Submitted by rogermixtin09 on

 

Sejarah konsep Tritunggal

Salah satu doktrin yang paling penting dalam kekristenan adalah konsep Allah Tritunggal,Yaitu Allah yang esa dalam tiga pribadi,Allah Bapa,Allah Anak dan Allah Roh kudus.

1 Yohanes 5:7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.

Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.1 Korintus 12:4-6.

Bapa gereja Tertulianus (165-220)menemukan doktrin ini,kemudian disempurnakan oleh uskup Aleksandria Athanasius,dan diterima dalam konsili konstantinopel tahun 381.

Bapa gereja Agustinus (354-430)juga menulis tentang doktrin tritunggal dalam bukunya “DE TRINITATE”

Agama islam dibawah oleh Muhammad SAW (570-632).Dengan demikian jelas kelihatan bahwa doktrin Tritunggal sudah ada jauh sebelum agama islam muncul.

Hubungan antara ketiga Pribadi tritunggal

Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus mempunyai kesetaraan di dalam keAllahannya tetapi tidak didalam menjalankan fungsinya, karena Allah Bapa memegang pimpinan tertinggi (sesuai dengan nama yang diberikan "Bapa").

Allah Bapa memberikan ketetapan Allah Allah Anak menjalankan ketetapan Allah Allah Roh Kudus menjaga dan memelihara akan pelaksanaan ketetapan Allah

Allah Bapa merencanakan dan mengirim Allah Anak ke dunia. Yoh 3:16; Gal 4:4; Efe 1:9-10

 Allah Anak taat kepada Bapa dan melaksanakan penebusan. Yoh 6:38; Ibr 10:5-7

Allah Roh Kudus dikirim oleh Allah Bapa dan Anak untuk mengefektifkan penebusan. Yoh 14:26; Yoh 16:7; Yoh 15:26

Kiem vs rogermixtin

Dalam komentar Adrina pada blognya Kiem yang membahas tentang bahasa roh,Adrina menuduh Kiem sebagai Sabellianis.Sayapun mencoba untuk menjelaskan kepada pak Kiem tentang ajaran Tritunggal yang sebenarnya, dengan merujuk pada tulisan Desfortin tentang Tritunggal dengan harapan pak Kiem bisa memahami ajaran yang sebenarnya.

Inilah komentar saya :

Membaca komen anda terhadap Adrina tentang Allah Tritunggal,saya kira konsep anda salah.Semoga anda bukan penganut sabellianisme.

Ada satu tulisan di SS ini yang cukup lengkap membahas tentang Allah tritunggal,yaitu blognya Desfortin.Ini sekedar kutipannya:

Ajaran Tritunggal merupakan Wahyu Allah yang diberikan kepada manusia secara progresif. Artinya Tuhan memberikan Wahyu kepada manusia secara progresif atau bersifat semakin maju, makin lama makin jelas (Progressive Revelation).

 

Kepercayaan yang benar adalah kepercayaan kepada satu Allah yang mempunyai tiga Pribadi, bukan kepada tiga allah. Pengertian yang keliru tentang Allah Tritunggal ini bisa menyebabkan orang jatuh ke dua kutub ekstrim yang salah:

(1) Monoteisme yang percaya kepada satu Pribadi Allah dan tidak menerima konsep Oknum Allah yang lebih dari satu;

(2) Politeisme yang percaya kepada tiga allah yang tidak mungkin Esa, tidak mungkin mempunyai substansi yang sama.

Kedua pandangan ini SESAT dan merusak pengenalan kita terhadap Allah yang benar.

Kalau anda tertarik silahkan klik disini

Maksud saya tulus agar pak Kiem bisa memahami ajaran yang sebenarnya.Oleh sebab itulah saya memberikan Link,karena mengingat sejarah perdebatan kita,kemungkinan kalau saya yang menuliskannya langsung,mungkin pak Kiem tidak akan menerimanya.

Pak Kiem pun menjawab komentar saya :

Salam Damai Sejahtera Sdr. Rogermixtin

Kiem menjawab :

Sekedar untuk mencari tinjauan apa yang dilakukan oleh Desfirtin, saya sudah membaca sekilas.

Saya melihat, tetap saja teologis dan logika.

Yang saya inginkan adalah murni ALkitabiah.

Pada prinsipnya, Konsep Tritunggal diciptakan, adalah untuk memahami Roh Kudus, itupun bagi orang yang belum mengalami 1 atau beberapa dari karunia Roh Kudus, karena Allah Bapa dan Anak Allah sudah dapat dipahami tanpa adanya Konsep Tritunggal.

Menurut saya, banyaknya ajaran Tritunggal "DICIPTAKAN" untuk tujuan :

1. Untuk memahami Roh Kudus.

Dari segi TUJUAN, konsep ini untuk tujuan no 1 ini sangat baik karena ada usaha untuk memahami Roh Kudus, walaupun tidak bisa saya terima, karena pribadi itu memang 3 (TIGA). Dalam alkitab, belum pernah saya temukan dua atau tiga Oknum Allah itu berperan sekaligus.

2. Konsep Tritunggal dibuat sebagai bahan BERDEBAT antar agama, yaitu agama lain yang suka mengatakan "Tuhannya orang Kristen ada 3, bukan KeTUHANan yang maha esa".

3. Konsep itu ditulis, agar sesuai dengan Pancasila, sila Pertama, apalagi pada jaman Oede Baru, sangat rawan jika tidak Pancasilais.

Inilah yang membuat saya menuntut Ajaran Tritunggal yang Alkitabiah (Murni), karena sejauh ini, konsep tritunggal yang ada malah menjauhkan saya dari Pengertian yang Benar mengenai Roh Kudus.

Sampai saat ini, memahami ketiga Allah itu memang TIGA, benar-benar TIGA, sepanjang yang saya baca dalam Alkitab. Saya mengatakan "satu", karena satu kesatuan itu adalah karena tertulis dalam alkitab "SATU kesatuan", namun pekerjaannya maupun peranannya tidak pernah nampak dalam satu kesatuan sekaligus, atau berinkarnasi (yang lama hilang, muncul yang baru seperti air menjadi es atau menjadi uap).

Menurut saya, saya tidak akan kena pada satu dari kedua kemungkinan yang anda tuliskan, yaitu monotheisme atau Politheisme.

Tuhan Yesus memberkati

Membaca komen diatas,jelas kelihatan bahwa pak Kiem tidak mengerti sejarah gereja tentang ajaran Tritunggal,untuk itu sayapun membalas komentar pak Kiem dengan harapan dia mau meluangkan sedikit waktu untuk mencari dan membaca sumber-sumber yang saya berikan.Kita tahu bersama untuk melakukan ini sangatlah gampang,tinggal Tanya paman Google atau mbah wiki kita sudah bisa menemukanya.Namun sayapun sadar sepenuhnya bahwa itu adalah haknya pak Kiem untuk mau atau tidak..Maka sayapun mengomentari :

Salam Pak Kiem

Saya hanya coba memberikan pengertian yang benar,soal anda mau terima atau tidak itu terserah anda.

Anda menulis:

2. Konsep Tritunggal dibuat sebagai bahan BERDEBAT antar agama, yaitu agama lain yang suka mengatakan "Tuhannya orang Kristen ada 3, bukan KeTUHANan yang maha esa".

3. Konsep itu ditulis, agar sesuai dengan Pancasila, sila Pertama, apalagi pada jaman Oede Baru, sangat rawan jika tidak Pancasilais.

Pak Kiem yang terhormat.Pengetahuan sejarah gereja yang anda miliki benar-benar menyedihkan.Kalau anda adalah jemaat biasa saya bisa memakluminya.Tapi anda adalah seorang gembala,pengajar jemaat.Bagaimana anda mempertanggungjawabkan ajaran ini pada jemaat anda ?

Konsep Tritunggal pertama kali ditulis oleh Bapa gereja Tertulianus,kemudian disempurnakan oleh Athanasius ratusan tahun  sebelum agama Islam muncul.Untuk lengkapnya anda boleh cari yang namanya pengakuan iman Athanasius.Komentar anda diatas benar-benar salah dan ngaco.

Sekali lagi terserah anda,mau terima atau tidak itu hak anda.Saran saya pelajarilah sejarah gereja, agar anda tidak dipermalukan.

Ternyata pak Kiem memang tidak mau menerima saran saya lalu membalas komentar saya :

Salam Damai Sejahtera Saudara Rogermixtin.

Kiem menjawab :

Saya bukan mempersoalkan sejarah gereja, atau siapa yang menulis konsep TRITUNGGAL yang PERTAMA SEKALI.

Katakanlah, untuk tujuan No 2 dan No 3 tidak cocok dengan konsep Tritunggal yang PERTAMA SEKALI oleh Arthanasius.

Tetapi konsep tritunggal banyak sekali sesudah yang pertama sekali yang anda katakan itu. Ada juga yang menciptakan teori baru dan untuk tujuan No 2 dan no 3, yang anda pertanyakan.

Di SS sendiri ada yang menulis, yaitu Hai-Hai, Vantillian, Desfortin dll.

Membuat teori Tritunggal untuk tujuan No. 1, yaitu, untuk memahami keberadaan Roh Kudus, diatas sudah saya tuliskan bahwa yang saya maksud adalah Cara memahami keberadaan Roh Kudus, bagi orang-orang yang BELUM MENERIMA KARUNIA ROH KUDUS.

Saya memang belum membaca teori yang pertama sekali itu, namun saya yakin, itu ditulis untuk tujuan No. 1 yang saya maksud.

Inti pendapat saya terhadap ajaran Tritunggal :  

Dari segi sebutan saja SUDAH SALAH.

Allah Tritunggal disebutkan sebagai :

Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus.

Sedangkan yang saya tahu dari Alkitab, sebutan itu, dua diantaranya salah.

yang benar dalam Alkitab adalah :

ALLAH BAPA

ANAK ALLAH (bukan Allah anak), dan

ROH KUDUS (bukan Allah Roh Kudus)

Apakah sebutan menurut alkitab ini masih tepat untuk anda sebut  dengan teori Tritunggal???.

Belum lagi penjelasan keberadaannya dalam teori Tritunggal yang ada, jelas-jelas bertentangan dengan Alkitab.

Dugaan saya benar,bukanya mempelajari ajaran yang benar,pak Kiem justru mengajarkan ajaran yang salah.Sayapun mencoba sebisanya untuk menjelaskan, sekaligus menyarankan untuk membaca kembali blognya hai-hai,Vantilian dan desfortin.

Salam Pak Kiem

Mari kita lupakan soal ponit 1,2 dan 3.Lupakan dulu soal sejarah.Mari kita bahas inti pendapat anda soal Tritunggal.Anda menulis:

Inti pendapat saya terhadap ajaran Tritunggal :  

Dari segi sebutan saja SUDAH SALAH.

Allah Tritunggal disebutkan sebagai :

Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus.

Sedangkan yang saya tahu dari Alkitab, sebutan itu, dua diantaranya salah.

yang benar dalam Alkitab adalah :

ALLAH BAPA

ANAK ALLAH (bukan Allah anak), dan

ROH KUDUS (bukan Allah Roh Kudus)

Apakah sebutan menurut alkitab ini masih tepat untuk anda sebut  dengan teori Tritunggal???.

Belum lagi penjelasan keberadaannya dalam teori Tritunggal yang ada, jelas-jelas bertentangan dengan Alkitab.

Pak Kiem mari kta ganti kata Allah menjadi Tuhan maka versi anda akan menjadi :

Tuhan Bapa

Anak Tuhan

Roh kudus.

Kalau saya sebut Tuhan Yesus anda keberatan atau tidak ?

Kalau saya sebut Tuhan Roh kudus anda keberatan atau tidak ?

Yesus adalah Tuhan,Roh kudus adalah Tuhan,anda keberatan atau tidak ?

Anda bilang anak Allah,bukan Allah anak,kalau sebut Allah anak tidak alkitabiah,Kalau begitu anda tidak boleh menyebut Tuhan Yesus itu tidak alkitabiah.Berarti Yesus bukan Tuhan hanya anak Tuhan.itulah kesesatanya pak Kiem.Bila anda mengimani ajaran ini,itu sama saja anda tidak mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan.

Konsep Trirunggal adalah:

Allah Bapa              =    Tuhan Bapa

Allah anak              =    Tuhan anak (Tuhan Yesus)

Allah Roh kudus     =    Tuhan Roh kudus

Ketiganya yang esa.Tiga pribadi tetapi satu,bukan tiga Allah tetapi satu Allah.

Konsep Tritunggal tidak dapat digambarkan dengan Matahari,air teh,dll.itu hanya usaha manusia untuk menjelaskan.itulah sebabnya Ko Hai-hai ,Vantilian dan desfortin membuat blog tentang Tritunggal untuk menjelaskan yang benar.Cobalah anda baca kembali tulisan mereka.

Saya benar-benar kecewa apa yang saya coba sebisanya untuk menjelaskan,bukanya diterima malah saya yang dianggap tersesat.

@Rogermixtin, Karena logika anda, maka anda jadi tersesat

Dikirimkan oleh Kiem pada Sel, 2010-04-27 00:52

 

Salam Damai Sejahtera Sdr. Rogermixtin

Sebenarnya, yang saya persoalkan sejak semula adalah, pengaruh ajaran yang dianut oleh Adrina pemahaman akan ROH KUDUS sebagaimana isi blog ini, yaitu :

  1. Ajaran yang berpengaruh itu adalah "Sekali selamat tetap selamat"
  2. Ajaran "Tritunggal", yang diciptakan oleh orang-orang yang "BELUM" merasakan 1 atau lebih karunia Roh Kudus.

Sekarang ini, persoalan mengenai ajaran Tritunggal, anda ambil alih untuk saya bahas dengan anda. Ternyata, anda juga sudah kena pengaruh logika yang menyesatkan, dan akan menjauhkan anda dari keberadaan Roh Kudus yang sebenarnya dalam Alkitab. Inilah sebabnya anda dan Adrina sangat berusaha keras menentang blog ini.

Terus terang, Saya sudah mempersiapkan blog lanjutan, yang mengacu pada Penyembahan dalam Roh dan Kebenaran, tetapi karena anda dan Adrina masih hangat mendebat blog ini, sehingga saya menunda untuk mempostingnya.

Inilah pembahasan saya terhadap komentar anda terakhir.

Rogermixtin menulis :

Pak Kiem mari kta ganti kata Allah menjadi Tuhan maka versi anda akan menjadi :

Tuhan Bapa

Anak Tuhan

Roh kudus.

Kalau saya sebut Tuhan Yesus anda keberatan atau tidak ?

Kalau saya sebut Tuhan Roh kudus anda keberatan atau tidak ?

Yesus adalah Tuhan,Roh kudus adalah Tuhan,anda keberatan atau tidak ?

Kiem menjawab :

Logika seperti ini yang nanti semakin jauh dari kebenaran (akan semakin sesat), karena nanti saya akan membahas kejanggalan kata demi kata, dan saya akan tetap mengacu pada alkitab untuk membahasnya, sementara anda menggunakan logika.

Itulah sebabnya, "BAGI SAYA PRIBADI", tidak ada gunanya untuk membaca konsep Tritunggal yang diciptakan oleh manusia, bukan alkitabiah murni, akhirnya, lain orang, lain pula teorinya.

Apakah saya akan mempertanyakan kepada anda mengenai kejanggalan kata-kata "Tuhan Bapa"?. Tidak usah anda jawab.

Apakah karena saya mengambil istilah yang benar dari alkitab yaitu istilah "Anak Allah", lalu anda menyimpulkan bahwa saya tidak mengakui istilah "Tuhan Yesus"?. Lalu anda mengatakan saya sesat oleh karena logika anda?.

Sesat = tidak tahu lagi jalan, dan saya melihat, logika anda sudah tersesat seperti alinea diatas, maka andalah yang sebenarnya yang SESAT.

Apakah saya akan mempertanyakan kepada anda mengenai kejanggalan kata-kata "Tuhan Roh Kudus"?, sementara yang saya temukan DENGAN KEHATI-HATIAN SAYA, istilah "Tuhan Roh Kudus", tidak ada, yang saya temukan adalah "Roh Tuhan", atau "Roh Kudus" . Tidak usah anda jawab.

Saya tidak seberani anda menganalisa alkitab dengan menggunakan LOGIKA, apalagi membuat logika, "kita ganti kata ALLAH dengan kata "TUHAN". Saya tidak berani demikian, karena kalau saya menggunakan cara itu untuk membahas Alkitab, apalagi untuk membahas Karunia Roh Kudus, maka saya pasti tersesat.

Rogermixtin menulis :

Anda bilang anak Allah,bukan Allah anak,kalau sebut Allah anak tidak alkitabiah,Kalau begitu anda tidak boleh menyebut Tuhan Yesus itu tidak alkitabiah.Berarti Yesus bukan Tuhan hanya anak Tuhan.itulah kesesatanya pak Kiem.Bila anda mengimani ajaran ini,itu sama saja anda tidak mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan.

Kiem menjawab :

Saya tidak mencampuri logika anda, tetapi saya tidak berani membuat logika demikian, apalagi anda mengatakan bahwa jika saya tidak seperti logika anda, maka anda mengatakan saya "Tidak mengakui Yesus adalah Tuhan"???.

Saya tidak berani ber-LOGIKA demikian dalam membahas Alkitab.

Berapa CC kah otak saya, sehingga saya merasa mampu melogikakan keberadaan Allah maha kuasa?.

Kalau otak saya diambil, dan diberikan kepada anjing, anjingnyapun belum kenyang, apakah otak sekecil itu akan memahami keberadaan Tuhan yang Maha Kuasa?

Karena Musa tahu dirilah akan kemampuannya maka dia mengatakan "SAYA BERAT LIDAH", padahal dia sudah dididik dengan hikmat orang Mesir.

Rogermixtin menulis :

Konsep Trirunggal adalah:

Allah Bapa              =    Tuhan Bapa

Allah anak              =    Tuhan anak (Tuhan Yesus)

Allah Roh kudus     =    Tuhan Roh kudus

Ketiganya yang esa.Tiga pribadi tetapi satu,bukan tiga Allah tetapi satu Allah.

Konsep Tritunggal tidak dapat digambarkan dengan Matahri,air teh,dll.itu hanya usaha manusia untuk menjelaskan.itulah sebabnya Ko Hai-hai ,Vantilian dan desfortin membuat blog tentang Tritunggal untuk menjelaskan yang benar.Cobalah anda baca kembali tulisan mereka.

terima kasih.

Kiem menjawab :

Silahkanlah anda menggunakan konsep itu untuk memahami Roh Kudus, tetapi saya tidak akan menggunakannya.

Saya dapat mengenal Roh Kudus, karena Roh Kudus itu yang memperkenalkan diri melalui KARUNIA yang saya terima, lalu karunia dan penyataan Roh Kudus itu, saya konfirmasi dengan Alkitab, apakah benar dari Roh Kudus, dan apakah sesuai dengan Kebenaran.

Sekali lagi saya kecewa,benar-benar kecewa,saya justru dituduh sesat karena menggunakan logika saya,padahal apa yang saya jelaskan itu semua jelas-jelas ada dalam alkitab.Maka sayapun memutuskan untuk menghentikan saja diskusi ini,karena untuk apa dilanjutkan kalau orang yang menjelaskan justru dituduh sesat.Tidak ada gunanya,biarlah Tuhan menolongnya kata saya dalam hati.Lalu sayapun membalas komentar pak Kiem :

@Kiem,Semoga Tuhan menolong anda.

Dikirimkan oleh rogermixtin09 pada Sel, 2010-04-27 02:02

Salam Pak Kiem

Itu bukan logika saya,itu semua ada didalam alkitab,cuma saya sengaja tidak menyertakan ayat-ayatnya supaya anda mau sedikit belajar tentang Tritunggal.Tetapi ternyata anda tetap mengeraskan hati.Jadi silahkan lakukan apa yang anda anggap benar itu.

Terima kasih sudah mau melayani komentar-komentar saya.Doa saya semoga Tuhan menolong anda.

1 Yohanes 5:7  Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.

 Roma 11:36 Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

 terima kasih

Tuhan Yesus memberkati

 @Rogermixtin, terimakasih, saya TIDAK menyangkal kutipan anda

Dikirimkan oleh Kiem pada Sel, 2010-04-27 02:44

Salam Damai Sejahtera Sdr. Rogermixtin

Rogermixtin menulis :

Itu bukan logika saya,itu semua ada didalam alkitab,cuma saya sengaja tidak menyertakan ayat-ayatnya supaya anda mau sedikit belajar tentang Tritunggal.Tetapi ternyata anda tetap mengeraskan hati.Jadi silahkan lakukan apa yang anda anggap benar itu.

Terima kasih sudah mau melayani komentar-komentar saya.Doa saya semoga Tuhan menolong anda.

 1 Yohanes 5:7  Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.

 Roma 11:36 Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

Kiem mengomentari :

Silahkan anda mengatakan Saya mengeraskan hati Saudaraku, saya hanya mengatakan bahwa teori yang ada sekarang dilogikakan sehingga tidak sesuai dengan alkitab lagi.

Bisa saja mengutip ayat-ayat Firman Tuhan, seperti yang ada di SS ini, tetapi ujung-ujungnya, dalam menarik kesimpulannya, LOGIKA JUGA, bahkan ada permainan kata-kata seperti ke FILSAFAT-FILSAFAT-an.

Saya tidak mau memegang itu.

Saya tidak menyangkal ayat Firman Tuhan yang mengatakan satu, karena sejak awal, saya tetap mengatakan satu kesatuan.

Yang saya tidak mau adalah LOGIKA  dan permainan kata-kata untuk menyimpulkan, bahkan ada lagi yang mengarahkan sehingga kesatuan ketiganya adalah seperti kesatuan yang dapat dibayangkan menjadi "SATU YANG DAPAT DILIHAT OLEH MATA".

Tuhan Yesus memberkati .

Tidak ada yang

@Kiem,yang terakhir dari saya.

Dikirimkan oleh rogermixtin09 pada Sel, 2010-04-27 03:01

Salam Pak Kiem

Anda menulis:

 Kiem mengomentari :

Silahkan anda mengatakan Saya mengeraskan hati Saudaraku, saya hanya mengatakan bahwa teori yang ada sekarang dilogikakan sehingga tidak sesuai dengan alkitab lagi.

Bisa saja mengutip ayat-ayat Firman Tuhan, seperti yang ada di SS ini, tetapi ujung-ujungnya, dalam menarik kesimpulannya, LOGIKA JUGA, bahkan ada permainan kata-kata seperti ke FILSAFAT-FILSAFAT-an.

Saya tidak mau memegang itu.

Pak Kiem,Itulah sebabnya saya menyarankan anda untuk mencari tulisan Athansius,atau yang lebih gampang pengakuan iman Athanasius.Anda perpedoman bahwa teori yang ada sekarang tidak bisa anda terima,Ok,Tetapi bagaimana anda bisa menilai ajaran Tritunggal yang benar,kalau anda belum membaca tulisannya Athanasius.

Semua yang mengutip ayat di SS ini anda anggap salah,OK.tetapi itu bukan berarti konsep Tritunggal salah dan tidak alkitabiah.bagaimana anda bisa menilai sedangkan tulisannya anda belum baca ?

Dari pertama saya sudah tahu anda tidak bisa menerima logika yang dibuat,dan bukankah saya juga sudah bilang Tritunggal tidak dapat digambarkan dengan Matahari,air teh,dll ?.oleh sebab itu saya menyarankan anda belajar dari aslinya untuk memahami,karena kalau dari tulisan teman-teman anda tidak bisa menerima.itulah sebabnya juga saya tidak mau menyertakan ayat-ayat untuk itu.

Ada banyak sekali ayat yang mengajarkan tentang Tritunggal,mulai dari PL dan PB.yang saya kutip itu secuil.Untuk memahaminya dengan baik,anda harus membaca semuanya dari konsep Allah Bapa,Allah anak dan Allah Roh kudus,ingat ayat 1 Yohanes 5:7 diatas mereka adalah satu.jadi kalau yang satu itu Allah,maka ketiganya adalah Allah.

Terima kasih.

 

Tuhan Yesus memberkati

@Rogermixtin, memang sulit untuk sama-sama memahami

Dikirimkan oleh Kiem pada Sel, 2010-04-27 23:11

Salam Damai Sejahtera Sdr. Rogermixtin

Rogermixtin menulis :

Pak Kiem,Itulah sebabnya saya menyarankan anda untuk mencari tulisan Athansius,atau yang lebih gampang pengakuan iman Athanasius.Anda perpedoman bahwa teori yang ada sekarang tidak bisa anda terima,Ok,Tetapi bagaimana anda bisa menilai ajaran Tritunggal yang benar,kalau anda belum membaca tulisannya Athanasius.

Kiem menjawab :

Saya kira, anda pasti tidak suka dengan alasan no1, atau no 2, atau nomor-nomor itu semua.

Saya memandang bahwa tujuan ajaran atau tulisan Athansius itu sama saja untuk alasan No. 1, yaitu cara memahami Roh Kudus, atau keberadaan Tuhan bagi orang yang belum merasakan satu atau lebih Karunia Roh Kudus.

Sebab, sebagaimana saya sampaikan diatas, bahwa apabila sudah merasakan satu atau lebih karunia Roh Kudus itu, maka Ajaran mengenai Tritunggal tidak dibutuhkan lagi, sebab :

  1. Roh Kudus itu sendiri sudah  memperkenalkan diri melalui Karunia Roh Kudus itu.
  2. Roh Kudus itu sendiri yang memperkenalkan/menuntun pada Firman (dimana sesuai Yohanes 1 : 1, bahwa Firman itu adalah Pribadi Yesus)
  3. Roh Kudus itu sendiri yang membawa kita untuk memandang wajah Bapa melalui doa pemnyembahan yang benar (menyembah Bapa)

Rogermixtin menulis :

Semua yang mengutip ayat di SS ini anda anggap salah,OK.tetapi itu bukan berarti konsep Tritunggal salah dan tidak alkitabiah.bagaimana anda bisa menilai sedangkan tulisan aslinya anda belum baca ?.

Kiem menjawab :

Sejak awal, yang menjadi persoalan dalam hal Tritunggal itu,  saya katakan seharusnya tidak perlu ada lagi teori baru mengenai Tritunggal, karena oleh Roh Kudus (tanpa campurtangan dari otak manusia), maka alasan 1 sampai 3 yang saya sampaikan diatas tadi (dalam komentar ini), sudah cukup untuk mengenal Allah Tritunggal.

Jadi anda salah pengertian.

Saya bukan menolak keberadaan 3 Pribadi Allah tetapi satu kesatuan.

Yang saya terima itu, berbeda dengan teori yang ada, yang pernah diajarkan kepada saya.

Ajaran yang pernah saya terima dan yang pernah saya baca, Konsep Tritunggal itu mengajarkan, seolah-olah ada satu pribadi yang berubah wujud. INI YANG SAYA TOLAK KERAS.

Rogermixtin menulis :

Dari pertama saya sudah tahu anda tidak bisa menerima logika yang dibuat,dan bukankah saya juga sudah bilang Tritunggal tidak dapat digambarkan dengan Matahari,air teh,dll ?.oleh sebab itu saya menyarankan anda belajar dari aslinya untuk memahami,karena kalau dari tulisan teman-teman anda tidak bisa menerima.itulah sebabnya juga saya tidak mau menyertakan ayat-ayat untuk itu.

Kiem menjawab :

Sama dengan jawaban saya terhadap komentar anda pada aliena kedua diatas tadi.

 Rogermixtin menulis :

Ada banyak sekali ayat yang mengajarkan tentang Tritunggal,mulai dari PL dan PB.yang saya kutip itu secuil.Untuk memahaminya dengan baik,anda harus membaca semuanya dari konsep Allah Bapa,Allah anak dan Allah Roh kudus,ingat ayat 1 Yohanes 5:7 diatas mereka adalah satu.jadi kalau yang satu itu Allah,maka semua bisa disebut Allah.

Kiem menjawab :

Saya sudah katakan bahwa saya tidak menyangkal keberadaan 3 pribadi Allah tetapi satu kesatuan.

Justru teori Tritunggal yang adalah yang bertentangan dengan Alkitab dan tidak sesuai dengan Penyataan Roh Kudus yang saya terima.

Roma 8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

 

Blog ini ditulis dengan maksud untuk mengajarkan konsep Tritunggal yang benar,sekalian sebagai balasan komentar pak Kiem yang terakhir,karena pada saat saya mengakses tulisan pak Kiem,saya mengalami kesulitan entah karena blognya pak Kiem sudah kepanjangan,atau karena ada gangguan pada jaringan ditempat saya.tadinya saya bermaksud membalas komentar pak Kiem dengan menyarankan untuk menghentikan saja diskusi kita karena komentar terakhir pak Kiem pada dasarnya isinya sama saja dengan komentar sebelumnya.Blog ini juga ditulis khusus untuk pak kiem dengan harapan beliau masih mau membuka hati dan menerima ajaran yang benar.

Salam.