
Cinta diciptakan oleh Yang Maha Kuasa, agar kehidupan bisa jauh lebih damai, dan setiap manusia yang diciptakan bisa hidup berdampingan menjadi suatu pasangan dalam suatu ikatan pernikahan, bukan sekedar meresmikan perzinahan, yang berujung maut.
Di daerah tempat ku tinggal, terdengar kabar yang sangat menggemparkan, namanya juga kota kecil, jika ada berita akan cepat tersebar dan menjadi buah bibir selama berhari hari lamanya. Tak jarang pula jika kabar yang tersebar menjadi dead line disurat kabar lokal, dan laris manis dibicarakan orang.
Beritanya mengenai seorang wanita yang bunuh diri dikarenakan mendapat ancaman dari istri sang kekasih dan juga kurangnya pembelaan dari sang kekasih, yang sudah dinikahinya. Merasa hidupnya sudah tak berarti lagi, wanita yang sedang mengandung itu nekat mengakhiri hidupnya hanya ditangan seutas tali.Akhirnya dua nyawa melayang dan ternyata sang kekasih yang juga seorang pejabat,saat ini sudah diberhentikan dari jabatannya, dengan bonus kehilangan pernikahan dengan istri yang sah, serta anak anak mereka.
Hanya wanita bodoh yang mau dimadu, resmi atau tidak resmi, apa yang dicari? Jika harta dalam peristiwa ini tak ada disini. Seks? Kasih sayang?
Semuanya adalah bullshit.
Cinta bisa membutakan orang, itu bukan hanya isapan jempol semata.Cinta bisa menyebabkan perang, pembunuhan, pencurian, pemerkosaan, penganiayaan, dan masih banyak lainnya. Cinta yang salah diamalkan, cinta yang salah diperlakukan.
Mungkin banyak orang mengatakan bodoh! Dungu! Tolol!
Tapi bagi yang mengalaminya? Cinta membutakan matanya, membuntukan jalan pikirannya, merongrong emosinya,menghancurkan hidupnya. Jika demikian, masihkah pantas disebut cinta?
Cinta dalam kesalahn persepsi, cinta dalam kesalahan pemikiran.
Kata orang, Cinta itu nafsu, ada juga yang bilang cinta itu sama dengan uang. Ada juga yang berpendapat, cinta hanya istilah, yang ada hanya perasaan dan pemuasan, serta pemenuhan kebutuhan.
Dasar setiap manusia adalah egois, tapi cinta bisa membuat orang yang merasakannya, lupa dengan kata tersebut.
Mungkinkah ini berlaku untuk sebagian orang, atau semua orang?
Bagaimana jika manusia yang sedang jatuh cinta dihadapkan dengan pilihan tersulit dalam hidupnya?
Sebagai permisalan, dapatkah jika pilihannya adalah sesulit dengan apa yang akan saya tuliskan dibawah ini?
-Mendapat cinta kehilangan semua harta miliknya, dan jadi orang miskin yang hidup sangat menderita.
-Harus merelakan bagian organ tubuhnya untuk jadi donor menyelamatkan pasangannya.
-Pilih anak atau pasangannya yang mati dalam suatu proses kelahiran
-Pilih anak atau pasangannya yang mati dalam suatu proses kecelakaan
-Dikucilkan dari keluarga dan tidak diakui lagi sebagai anak jika melanjutkan hubungan
-Dilepas dari jabatan yang sudah sangat hebat jika memilih pasangannya.
-Memilih dia atau pasangannya yang hidup.
-Menyelamatkan nyawa pasangannya dan kehilangan nyawanya, atau menyelamatkan nyawanya dan kehilangan nyawa pasangannya.
Bisakah memilih dalam pilihan pilihan sulit yang pelik itu?
Adakah cinta yang sejati seperti di film film? Seperti di cerita cerita novel, cerita pendek, atau lainnya?
Cinta hanya enak diceritakan, bila berakhir indah, dan pahit untuk diceritakan bila berakhir menyedihkan.
Cinta, antara sesama pasangan hidup, bisa terkikis dengan kehadiran anak. Tidak sedikit yang mengatakan, anak adalah yang terutama....istri ?
Tak ada bekas anak, tapi ada bekas istri.Tak ada bekas anak, tapi ada bekas suami.Itulah yang sering saya dengar dalam masyarakat.
Bagaimana jika pasangan yang kita miliki ternyata pasangan yang luarbiasa? Bukankah pilihannya menjadi sulit?
Tidak memilih? Namanya juga misalkan, dihadapkan dengan dua pilihan pelik, seperti buah simalakama. Suka tidak suka , harus dipilih.
Kembali kepada kejadian yang terjadi didaerah saya, sungguh suatu kebodohan dan kebebalan manusia. Menghabisi nyawa sendiri, atau nyawa seseorang karena tertekan? Karena malu? Karena hilang harga diri?
Tak ada satupun kuasa yang diberikan sang Maha Kuasa, untuk mengakhiri hidupnya sendiri, dan mengakhiri hidup orang lain. Tak ada yang berhak, dan bisa untuk menghitamkan atau memutihkan sehelai saja rambutnya, karena semuanya adalah hak multak dari Sang Maha Pencipta.
Merenungkan kejadian yang terjadi, dan atas kehidupan percintaan yang salah, percintaan tanpa kekudusan, membuat smile menulis tentang hal dibawah ini.
NASIHAT SMILE
Untuk kalangan pemuda
Pasal 1:1-10
1:1.Pergunakanlah masa mudamu, dengan mencari segudang ilmu, menebar jala disepanjang lautan, dan mewarnai dunia dengan kebajikan dan ilmu pengetahuan.
1:2.Jangan sia-siakan semuanya itu, hanya karena birahi dan hawa nafsumu, yang membutakan matamu, dan menutup pikiranmu
1:3.Janganlah menancapkan pilar pilar keremajaan dan keperkasaanmu, hanya untuk suatu hal semanis madu, yang berujung pahit dan juga kelabu
1:4.Sama seperti wanita jalang yang merayu dan membiusmu, dengan rayuan dan bujukan, yang membuat indahnya hidupmu untuk sementara waktu, yang akhirnya membunuhmu, dan membawamu ke liang kubur.
1:5.Jika dekapannya membelenggumu, dan sengatannya melumpuhkanmu, singsikan bajumu,tepiskan dan usahakan itu dengan segala daya upayamu,dan juga imanmu.
1:6.Perkasamu, bukan untuk kebodohanmu,dan bukan untuk menghancurkan kehidupan masa mudamu.
1:7.Isi yang kosong dan sucikan putih itu
1:8.Jangan hitamkan kegelapan yang sudah kelam itu.
1:10.Dengarkan semua pesan gurumu,penatua-penatua, gembala dan (T)uhanmu,karena akan panjang umurmu,dan bahagia hidupmu,di tanah yang (T)uhan berikan padamu,sambil menantikan kehidupan diatas kehidupan yang nantinya akan menjemputmu,dan memerdekakanmu, sampai selama-lamanya.
Untuk kalangan pemudi
Pasal 2:2-10
2:1.Janganlah kau berikan kesucianmu,atau bertingkah seperti pelacur nista,tanpa ikatan pernikahan,yang sama artinya tak beda dengan anjing yang mengais kotoran ditumpukan sampah, hanya karena kata cinta yang tak kau mengerti sesungguhnya.
2:2.Jauhi dan elak kan persetubuhan yang bukan milikmu, dan jauhi keadaan gelap pada kemurniaanmu, sehingga madumu tak akan berganti menjadi bisa mematikan, yang juga pahit serta getir.
2:3.Hindari kebersamaan semu, atau kecupan kecupan penuh luapan kasmaran, nafsu dan birahi,sebelum hari pernikahanmu,karena hidupmu bukan sekedar untuk itu,dan masa mudimu bukan sebagai pemuas nafsu.
2:4.Jadikanlah harimu, penuh warna dan juga warni,dan penuhi dunia dengan keanggunanmu, kepandaian dan pengabdianmu,lagi lagi bukan hanya untuk kenajisan dan kedipan mata.
2:5.Biarlah putih suci,dan kemurnian mu akan selalu menjadi milikmu,sampai datangnya hari pernikahanmu,karena tidak ada yang bisa menghargai kehidupanmu selain daripada Dia dan dirimu sendiri.
2:6.Luangkan waktu untuk menggarami dunia dengan tutur kata dan perbuatan mu, dan bukan dengan kemolekan tubuhmu,yang akan binasa itu.
2:7.Jadikanlah semuanya indah pada waktunya, dan jadikan keindahan menjadi suatu keistimewaan dalam satu hari selama masa penantian hidup lama kesendirianmu,dan semuanya akan diberikan kepadamu atas usahamu,pengendalian diri, emosi dan kehormatanmu.
2:8.Jika tingkah lakumu binal dan dan tak terkendali, buat apa lagi kau berseru dan terus berseru bahwa hidupmu terpandang padahal kamu lebih hina daripada mereka yang hina, tak ubahnya sama dengan anjing yang mengais kotoran ditumpukan sampah.
2:9.Dan kamu tak lebih dari perempuan najis, yang ditangannya lah kekelaman akan terwujud dan kegelapan menaunginya.
2:10.Jadilah seperti Bidadari surgawi,yang hidup dalam keabadian, tanpa nista dan juga hina,agar panjang umurmu,di tanah yang (T)uhan berikan kepadamu ,sambil menantikan kehidupan diatas kehidupan yang nantinya akan menjemputmu,dan memerdekakanmu, sampai selama-lamanya.
Cinta adalah milik semua orang, milik mereka yang hidup dalam berbagai kasta, golongan, dan status sosial, cinta diciptakan bukan untuk membunuh, merusak dan merugikan, cinta diciptakan bukan hanya untuk pemuasan hawa nafsu dan birahi semata, cinta diciptakan untuk menciptakan keharmonisan, kedamaian, dan cinta dimiliki semua orang sejak dilahirkan.
Cinta bukan dikatakan saling melengkapi karena akan ada yang tak lengkap karenanya, cinta bukan dikatakan saling mengisi, karena akan kekurangan sebelah pihaknya tapi cinta dilahirkan untuk menjadi berkat dan berkat dan berkat yang menciptakan kedamaian dimuka bumi.
CINTA.
by smile
Sunday, November 28,2010