Baru dua minggu lebih saya jadi member sabda space, saya terhenyak dengan fenomena marking item di SS. Saya kaget karena beberapa dari tulisan2 itu termasuk artikel yang menarik bagi saya. Tulisan2 itu jg merupakan perkenalan pertama saya dengan SS, kalo dimisalkan, tulisan2 itu lah yang menyebabkan saya tertarik untuk bergabung sebagai anggota SS. Bagi sebagian orang SS mungkin seperti kumpulan blogger kristen yang tidak punya kasih, karena penuh dengan penyesatan, cacian dan labelisasi. Tapi bagi saya SS adalah sebuah perpustakaan di mana saya bisa berdiskusi dengan penulis secara langsung, bertukar pandangan dengan orang lain, dan itu yang membuat SS menarik. Pendek kata SS menawarkan cakrawala baru dalam pola berpikir orang kristen.
Saya menyayangkan alasan penghitaman artikel2 itu adalah asumsi yang tidak pasti, dua alasan yang diawali dengan kata "akan ada". Saya tidak setuju dengan kata2 "akan ada", yang lebih tepat "pasti ada". Jangankan satu kumpulan kalimat, satu kata pun bisa jadi dianggap menyerang pribadi, satu kata pun bisa jadi dianggap sebagai sesuatu yang tidak baik. Saya rasa hampir semua artikel di SS harus dihitamkan, kalo asumsi "akan ada" dipakai sebagai pedoman menghitamkan artikel2 di SS. Kenapa pola berpikir negatif "akan ada" tidak diubah menjadi pola berpikir positif "akan ada"? Saya yakin artikel2 di SS byk yang membangun pola pikir kritis kita sebagai orang kristen. Saya yakin artikel2 di SS akan ada yang membantu kedewasaan kita dalam menjalani hidup di dunia ini sebagai orang kristen. Kenapa hal yang harusnya bisa membangun dianggap sebagai hal yang berbahaya?
Akankah terang kembali hadir?
Paragraf2 ini saya dedikasikan untuk semua penulis2 dan anggota SS.