Submitted by Purnomo on
Kerja keras Admin dan Core Users beberapa hari ini telah mengubah peta rengking nama blogger yang terpampang di halaman pertama situs Sabdaspace. Mengapa hai hai yang menduduki posisi nomor satu menjadi pelopor kegiatan reposting blog yang terkena musibah Desember 2008? Have you any hidden agenda, bro?
 
Memasuki bulan Desember-2008 para pengunjung setia situs Sabdaspace pasti melihat kiprah Mr.Hizkia, seorang pendatang baru dengan semangat menggebu ngebut mengunggah blog-blognya. Peta para pendekar papan atas terancam berubah. Karena itu tanpa diberi aba-aba, kemudian terjadilah lomba tak resmi para blogger papan atas. Halaman depan situs ini dikuasai oleh blog-blog baru para pendekar. Setiap hari pasti ada blog baru milik mereka yang terpajang.
 
Manusia berkehendak, Tuhan menetapkan. Pada malam Tahun Baru 2009 para pendekar menarik nafas lega. Sayang sekali, beberapa hari kemudian musibah datang. Posisi situs ini kembali ke awal Desember. Hilang semua blog yang selama sebulan diunggah. Untungnya saya meniru kerja AP yang konventional, yang membackup semua blog saya dan tentunya blog milik teman-teman yang menarik ke dalam PC saya. Kalau tidak, pasti saya mencak-mencak.
 
Karena itu saya menunggu siapa yang akan menandak mengomeli para Admin. Mengherankan. Tidak ada satu pun blogger yang marah. Malah mereka menghibur dan menyemangati para Admin. Dalam musibah ini kita bisa melihat salah satu kekuatan situs ini di balik ke”amburadulan”nya (Admin paling jengkel dengan istilah saya ini). Situs ini dimiliki oleh bloggernya. Tidak ada blogger yang pindah kos gara-gara situs ini dilibas air bah.
 
Ada pengunjung situs ini yang pernah berkesimpulan situs ini dimiliki (dikuasai) hai hai karena blogger yang satu ini malang melintang pagi-siang-sore-malam-subuh di sini. Padahal mungkin saja komputernya konek dengan Sabdaspace tetapi orangnya sedang ngorok tidur pules. Sudah malang melintang, cerewetnya bukan main. Apa saja dikomentari. Mending komentarnya empuk seperti puding. Kerasnya bukan main campur pecahan kaca. Kalau kita tidak panjang usus, pasti bisa muntah darah. Sampai-sampai Raissa di shoutbox pernah berkata “aku sih punya pendapat lain, tapi aku kuatir hai hai marah.” Padahal saat itu saya melihat tidak ada nama blogger ini di daftar on line. Tahu mengapa? Kepala preman ini begitu konek dengan Sabdaspace langsung memeriksa seluruh isi situs ini sampai ke daftar komentar dan arsip shoutbox. Pantas saja orang mengatakan situs ini miliknya. Kalau saja situs ini punya jamban, dia pasti juga akan melongok lobangnya.
 
Apakah karena ini Purnawan Kristanto tidak mau reposting blognya yang terkena musibah? Wawan dan hai hai sama-sama tahu begitu Wawan reposting maka posisi nomor satu dan dua akan bertukar tempat. Hai hai mempersilakan Wawan menggesernya, Wawan menolak. Tetapi hai hai bertukar siasat. Ia memelopori bantuan massal reposting sehingga hari ini tanggal 31-Maret-2009, Purnawan Kristanto (dipaksa) harus berdiri di pucuk pohon cemara sedangkan hai hai nangkring jauh di bawahnya.
 
Saya tidak tahu apa motivasi hai hai berganti tempat. Bisa jadi ini telah dibicarakan dalam kopdar yang lalu setelah hai hai bertemu Joli yang antusias terhadap masa depan situs ini dan SF yang menjelaskan kepopuleran situs ini di rimba internet. Posisi Sabdaspace pada renking 1600-an bukan prestasi yang tidak membuat situs lain iri. Menuruti petunjuk SF, saya masuk ke www.alexa.com dan mencari posisi beberapa situs Kristen lainnya. Sebuah situs Kristen yang – seperti analogi yang pernah saya tulis – bagai supermarket yang bersih wangi nyaman karena menjajakan artikel-artikel para penulis Kristen yang sudah mapan (sementara Sabdaspace saya sebut seperti pasar tradiosional yang becek dan bau) ada di urutan 5500-an. Bukan sesuatu yang mahal bila pemilik resmi situs ini membayar 50% biaya akomodasi 10 blogger papan atas pada kopdar nasional nanti. Syukur-syukur 100%. Apa jasa mereka?
 
Pertanyaan yang menggelitik adalah bagaimana bisa situs ini menduduki rengking tinggi sementara anggota aktifnya tidak lebih dari 200 orang? Pasti pengunjung lain yang jumlahnya di atas 200 orang masuk ke situs ini lewat mesin pencari. Tetapi, mengapa mereka mengklik nama situs ini di antara puluhan, ratusan bahkan ribuan hasil pencarian yang terpampang di depan mereka? Karena mereka membaca sepotong kalimat/frase yang tidak menuruti pakem, aneh, kontroversial, tidak kristiani, bahkan makian. JF, jangan ngakak! (Dengan dasar pemikiran inilah kadang saya menyisipkan sepotong kalimat dalam bahasa Minang dalam komentar saya untuk menarik saudara-saudara kita dari daerah itu mampir ke situs ini)
 
Setelah mereka mengklik artikel yang dicari, bisa saja mereka tergoda untuk mengklik tulisan “halaman depan” yang terpampang di sisi kiri atas. Begitu mereka menghadapi halaman depan Sabdaspace, mereka tergoda untuk mengklik salah satu nama blogger yang terpampang di sisi kanan. Inilah yang membuat daftar blogger di halaman depan patut diperebutkan. Tentunya, nama yang paling sering diklik adalah yang paling atas. Mungkin, agar para orang yang “tersesat” ini tidak bosan “menyesatkan diri”, hai hai ingin bertukar tempat dengan Purnawan yang genre-nya berbeda dengannya demi kejayaan nama Sabdaspace bukan “nick name”nya yang memang tidak salesable. (Saya menyesatkan diri karena terpikat dengan Clara Anita sambil mengherani “kok mau-maunya orang ini jadi perawan di sarang penyamun”)
 
Sebagai penutup uraian pemikiran saya ini, saya menyampaikan respect saya kepada hai hai yang mau lengser. Selamat kepada Purnawan untuk posisinya yang baru, yang juga menuntut karya-karya makin salesable. Bagi JF yang berulang tahun (makin berumur makin menjadi . . . ), kalau mau tetap memaki memakilah, karena Anda bagai goro-goro dalam sebuah pertunjukan wayang kulit. Anda punya andil besar menarik banyak penjelajah dunia maya masuk ke situs ini karena (mungkin) mereka berpikir “aku mau lihat lebih jelas orang Kristen yang gila ini”. Erick punya peran tersendiri dengan artikel-artikel in English-nyauntuk menarik orang-orang Indo yang sedang dirantau. AP dengan cerita-cerita pendeknya mengundang mereka yang tidak senang pungky. Peran blogger-blogger papan atas lainnya? Saya persilakan Anda menulis ulasan Anda.
 
Tuhan sudah memberkati situs Sabdaspace ini pada hari kemarin, hari ini dan kiranya juga pada hari-hari mendatang.
 

Salam.