Anakku,
> Setiap tahun terhamparlah permulaan baru di hadapanmu. Engkau beli kalender baru dengan halaman2 kosong.Lalu minggu demi minggu, bulan demi bulan, engaku mengisinya dengan janji dan segala kegiatan. Engkau kesana kemari tergesa-gesa, dan sementara itu, kehidupanmu terlepas dari jari jemarimu seperti pasir dalam alat ukur penakar waktu.
Pernahkah engkau berhenti untuk merenungkan bahwa setiap menit itu orisinil? Begitu menit itu lewat, takkan ada pengulangannya. " Menghitung hari2mu" bukanlah sekedar mengatur jadwalmu. Melainkan mengukur makna dalam hari2mu. Apakah engkau sekedar sibuk ke sana kemari, atau apakah engkau meluangkan waktu untuk menikmati kehidupan yang telah ku berikan kepadamu?
Makna dalam setiap saat,
>Allah
( Sumber : buku Email from God,Claire cloninger )
Tuhan ajarilah kami menghitung hari2 kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana (Maz 90:12)
Ajar kami mempergunakan waktu yang telah KAU berikan untuk hal2 yang berguna dan menyenangkanMu supaya kami menjadi pribadi2 yang KAU rindukan.....
