Banyak orang meremehkan pentingnya minum air putih. Kebanyakan orang
lebih senang minum air yang berwarna. Ini kejadian yang benar - benar
terjadi yang menimpa teman sekerja saya. Saya lupa harinya, tapi
sekitar sebulan yang lalu telepon berdering jam 4 pagi. Terdengar
suara di telepon: Pak....si Heri masuk ECU...Kritis.... Saya sempat
kaget....lalu saya bertanya, sakit apa? Teman saya menjawab gagal
ginjal. Heri....adalah teman terbaik saya di kantor. Dia sangat pintar
komputer. Kalau dibilang dia adalah operator di tempat saya bekerja.
Karena kepintarannya, maka dia ditempatkan di bagian operasi sebagai
juru ketik.
Fasilitas yang dia dapat adalah 2 unit komputer, fasilitas internet dan
ruangan ber AC. Tiada hari tanpa di depan komputer. Kadang dia hanya
makan, tetapi jarang minum. Karena ruangan ber AC yang menyebabkan
perutnya sering terasa lapar. tetapi untuk rasa haus tidak dia rasakan.
Karena rata-rata kalau di ruangan ber AC banyak minum, maka sering ke
kamar mandi. Dan hal ini menjadi penyebab dia malas minum.
Tidak pernah terdengar dia sakit sedikitpun. Sampai kejadian pagi itu.
Tanpa menunjukkan gejala, tiba-tiba langsung masuk rumah sakit.
Mungkin dia minum, tetapi bukan minum air putih. Kadang kopi, kadang
teh.
Saya tidak tahu mau bilang apa. tapi saya hanya bisa mengingatkan
saudara-saudaraku yang saat ini bekerja di ruangan ber AC. Walaupun
tidak haus, tetaplah minum air putih. Karena air putih sangat
dibutuhkan oleh tubuh kita. Apalagi ginjal kita. Saat ini teman saya
si Heri harus mengalami cuci darah. Dan kemungkinan dia sudah tidak
bisa lagi bekerja secara normal. Hal sepele, tetapi berakibat fatal.
Ada teman saya yang bilang, untung tidak seperti yang lainnya. Karena
yang masuk ECU, biasanya tidak selamat lagi. Dari pengakuan teman-teman
saya yang melihat dari jendela ruang ECU ketika Heri masuk ECU, katanya
punggung si Heri sudah berwarna hitam. Diakibatkan racun yang ada di
dalam tubuh sudah tidak bisa dikeluarkan lagi. Salah satu penyebabnya
yaitu gagal ginjal
GBU
Submitted by
hiskia22
on