Dalam perkembangannya di Indonesia, Gerakan nama suci telah melahirkan kitab suci yang berbeda dengan Alkitab yang diterbitkan oleh LAI ( Lembaga Alkitab Indonesia ).
Dimanakah perbedaannya ? sebenarnya hanya sedikit sekali. Yaitu tentang nama Allah.
Kitab suci yang telah diterbitkan oleh penganut Gerakan nama suci diantaranya :
1. KS TDB ( Kitab suci Terjemahan Dunia Baru )
2. KS TDI ( Kitab suci Torat dan Injil atau KS 2000 )
3. KS UPT ( Kitab suci Umat Perjanjian Tuhan ), selengkapnya silahkan klik di sini
Inti dari ke tiga kitab suci itu adalah menolak nama Allah dan memulihkan kembali nama Suci JHWH.
Tetapi kalau dilihat secara keseluruhan, dasar dari ketiga kitab suci itu tetap menggunakan terjemahan dari LAI. Hanya ada perubahan sedikit. Terutama tentang nama ALLAH.
Puncaknya pada tahun 2007, terbitlah kitab suci yang menurut mereka tidak menggunakan dasar terjemahan LAI. Yaitu KS ILT ( Kitab Suci Indonesian Literal Translation ), yang diakui diterjemahkan langsung dari naskah bahasa Inggris "The Interlinear Bible" karya J.P. Green ( AS )
Yang paling akhir dari penganut Gerakan Nama Suci, yaitu mereka memejahijaukan LAI ( Lembaga ALkitab Indonesia ) ke pengadilan negeri, dengan tuduhan bahwa LAI telah mengubah nama JHWH menjadi ALLAH, yang dipercaya bahwa itu adalah nama berhala.
Silahkan klik di sini
GBU