Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

perang batin antara cinta dan firman Tuhan

Iblis Berhati Malaikat's picture

cerita ini untuk aq dedikasikan bagi orang yang sangat aq sayangi dan cintai, semoga dibatas waktu yang lain, km dapat melihatnya..

awalnya hubungan ini sederhana dan tanpa adanya rasa benci, karena hubungan ini dibangun dari kekosongan hati dan jiwa kami, bukan hal mudah juga untuk membangun hubungan yang kami jalankan hampir memasuki tahun ke-8,..

hubungan kami mulai pada tahun 2001, walau hubungan tanpa ada ikatan, yang artinya bila salah satu ada yang sdh memiliki kekasih maka kita akan berpisah, tapi hubungan ini berjalan hampir 3 tahun lamanya, dan kupikir kenapa nggak kami untuk memulai suatu hubungan yang lebih serius..

akhirnya kami saling menyatakan suka, maka kita mulai menjalani keseriusan hubungan ini, cuma kita mulai terganjal masalah keyakinan kami, akhirnya setelah tawar menawar, dia memutuskan untuk dibaptis dan ikut kristus dengan semangat menyala-nyala, karena mungkin ini sarana pembuktian dari keluarganya yang broken-home.

singkat cerita pada tanggal 23 desember 2007, dia memutuskan untuk dibaptis, dan senang sekali waktu dia katakan: "ya, dengan sepenuh hati", dengan nada tegas dan lugas, sampai berdiri bulukuduku.. belum pernah kudengar nada yang begitu tegas dan lugas..

setelah menjalani itu semua, aq jadi bangga luar biasa, Tuhan berikan suatu anugrah yang luar biasa besar dan indahnya.. seperti cahaya yang terpancar dari wajah kita, bulan demi bulan kita jalani dan sampai ketika aral melintang mulai menahan langkah kami..

karena waktu januari 2008, dia memutuskan keluar dari kantor tempat kami berdua, karena awalnya kami memang satu kantor. dia ikut dengan bos kami, karena buka suatu usaha parcel,

karena kita sama2 sibuk dengan pekerjaan kami, akhirnya kami memang jarang bertemu, hanya saling telpon saja karena aq yakin dia akan baik-baik saja dan tetap fokus dengan rencana pernikahan kami yang sedianya akan dilaksakan tgl 5 desember 2008..

tapi kenyataan berbicara lain, ketika bulan juli 2008, aq merasakan ada sesuatu perasaan yang berbeda waktu kita bertemu, seperti ada rasa yang mengganjal dihati, tapi aq tepis itu karena mungkin perasaan aq saja.

pada bulan ini juga, dia kenal seseorang klien dan mulai suatu hubungan, dalam arti orang ke-3 dalam kehidupan kami, mulailah satu kebohongan dimulai..

benar terjadi, surat permohonan nikah ternyata belum ditandatangani, padahal dia bilang sudah  ditandatangi, akhirnya kuputuskan untuk mengorek lebih dalam tentang hal itu, dan mulailah terkuak kebohongan demi kebohongan yang setiap kali dia lakukan..

karena sayang, membuat aq memandang sebelah mata saja setiap kesalahan dia, yang terakhir dia membatalkan katekisasi pranikah yang sedianya dilakukan tgl 3-5 agustus 2008, apa yang terjadi?

pada tgl 3 agustus, aq telpon dia dan dia bilang akan datang nanti sore, kutunggu-tunggu.. koq nggak ada telpon, akhirnya aq telpon dia dan benar terjadi, dia enggan mengikuti katekisasi.. agh.. hati dan jiwa mulai terbakar emosi. seperti semudah membalikan telapak tangan saja untuk menjawab semua persoalan ini..

sampai hari itu juga aq telpon pendeta untuk menyatakan tidak bisa hadir, dan aq putuskan untuk menemuinya, meminta penjelasan tentang hal ini semua, dan dia cuma berkata: "aq tidak bisa menikah secara kristen..", seperti mau meledak kepala ini, karena semua hal tentang pernikahan sudah aq siapkan semua dari gedung, cathering, souvenir, seragam dsbnya. bisa dibayangkan betapa hancur dan luluh semua mimpi dan harapan hanya dalam 1 hari..

setelah negosiasi beberapa kali, akhirnya dia tetap tidak mau menikah secara kristiani, walau aq nggak menutup kebebasan dia untuk menjalani sholat ataupun puasa..akhirnya aq sudah tidak kuat lagi dan akhirnya kami memutuskan untuk pisah dan putus karena aq sdh kecewa sekali dengan segala kebohongannya.. tapi sepertinya hubungan kami sdh erat sekali, antara kebingungan status kami berdua, sepertinya susah terpisahkan.. biar sdh putus tapi aq mencoba memperbaiki hubungan kami yang sdh hancur ini. sampai akhir januari 2009, dia mengirim email bahwa dia menyatakan pisah dan tak ingin lagi bertemu dengan aq..

jesusfreaks's picture

@dodo : RELAKAN SAJA

Dear brow, Salam kenal. Turut bersimpati ya. Ya sudah relakan saja. Hubungan kalian memang berat. Percayalah, kalau kamu memang anak TUHAN, TUHAN pasti punya rancangan damai sejahtera untuk dirimu.

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS-

__________________

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS- 

Iblis Berhati Malaikat's picture

thnx bro Jesusfreak..

yupz.. awalnya memang berat harus menerima semua kekalahan dan aib yang besar bagi keluarga kami, tapi mungkin itu rencana Tuhan..

mungkin pahit dirasakan pada awalnya, karena Tuhan sudah mulai memisahkan air dan api, karena mungkin Tuhan melihat rencana yang tidak baik dari ini semua..

Tuhan punya jalan yang misterius, karena rancangan kita, bukan rancanganNya.. aq yakin dan percaya saja, dengan segala rencana yang Tuhan sdh siapkan untuk aq..

thnx bro, salam hormat buat kamu..

dennis santoso a.k.a nis's picture

tribute untuk sang malaikat

suatu hari aku bertemu dengan seorang pria yang lumayan lucu... dia tampan dan juga bisa bersikap sebagai seorang pria... apakah dia pangeran kuda putihku? sayang, kami berbeda keyakinan... biarlah hubungan ini berjalan sesukanya... aku akan mengikuti kemana angin membawa diriku saja...

tiga tahun berlalu dan sang angin belum juga memisahkan kami... hmm, dia bertanya kenapa kami ga sekalian serius aja... aku suka inisiatifnya... lelaki memang seharusnya mengambil inisiatif pertama... tentu saja ya, aku akan serius, surga dan neraka akan kulewati untuk menunjukkan betapa senangnya aku akan inisiatifnya... dibaptis? siapa takut....

hari demi hari berlalu... aku tergiur untuk pindah kerja... percayalah kekasihku, walau kita tidak lagi bersama2 di jam kantor, hatiku niscaya bersamamu selalu... selamanya kita akan mengarungi waktu, apalah susahnya berpisah, toh hanya pada jam kerja...

selamanya...

selamanya...?

shit! selamanya itu ternyata lama yah? beneran nih selamanya?

kekasihku ternyata bukan satu2nya lelaki tampan, lucu, dan bisa mengambil inisiatif. mataku terbuka dan aku melihat banyak kemungkinan lain yang terbentang luas. dunia memang tidak selebar daun kelor... ya, ternyata begitu, selama ini aku adalah katak dalam tempurung... sekarang aku bebas... ya, kartini benar, habis gelap terbitlah terang...

uppsss... tidak, aku tidak bisa... bagaimana dengan dia? kekasihku itu? kami sudah melangkah maju... kami sudah memberitahu dunia dan mengurus surat2 nya dan sebentar lagi... ya, sebentar lagi... palu akan dipukul dan aku akan terpenjara bersamanya.

terpenjara? eh koq terpenjara yah? dulu aku tidak berpikir begitu, dulu aku mengimpikan sebuah rumah, not a house, but a home. tempat untuk pulang dan melepas rindu. tempat untuk berkasih2an dan menimang anak kami. kenapa sekarang tanpa sadar aku menyebutnya sebagai penjara?

aku bingung...

aku takut...

sebelum semuanya terlanjur, aku ingin tinggal dalam status quo. aku tidak mau melangkah ke kiri maupun ke kanan. ya, itulah yang harus aku lakukan. aku akan menjauh...

hanya untuk sementara...

ya, sementara...

tapi... berapa lama yah sementara itu? apakah dia akan jadi kayak kasus selamanya tadi?

aku bener2 bingung...

takut...

juga sedih...

makin sedih ketika melihat kekasihku... eh, mantanku... dia sama sekali tidak bersalah... dia hancur... aku bisa liat itu di matanya...

aku tahu aku salah... tapi bukankah lebih baik begini? tidakkah aku berhak mengkoreksi keputusanku? tidakkah aku berhak untuk bingung dan mempertanyakan segalanya?

dia tidak akan mengerti...

ya... aku akan menjauh. aku akan gunakan isu agama. aku tahu pria macam apa dia. dia begitu terharu ketika aku bilang bersedia dibaptis. aku tidak mngeti imannya, tapi aku tahu bahwa dia akan selalu memegang teguh apa yang dia percaya. tidak terbayang kalau dia bisa melepaskan dan membuang Tuhannya demi aku.

ya... aku akan pura2 meminta dia memilih antara aku dan Tuhannya. Yesus ampuni aku, ini kulakukan agar dia pergi. sumpahilah aku wahai kekasihku, bencilah aku, tapi tolong, jangan bersedih.

aku akan pergi.

untuk sementara.

(entah sampai kapan).

Iblis Berhati Malaikat's picture

may its the same time or the same place..

wouw... dennis..

aq nggak tau, cerita kamu mirip sekali dengan pengalaman mantanku, aq tau kebimbangan yang mendalam didalam suatu hubungan..

bukan hal mudah juga untuk memutuskan hal tersebut, pengalaman km persis seperti yang dialami mantanku, sampai bersedia dibaptis untuk menjalani "penjara" rumah..

walau akhirnya dia putuskan kembali pada keyakinannya yang lama dan menikah dengan pria yang seiman dengannya..

datang dan perginya cinta tidak dapat disangka, itulah karunia Tuhan untuk kita.. agar kita dapat menerima cinta itu untuk berbagi bukan untuk dimiliki..

aq juga tau persis, apa yang mantan kamu rasakan...

mungkin kalau bisa, dia akan memutar waktu kembali, agar dia bisa tidak menjalani hubungan itu atau dia akan memperbaiki segala kekurangannya.

btw, memang jadi "kisah tak sempurna" seperti kata "samson", btw Tuhan punya rencana yang indah, walau awalnya sakit bukan kepalang..

dennis santoso a.k.a nis's picture

"beruntung"

baguslah kalo mirip.... "tribute" diatas adalah pure fiksi yang berdasarkan isi blog elo dan gue kira2 aja gimana jadinya dari sudut pandang si cewek. gue sendiri tidak "seberuntung" kamu ;-)