Submitted by Debu tanah on

Saya percaya mujizat pernah terjadi dan akan terus terjadi (walaupun seumur hidup saya belum pernah sekalipun mengalami atau melihat secara langsung), karena Alkitab mencatatnya dengan eksplisit.

 
Namun demikian saya turut prihatin bahwa sekarang ini banyak klaim mujizat yang sebenarnya bukan mujizat! Saya sangat setuju dengan misi Hai hai supaya kita waspada terhadap penyesatan yang terjadi. Namun saya tidak setuju dengan pengertian beliau tentang mujizat. Dalam “Aku Tidak Percaya Mujizat 2” Hai hai berkata:
 
Saya percaya mujizat dalam arti: MUJIZAT adalah kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui. Saya tidak percaya mujizat dalam arti: MUJIZAT adalah kejadian yang menyimpang dari hukum alam karena intervensi Allah. Apabila anda melihat atau mengalami mujizat, maka percayalah bahwa itu adalah kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui, bukan kejadian yang menyimpang dari hukum alam karena intervensi Allah.
 
Hai hai menyusun teori ini dengan keyakinan bahwa:
 
Allah memang berkuasa untuk melanggar hukum alam, namun MUSTAHIL Allah menggunakan kuasa-Nya untuk menentang KETETAPAN-NYA. Allah memang berdaulat untuk MENGUBAH atau MENCIPTAKAN hukum baru, namun MUSTAHIL Allah menggunakan kedaulatan-Nya untuk menentang KETETAPAN-NYA. Bukankah Allah dengan GAMBLANG menyatakan bahwa Dia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu? Berhenti artinya berhenti.
 
Dalil-dalil atau definisi-definisi tentang alam yang dibuat oleh para ilmuwan BUKAN hukum alam, itu adalah PEMAHAMAN manusia atas hukum alam. Hukum alam adalah KETETAPAN-KETETAPAN Allah akan alam semesta. Ketetapan-ketetapan itu sudah ditetapkan dalam 6 hari penciptaan dan sejak itu tidak ada lagi ketetapan-ketetapan baru, bukannya karena Allah tidak MAMPU atau tidak BERDAULAT, namun karena Allah sudah menetapkannya demikian.
 
 
Mujizat dalam Alkitab
 
Dalam Alkitab banyak sekali terjadi mujizat (sejati). Mujizat dalam Perjanjian Lama antara lain: Musa mengadakan mujizat di hadapan Firaun dan mujizat 10 tulah di Mesir. Mujizat-mujizat yang diadakan oleh nabi Elia dan nabi Elisa, mujizat yang dialami Sadrakh, Mesakh dan Abednego, dst.
 
Mujizat dalam Perjanjian Baru antara lain:
1.      Mujizat kesembuhan dari penyakit & cacad: orang buta melihat, orang tuli mendengar, orang kusta menjadi tahir, orang lumpuh berjalan.
2.      Mujizat menenangkan angin ribut dan berjalan di atas air dilakukan oleh Yesus
3.      Mujizat mengusir roh jahat dilakukan oleh Yesus dan para rasul.
4.      Mujizat 5000 orang makan.
5.      Mujizat membangkitkan orang mati.
6.      Dll
 
 
Tujuan Allah Mengadakan Mujizat
 
Bila kita teliti Alkitab maka ada beberapa tujuan Allah melakukan mujizat:
 
1.      Membuktikan eksistensi dan kuasa Nya kepada manusia
 
Roma 9:17 Sebab Kitab Suci berkata kepada Firaun: "Itulah sebabnya Aku membangkitkan engkau, yaitu supaya Aku memperlihatkan kuasa-Ku di dalam engkau, dan supaya nama-Ku dimasyhurkan di seluruh bumi."
 
Daniel 4:37 Jadi sekarang aku, Nebukadnezar, memuji, meninggikan dan memuliakan Raja Sorga, yang segala perbuatan-Nya adalah benar dan jalan-jalan-Nya adalah adil, dan yang sanggup merendahkan mereka yang berlaku congkak.
 
Matius 9:6 Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" -- lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu --: "Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
 
2.      Membuat orang bertobat / percaya
 
Yohanes 14:11 Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.
 
Yohanes 4:42 dan mereka berkata kepada perempuan itu: "Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia."
 
Yohanes 16:30 Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah."
 
3.      Memuliakan nama Nya
 
Matius 9:8 Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.
 
Matius 15:31 Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel.
 
Markus 2:12 Dan orang itu pun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum pernah kita lihat."
 
Lukas 5:25 Dan seketika itu juga bangunlah ia, di depan mereka, lalu mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya sambil memuliakan Allah.
 
Lukas 7:16 Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: "Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya."
 
Lukas 5:26 Semua orang itu takjub, lalu memuliakan Allah, dan mereka sangat takut, katanya: "Hari ini kami telah menyaksikan hal-hal yang sangat mengherankan."
 
Lukas 13:13 Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah.
 
Lukas 17:15 Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring,
 
Lukas 17:18 Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?"
 
Lukas 18:43 Dan seketika itu juga melihatlah ia, lalu mengikuti Dia sambil memuliakan Allah. Seluruh rakyat melihat hal itu dan memuji-muji Allah.
 
Yohanes 2:11 Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.
 
4.      Meneguhkan Firman Nya
 
Markus 16:20 Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.
 
 
Apakah Mujizat Melanggar Hukum Alam / Ketetapan Allah?
 
Apakah mujizat itu? Bagi saya mujizat adalah kejadian yang tidak lazim yang tidak dapat dilakukan oleh kemampuan manusia dan terjadi atas campur tangan dari Tuhan.
 
Apakah dengan melakukan mujizat Allah telah melanggar ketetapan yang telah ditetapan pada 6 hari penciptaan? Mujizat (sejati) jelas melanggar hukum alam. Teknologi manusia tidak melanggar hukum alam tetapi dengan teknologi manusia mampu melakukan yang dahulu tidak bisa dilakukan. Sulap tidak melanggar hukum alam tetapi menipu para penonton yang melihatnya.
 
Hai hai menulis:
Hukum alam adalah KETETAPAN-KETETAPAN Allah akan alam semesta. Ketetapan-ketetapan itu sudah ditetapkan dalam 6 hari penciptaan dan sejak itu tidak ada lagi ketetapan-ketetapan baru, bukannya karena Allah tidak MAMPU atau tidak BERDAULAT, namun karena Allah sudah menetapkannya demikian.
Mungkinkah suatu ketika nanti para ilmuwan menemukan cara untuk berjalan di atas air? MUNGKIN! Hukum alamnya sudah diciptakan dalam enam hari penciptaan, manusia hanya perlu menemukan kebenarannya. Apakah bila menemukan kebenarannya maka manusia bisa berjalan di atas air? BISA! Yesus adalah manusia 100% ketika berjalan di atas air. Petrus adalah manusia 100% ketika berjalan di atas air. Itu berarti manusia yang lain pun bisa berjalan di atas air.
 
Mungkinkah suatu saat dengan teknologi manusia bisa berjalan di atas air? BISA! Alkitab mengajarkan bahwa manusia mampu melaksanakan segala rencananya (Kejadian 11:6). Suatu saat manusia bisa berjalan di atas air dengan membuat “baling-baling bambu” yang sangat kecil sehingga bisa ditempelkan pada sepatu sehingga SEMUA manusia bisa berjalan di atas air bila mengenakannya. Ini tentu bukan “mujizat sejati”!
 
Kembali ke mujizat Petrus dan Yesus berjalan di atas air. Kita sepakat Petrus adalah 100% manusia, apakah Petrus menguasai teknologi baling-baling bambu mikro dalam ilustrasi di atas? Saya yakin Petrus tidak tahu teknologi baling-baling bambo mikro. Oleh karena itu saya yakin itu adalah “mujizat sejati”.
 
Apakah Yesus adalah 100% manusia ketika berjalan di atas air, apakah Yesus menguasai teknologi baling-baling bambu mikro dalam ilustrasi di atas? Saya yakin Yesus sebagai manusia tidak tahu dan menguasai teknologi baling-baling bambu mikro. Oleh karena itu saya yakin itu adalah “mujizat sejati”.
 
Ini imajinasi saya saja, jangan anggap serius. Apakah mungkin Yesus adalah manusia masa depan yang datang dengan mesin waktu dan telah MENIPU manusia dengan melakukan mujizat dengan menggunakan TEKNOLOGI masa depan dan ngaku-ngaku sebagai MESIAS dengan melakukan mujizat? Alkitab ada menubuatkan tentang mesias palsu:
 
Matius 24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
 
Bila itu benar maka kita adalah manusia yang paling malang dan sial !!
 
Tetapi Yesus BISA melanggar hukum alam karena Dia juga adalah Allah yang punya KUASA. Petrus bisa berjalan di atas air karena dia diberi kuasa oleh Yesus untuk berjalan di atas air. Apakah Allah telah melanggar KETETAPAN NYA sendiri?
 
TIDAK! Siapa yang bilang Allah MENETAPKAN bahwa Yesus tidak boleh menggunakan kuasa-Nya untuk melakukan mujizat (melanggar hukum-hukum alam) dan tidak boleh memberikan KUASA kepada manusia untuk melanggar hukum alam? Hai hai yang mengatakannya. Alkitab tidak mengajarkan demikian!
 
 
Mujizat Terbesar
 
Apakah mujizat terbesar di alam semesta dari kekekalan hingga kekekalan?
 
Mujizat terbesar adalah waktu Maria mengandung oleh Roh Kudus dan melahirkan Yesus ke dunia untuk menebus dosa manusia. Mujizat bahwa Allah mengosongkan diri-Nya dan menjelma menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia.
 
Ini jelas melanggar hukum alam karena Yesus bukan hasil pembuahan sperma dan sel telur manusia, tetapi tidak melanggar ketetapan Allah, karena Allah tidak pernah menetapkan bahwa diri-Nya tidak boleh menjelma menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia. Mujizat ini sama sekali tidak menyangkal diri Nya sendiri (melanggar ketetapan Allah) tetapi justru menyatakan kasih-Nya!
 
 
Kesimpulan
 
1.      Allah mengadakan mujizat (sejati) bertujuan untuk membuktikan eksistensi diri-Nya kepada manusia, membuat orang bertobat / percaya kepada-Nya, memuliakan nama-Nya dan meneguhkan firman-Nya.
 
2.      Mujizat terbesar di alam semesta adalah bahwa Allah menjelma menjadi manusia dalam diri Yesus Kristus untuk menyelamatkan manusia karena Allah sangat mengasihi manusia.
 
3.      Mujizat memang melanggar hukum-hukum alam. Allah BISA melanggar hukum-hukum alam tetapi Allah memang TIDAK BISA melanggar ketetapan-ketetapanNya karena Allah tidak bisa menyangkal diri-Nya sendiri. Allah melakukan mujizat tanpa melanggar ketetapan-ketetapan-Nya karena Allah TIDAK PERNAH MENETAPKAN diri-Nya untuk tidak boleh menolong manusia dengan melakukan mujizat (sejati) dan melanggar hukum-hukum alam!