Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

TUJUAN HIDUP (2) – Kebutuhan Primer Rohani

Debu tanah's picture

Kenapa manusia harus bekerja? Manusia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup, supaya bisa makan dan minum, karena tubuh manusia akan mati bila tidak makan dan minum. Selain kebutuhan primer, manusia butuh kebutuhan sekunder dan tersier, karena manusia memiliki jiwa yang dinamis dan berkembang, punya hasrat dan cita-cita.

Manusia modern membagi kebutuhan hidup menjadi 3 kategori dan meningkat sesuai dengan tingkat peradaban manusia tersebut yaitu kebutuhan primer, sekunder dan tersier.

Kebutuhan Primer adalah makanan, pakaian dan rumah.  Kebutuhan Sekunder adalah kebutuhan setelah kebutuhan primer terpenuhi dan menunjang kebutuhan primer, misalnya makanan bergiji, pakaian yang baik dan rumah yang sehat, tetapi belum dikategorikan barang mewah.  Kebutuhan Tersier (Kultural) adalah kebutuhan yang bersifat kemewahan. Antara lain sekolah, komputer, mobil, rekreasi, internet, dll.

Seiring dengan peradaban manusia yang semakin maju, kebutuhan manusia semakin banyak dan meningkatkan kualitas hidup manusia. Tetapi Alkitab mengajarkan:
 

I Timotius  6:8 Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.

Makanan dan pakaian adalah kebutuhan primer manusia. Apakah Alkitab mengajarkan bahwa kita tidak perlu kebutuhan yang lain? Apa kita tidak perlu sekolah?

Ternyata tidak lho. Bahkan Alkitab mengajurkan kita berkerja keras, supaya kita bisa membantu orang lain yang tidak mampu (Efesus 4:28). Lalu kenapa I Timotius 6:8 berkata “Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.”
 

Jawabnya adalah karena manusia sangat rentan terhadap godaan kekayaan, bahkan Alkitab berkata orang kaya sulit masuk Sorga! (Lukas  18:25) Kekayaan yang adalah kebutuhan tersier bisa menjerumuskan manusia kepada KEBINASAAN KEKAL. Manusia sering mementingkan kebutuhan sekunder bahkan tersier sampai mengabaikan keselamatan jiwanya. (Matius  16:26)

I Timotius
6:9 Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.
6:10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

 

KEBUTUHAN ROHANI

Yang kita bicarakan di atas adalah kebutuhan tubuh dan jiwa. Bila kita analogikan kebutuhan tubuh dan jiwa manusia diatas, maka kebutuhan rohani manusia adalah :
 

Kebutuhan rohani primer adalah makanan Roti Hidup (Yohanes  6:51) dan minuman Air Hidup (Yohanes  4:10). Makan roti hidup dan minum air hidup adalah percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat. Percaya pada Yesus adalah kebutuhan primer manusia supaya memiliki HIDUP YANG KEKAL.

Yohanes  14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Kebutuhan rohani sekunder antar lain adalah doktrin yang baik yang berguna untuk menguatkan iman dan kehidupan rohani yang baik.

Kebutuhan rohani Tersier adalah kebutuhan rohani yang bersifat mewah, contohnya: ngeblog di Sabdaspace dan membagikan berkat rohani kepada orang lain.
 

TUJUAN HIDUP
 

Seorang investor yang baik akan menginvestasikan uang dan waktunya untuk keuntungan yang terbesar dan kelangsungan bisnisnya untuk jangka waktu yang paling panjang. Kita hidup di dunia ini paling lama 70 hingga 80 tahun. Kita hidup di alam kekekalan jauh lebih lama dari 80 tahun. Manusia yang paling panjang umurnya adalah Metusalah dengan umur 969 tahun. Tetapi kita akan hidup lebih lama dari itu di alam kekekalan. Kita akan hidup di alam kekekalan yaitu Sorga (Lukas  1:33; Roma 2:7) atau neraka (Matius 25:46) untuk waktu yang tidak berkesudahan, selama-lamanya!
 

Di Sabda kita sering “meributkan” pengetahuan yang akan lenyap (I Korintus  13:8), karena kita akan mendapat yang sempurna (I Korintus 13:9-10). Kita tahu bahwa pengetahuan akan lenyap, tetapi inilah yang tidak berkesudahan yaitu: iman, pengharapan dan kasih (I Korintus  13:13)
 

Bila kita sudah tahu dari Alkitab kita bahwa iman, pengharapan dan kasih yang akan tetap kita miliki hingga kekekalan (selama-lamanya), kenapa kita tidak mulai mengejar IMAN, PENGHARAPAN dan terutama mengejar KASIH itu?

__________________

Debu tanah kembali menjadi debu tanah...

iik j's picture

@Deta, semangat!!

Detaaaaaaaaaaaaa... aku pertama komen yahhhhh..

Aku suka tulisan Deta yang ini...

Di Sabda kita sering “meributkan” pengetahuan yang akan lenyap (I Korintus  13:8), karena kita akan mendapat yang sempurna (I Korintus 13:9-10). Kita tahu bahwa pengetahuan akan lenyap, tetapi inilah yang tidak berkesudahan yaitu: iman, pengharapan dan kasih (I Korintus  13:13)

YUPS!!! Setuju...

Bagiku.. yang tidak memiliki banyak pengetahuan seperti ini.. (bukan berarti ga belajar), tapi praktek Iman.. .. praktek pengharapan.. praktek kasih... itu menjadi luar biasa...

Bila kita sudah tahu dari Alkitab kita bahwa iman, pengharapan dan kasih yang akan tetap kita miliki hingga kekekalan (selama-lamanya), kenapa kita tidak mulai mengejar IMAN, PENGHARAPAN dan terutama mengejar KASIH itu?

Mengejarnya? Ya! Bukan sesuatu yang gampang.. tapi juga tidak sulit... itu sangat menggairahkan dan itu membuatku terus bersemangat dalam panggilan Tuhan...

Semangat Deta!!!

passion for Christ, compassion for the lost