1Kor 9:3 - “Inilah pembelaanku terhadap mereka yang mengeritik aku”.
(Sebelumnya saya meminta perimbangan yang seimbang dari Admin mengenai masalah ini. Kalau mereka boleh menulis sesuatu untuk mengkritik atau menuduh kami, maka sebaiknyalah kami juga diberi kesempatan untuk menulis sesuatu menjawab tuduhan mereka. Ini dikarenakan Admin mem PM saya hanya karena saya dianggap nyampah tanpa penjelasan manakah postingan saya yang nyampah dan apa standar menilai saya itu)
I Yohanes 2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.
Sebelum saya membahas mengenai topic yang berkenaan dengan judul blog diatas, perkenankan saya menulis sesuatu yang ingin saya utarakan. Salah satu hal yang menjadi kesulitan terbesar didalam menulis sebuah blog adalah saya tidak terbiasa menulis. Ini saya katakan dengan jujur untuk menjawab beberapa pertanyaan yang sering blogger utarakan di SS ini. Saya sangat mengagumi para penulis yang handal seperti Purnawan Kristanto. Dia sanggup menulis 200 blog sedangkan saya baru bisa menulis 1 blog. Bukan hanya masalah kuantitas, masalah kualitaspun saya jauh jika dibandingan dengan beliau. Kalimat-kalimat dalam tulisan saya tidak wah seperti para penulis tersebut. Ketidakbiasaan didalam menulis ini disebabkan karena beberapa factor :
1. Saya memang bukan seorang penulis. Penulis bukan pekerjaan utama saya. Saya bekerja sebagai staf administrasi di sebuah perusahaan swasta di Jawa Timur. Hampir sebagian besar hari-hari saya habiskan dengan bekerja dan mengurus pekerjaan rumah tangga. Hampir setiap hari sepanjang tahun, bisa ditebak bagaimana rutinitas keseharian saya. Dari Senin sampai Jumat. Pagi hari saya berangkat kerja. Siang hari saya bekerja. Sore hari saya pulang kerja. Setelah itu mengurus kesibukan rumah tangga. Hari Sabtu saya bekerja freelance sampai sore hari. Malam Minggu saya nikmati bersama keluarga. Sepanjang hari Minggu saya habiskan sebagian bersama keluarga sebagian untuk pelayanan. Bagaimana bisa saya mengerjakan hal lain diluar rutinitas keseharian saya ini??? Bagi beberapa blogger yang memang suka mencemooh, ini kelihatannya sebagai sebuah lelucon karena bagi mereka menulis tidaklah memerlukan keahlian khusus yang didapat dari text book yang tebal dan kering dan tidak membutuhkan waktu lama (kata mereka). Mereka berbuat demikian karena mereka menggambarkan kondisi saya sama seperti kondisi mereka. Kalau mereka berbuat demikian maka saya bisa membalikkan argumentasi cibiran mereka ini dengan memakai ketololan teologia mereka untuk menyerang mereka. Nah, bagaimana dengan counter argument saya ini, apakah mereka mau terima konsekuensinya? Tentu tidak bukan? Kalau tidak, mengapa masih mereka lakukan cemooh yang sama sekali tidak berguna ini? Bagaimana bisa mereka menuntut saya untuk harus berbuat sama seperti apa yang mereka perbuat? Kalau mereka menuntut hal ini dari saya atau dari blogger lain maka justru ini menunjukkan kepicikan mereka. Menulis bagi orang yang tidak terbiasa menulis sama kesulitannya dengan mengerjakan segala sesuatu dengan tangan kiri bagi mereka yang tidak kidal. Saya pribadi tidak pernah menuntut orang lain harus sama dengan saya dalam hal teologi. Saya menyadari bahwa mereka mempunyai talenta dan kemampuan yang berbeda yang telah Tuhan berikan kepada masing-masing orang menurut kerelaan kehendakNya. Saya juga tidak akan mencambuk diri saya untuk menjadi sama seperti Pdt.Budi Asali,M.Div. Saya tak mungkin seperti beliau karena satu alasan yang sederhana : saya adalah Pniel Iluminata, seorang staf administrasi perusahaan swasta.
2. Saya tidak mempunyai PC. Apakah ini alasan yang dibuat-buat demi pembenaran diri yang tidak terbiasa menulis blog? Bukankah orang zaman dulu, para penulis kenamaan bisa menulis dengan hebat tanpa bantuan PC? Salah satu hukum yang mereka lupakan adalah : kita tidak bisa menilai seseorang dari zaman dulu dengan standar yang kita pakai pada zaman sekarang. Kalau argumentasi diatas dipakai, maka saya bisa berargumentasi sebaliknya : apakah mereka bisa menulis tanpa bantuan komputer? apakah mereka bisa menjadi penulis hebat seperti zaman dulu dengan tanpa bantuan computer? Apalagi sejak computer menjadi trend bagi kehidupan modern, saya hampir tidak pernah menulis sesuatu yang panjang lebar dengan memakai pena. Pena telah saya tinggalkan semenjak saya melepas bangku sekolah. Jadi sangat tidak nyaman untuk mengembangkan tulis menulis dengan memakai pena, apalagi ditunjang dengan hal lain seperti point pertama diatas. Konsekuensi dari point dua ini adalah saya terpaksa online di internet khususnya SS dengan memakai computer kantor. Hal ini tak jadi masalah bagi beberapa orang yang pekerjaannya tidak berhubungan dengan banyak orang. Posisi pekerjaan saya dikantor berhubungan dengan banyak orang sehingga hampir sepanjang waktu kerja saya selalu ‘direpotkan’ oleh orang banyak. Saya tidak selalu mempunyai waktu yang luang untuk bisa online dan memikirkan sesuatu untuk menulis. Kala saya mempunyai kesempatan yang sedikit longgar, saya manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk berpikir cepat dan tepat didalam menulis sesuatu. Tetapi saya bukanlah Superman yang selalu sempurna melakukan segala sesuatu. Saya adalah Pniel Iluminata dengan segala keterbatasannya sebagai manusia biasa. Saya adalah makhluk emosional-rasional. Selalu ada saja komentar saya di SS yang kurang sempurna atau perlu ditambahi dengan argumentasi lain agar lebih baik lagi. Ini saya sadari ketika saya mencoba mengevaluasi apa yang telah saya tulis.
Alasan diatas sudah beberapa kali saya sampaikan tetapi rupanya kelemahan saya ini dijadikan dasar olokan bagi beberapa SSer bahwa kami hanya bisa komentar tanpa bisa ngeblog.
Terkadang saya merasa sebal dengan adanya ‘ketidakadilan’ yang terjadi dalam hidup ini. Ada orang-orang yang mempunyai bakat yang luar biasa dan doktrin Alkitabiah yang bagus tetapi tidak selalu mendapat kesempatan dan fasilitas yang baik untuk memberitakan Injil kebenaran. Tetapi ada orang-orang yang mempunyai sifat aneh dan menyesatkan tetapi mendapat banyak kesempatan luas dan fasilitas yang mencukupi. Sehingga mereka lebih punya banyak waktu untuk menyebarkan ajaran sesat dan melancarkan cemooh bagi orang-orang kudus.
Sempat saya menghubungkan kondisi ini dengan ayat yang ada diatas bahwa inilah dunia yang sedang menuju kepada kebinasaannya. Ditengah-tengah segala kesempitan yang menghambat anak-anak Tuhan selalu ada kesempatan bagi orang-orang lain untuk mendengarkan pemberitaan Injil yang benar yang disampaikan melalui mereka. Bagian terbesar lain, Tuhan biarkan mereka menuruti pikiran dan keinginan hatinya yang berdosa untuk percaya terhadap dusta karena mereka memang tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.
II Tesalonika 2:10 dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.
Saya bukan seorang penulis, saya juga bukan seorang theology. Namun bukan berarti saya tidak bisa menulis dan bertheologi, walaupun tidak sehebat keduanya. Saya hanya mencoba melakukan tugas saya sebagai seorang Kristen yang mencoba menjawab tantangan zaman dengan kebenaran FT yang telah dianugerahi olehNya kepada saya.
Blog saya ini bukan saya tujukan ke seadanya orang dengan seadanya disiplin ilmu. Saya tidak bisa melakukan kritik terhadap dunia geologi karena saya bukan geologist. Saya juga tidak mampu melakukan kritik terhadap dunia kedokteran karena saya bukan seorang dokter. Saya juga tidak bisa melongok ke segala arah di setiap sudut di muka bumi untuk menilai pandangan orang demi orang. Saya hanya melakukan kritik teologis-filosofis secara umum dalam kacamata seorang Kristen awam terhadap kebodohan demi kebodohan yang banyak saya temukan di SS ini. Saya menganggap SS, tempat berkumpulnya ribuan blogger, sebagai representasi zaman dimana saya hidup. Saya tidak menganggap semua SSer adalah orang bodoh. Saya juga tidak berasumsi semua SSer orang pandai. Disetiap tempat manapun selalu ada banyak variasi orang dengan tingkat kecerdasan dan pemahaman Alkitab yang berbeda-beda. Ini perlu saya sampaikan agar tidak ada seorang SSer pun,yang gemar mencibir, untuk mendapatkan bahan dari tulisan saya dan memplesetkannya sedemikian rupa. Memang hal ini tidak dapat dihindari. Selalu saja ada bahan dari seadanya tulisan bagi seorang pencemooh untuk dijadikan bahan cemoohan. Tetapi setidaknya ini dapat diminimalisasi dengan menutup segala celah kelemahan yang ada di tulisan kita. Terkadang merepotkan memang, tetapi inilah dunia SS yang dipenuhi dengan beragam orang dengan bermacam-macam karakter mulai dari santun, cerdas, bijak, bahkan sampai yang aneh.
Seharusnyalah mereka yang mengklaim bahwa dirinya kurang atau tidak mengerti theology untuk tidak menyerang saya dalam hal ini. Kalau mereka kurang / tidak tahu, sikap yang seharusnya mereka ambil adalah bertanya, maka saya wajib menjawabnya. Kalau mereka melanggar hal ini berarti mereka telah berlaku munafik dengan mengingkari kelemahan mereka sendiri. Ini namanya inkonsistensi.
Sekarang saya akan memulai untuk masuk kedalam inti dari apa yang hendak saya utarakan.
Saya memakai istilah ‘kebodohan’ bukan hanya sekedar dalam lingkup pengertian IQ tetapi dalam hubungannya dengan sikap seseorang terhadap Firman Allah.
Amsal.1:7 Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.
Hosea 4:6 Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.
Adapun bentuk kebodohan terhadap Firman Tuhan adalah sebagai berikut … dan juga saya sertakan penjelasan dan jawaban atas kebodohan tersebut :
1. Sikap Acuh Tak Acuh/ pengabaian terhadap Firman Tuhan.
Mencueki adalah salah satu cara menolak dengan halus dengan mengabaikan sesuatu/seseorang. Seseorang tidak perlu bertindak ekstrim dengan membuang air di gelas sebagai bentuk penolakannya untuk minum. Dia cukup mengabaikan dan tidak mengambil air untuk diminum sudah membuktikan bhw ia tidak ingin minum.
Tidak ada kebodohan yang paling bodoh selain menolak mengenal Sumber Pengetahuan. Tidak ada kemalangan yang paling malang selain kebodohan yang paling bodoh. Sebab kebodohan yang paling bodoh tersebut dapat menghantar seseorang kepada neraka kekal. Anda tidak usah mencemooh Kristus. Anda cukup cuekin Kristus maka otomatis kebenaranNya yang ada di Alkitab pasti anda cuekin, dan inilah yang bisa menghantar anda ke neraka.
Pengenalan yang benar akan Tuhan berkaitan erat dengan keselamatan jiwa seseorang. Nyawa seseorang adalah sesuatu hal yang paling bernilai didalam hidup ini. Seringkali manusia sedemikian bodohnya sehingga tidak memperdulikan apa yang berarti bagi keselamatan jiwanya. Sehingga tak jarang kita melihat bhw ada sedemikian banyak pengabaian terhadap FT yang terjadi SS ini. Ini terjadi tatkala ada suatu penyesatan yang terjadi di SS ini. Mereka MEREDUKSI kesesatan hanya menjadi semacam perbedaan bahkan perbedaan kecil saja. “Ah..ga apa apa lah. Toh ini hanya sekedar perbedaan cara memandang aja. Nikmatilah seni membaca dengan melihat maksud lain dibalik tulisan seseorang.” Mendengar ungkapan yang seringkali diucapkan oleh SSer walaupun dengan kalimat yang berbeda, namun intinya adalah mereka tidak menganggap serius apa yang sedang terjadi. Mendengar kalimat diatas, saya teringat akan perkataan iblis kepada nenek moyang kita yang pertama. Kalaulah boleh saya bahasakan dalam bahasa bebas sehari-hari, iblis tersebut berkata kepada Hawa : “Ah…ga apa apa lah buah itu untuk dimakan. Siapa bilang bahwa Tuhan melarang kamu makan buah itu? Buah itu tidak akan membuat kamu mati, melainkan kamu akan menjadi sama seperti Allah.”.
Memandang kesesatan hanya sebagai sebuah perbedaan bahkan perbedaan kecil yang tidak perlu diributkan, menandakan bahwa orang tersebut tidak tahu apa-apa mengenai betapa seriusnya Alkitab menandang sebuah penyesatan, dan juga ini adalah cermin bahwa yang bersangkutan lebih cinta dunia (kedamaian ala humanisme atheisme) daripada cinta Tuhan.
FT menaruh perhatian yang serius (tidak cuek) terhadap penyesatan. Saya akan mengutip beberapa ayat untuk menunjukkan betapa seriusnya penyesatan itu.
Matius.18:6 "Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.
18:7 Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.
Matius.7:15 "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
7:16 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
7:17 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
7:18 Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
7:19 Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
7:20 Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.
7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
Matius 24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
Matius.12:30 Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.
Jikalau Kristus yang adalah Guru dan Tuhan kita mengecam penyesat, masakan kita sebagai muridNya tidak bersikap yang sama seperti Dia??
Catatan : Seharusnya orang yang menuduh kami (Pniel cs) sedang berimajinasi aneh bahwa ada teori konspirasi di SS ini juga menuduh Yesus sedang berimajinasi aneh tentang teori konspirasi di Matius.12:30. Kalau tidak, maka mereka sudah menjilat muntah mereka sendiri!
Tuhan sendiri dan para Nabi pada zaman PL juga menaruh perhatian yang serius (tidak cuek) terhadap penyesatan. Mereka tidak memandang hal ini sebagai hal enteng atau sekedar perbedaan menafsirkan FT, tetapi penyesatan yang berdampak luas.
Yeremia.5:31 Para nabi bernubuat palsu dan para imam mengajar dengan sewenang-wenang, dan umat-Ku menyukai yang demikian! Tetapi apakah yang akan kamu perbuat, apabila datang kesudahannya?
Yeremia 14:14 Jawab TUHAN kepadaku: "Para nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri.
14:15 Sebab itu beginilah firman TUHAN mengenai para nabi yang bernubuat demi nama-Ku, padahal Aku tidak mengutus mereka, dan yang berkata: Perang dan kelaparan tidak akan menimpa negeri ini --: Para nabi itu sendiri akan habis mati oleh perang dan kelaparan!
14:16 Dan bangsa yang kepadanya mereka bernubuat akan tercampak mati di jalan-jalan Yerusalem, disebabkan oleh kelaparan dan perang, dan tidak ada orang yang akan menguburkan mereka: mereka sendiri, isteri-isteri mereka, anak-anak mereka yang laki-laki dan yang perempuan. Demikianlah akan Kutumpahkan kejahatan mereka ke atas mereka."
Para Rasul di zaman PB juga berjuang sekuat tenaga untuk menjaga kemurnian ajaran gereja mula-mula dari serangan para penyesat. Alkitab PB melimpah dengan ayat-ayat yang memberi peringatan keras dan serius mengenai penyesatan dan nabi palsu dimana itu akan menjadi trend pada akhir zaman ini.
II Tesalonika 2:3 Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa,
II Tesalonika 2:10 dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.
II Korintus.11:13 Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus.
11:14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang.
11:15 Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.
Filipi.1:27 Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil,
1:28 dengan tiada digentarkan sedikit pun oleh lawanmu. Bagi mereka semuanya itu adalah tanda kebinasaan, tetapi bagi kamu tanda keselamatan, dan itu datangnya dari Allah.
1:29 Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia,
II Petrus.2:1 Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.
2:2 Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat.
2:3 Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda.
I Yoh.4:1 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
Yudas.1:18 Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: "Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka."
1:19 Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.
Galatia.1:6 Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,
1:7 yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.
1:8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
1:9 Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.
Wahyu.2:2 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.
Apakah anda adalah model orang yang acuh tak acuh terhadap kebenaran FT? cintailah dusta dan rasakan kedamaian semu sampai tiba saatnya penghakiman Allah dijatuhkan atasmu di hari yang besar dan dahsyat itu. Tetapi sayang semuanya sudah terlambat karena anda lebih percaya dusta iblis beserta nabi2 palsunya daripada teguran keras dari FT.
2. Menempatkan apa yang diri rasa penting diatas apa yang FT nyatakan sebagai yang terpenting.
Iblis adalah plagiat sejati dari semua pekerjaan yang dilakukan oleh Allah. Iblis dapat melakukan mujizat, iblis dapat menyamar sebagai malaikat terang, Iblis memberi kedamaian, dll. Ia melakukan semuanya itu untuk menipu anak-anak Tuhan yang tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka. Tuhan adalah kebenaran dan iblis adalah lawan dari kebenaran. Salah satu hal yang iblis tidak bisa lakukan adalah kebenaran. Kenapa? Karena ia adalah bapa segala dusta.
Yohanes.8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.
Ia telah mendustai nenek moyang pertama kita (Adam dan Hawa) dengan memutarbalikkan FT. Ia juga telah mendustai banyak orang dengan pekerjaannya. Ia juga mendustai Tuhan Yesus dengan pemutarbalikan ayat FT yang keluar dari konteksnya (Mat.4:4 band Ul.8:3, Mat.4:6 band Maz.91:2). Iblis mendustai manusia agar manusia menempatkan apa yang bukan terutama menjadi yang terutama. Harta yang paling utama diatas diri, diri yang lebih utama daripada Tuhan, kedamaian lebih utama daripada kebenaran, dll.
Yohanes 8:32 dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
8:36 Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka."
Bandingkan :
Yohanes.14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Dusta Iblis ini tentu tak akan laku jika ia menampakkan wajah aslinya, yaitu ingin menjauhkan orang Kristen dari Tuhan. Tujuan yang tidak baik harus dikemas dengan cara-cara yang baik agar laku keras! Racun harus disembunyikan didalam rasa manusnya sebuah madu. Salah satu dusta iblis adalah : singkirkan kebenaran dengan berjubahkan kedamaian! Pakailah dalih kedamaian untuk menyingkirkan kebenaran dari hati anak-anak Tuhan. Inilah dusta iblis yang sementara ini laku keras. Saya bukanlah anti kedamaian. Saya bukanlah teroris kristen yang dicap oleh salah seorang SSer disini. Saya tidak akan membunuh penyesat hanya gara-gara kesesatan yang dia sebarkan. (Seharusnyalah Admin juga memperingati mereka yang telah memfitnah saya dan Pak Budi karena hal ini karena ini telah melanggar policy). Tetapi saya bersama teman-teman akan terus melawan penyesat dengan kebenaran FT. Saya suka kedamaian yang menentramkan. Semua manusia mendambakan kedamaian. Tetapi apakah kedamaian sudah didapat oleh semua umat manusia? TIDAK! Dunia hanya merasakan kedamaian semu untuk sesaat saja menunggu saatnya untuk perang dunia. Disisi lain memang ada beberapa orang yang menginginkan kedamaian tetapi mereka memisahkan kedamaian itu dari Kristus. Mereka boleh merasakan ‘damai’ tetapi hati mereka sepanjang hari berseteru dengan Kristus. Setiap saat orang berdosa ada dibawah bayang-bayang api murka Allah yang segera akan melalap habis kedamaian semu yg mereka klaim. Apakah ini bisa dikatakan damai?? Tidak ada damai yang sejati diluar Kristus. Anda tidak dapat memisahkan Kristus dari kebenaran. Ketika anda memisahkan Kristus dari kebenaran, ini hanya menjadi semacam suatu olokan atau hujatan kepada Dia saja.
Beberapa orang akan berargumentasi dengan menyamber ayat-ayat FT untuk membenarkan tindakan mereka itu, seperti :
I Korintus 14:33 Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera.
Orang berdosa akan mencari apapun seadanya ayat di Alkitab yang bisa dipakai untuk mendukung keberdosaannya. Sama seperti iblis, mereka akan memanipulasi ayat demi kepentingan pribadi. Sebagian yang lain menyamber ayat tersebut karena mereka tidak mengerti dan hanya ikut-ikutan arus.
Ayat diatas berbicara dalam konteksnya mengenai bahasa roh dimana Allah tidak menginginkan didalam ibadah ada suatu kekacauan gara-gara semua jemaat ngomong pakai bahasa roh sak karepe dewe tanpa control sehingga suasana ibadah gaduh riuh dan kacau.
Ada juga mereka yang memakai ayat-ayat Alkitab ini untuk menyerang saya :
Galatia.5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: ….5:20 …perseteruan, perselisihan, …, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
5:21 kedengkian, …. dan sebagainya
Mereka berargumentasi bahwa perselisihan, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah dan kedengkian adalah perbuatan daging lalu mereka menghubungkan hal ini dengan apa yang sering terjadi didalam perdebatan. Ha ha ha ha… ijinkan saya mengakak dulu bagi mereka yang memakai ayat diatas sebagai basis argumentasinya. Ayat diatas berbicara dalam konteks perbuatan yang disebabkan keinginan daging. Apakah debat kebenaran FT melawan penyesat adalah keinginan daging? Apakah dasarnya mengatakan bhw debat melawan penyesat adalah keinginan daging? Apakah hanya karena alasan yang nampak dimata, yaitu keributannya saja yang dilihat dan bukan apa yang tidak nampak dimata, yaitu menjaga kemurnian Injil Kristus yang dilihat? Kalau iya, sepatutnya mereka mencamkan apa yang FT tulis sbb :
Yohanes.7:24 Janganlah menghakimi menurut apa yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil."
Juga mereka perlu belajar untuk melihat dengan mata terbuka bagaimana para Rasul juga berdebat baik dengan pengajar sesat maupun ajaran2 yang menentang kekristenan sbb :
Kis 9:22,29 - “(22) Akan tetapi Saulus semakin besar pengaruhnya dan ia membingungkan orang-orang Yahudi yang tinggal di Damsyik, karena ia membuktikan, bahwa Yesus adalah Mesias. ... (29) Ia juga berbicara dan bersoal jawab dengan orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani, tetapi mereka itu berusaha membunuh dia”.
Kis 15:2 - “Tetapi Paulus dan Barnabas dengan keras melawan dan membantah pendapat mereka itu. Akhirnya ditetapkan, supaya Paulus dan Barnabas serta beberapa orang lain dari jemaat itu pergi kepada rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem untuk membicarakan soal itu”.
Kis 17:17-18 - “(17) Karena itu di rumah ibadat ia bertukar pikiran dengan orang-orang Yahudi dan orang-orang yang takut akan Allah, dan di pasar setiap hari dengan orang-orang yang dijumpainya di situ. (18) Dan juga beberapa ahli pikir dari golongan Epikuros dan Stoa bersoal jawab dengan dia dan ada yang berkata: ‘Apakah yang hendak dikatakan si peleter ini?’ Tetapi yang lain berkata: ‘Rupa-rupanya ia adalah pemberita ajaran dewa-dewa asing.’ Sebab ia memberitakan Injil tentang Yesus dan tentang kebangkitanNya”.
Kis 18:4 - “Dan setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani”.
Kis 19:8-9 - “(8) Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar dengan berani. Oleh pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan Allah. (9) Tetapi ada beberapa orang yang tegar hatinya. Mereka tidak mau diyakinkan, malahan mengumpat Jalan Tuhan di depan orang banyak. Karena itu Paulus meninggalkan mereka dan memisahkan murid-muridnya dari mereka, dan setiap hari berbicara di ruang kuliah Tiranus”.
Kis 22:1 - “‘Hai saudara-saudara dan bapa-bapa, dengarkanlah, apa yang hendak kukatakan kepadamu sebagai pembelaan diri.’”.
Kis 26:24-25 - “(24) Sementara Paulus mengemukakan semuanya itu untuk mempertanggungjawabkan pekerjaannya, berkatalah Festus dengan suara keras: ‘Engkau gila, Paulus! Ilmumu yang banyak itu membuat engkau gila.’ (25) Tetapi Paulus menjawab: ‘Aku tidak gila, Festus yang mulia! Aku mengatakan kebenaran dengan pikiran yang sehat!”.
Kis 28:23 - “Lalu mereka menentukan suatu hari untuk Paulus. Pada hari yang ditentukan itu datanglah mereka dalam jumlah besar ke tempat tumpangannya. Ia menerangkan dan memberi kesaksian kepada mereka tentang Kerajaan Allah; dan berdasarkan hukum Musa dan kitab para nabi ia berusaha meyakinkan mereka tentang Yesus. Hal itu berlangsung dari pagi sampai sore”.
1Kor 9:3 - “Inilah pembelaanku terhadap mereka yang mengeritik aku”.
Fil 1:7,16 - “(7) Memang sudahlah sepatutnya aku berpikir demikian akan kamu semua, sebab kamu ada di dalam hatiku, oleh karena kamu semua turut mendapat bagian dalam kasih karunia yang diberikan kepadaku, baik pada waktu aku dipenjarakan, maupun pada waktu aku membela dan meneguhkan Berita Injil. ... (16) Mereka ini memberitakan Kristus karena kasih, sebab mereka tahu, bahwa aku ada di sini untuk membela Injil”.
Kis 6:9-10 - “(9) Tetapi tampillah beberapa orang dari jemaat Yahudi yang disebut jemaat orang Libertini - anggota-anggota jemaat itu adalah orang-orang dari Kirene dan dari Aleksandria - bersama dengan beberapa orang Yahudi dari Kilikia dan dari Asia. Orang-orang itu bersoal jawab dengan Stefanus, (10) tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara”.
Kis 18:28 - “Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias”.
Kalau SSer berargumentasi bhw perdebatan para rasul tidak menimbulkan keributan, ada baiknya mereka melihat konteks dari masing-masing ayat diatas apakah ayat2 diatas diakhiri dengan keributan atau tidak. Keributan dalam perdebatan teologia memang tidak dapat dihindarkan. Akan ada selalu orang-orang berdosa yang bebal yang menentang dengan cemoohnya yang diarahkan kepada Tuhan dan para orang kudusNya.
Kalau kita melihat sejarah gereja, kita akan melihat perjuangan dari Bapa-Bapa gereja dan para ahli theologia didalam mereka bergumul melawan para bidat yang menyerang gereja. Augustinus yang berperang melawan manikheisme, donatisme dan pelagianisme. Juga peperangan melawan Arianisme, liberalisme, dan bidat-bidat lainnya. Mereka tidak pernah lembut kepada para bidat karena mereka melihat adanya bahaya yang besar dibalik semua penyesatan tersebut bagi gereja Tuhan.
Melihat ada banyaknya contoh diatas, apakah salah kalau kami berapologia untuk membendung ajaran sesat dari Hai Hai cs???
Keunggulan zaman modern dari zaman kuno adalah toleransi. Di SS ini saya tidak akan dapat berbuat segarang para nabi, Tuhan Yesus, para Rasul., Bapa-Bapa Gereja dan para theolog. Saya dibatasi oleh adanya policy yang diberlakukan disini. Tetapi alangkah naifnya mereka yang menyerang kami hanya karena alasan yang demikian sedangkan dilain pihak mereka tidak melakukan kritik yang sama terhadap kelompok yang anti terhadap ajaran Alkitab.
Adapun orang yang mengkritik mengenai penggunaan kata-kata kasar di SS perlu untuk melihat bahwa Tuhan Yesus dan semua para Rasulpun keras dan melakukan cemooh kepada orang sesat, seperti : bodoh, tolol, ular beludak, kuburan putih, si serigala, dll. Kalau ada yang berargumentasi : 'lho mereka khan Yesus dan para Rasul, sedangkan kita bukan, jadi kita tidak bisa menyamakan diri kita seperti mereka.". Untuk mereka ini saya akan menjawab, atas dasar apa mereka membuat pembedaan bhw kalau kata-kata itu boleh dilontarkan kepada orang sesat hanya untuk Yesus dan Para Rasul sedangkan kita tidak boleh??? SIlahkan jawab! Perlu juga anda ketahui bahwa Tuhan justru memuji anak-anakNya yang tidak sabar terhadap pengajar sesat.
Wahyu.2:2 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta. 2:3 Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah.
Kata-kata yang keras dan 'kasar' yang timbul dari kasih akan Tuhan dan sesama selalu menjadi obat yang manjur bagi seseorang dan sekaligus tamparan bagi bidat. Ciuman dari Yudas selalu membawa kepada kebinasaan.
3. Mengabaikan pengajaran FT.
“Doktrin tidak perlu! Yang penting adalah hidup yang benar.” Itulah slogan dan teriakan dari sebagian orang yang anti doktrin. Teriakan ini memang sangat menggelikan karena mereka meneriakkan slogan anti doktrin tetapi disaat yang sama mereka menegakkan doktrin anti doktrin. Sikap ini kemungkinan dipicu oleh karena mereka melihat adanya beberapa orang yang mempunyai pengetahuan yang berlimpah-limpah namun hatinya jauh dari Tuhan (Hmmm…apa segera ini mereka akan menuduh Pniel lah orangnya? Hahaha… saya hanya bisa ngakak, Bro/Sis) dan akhirnya membuat mereka menjatuhkan vonis bahwa inilah hasil dari pengetahuan yang berlimpah-limpah yaitu pertengkaran dan kesombongan. Kalau memang ini yang dihasilkan oleh karena doktrin yang berlimpah2 maka saya tidak membutuhkan doktrin. Saya lebih memilih hidup yang benar dihadapan Tuhan. “Bukankah Tuhan lebih disenangkan oleh hidup yang benar daripada mempunyai doktrin yang benar?”. Inilah ekstrim sebaliknya dari orang-orang yang kurang bisa melihat sesuatu dengan benar sesuai porsinya. Memang ada sebagian orang yang hidupnya tidak benar walaupun ia mempunyai doktrin yang benar. Tetapi ini tidak lantas membuat orang alergi dengan doktrin.
Doktrin berarti pengajaran. Doktrin adalah arah dan panduan bagi iman kita. Keselamatan adalah anugerah Allah untuk manusia yang berdosa, namun disini saya tidak membahas mengenai keselamatan dari semua sisi. Saya hanya memberikan gambaran dari sisi manusiawi bahwa seseorang tidaklah dapat datang kepada Kristus dengan pemikiran yang salah, yaitu bahwa Kristus adalah pendusta dan ia adalah orang benar yang tak membutuhkan Juruselamat. Pemikiran ini disebabkan oleh ajaran yang keliru yang telah ia percayai mengenai diri Kristus. Roh Kudus harus merubah hati dan pikirannya sehingga ia harus mempunyai pemikiran bahwa Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat dan ia adalah orang berdosa yang membutuhkan penebusan. Saya menamakan ini sebagai sebuah kesadaran intelektual yang pada akhirnya menyentuh hati nuraninya untuk datang kepada Kristus. Semuanya ini digerakkan oleh Roh Kudus. Seseorang tidaklah mungkin mempunyai iman yang buta. Iman akan selalu melek rohani.
Bandingkan :
II Timotius 1:12 …aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin …
Demikian juga dengan seseorang yang anti doktrin. Mereka akan selalu gagal untuk mempunyai hidup yang berkenan kepada Allah kalau mereka tidak mempunyai doktrin yang benar. Doktrin yang benar tidak menjamin seseorang mempunyai hidup yang benar tetapi anda tidak akan dapat mempunyai hidup yang benar tanpa doktrin yang benar. Doktrin yang benar merupakan prasyarat yang mutlak bagi hidup yang benar.Tanpa doktrin yang benar, anda akan mudah disesatkan dan menyesatkan.
II Tesalonika 2:10 dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.
II Timotius 3:13 sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan.
Saya tidak dapat melanjutkan tulisan saya ini karena keterbatasan waktu yang saya miliki. Tetapi apa yang telah saya tulis sudah cukup untuk menjawab keberatan beberapa orang yang suka ‘kedamaian’ dan meremehkan kesesatan di SS ini.
Akhir kata saya mau mengatakan bhw pertempuran yang sedang saya/kami lakukan adalah bukan pertempuran melawan darah dan daging tetapi pertempuran melawan ide-ide liar yang berusaha menentang pengenalan akan Allah yang benar seperti yang tertulis didalam Kitab Suci. Dan jauh dibalik semua ide-ide tersebut ada pemerintah, penguasa, penghulu dunia yang gelap roh-roh jahat yang bekerja.
Efesus.6:10 Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.
6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
6:12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
6:13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.
6:14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,
6:15 kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;
6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,
6:17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,
6:18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,
Tuhan Yesus sendiri memuji anak-anakNya yang tidak sabar menghadapi para penyesat dan mereka yang menamakan dirinya rasul tetapi yang ternyata adalah seorang pendusta.
Wahyu.2:2 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.
2:3 Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah.
Terima kasih atas perhatiannya. Tuhan Yesus memberkati.
15 Desember 2009,ditulis di sela-sela kesibukan kantor.