Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Sebentar lagi Mario Teguh kotbah di gereja2

tonypaulo's picture

Ketika saya amati corak dari pembelaan dan pemahaman beberapa members yg aktif serpti @Guest X, @Victor, @KK, @Moron, timbul suatu kekuatiran di dalam diri saya, bahwa spirit liberalisme dan gnostik modern, mulai merasuki generasi muda kristen

Jika diperhatikan, akar pemahaman yg mereka sampaikan terkadang terlepas dari akar pengjaran denominasi suatu gereja, bukan berarti bahwa akar pemahaman gereja itu suatu yg absolut, namun tidak dapat dipungkiri juga bahwa Tuhan bekerja melalui rumahNya yaitu mempelai wanita yg dipersiapkan (gereja) olehNya sendiri

Ketika para teolog liberal ini lepas dari pengajaran sehat gereja, tanpa disadari bahwa intensi hatinya menuntun mereka kepada api2 asing atau isme2 yg tidak berdasarkan pengajaran sehat gereja, tanpa juga mereka sadari bahwa kedatangan Yesus Kristus sebenarnya mempertegas selain Yesus Kristus tidak ada kebenaran yg absolut, sehingga seharusnya isme2 diluar Yesus harusnya diidentifikasi sebagai ragi bagi adonan, atau racun bagi madu

Semangat prularisme atau humanistik adalah benteng pertahanan terakhir bagi mereka, yang sebenarnya mereka sendiri tidak pahaman apa yg tersembunyi dari prulal-isme dan human-isme

Pada prular-isme tersimpan racun SINKRITISME dan GNOSTIK, yang disebut kearifan lokal melebur bersama dengan pemahaman kekristenan, seperti yg dilakukan @viktor bahwa HARTA ADALAH TITIPAN, kemudian dilakukan @Guestx, biar relativisme yang menilai sesat atau tidaknya, padahal prular-isme itu adalah dari anti-thesis semangat injil keselamatan, karna Yesus Kristus justru menghadirkan KRISTUS-ISME untuk menghancurkan tipu daya pikiran manusia dalam isme2 yg mereka bangun, UNTUK MENCIPTAKAN TUHAN SESUAI DENGAN GAMBARAN DAN SELERA MEREKA MASING2

Pada human-isme tersimpan racun RELATIVISME dan NIHILISME, yang sepertinya untuk tujuan tujuan human-kind. dalam alkitab pernah terjadi di babel, dimana mereka membangun menara babel karna mereka menganggap itu hal yg baik bagi manusia, tapi justu Tuhan melihatnya berbeda, dalam isme ini lebih beracun dari prulalismen karna hilir dari isme ini adalah KETIADAAN TUHAN ATAU KETIADAAN PERAN TUHAN DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

Kemudian apa implikasinya bagi kekristenan saat ini, Humanisme dan Prularisme akan mendorong derajat keabsolutan firman dan ketuhanan Yesus Kristus menjadi sekedar moralitas yang akhirnya menihilkan peranan atau kemungkinan manusia untuk menjadi segambar dengan Tuhan, sebagaimana manusia memang memiliki kodrat ilahi demikian pada saat Tuhan menciptakan Adam, akhirnya derajat firman nanti akan sekedar sebagai KATA2 BIJAKSANA, SUPER QUOTE dan kata2 untuk MOTIVASIONAL

Jika demikian, jangan heran pada ibadah minggu bisa jadi Mario Teguh dengan Golden Way-nya bisa mengantikan para pendeta dengan Absolute Way-nya, karna terkadang kata2 Mario Teguh yg mengugah tersebut sangat enak di telinga sehingga kata2 keras dari mimbar untuk bertobat, berubah dan menjadi seperti Kristus akan diganti dengan berubah dan jadilah seperti dirimu sendiri (self centris)

Jadi jika demikian, bukankah ini harusnya disikapi dengan proposional? karna tertulis dalam firman 

2 Tim 4:4-5 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

Oleh karena itu saya menghimbau kepada para teolog liberal ini untuk kembali memahami pada dasarnya spirit babel dan liberalisme tersebus harus disalib, dan mulailah berjemaat dengan sehat, sehingga isme2 yg anda sebarkan tidak berpotensi menjadi racun bagi madu yg ingin kalian bagikan

moron's picture

buddhisme

hahaha, setelah beberapa blog "khusus" ditulis om tony buat KK dan guestX, akhirnya si moron ini juga dapet "surat cinta".

ga apa2, kalo gue sih santai aja karena memang gue ber-KTP kristen tapi sangat tertarik dengan buddhisme. bahkan makin kesini, gue kayaknya lebih condong ke buddhisme, khususnya dalam praktek perubahan dari dalam. kapan hari baca2 tulisan thomas merton, filsuf katolik yang juga tertarik pada buddhisme, dan terus terang walo belom paham sepenuhnya, gue merasa ada banyak kemiripan antara pikiran2 si thomas dan gue.

so... buat yang suka kristen full, jangan buka2 blog gue yah... ntar kena "racun" lho ;-)

tonypaulo's picture

@M, kristen KTP bangga?

jika memang anda mengagumi filospi budhisme, silahkan share apa yg anda kagumi itu lebih dari nilai kekristenan

coba test saya 

moron's picture

lucu badutnya

hahaha... ini ketawa sendirian aja deh :-D

tonypaulo's picture

@M, cuma bisa sarkasme?

jadi ini manifestasi filsopi budhisme yg anda kagumi?

saya bisa sangat maklum kalau begitu 

moron's picture

wasting time

ada pepatah dalam buddhisme yang bilang bahwa "ketika murid siap, guru akan datang dengan sendirinya"... sebaliknya, bila murid belom siap, guru sebanyak apapun ga berguna.

nah... dari gaya kamu, kelihatan nya kamu adalah salah satu dari 3 ini, [1] belum siap, atau [2] emang ga mau, atau [3] cuma petentengan. 

so... silakan sebut apa saja yang lo mau tentang gue, but gue tetep akan merasa buang2 waktu untuk menulis / share apapun buat elo.

victorc's picture

Tony Paulo: liberalisme

Dear Tony Paulo, terimakasih telah menjadi penjaga menara forum ini dari liberalisme. Saya sendiri juga merasakan hal yang sama, walaupun sebagai orang yang relatif baru di forum ini, tidak etis kalau saya main tuduh sembarangan.

Tentang diri saya, sepertinya kurang tepat kalau Anda menyebut saya liberalis. Berikut adalah penjelasan tentang posisi saya, meski mungkin jauh dari memuaskan bagi ukuran Anda.

Latar belakang dan akar saya adalah gereja Calvin arus utama, walau saya juga belajar dari pelbagai tradisi yang lain. Bagi saya, keragaman diperlukan untuk saling memperkaya pemahaman iman kita. Kalau menyebut posisi saya, adalah "kesatuan dalam perbedaan." Artinya sebagai seorang calvinis saya tidak boleh menafikan bahwa Tuhan juga bekerja dalam tradisi lain, misalnya saya sering baca buku karya romo Katolik, kadang-kadang ikut KKR Reformed Injili, dilayani doa pelepasan di gereja karismatik, dan sekolah di seminari karismatik. Anda boleh menyebutnya: ut omnes unum sint, atau bhinneka tunggal ika atau unity in diversity. Kalau mau baca paper saya di jurnal IJT, lihat: https://journalteologi.files.wordpress.com/2015/02/05-ijt2-2-kesatuandanperbedaandalamgerejaperdana.pdf

Saya senang berkenalan dengan orang-orang dengan berbagai aliran yang berbeda, contohnya pembimbing tesis saya adalah ahli biblika dari Katolik, terus tahun ini saya berkesempatan untuk berkenalan dengan dua orang dosen sekolah teologi yang kabarnya liberal, tapi dari percakapan mereka lebih konservatif dari yang saya kira. Salah satu buku yang ditulis mereka malah mengkritik metode historis kritis. Artinya, mungkin Anda perlu melihat bahwa banyak aliran dalam gereja, dan perlu mengembangkan wawasan yang terbuka terhadap kebhinekaan tanpa meninggalkan keyakinan kita. Yang jelas saya bukan salah satu anggota kelompok liberalnya Ioanes Rakhmat dkk.

Ok, sekian dulu semoga penjelasan ini berguna bagi pembaca yang lain juga. Mohon maaf, saya tidak sering nimbrung di blog ini karena saya bekerja di jam kantor. Thanks sekali lagi telah menjadi penjaga menara, jadilah penjaga yang bijak. O ya, satu lagi, kalau memang berniat meluruskan ajaran, cobalah menulis di jurnal-jurnal teologi resmi. JBU

__________________

Dari hamba yang tidak berguna (Lih. Lukas 17:10)

Prepare for the Second Coming of Jesus Christ.

tonypaulo's picture

@VC anda tidak mencerimkan seorang Calvinisme

pada tulisan anda di 

http://www.sabdaspace.org/persepuluhan 

anda tidak sama sekali menunjukan pemahaman (grounding) Calvinisme, nafas liberal (pemahaman subyektif) anda jelas menunjukan intensitas

saya tidak ingin SS ini dijadikan ajang para teolog liberal, dan anda harus belajar membuat konklusi berdasarkan suatu sistematika teologi yg benar

victorc's picture

Tonypaulo: saya jadi heran

Tonypaulo: saya jadi heran juga mana bagian dari artikel tentang persepuluhan yang tidak cocok dengan Calvinisme? Mari kita periksa satu-per-satu:

a. bahan ini saya peroleh dari seminar progsif yang diadakan oleh MRII yang jelas bercorak Reformed Injili.

b. saya sudah periksa ternyata gereja kami yang notabene calvinis arus utama, juga tidak mewajibkan persepuluhan. Dan sejauh ini tidak terdengar ada keluhan persembahan menurun, walaupun juga tidak sedahsyat persembahan di megachurch-megachurch yang kabarnya cukup gesek kartu kredit sebelum masuk ke ruang ibadah. Hal-hal semacam itu sudah jelas menyimpang dari aturan persepuluhan dalam PL.

c. kalau mau melihat ajaran John Calvin, dia sendiri agak ambigu. Di salah satu tafsiran, dia menganjurkan persepuluhan tapi di tempat lain dia tidak mewajibkan.

Itu sedikit klarifikasi dari saya, jadi saya hanya berusaha lebih alkitabiah dalam melihat persepuluhan. Tapi, jangan-jangan Anda sedang membela salah satu megachurch?

salam, JBU

 

VC

__________________

Dari hamba yang tidak berguna (Lih. Lukas 17:10)

Prepare for the Second Coming of Jesus Christ.

tonypaulo's picture

@VC, standing posisi anda pada PL bukan ajaran Calvin

@VC, standing posisi anda pada PL bukan ajaran Calvin

tonypaulo's picture

@Mor, tong kosong nyaring bunyinya

@Mor, bisa saja anda adalah serigala berbulu domba, ngaku pnya KTP Kristen tapi sebenanya budhis, kenapa anda ga aktif di forum budha? 
ngapain nyasar kesini?

selain itu, bagi saya pemahaman budhis yg menjurus ke nihilisme adalah utopis dan artifisial belaka, singkat kata sampah

jika anda orang kristen tapi memilih sampah sebagai pedoman anda lebih dari kebenaran Kristus, silahkan saja, tapi siapa menabur sampah pasti juga menuai sampah