Submitted by joli on

"J*ncuk, *su kon cak.. yak opo kabare..?"

"Prolog bin preambul dan kata pembuka yang mantab" kata mbak nya penjual dawet pasar gede Solo.

Pagi itu, saya mengantar beberapa teman arsitek dari Bandung dan Editor Kompas Gramedia Group makan pagi ke timplo Sastro (Timlo paling enak se Indonesia) di belakang pasar gede, lanjut tour arsitektur ke Pasar Gede.

Setelah mengalami kebakaran 27 April 2000, pasar gedhe di bangun kembali dengan bentuk arsitektur persis semula, karya arsitek belanda Karsten.

Bentuk atap bersusun hingga sirkulasi udara yang sangat bagus. Bukan hanya layout penempatan macam-macam pedagang yang "pas" tapi juga sangat detail dalam perencanaan-nya.

Bahkan jalur-jalur untuk difable (orang cacat pun ada). Kalau kita perhatikan lantai-nya ada garis-garis penunjuk jalan tongkat untuk orang buta.

Bapak buta, tapi ya nggak tahu di sebelah kirinya ada jalur penuntun=nya

Setelah berkeliling dalam pasar, kami mampir ke dawet pasar gedhe yang terkenal itu. Di tengah-tengah asiknya ngobrol ma mbak-nya penjual dawet, yang bercerita tentang pesan dawet via pesbuk. Tiba-tiba.. beberapa pria menghampiri teman dari jakarta dengan tepukan keras..

"J*ncuk, *su kon cak.. yak opo kabare..?"

Kata-kata yang sering ku dengar ketika kuliah di Petra Surabaya..

"Prolog bin preambul dan kata pembuka yang mantab" kata mbak nya penjual dawet pasar gede Solo. Disambut tawa kami bersama.. ha..ha..ha..

Kata-kata yang sangat kasar bila di ucapkan di Solo. Walau akrab dengan kata-kata itu , dari dulu sampai sekarang aku tetap tak bisa mengatakan-nya.. TAPI nggak pa-pa bila mendengar-nya..

Pas banget waktu-nya dengan apa yang kita bahas di SabdaSpace. Karena waktu itu Joli dapat sms dr bbrp bloger yang juga menanyakan ada apa di SS, tapi belum bisa ku jawab, lha wong belum bisa ngintip SS-nya untuk 2-3 hari itu..

Hal kata kasar, kata botol (bodoh tolol) dari dulu sudah ada di SS, juga sudah ada di sekitar Joli..

Sebulan lalu, dibilang "geblek" oleh my bojo. Gara-gara beda cara ber-asumsi, dan beda cara pandang..

Geblek bin goblok atau yang agak keren di bilang stupid .. podo wae..

Setelah menengok ke belakang, ternyata sikap-ku berbeda-beda ketika menerima kata-kata itu..

Ketika di bilang goblok di awal-awal pernikahan, Joli sakit hati, ajak test IQ krn kami tahu sama tahu berapa IQ masing-masing. Tapi setelah beberapa kali mendengar kata itu sering diucapkan sedulur2nya juga, OO baru tahu itu kebiasaan mereka.

Sesudah punya anak. Kata goblok masih sekali-kali terdengar.
"Bila mau anakmu goblok kayak mama-nya, ya silahkan terus goblok2-in.."
Ternyata pakai senjata "anak" membuatnya berpikir pinter, lumayan manjur ha..ha..ha.. meski sekali-kali masih keluar kata stupid bila pas sebel..

Sebulan  lalu, eh kata goblok bin stupid berganti kata geblek..
Sudah tidak sakit lagi mendengar kata-kata itu. Joli hanya dengerin aja, bila yang di katakannya bener, ya udah, belajar lagi biar gak geblek. Bila yang di katakannya salah ya udah,  berarti dia yang salah. Aneh kan? nggak bisa balas goblok-in maupun bunyi-bunyi-in..

------------
Setelah makan Timlo Sastro dan dawet pasar gede, lanjut  ke hutan rakyat lestari di desa Selopuro dan Sumber Rejo, 50 km dari Wonogiri.

 



Melihat ajaibnya alam. Dari batu-batu, ya benar-benar di sela-sela batu bisa di tanami pohon jati. Sejak mulai tahun 1970an, bibit mulai di tanam. Bertahan di bebatuan, tumbuh hijau, setelah 30 tahun kemudian sudah mulai bisa di panen.

cerita nya bisa di lihat di my note di sini.

Yang istimewa lagi, ketika masuk rumah pak Siman penduduk desa Sumber Rejo, nampak ada Tuhan Yesus di Salib. Sebenarnya tanpa salib di rumah pun, saya bisa merasakan kasih dan keramahanNYA di dalam diri pak Siman, ya itulah yang di sebut hidupnya sebagai kitab terbuka, semua orang dapat membaca kisah kasihNYA didalam diri pak Siman

 

Sepulang dari sana.. ku lihat ada bbrp message di hape..
masih tentang ada apa di SabdaSpace :)

Segera malam itu langsung buka SS tuk ngintip, sedang ada apa di sana :p

"Apa khabar Hai-hai?, kok lama nggak cerita?" tanya mas Paul my bojo. Karena emang beberapa waktu nggak cerita tentang hai-hai :)
"Lagi ribet di SS" jawab-ku.
"Hai-hai lagi seru-serunya teriakin Paulol, kena peringatan admin"
"apa itu Paulol??" tanya mas Paul
ha..ha..ha..ha.. langsung Joli ngakak sak pol-pol-e..
PauLOL mean Paul ("Laugh Out Loud")
Ha..ha..ha..ha..
Ha..ha...ha...ha....

kalau dah begini Joli mesti setuju ama admin, men-sensor kata Paulol, demi my bojo ha..ha..ha..