Submitted by kittin on

 

berkali kata itu yang kau ucap,namun apa yang bisa diharap?
aku tak melihat bisa sembuh

dari kelemahanku,dari cacatku...
dan aku berselingkuh

pada hati lain yang menawarkan semua lebih manis dari janjimu,
yang cuma bisa kutunggu,tunggu dan sabar..

sampai kapan?

lelah sudah hatiku mencari tahu,kalau-kalau gelisahku bisa menambah sehasta di jalan hidupku.
tetap sia-sia

Aku harus tetap menanggungnya,lalui semua penderitaan yang kadang kurasa sangat membebani
untuk mengajarku,katamu?karena engkau mengasihiku
hahah...aneh bukan?bagaimana bisa aku pahami itu

Aku menggugat cerai sekarang... karena tak juga kau tinggalkan aku atau kau urusi aku
atau...
karena aku merasa tak kau cintai?
sikapmu membuatku bingung... apa yang kau mau?

dan kau bilang semua orang sesat,kehilangan kemuliaan.
owwh..itukah alasanmu seakan tak pedulikan semua harapanku padamu

baiklah..aku berselingkuh
dan entah kau pura-pura tak tahu atau apa maksudmu,yang jelas kamu tahu
dan kau cuma diam,aku tahu kamu marah..tapi aku tak sanggup lagi menanggungnya tanpa bantuanmu yang seakan selalu acuh,jadi aku lari mencari seseorang yang mau membantuku segera.
Dan dia akhirnya mengikatku kemudian melukai hatiku,kamupun tahu itu

sejak semula kamu tahu aku lemah,
namun masih juga kamu yakin aku mampu menghadapi semua ini,terlalu percaya atau terlalu teganya kamu.

aku mulai banyak ragukanmu,yang hasilnya.. kita semakin jauh..bebanku juga tak semakin ringan,

beberapa bulan ini aku sengaja lari,sendiri.. tanpa kekasih lain juga
aku tahu kau menungguku,aku yakin kau kehilanganku
dan pagi ini saat kubangun,aku merasa gelisah dan rindu padamu
sementara keinginanku bercerai tak jelas kubawa kemana,untuk yang terbaikkah aku melangkah?
untuk rasa penatku kah kuambil jalan berpisah?
atau... karena aku sendiri putus asa sudah..
kemarin lewat teman kuceritakan semua,aku menyerah sudah.. jika gugatan ceraikupun tak kau gubris lagi..please..akhiri..

kudengar pintu terketok,kau berdiri dimuka pintu..tersenyum,seperti menunggu kuundang masuk

"pulanglah" katamu tanpa rasa salah sedikitpun
Lalu aku seperti kerbau yang dituntun ke kubangan,patuh seperti tak punya harga
 kuterdiam dan selanjutnya kau bercerita,banyak kau katakan hal-hal yang membuatku merasa senang
"selama ini kau tak mau bercakap sebanyak ini?"tanyaku
"pernah kau beri aku waktu,kekasih?kamu dan kamu terus yang bicara,meminta dan 90% diantaranya adalah keluhan"
betul juga,aku diam..malu tentunya
kurasakan tangannya menyentuh tanganku,menggenggamnya
"ini aku..ada untukmu" katamu
"ya" hanya itu jawabku

"tahukah engkau,aku pencemburu"lanjutmu
tiba2 rasa yg sangat dekat memenuhi dadaku,aku peluk tanganmu yg menggenggamku
"kenapa kau peduli sekarang?"tanyaku heran
"aku selalu peduli,tapi semua ada waktunya kukerjakan bagimu.Dan selama kamu mati2an berusaha,aku hargai ..sampai aku mengerti kamu menyerah,aku yang akan turun tangan" kupandangi matanya,berkilau-kilau... ada cintakah di sana?hah..aku tak pernah sedamai ini

kulanjut,"dan kau bilang menghajarku?"
"mempelaiku harus punya kelas...salahkah aku bangga akanmu" sambil mengerling diusapnya pipiku

ok..ok..satu hal lagi..,"Kau pencemburu,kau mmm..ternyata peduli aku...bahkan kau mengharap bangga akan aku... Lalu,gugatan ceraiku?perselingkuhanku?"

Kali ini tawa kecilmu mengiring tanganmu yg merengkuh bahuku,tanpa jawaban
apa maksudmu?aku butuh jawaban,perlu alasan kenapa sekarang kau bawa aku pulang,siapkan jd mempelai?
tunggu.. tunggu... jelaskan sebelum kuputuskan mau kemana hubungan kita selanjutnya.
banyak kekhawatiran kelak aku kau campakkan juga,kau bahkan tahu segala hal buruk yang kulakukan,lalu kenapa tetap kau bawa aku?
Kali ini tajam tatapanmu,tapi teduh yang kurasa di sana,terlebih saat kudengar dengan jelas ucapanmu

"dengar kekasihku...ya,aku terluka.Ya,aku kecewa,tapi tak bisa aku ingkari..karena sampai kapanpun cintaku tak bersyarat"

tergugu dan terasa penuh rasa yang menyesak dada...
kuciumi tanganmu yg kian basah oleh airmataku
kekasih..bawaku bersamamu,selamanya...itu pintaku