Terlibat dalam pelayanan bagi sebilangan orang sangat mencapekkan baik itu tidak secara sepenuh masa maupun sepenuh masa seperti hamba Tuhan,jadi tidak heranlah jika ada segelintir pelayan/hamba Tuhan mengundur diri.Sebagai pelayan/pastor/pendeta,sering berhadapan dengan masalah di gereja masing2.Tuhan mengijinkan masalah terjadi karena Allah sedang menguji iman orang kristen.Disini saya ingin menceritakan sebuah cerita yaitu seorang hamba Tuhan yang bernama Billy Graham.Mungkin ada yang pernah mendengar/tidak tentang beliau ini.
Billy Graham adalah seorang pendeta yang sangat berpengaruh di england.Ketika beliau masih muda,beliau diberi tugas melayani di sebuah gereja yaitu gereja mathodist.Pada awal pelayanannya,gereja itu dihadiri hanya 25 orang jemaat sedangkan jumlah jemaat sebenarnya 250,beliau tertanya-tanya mana selebihnya.Bermula dari saat itu dia mengatur rancangan utk mengunjungi dari rumah ke rumah,tetapi gagal.Sehingga pada suatu ketika,Tuhan memberi ilham padanya yaitu menggunakan peti mati/keranda.
Beliau terus menempah sebuah lalu di taruh ke dalam gereja itu & membuat pengunguman menguburkan seseorang & orang itu calon masuk neraka.Orang jadi kaget sambil tertanya-tanya siapa orang itu.Setelah tiba hari yang ditunggu,temaat di gereja itu penuh sekali karena sifat ingin tahu.Setelah menyanyi lalu kotbah,di akhir kotbah itu Pendeta Billy Graham mengundang semua jemaat datang melihat siapa yang mati harus masuk neraka.Satu-persatu maju ke depan dengan teratur,setelah selesai mereka duduk ditempat masing2,seorang bertanya dengan yang lain tapi disuruh lihat sendiri.
Saudara2ku yang kekasih,sebenarnya Billy Graham taruh cermin didalam keranda itu agar jemaat yang rame itu bisa melihat dirinya sendiri.Billy mengumpamakan mereka seperti mayat2 hidup di gereja itu sambil memberi tentangan pada jemaatnya.Pada saat itu juga para jemaat bertobat & gereja itu makin berkembang.
Di dalam cerita ini kita dapat menilai keperibadian Billy Graham sebagai seorang hamba Tuhan yang tidak putus asa dalam usahanya memulihkan kembali gereja yang bermasalah.Jangan pernah terpikir kalo hamba Tuhan tidak pernah hadapi masalah baik yang kecil maupun yang besar.Masalah adalah sahabat yang sering mengikuti kita ke mana saja kita pergi,justru itulah kita sering berhadapan dengan masalah.
Seperti juga Billy Graham,kita mau melihat perkembangan gereja2 Tuhan disekitar kediaman masing2.Sebab utama gereja2 Tuhan selalu mundur adalah kepimpinan gereja serta anggota jemaatnya semakin sedikit.Mungkin saja usaha belum cukup utk menarik lebih rame jiwa datang kepada Tuhan/tiada usaha sama skali.Jemaat bisa saja menjadikan kesibukan sebagai alasan utk tidak ke gereja/mengkritik kepimpinan gereja terutama para hamba Tuhan.
Pada pendapat saya secara pribadi,itu bukan alasan utk para jemaat langsung tidak ke gereja.Tuhan bisa mengenal isi hati manusia,justru itu para jemaat harus punya waktu utk beribadah.Dari pengalaman saya,memang ada gereja yang tidak pernah berkembang yang membuatkan semangat jemaat semakin kurang lalu mencari gereja lain.Mari renungkan bersama serta belajar dari pengalaman Billy Graham dalam pelayanannya sehingga beliau bisa menjadi seorang yang sukses.
Hamba Tuhan serta para pemimpin terpilih diumpamakan seperti nelayan yang turun ke laut menangkap ikan bahkan prajurit yang bertempur dimedan perang.Maka dengan itu,apapun yang diperbuat utk Tuhan biar dari hati yang ikhlas.Akhir kata dari saya,gereja adalah terang dunia.