Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Naik Haji

joli's picture

Naik Haji

Apa yang dipersiapkan ketika naik haji?

# Membersihkan diri dari dosa dan kesalahan baik langsung kepada Allah. maupun kepada sesama manusia.
 
# Mempersiapkan mental utk mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji yang memerlukan ketangguhan, keikhlasan dan ketawakkalan atau kepasrahan kepada Allah.
 
# Mempersiapkan biaya, baik selama dalam perjalanan haji, maupun untuk nafkah keluarga yang ditinggalkan.
 
# Melaksanakan kewajiban-kewajiban yang berhubungan dengan harta kekayaan, seperti zakat, nadzar, hutang, infaq dan shadaqah.
 
# Melaksanakan janji yang pernah dinyatakan.
 
# Menyelesaikan segala urusan yang berhubungan dengan keluarga.

# Memohon do'a restu kepada kedua orang tua (jika masih hidup)
 
# Mempersiapkan ilmu dan pengetahuan agama, khususnya manasik haji.

sumber http://www.hajiumroh.com/content.php?id_menu=110&id_submenu=60

Seperti pergi ke luar negeri, itulah yang kuceritakan kepada Clair (my daughter)  waktu kecil ketika menjelaskan hal mati. Pergi dari dunia ini untuk menuju rumah Bapa, tidak bertemu lagi saat ini, namun akan bertemu kelak di Sorga.

Seperti pergi Naik Haji, itulah yang kukatakan kepada Clair sekarang tentang bagaimana mempersiapkan diri PULANG ke rumah Bapa.

Sensuramorum, meneliti diri sendiri, hal-hal apa saja yang masih lekat yang membuat kuatir.
Ternyata ada banyak hal yang hanya ku-tahu, ada banyak hal yang my bojo maupun Clair yang tak tahu menahu. Maka hal2 tersebut mulai aku share ke mereka. Ajari buka Safe Deposit Box, meng up grade asuransi hingga cukup tuk biaya sekolah Clair, beresin hutang-hutang, nagih piutang2. Menyelesaikan urusan cicak, kadal, buaya (yang ini nggak bisa selesai), khusus urusan ini sangat menguras energi dan emosi, hingga pakai ngancam  mrimpeni (bhs indonya apa ya?) segala.

"Mama tuh ngapain, kayak mau mati aja" protesnya

"nggak, cuma siap-siap aja" jawabku

"santai aja, ini hanya persiapan operasi seminggu, sambil mempraktekan hasil simulasi kemarin" lanjutku

"Aneh, jangan melebih-lebihkan ah.." Clair cemberut..

Ha..ha.. putriku cantik ini mirip banget dengan bapaknya ;)

Sama seperti persiapan naik haji, tiap pagi sekarang olah raga jalan pagi, supaya tubuh fit, siap muter2in kaabah. Berjalan pagi tiap hari bersama my bojo, ternyata selain badan menjadi sehat, ngobrol santai dan guyon2 kayak pacaran lagi :)

Membaca, dan mencari informasi tentang penyakit dan pengobatannya. Ada teman my bojo yang di Bali  pandai pengobatan herbal, maka selama 10 hari ini mencoba mengonsumsi obat-obat herbal, plus olah raga, tubuh ini menjadi segar.  "Cobalah pakai pengobatan herbal ini 1-2 bulan, bila tak ada hasil baru operasi lagi"  kata my bojo..

Dan itulah yang kulakukan selama 1-2 minggu ini, mempersiapkan diri untuk operasi. Ketika siap, segala ketakutan akan lenyap, karena semua kelekatan yang membuat kuatir bisa di lepaskan satu persatu.

Sering mengingat-ingat pertolongan Tuhan, menghitung satu per satu anugerahnya, sungguh begitu besar rahmatNYA, hingga tak ada alasan lagi tuk kuatir dan takut, bila bersamaNYA
 

sandman's picture

@Joli Naik Haji...

Satu2nya  di dunia yang sudah naik tidak pernah turun lagi itu adalah NAIK HAJI. Joli harus Naik meja dan turun Meja dan kembali ke SOLO.

 

Karena kita sungguh berharga bagi-Nya dan Dia mengasihi kita.

__________________

joli's picture

Naik haji, cara untuk persiapan..

Sandman,  dulu Joli pikir harga barang2 juga begitu bisa naik nggak bisa turun, tapi sejak 1998, ternyata harga bisa naik turun seperti rolcoaster, jadi terbiasa naik turun. Iya juga yah, tidak adqa yang namanya turun haji, ada nya cuma naik haji.

Hal menghadapi kematian, paling suka dengan ilustrasi naik haji. Semua kerabat mengantar dengan suka cita dengan harapan dia bertemu dengan tuhannya disana, dan bila tidak kembali pulang kerumahnya berarti lebih berbahagia lagi karena dia pulang ke sorga..

Dan membaca cara mempersiapkan diri untuk naik haji adalah bagus juga untuk mempersiapkan diri. Menyiapkan tubuh dan jiwa, dengan Olah Raga latihan menasik haji,

mengikuti  pengajian-pengajian bagus untuk kesiapan jiwa ( Membersihkan diri dari dosa dan kesalahan baik langsung kepada Allah. maupun kepada sesama manusia.).

Membereskan urusan-urusan dengan pekerjaan (Melaksanakan kewajiban-kewajiban yang berhubungan dengan harta kekayaan)

Meng-upgrade asuransi (Mempersiapkan biaya, baik selama dalam perjalanan haji, maupun untuk nafkah keluarga yang ditinggalkan)

Inti-nya adalah melepaskan kelekatan-kelekatan :)

 

smile's picture

Joli : sudah siap

Sesuatu yang dianggap bahaya, biasanya akan baik baik saja,..mempersiapkan semua dengan baik, dan mengambil resiko terburuk, akan membuat kita siap menghadapi apapun juga.

Selamat berjuang wanita tangguh

 

with care....

 

smile

__________________

"I love You Christ, even though sometimes I do not like Christians who do not like You include me, but because you love me, so I also love them"

joli's picture

ampun-ampun

Smile, setuju sesuatu yang "dianggap" belum tentu seperti yang "dianggap"

Selamat berjuang wanita tangguh

Ampun-ampun, Joli bukan wanita yang tangguh ya.. lihatlah, bukankah yang Joli ceritakan adalah hal takut, hal kuatir, hal-hal yang sedang Joli hadapi, bukan hal-hal yang sudah Joli menangkan, atau adanya keajaiban-keajaiban yang terjadi. Seperti ketika tubuh jiwa dan roh yang tidak sepakat, hingga sekarang persoalan itu belum selesai bahkan masih tahap paling awal, masalah tetap menjadi masalah.  Yang ingin Joli share, apapun yang saya alami, baik merasakan/tidak adanya Tuhan. Tuhan tetap baik. Hal kekalahan kemenangan, sembuh sakit, bila semua itu bisa membawa semakin dekat dengan Tuhan itu adalah hal yang baik. Di sapa, di kasihi, di tegor, itu adalah anugerah besar bila Tuhan mau melakukannya untuk Joli.

Smile : mempersiapkan semua dengan baik, dan mengambil resiko terburuk, akan membuat kita siap menghadapi apapun juga.

Yups, itu yang bisa dilakukan saat ini..

Nray's picture

Percaya akan penyertaanNya

Joli,

kuatlah dalam Tuhan, tidak sekejap pun kita luput dari perhatianNya.

seperti pernah aku ceritakan, aku juga pernah mengalami hal yang sama seperti yang joli rasakan.

miris rasanya membayangkan kita akan kehilangan bagian dari tubuh kita, tapi jika hal itu bisa membuat kita menjadi lebih sehat kenapa tidak?

dulu waktu aku di vonis dokter bahwa ada kista sebesar 5 cm aku takut, semua macam pengobatan aku coba. minum jamu dari yogya aku jalani selama 6 bulan, memang kista menghilang.

tapi kemudian aku di vonis lagi mengalami endometrosis ( kelainan hormon ) sehingga kalau aku "datang bulan" maka darah yang keluar tidak akan bisa berhenti kecuali di stop dengan obat hormon.

pada mulanya dengan obat bisa berhenti, tapi lama2 tidak berhasil lagi.

maka setiap aku mens, harus di berhentikan dengan "kuret"

maka selama 2 tahun aku sudah di kuret sebanyak 4 kali dokter katakan setelah itu dia tidak lagi berani untuk melakukan kuret kalau terjadi pendarahan lagi karena akan membahayakan.

maka ketika mens terakhir aku mengalami lagi pendarahan bahkan Hb ku sampai di titik 4.8 ( normal untuk wanita 12 ). dokter memutuskan harus segera operasi.

ada ketakutan dalam hatiku dan rasa tidak rela untuk kehilangan rahim, tapi waktu itu aku teringat akan anak2ku...mereka masih membutuhkan aku, maka aku putuskan berani menghadapi operasi.

setelah menjalani operasi dokter memperlihatkan rahim ku yang sudah di ambil ( disimpan dalam cairin di dalam botol ) miris rasanya melihat bagian dari tubuhku sudah terpisah.

tapi Puji Tuhan, sekarang aku hidup sehat. meski dalam hitungan manusia aku tidak lagi normal ( tidak lagi bisa melahirkan ), tapi aku bersyukur bahwa ketika aku sakit Tuhan senantiasa menjaga aku sehingga aku tetap kuat meski waktu itu aku sering sekali mengalami pendarahan hebat tapi yang heran tidak pernah 1 kali pun aku jatuh pingsan.

maka sekarang, aku tetap bersyukur bahwa Tuhan masih memberi bonus umur pada ku sampai saat ini.

Joli,jangan kuatir dalam setiap perkara Tuhan ada.

 

joli's picture

Nray, pengin cepet selesai

Nray agak kebalikan ama Joli. Bila menghadapi sesuatu, Joli kepingin segera selesaikan, termasuk myom. Metika masih pacaran ada vonis myom, segera selesaikan dengan kasih tahu resiko ke pacar, lalu lakukan operasi ambil myom. Ini terjadi 16 tahun lalu.

Demikian juga di tahun 2006, ketika myom tumbuh kembali dengan suburnya, dokter Indo, menyarankan ambil semua termasuk rahim, Joli konsultasi ke Singapure, bisa di operasi hanya myom, tanpa menunggu waktu, langsung lakukan operasi.

Minggu lalu, ketika kekuatiran cancer dan syukur kepada Allah, bahwa ternyata bukan cancer. Joli sudah putuskan untuk lakukan operasi juga tgl 26 Maret, besok pagi, sudah confirm semua.

Ya bila ada sesuatu, segera pengin selesaikan supaya tidak membuat deg-deg-an terus.

Namun yang sekarang ini, menurut pendapat my bojo, "bukankah selama ini kamu belum pernah melakukan pengobatan kan? langsung operasi terus dan nyatanya selalu tumbuh kembali. Kenapa tidak mencoba lebih dahulu pengobatan yang disarankan teman?" begitu katanya ketika menyabut kepulangan saya dari Singapore, dan dia sudah pesankan obat herbal untuk satu bulan.

: dulu waktu aku di vonis dokter bahwa ada kista sebesar 5 cm aku takut, semua macam pengobatan aku coba. minum jamu dari yogya aku jalani selama 6 bulan, memang kista menghilang.

Ini yang sedang Joli lakukan sekarang ini. Minum jamu ramuan Keladi tikus, kunir putih, rumput mutiara dan temulawak. Juga olah raga tiap pagi, menjaga makan, karena kata my bojo, Joli kalau makan kemproh alias jorok, apa aja di makan ha..ha..ha.. Membaca tulisan Nray minum jamu bisa membuat kista hilang, wah bagus tuh, berarti keyakinan my bojo akan jadi kenyataan.

Jadi operasi ditunda 1-2 bulan, melihat perkembangan, hasil pengobatan. Itu kesimpulan sementar. Bila Tuhan berkenan semuanya akan baik.

Nray : tapi Puji Tuhan, sekarang aku hidup sehat. meski dalam hitungan manusia aku tidak lagi normal ( tidak lagi bisa melahirkan ), tapi aku bersyukur bahwa ketika aku sakit Tuhan senantiasa menjaga aku sehingga aku tetap kuat meski waktu itu aku sering sekali mengalami pendarahan hebat tapi yang heran tidak pernah 1 kali pun aku jatuh pingsan.

maka sekarang, aku tetap bersyukur bahwa Tuhan masih memberi bonus umur pada ku sampai saat ini.

Joli,jangan kuatir dalam setiap perkara Tuhan ada.

Terimaksih Nray, tulisan mu menguatkan Joli, bahwa Tuhan senantiasa menjaga dan memberi kuat kepada Nray, maka Joli juga akan memohon belas kasihanNya untuk menjaga dan memberi kuat kepada Joli. Ya dalam setiap perkara Tuhan ada.

Terima kasih banyak Nray atas supportnya..