Submitted by Priska on

Hari jumat tgl 15 Feb aku datang di MK (Mezbah Keluarga) atau banyak orang lebih mengenalnya dengan Komsel (Kelompok Sel). Aku datang di MK setelah 3 minggu aku tidak bisa datang karena kesibukan di kantor yang mengharuskan aku untuk pergi ke luar kota tiap akhir pekan. Suasana MK malam itu menyenangkan sekali, terutama setelah selesai sharing, ada acara makan-makan bersama Embarassed.

Sebenarnya, selain sudah 3 minggu aku tidak datang MK, aku jugha sudah 2 minggu tidak datang ke gereja. Penyebabnya sih sepele, tapi terasa nusuk banget di hatiku, sampai-sampai aku hampir marah (bahkan mungkin udah marah) ma Tuhan. Selama sebulan (bulan januari) aku dituduh telah membunuh ibu seorang teman dekatku. Setiap kali temanku sms, telepon, maupun ketemu langsung... selalu saja dia bilang: Kamu yang udah bunuh Ibu-ku!!!

Wedew... padahal aku tidak pernah melakukan apapun Undecided. Memang sih, aku tidak begitu suka dengan ibunya, yang menurutku bermuka dua. Tapi, ibunya meninggal di akhir bulan desember tahun lalu itu, setelah sebelumnya 6 bulan sakit kanker yang berimbas pada komplikasi. Tapi tetep saja temanku ini bilang: Kamu yang bunuh Ibu-ku!!!Ah, pertama dengar, aku anggap biasa... tapi lama-kelamaan... aku ndak kuat laghee. Dan berujung aksi protes+demo ku sama Tuhan... dan marah+ngambek ndak mau ke gereja. Ha ha ha... neko2 ae ya priska itu Yell!!!

Aduh... jauh-jauh dari Tuhan itu emang ndak enak banget. Semuanya serba kacau balau dan tidak beraturan sama sekali. Tanggal 9 Feb, motorku dipakai tabrakan ma adikku, yang mana harus menguras uang tabunganku untuk benerin itu motor. Sebenarnya saat itu Tuhan dah mulai negur aku: Ayo Nak... pulang!!! Tapi ah dasar Priska... tetep aja masih ngeyel... dan ndak mau pulang. Masih asyik maen-maen di luar... Frown

Akhirnya... tanggal 15 itu, ketua MK ku menelpon dan dengan nada memaksa, dia meminta ku untuk datang MK. Wedew... ndak enak juga sih (orang Jawa bilang, pekewuh), akhirnya jam 7 malam aku datang MK. Dari acara malam itu, aku baru tahu kalau doa membangun pasukan untuk minggu ini diadakan hari sabtu jam5 pagi. Padahal sudah 3 minggu juga aku tidak datang ke acara doa pagi ini Innocent.

Jumat malam sebelum tidur, aku sempatkan diri dulu untuk datang ke Tuhan setelah 3 minggu, diem-dieman. Aku jugha bilang kalau besok pagi aku pengen dateng doa pagi. Dan tidak lupa jugha aku men-set alarm hp ku jam 4 pagi. Wedew... meski tidak terbayangkan... bangun sepagi itu (ditambah laghee hujan deras yang mengguyur Semarang... udara jadi sangat dingin... Sealed)

Tepat jam 4 pagi, seorang teman menelpon ku (ngajakin free talk-an). Sambil menelpon, aku sambil siap-siap untuk berangkat doa pagi. 15 menit sebelum jam5, aku meluncur dari kost ku. Wah... udah jam segitu ternyata portal jalan depan kost-ku masih ditutup sehingga aku harus muter cari jalan alternative yang lain. Huh... susah sekali ternyata untuk mencari jalan alternative kalau tidak tahu sama sekali jalan itu. Aku harus 3X keblasuk (salah jalan) sebelum pada akhirnya menemukan jalan yang benar untuk keluar dari kompleks kost. Wow... Surprised

Tanpa merasakan sesuatu yang janggal sedikitpun ketika aku meluncur ke gereja. Memang sih, beberapa bagian jalan yang nge-rob harus aku terjang. Hingga jarak 200m sebelum aku sampai di gereja, ada mobil-mobil dan motor-motor yang muter jalan tanpa melihat aku datang dari arah yang berlawanan. Dari pada aku nabrak salah satu dari mereka, aku rem motorku mendadak dan aku ambil sisa jalan yang tersisa. Dan... Brakkk...!!! Motorku oleng... dan hanya dalam hitungan detik... aku sudah mencium aspal di jalan arteri jam 5 pagi... Cool

Sesaat, ada yang langsung menolongku untuk berdiri, tapi kemudian meninggalkanku sendirian di pinggir jalan. Kemudian aku menelpon salah satu temen MK ku yang sudah terlebih dulu datang di gereja untuk menjemputku di jalan arteri itu. Temanku datang dan aku dibawa masuk ke gereja. Di toilet gereja, luka-luka yang ada di tangan dan kaki dibersihkan ala kadarnya, kemudian aku langsung dibawa masuk gereja untuk ikut doa pagi. Wuihh... pagi itu pertama kalinya aku doa pagi dengan berlumuran darah di muka dan kakiku...

Doa pagi baru selesai jam7.30. Dan teman-teman MK ku membantu ku untuk mencari obat merah dan perban. Di perban di sana sini, kemudian dicariin taksi... dan... meluncurlah aku ke kost sendirian. Duh... rasanya... sakit semua badanku. Jalan pun benar-benar tertatih-tatih. Apalagi saat aku lihat wajahku yang udah seperti mumi... Cry

Satu teman kampusku datang di kost-ku, dan dengan bantuannya, aku diantar ke sebuah klinik dekat kost-ku. Dokter yang merawatku terkaget-kaget saat melihatku lagi. Karena 2 th yang lalu, saat aku datang ke klinik itu, saat itu aku juga abis cium aspal. Dan sekarang, aku datang lagi dengan kejadian yang sama. Ha ha ha... di bu dokter berkata: apa kamu kangen sama aku lagi ni???

Setelah dirawat dokter beberapa waktu, akhirnya kaki kanan bagian bawah di gips dan dagu+bibirku di perban-perban gitu deh. Aduh... sakit... Cry. Aku teriak-teriak sendirian di ruang klinik itu. Menahan rasa sakit yang... Aku ndak mau lagi deh, kayak gini.

Aku dibawa pulang ke kost temanku dan dirawat dia disana. Kemudian aku kirim sms ke beberapa teman untuk minta di doakan. Dan sempat juga aku bertanya ke salah seorang diantaranya: apakah mamiku perlu dikabari masalah ini??? Ha ha ha... dan dia menjawabku: Oncom!! Ya dikabari donk.... (Wedew... akhirnya aku kabari mamiku setelah di oncom-oncomin ama Ko hai hai.. Tongue out).

Sms Ko hai hai sih masih sedikit OK lah, dari pada sms Mas Ari_thok itu. Ada orang abis cium aspal malahan yang sms tanya soal banjirnya Semarang. Wedew... bener-bener lola (loading lama) bgt itu anak. Yang laen udah pada ganti centrino duo, dia masih aja pake pentium MMX atau malahan DDR Tongue out. Thanks jugha buat semua temen-temen yang udah nyempetin untuk sms dan doain aku... (Upah kalian besar di sorga.. Smile).

Tidak lama setelah berkirim sms ke mami, dia menelponku. Menanyakan bagaimana kondisi ku sekarang. Dan di tengah rasa sakit itu, mami maralahan marah-marah ke aku. tapi aku tahu, dia marah-marah karena sayang sama aku. Kemudian detik itu juga mami bilang, udah... motormu dijual aja, ganti baru!!! ha ha ha... asyik... dapet motor baru... horee.... Cool. Meskipun awalnya dimarahi... tapi... endingnya.... seneng degh...

Peristiwa itu dah 2 hari berlalu. Hari ini dengan sedikit terpincang-pincang dan muka penuh perban, aku datang ke kantor. Karena temen kantorku berangkat ke Singapore dan aku harus ngurus kantor sendirian. Yah... masih agak kesusahan juga sih untuk begini dan begitu. But, this is my job and i should do it.

Melalui semua itu, aku sangat mengucap syukur ke Tuhan, karena dengan kejadian ini, aku mau kembali laghee pulang. Yah... meskipun pulang dengan sedikit (atau mungkin sangat banyak) paksaan dari Tuhan). Dan sekarang aku dah ndak mau lagi keluyuran di luar... he he he... Smile