Submitted by
alkitabiah
on
Penguasaan Diri by alkitabiah.wordpress.com
Suatu ketika terjadi gempa bumi hebat di tanah Nias. Tepatnya di desa Bawomataluo Teluk Dalam. Di tempat itu hidup seorang yang dikenal sabar dan mampu menguasai diri, tidak emosian dan sudah cukup tua umurnya. Ia hidup bersama dengan murid-muridnya yang penuh emosi. Dan guru itu selalu menasehati agar selalu “menguasai diri.”
Ketika gempa terjadi, guru tersebut meraih dan mengarahkan murid-muridnya ke tempat yang aman, dapur adalah tempat yang aman. Setelah gempa mereda guru itu berkata kepada para muridnya:
“Lihat bagaimana “menguasai diri,” dalam kondisi apapun kita tidak boleh gugup, tidak boleh salah langkah, tetap konsentrasi.
Saya dapat mengarahkan kalian ketempat aman karena “menguasai diri, bahkan saya masih sempat minum air putih satu gelas: “ kata sang guru.
Ha…ha…ha…ha…: para murid tertawa tertipngkal-pinggal
Kenapa kalian tertawa?: Tanya sang guru
Itu bukan air minum guru, tapi air kobokan ha…ha…ha…: Sahut mereka sambil melanjutkan tawa mereka.