Shaloom,
Salah satu tugas yang diamanatkan Yesus Kristus kepada kristens adalah: mengusir setan-setan (Matius 10:8), yang saat ini marak sudah dilakukan kelompok kharismatik. Namun dalam dekade terakhir ada kelompok tertentu yang meyakini adanya bahaya SERANGAN BALIK. Benarkah ada serangan balik? Jika ada, bagaimana menghindari atau menangkis serangan balik? Karena jika kristens terintimidasi oleh serangan balik, maka bisa-bisa ngak ada lagi pengusiran setan, lantaran takut SERANGAN BALIK. Kalau ini yang terjadi, setan2 bisa ngakak donk.
Ketika seseorang masih duniawi, belum percaya Yesus Kristus, maka di alam roh, rohnya berada pada level di bawah iblis dan setan-setan, makanya orang2 duniawi masih bisa "ditembaki" setan-setan dan roh-roh jahat. Namun pada saat seseorang percaya Yesus Kristus dan mengalami lahir baru, dan dia menerima Roh Kudus sebagai Penolong, maka rohnya berada pada tingkat yang lebih tinggi dari pada iblis, dan setan-setan (roh-roh jahat). Karena itu ia dapat menginjak "gundul"-nya setan atau kepalanya setan.
Nah, ...
Kristens yang melakukan kebenaran, maka ia berada dalam proteksi Allah secara penuh, sehingga setan tak dapat "menyentuhnya", persis seperti keadaan Ayub (baca = orang benar) yang tidak bisa dijamah iblis, kecuali ketika Allah mengijinkan itu terjadi.
Ketika kristens memiliki iman, dan dengan penuh keyakinan mulutnya mengucapkan : "demi nama Yesus, aku perintahkan setan cabul ini keluarr " maka Roh Kudus akan mengeluarkan kuasa-Nya dan setan cabul itu tergopoh-gopoh pergi. Anda bisa mencobanya sendiri, terhadap dirimu,...
Beberapa orang melaporkan, sebuah gereja yang menganut NAMAIS , di sebuah kota besar, mengalami tubuh yang sakit-sakit setelah mengusir setan-setan dari rumah seseorang. Hal itu dialami hampir setiap kali melakukan pengusiran roh-roh jahat.
Muji tentu saja sempat merenung, mengapa mereka bisa alami SERANGAN BALIK itu?
Ternyata penyebabnya ada.
Apa yang dilakukan kelompok NAMAIS dalam sebagian besar ibadahnya?
Bukan pesan moral yang mereka sampaikan, bukan injil yang dikhotbahkan, namun sebagian besar isi khotbahnya kebanyakan besar menyindir para penyebut Allah. Rupa2nya tanpa disadari mereka menyimpan akar pahit di hati mereka, bahkan menjurus kepada kebencian.
Jadi itu sebabnya,...
Saudara,...
Ketika hati seseorang memiliki kebencian kepada sesamanya, maka sesungguhnya ia sedang membuka sebuah celah di pintu hatinya. Iblis yang bagaikan singa yang mengaum-aum dan berjalan keliling untuk mencari siapapun yang dapat ditelannya, matanya cukup tajam untuk melihat daging yang bisa disantapnya.
Karena itu,...
Ketika seseorang sudah kristens, HARUS SENANTIASA TINGGAL DALAM PERDAMAIAN, PERTAMA-TAMA DENGAN SESAMANYA (yang kelihatan) DAN TERUTAMA BERDAMAI DENGAN TUHAN. Tidak mungkin seseorang berdamai dengan TUHAN selagi ia tidak sedang berdamai dengan sesamanya. TUHAN sangat cermat soal ini.
Mau Mempersembahkan Korban? Berdamai Dahulu !
Matius 5:23-24
23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
Mau Berdoa ? Berdamai Dahulu !
Markus 11:25
25 Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu."
Begitu pentingnya perdamaian melalui pengampunan.
Karena itu, jangan takut usir setan, tetapi jangan lupa: jangan buka celah, jangan berbuat dosa, jangan tidak berdamai dengan Tuhan dan jangan tidak berdamai dengan sesama.
Salam,
Mujizat