Nipon. itu yang dikenal oleh kakek dan nenekku. Nipon yang membuat generasi indonesia belajar arti disiplin. Heiho, kamikaze dan deretan istilah lain begitu melekat di ingatan orang indonesia. meskipun kami mengenalmu dengan waktu yang sangat singkat namun jejak yang kau torehkan begitu mendalam. Pan pasifik pernah kau dengungkan sehingga membuat bangsa-bangsa di daerah sekitar pasifik bangkit dan sadar akan kemampuan diri. ya..itu kata kuncinya. kesadaran akan kemandirian dan kemampuan orang-orang asia pasifik.
Kau berbeda jauh dengan si bule. yang kami warisi dari si bule adalah perasaan underdog. perasaan minder sebagai masyarakat dan bangsa kelas 4 atau ke 5 dari penduduk bumi ini. tidak ada etos yang baik yang kami dapat dari si bule. Dan kami melihat kata kunci itu begitu jelas sekali. ketika kalian kalah perang dan menjadi bangsa yang hancur berkeping-keping karena bom atom, kau segera bangkit menjadi raksasa ekonomi yang menakutkan paman Sam. kau teladan yang baik akan kesadaran mengenai besarnya potensi yang dimiliki oleh mahkluk yang bernama manusia. tidak ada istilah tamat. tidak ada istilah berhenti dan jadi pecundang. Nipon kamu benar-benar tetap jaya. selama-lamanya. tak peduli kini kaupun diluluhlantakkan oleh tsunami dan gempa bumi yang dahsyat. namun aku yakin kau akan semakin dahsyat dan bertambah hebat. Kau seperti bola basket. semakin dihujamkan ke bawah semakin tinggi kau melayang ke atas.
pertanyaan saya pada kalian hai Nipon, apakah gerangan yang dapat membuat kau bisa demikian hebat dan dahsyat? apakah karena karisma kaisarmu yang "setengah dan titisan dewa"? ataukah Shinto yang telah mengajarkan kamu punya semangat juang yang luar biasa? atau kamu tinggal di daerah yang memang membuat kamu seperti itu?
saat ini kami memang menangis untuk kamu. namun tangisan kami akan berganti senyuman bangga akan kemajuan hebat yang akan kamu lakukan. Nipon..tetap bangkit. dan jaya.