Salam,
Akhir2 ini saya banyak mendengar cerita dari teman2 saya yg bekerja diberbagai tempat, mereka banyak mengeluhkan bahwa karena pekerjaan mereka membuat mereka tidak dapat dengan tegas menaati firman Tuhan..
Contohnya teman saya yg bekerja disebuah perusahaan yg menerapkan sistem 4 hari kerja 2 hari libur, jadi sering kali pada hari minggu dia harus tetap bekerja sehingga dia tidak dapat beribadah digereja.. selain itu mungkin banyak sekali hal didunia kerja yg bertentangan dengan Firman Tuhan.
Teman2 saya mengatakan sebenarnya mereka rindu untuk menaati Firman Tuhan secara tegas, tetapi resikonya mereka bisa kehilangan pekerjaan mereka padahal mereka sangat membutuhkan pekerjaan mereka.. Inilah yg membuat saya bingung, apakah jawaban yg bisa saya katakan kepada mereka??