Entah sudah berapa kali saya menerima SMS yang pada intinya setelah baca isinya kemudian minta diforwardkan ke orang lain. Terkadang disertai "ancaman" jika tidak diforwardkan akan tertimpa kemalangan dsb.
Isi sms itu bervariasi ( coba saya ingat ingat ) mulai dari axis yang katanya anti Christ, waspada banjir, waspada tsunami, waspada terhadap makanan tertentu akibat formalin, melamin dsb sampai pada perhatian terhadap keamanan dalam negeri akibat eksekusi amrozi cs yang katanya dikirim oleh kepolisian ( ternyata dibantah ), bahkan ada juga yang katanya dikirim oleh presiden berkaitan dengan narkoba.
Di luar itu semua ternyata ada juga teror sms yang beberapa pelakunya sudah tertangkap. Semua bermula dari iseng, sakit hati, marah dll.
Dari banyaknya sms yang saya terima, ada satu sms dari teman yang menarik perhatian karena katanya dikirim seorang hamba Tuhan dan berkaitan erat dengan kondisi perekonomian akhir akhir ini.
Isi smsnya :
Jangan lakukan bisnis apapun yang baru kecuali Tuhan yang suruh, doakan dan jadikan Yesus sebagai raja di bisnismu, kita sudah masuk **TAHUN PERCEPATAN TUHAN**. Jangan simpan Dollar sebab USA sudah ditinggalkan oleh Tuhan karena zinah dan China akan jadi negara adi kuasa, Ini awal kehancuran ekonomi dunia. Siapakan hati yang sungguh pada Tuhan dan lumbung lumbungmu karena Tuhan akan bangkitkan Yusuf Yusuf di Indonesia untuk gereja Tuhan sehingga tidak ada kelaparan untuk anak Tuhan. Puji Tuhan, ini jawaban seruan dosa bersama.
Entah berapa banyak orang yang mengikuti anjuran ini atau yang mengabaikannya. Namun ternyata masih banyak orang bahkan yang menamakan dirinya hamba Tuhan bisa menyederhanakan masalah tanpa argumentasi yang baik dan bertanggung jawab, hanya atas nama memperoleh "bisikan" dari Tuhan.