Submitted by guestx on

mereka menyebutnya pasar
pasar klewer tepatnya
tapi bukan tempat berjualan batik
ini klewer di dunia maya
tempat orang berdagang kata-kata
"lu jual gua beli"
"gak cocok harga kita bicara lagi"
begitu yang acap terdengar
di keriuhan yang kukenal beberapa tahun lalu

mereka menyebutnya arena
tempat bertarung para jawara
berbekal khatam kitab atau jurus suhu di perguruan
atau memulung tulisan di internet dan copas sana sini
untuk mengusir lawan yang beda doktrin
pedang ayat, baju zirah olok-olok dan perisai logika
silih berganti memeriahkan gelanggang

mereka menyebutnya komunitas
tempat orang saling menyapa saling membangun saling meneguhkan
tempat orang saling belajar dan berbagi
mereka merobohkan batas-batas dan mencoba saling mengenal
mereka yang disebut saudara di dalam Kristus
mereka yang disebut sesama pewaris Kerajaan Allah

mereka menyebutnya perwujudan kasih dalam bentuk hajaran
'besi menajamkan besi' jadi mantera
mereka mencabik-cabik setiap ajaran para selebriti
membongkar kepalsuan seperti menguliti bawang bombay helai demi helai
mereka tak terima ada batasan dalam berinteraksi
lebih baik kasar berkata jujur daripada santun menutupi kemunafikan
begitu yang jadi highest value para sentinel

tapi, ketika aku kembali ke sana

pasar itu sepi pedagang
gelanggang itu terasa lengang
anggota komunitas banyak yang hengkang
hanya segelintir karya yang terpajang
tegur sapa pun teramat jarang
bagaikan padang yang kerontang
tamu dan anggota kini enggan bertandang

adakah ini memang komunitas kristen ?
di sini siapa saja boleh mengaku-aku kristen dan paling kristen
di sini siapa saja boleh mengaduk-aduk ayat untuk membenarkan ajarannya

adakah yang bersukacita karena nubuatannya tentang sabda space telah digenapi ?
apakah sabda space dulu cuma dijadikan sekedar bilik pelepas syahwat ?
so... where are you now para pedagang lama, jawara dan pandai besi ?

 

by : guestx 09.08.15