Hai teman-teman, ini … aku mau cerita nih… Aku pernah memberi secarik kertas kepada mami saya. Dalam kertas itu saya menuliskan sesuatu seputar menghitung penghasilan yang semestinya diterima aku setelah bekerja membantu mami.
1. Mencuci piring Rp 10.000
2. Membilas baju Rp 7.500
3. Menemani mami ke pasar Rp 10.000
4. Mengambil koran buat daddy Rp 15.000
5. Membantu memasak Rp 20.000
Lumayan juga, pikirku. Lantas, aku memberikan kertas itu kepada mamiku dengan harapan mami akan memberikan “gaji” ku selama ini. Tapi setelah membacanya mami bukannya memberi gajiku malahan membalik kertas itu dan menulisnya :
1. Dulu, setiap malam mengganti popokmu : Gratis
2. Ketika kamu sakit dan merawatmu : Gratis
3. Memberimu susu terbaik dan boneka kesukaanmu : Gratis
4. Membeli baju yang kamu pakai : Gratis
5. Membeli perlengkapan sekolahmu : Gratis
6. Mengantarmu kesekolah setiap hari : Gratis
7. Memberimu makan setiap hari : Gratis
8. Biaya perayaan ulang tahunmu : Gratis
9. Mengajakmu berlibur ke tempat wisata : Gratis
10. Mengajarmu berjalan dan membesarkanmu : Gratis
Setelah selesai ditulis, lalu mami memberikan kertas itu kepadaku. Ketika aku membacanya, aku tak mampu membendung air mata yang menetes dari mataku. Kemudian kupeluk mami erat-erat seraya berkata “Maafkan aku mami, terima kasih untuk pemberianmu selama ini, terima kasih untuk segala pengorbananmu, I love you mommy….”