanapun dari mitos kita bisa melacak hal-hal yang bersifat etiologis (kisah terjadinya sesuatu), yang nyata juga pada akhirnya, seperti kenapa kebudayaan anu mempercayai sesuatu, menganggap suatu hal itu najis, atau dipuja-puja, dan lain sebagainya. Bahkan mitos juga bisa digunakan untuk melihat bagaimana peradaban dahulu memahami ayat-ayat Alkitab tertentu (seperti yang saya posting barusan). Atau, jangan-jangan (kata orang-orang tertentu sih), bisa saja justru teks-teks Alkitab dibangun dari mitos. Masih ingat "tohu wa bohu" dalam Kej 1:2, Lewiatan dalam Mzm 104:26, dll? Justru mitos bisa saja memberikan interpretasi alternatif untuk memahami ayat-ayat seperti itu. Btw selera humor anda tinggi juga, he3x

Shalom!

__________________

(...shema'an qoli, adonai...)

hiskia22's picture

@ebed_adonai

Saya juga suka cerita mitos....seperti jejak keluarga kudus ke Mesir ketika bayi Yesus terancam pembunuhan...ataupun mitos dari kalangan bangsa Arab yang beredar sampai sekarang tentang Yesus yang dianggap menikahi orang Mesir....Tapi no problem bagi saya.....kita cukup mengetahui saja. Jangan sampai kita mengimani....

GBU bro

__________________

GBU

hendra.uzia's picture

wahhh, koq logis banget yach,..........

umm,...... satu hal yang mengganjal,............ kenapa koq logis banget yach ceritanya, aneh gak sih,....

tapi, yang adam hubungan sama hewan,??? enggak banget deh kaya gitu mah, segitunya c adam, hihi,.. ^_^

owh iya, btw btw, cerita lilith dapet dari mana yach,... kalau tobit sich pernah tau, itu emang ada di alkitabnya katolik, tapi lilith baru tau dech,..... 

tapi asik sih, cuma lum berani ngimanin, takut jadi bumerang, hihi,.. ^_^

 

--- Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.

__________________

---
Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.

ebed_adonai's picture

@hendra.uzia

Bro hendra.uzia (btw pic anda kok sperti syahrul gunawan ya, ), memang kisah-kisah mitos biasanya punya kecenderungan untuk menceritakan sesuatu secara logis, karena mitos umumnya muncul sebagai jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang menjadi misteri bagi manusia. Masih ingatkah anda mitos mengenai raksasa yang memakan matahari dalam budaya Jawa? Nah, mitos tersebut 'dimunculkan' sebagai jawaban peradaban jawa (saat itu) untuk menjelaskan fenomena alam yang sekarang kita kenal dengan istilah gerhana matahari.

Kisah-kisah mitos ini (yang akan saya posting lagi dalam kesempatan lain) saya dapatkan dari berbagai catatan dan fotocopy saat kuliah dulu, juga dari sumber-sumber umum lainnya. Namun anda bisa juga mencarinya dari internet kok. Legenda Lilith itu sudah begitu menyatu dalam budaya orang-orang Yahudi, sama halnya seperti Dewi Sri bagi orang-orang Jawa.

Jangan takut kehilangan iman karena mempelajari mitos, brohendra.uzia! Lha di Alkitab juga banyak hal-hal yang akan menjadi lebih jelas justru kalau kita mempelajari mitos yang terkait dengan itu. Peradaban manusia juga dibangun (antara lain) dari mitos. Masih ingat mitos icarus, yang terbang dengan membuat sayap buatan dari bulu burung? Nah, berabad-abad kemudian, khayalan manusia kuno yang cuma tertumpah dalam mitos tersebut akhirnya terwujud juga sekarang bukan?

Shalom!

__________________

(...shema'an qoli, adonai...)

hendra.uzia's picture

hoho,.. ^o^

wahhh. salah tuh, bukan aku yang mirip sahrul gunawan,.. tapi dia yang mirip aku, hihi,.. ^_^

wahhhhh, dari potokopian kuliah yach,... pasti ambil teologi yach, ketauan deh, hihi,.. ^_^

iya, semalem iseng2 cari2 lagi tentang lilith, lilim, lilithu, succubus, ihhh, seremmm, tapi lucu yach, mitosnya horor, adam bisa punya istri sampai 3 gitu, yang pertama jadi istrinya setan malah, hihi,.. ^_^

trus yang kedua namanya siapa yach, cakep lagi, pasti begitu adam ga mau, dia pindah kesunda deh, bis'a awewe disana gelis pisan euy, hihi,.. ^_^

aku kalau baca beginian paling asik nihh, coba dulu pelajaran sejarah di sma dibuat kaya mitos gini, pasti nilai aku bagus dehh, (pd gitu, hihi,.. ^_^),.. 

 

--- Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.

__________________

---
Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.