Submitted by antonic on

“Agama tidak menyelamatkan!!” anda pasti sudah sering dengar pameo ini, “kekristenan tidak menyelamatkan”, ya, karena jika kekristenan menyelamatkan, maka untuk selamat caranya sangat organisatoris, anda cukup mendaftar di gereja dan menjadi orang Kristen, maka anda selamat. Jika agama menyelamatkan, maka tidak perlu darah Yesus tertumpah di salib.

Nah, jika agama tidak menyelamatkan, maka semua orang termasuk mbah marijan bisa selamat tanpa perlu menjadi KRISTEN.

IMAN DAN PERCAYA

karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu. I petrus 1:9

sebenarnya saya kurang suka dg orang Kristen Fanatik, yg selalu membanggakan KEKRISTENANNYA, dg mencongkel ayat2 alkitab dan seolah hanya dg menjadi Kristen, maka akan selamat, mereka memandang rendah orang2 beragama lain, terutama muslim spt mbah marijan, seolah2 peluang utk selamat tidak ada pada mbah marijan krn ia tidak pernah bertepuk tangan digereja. Lihatlah ayat2 yg mereka congkel, semuanya atau spy tak berlebihan sebagian besar adalah ayat2 dr perjanjian baru.

Ayat favorit mereka adalah ini: Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga  selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan. Kisah rasul 4:12

Dari ayat perjanjian baru ini, telah dibangun stigma yg menghantui, dan menjadi resistant/pertentangan Kristen-muslim, saya ingin sekali membongkar dan menjungkirbalikkan stigma ini (bukan ayatnya, tp stigmanya). Selain raja damai, percayakah anda bhw Yesus Kristus itu juga CERDIK? Saya teringat dg sebuah kisah kecerdikan kawan, untuk melebarkan usahanya ia membeli tanah di cianjur, tp terhalang dg KTP, ia harus membuat KTP cianjur, lalu ia mengganti nama kristennya dg nama umar abbas dan mulai mendekati kiai2 disana, akhirnya RT dan RW mulai senang dan menaruh percaya, dan mengijinkannya membuka usaha di daerah mereka. Cerdik bukan? Mengganti nama spy fit in/diterima oleh lingkungannya.

Jika anda yakin tuhan Yesus cerdik, bukankah namaNYA yg dikenal Yesus Kristus bisa diganti dg Terang/Roh Hidup/dewa penyelamat dll di lingkungan lain? Sementara kita menyembah Yesus orang lain menyembah terang, lalu apa alasan kita mengagul agulkan diri, seolah Cuma kita yg punya peluang diselamatkan, perhatikan ayat kisah rasul 4 itu lagi, disitu ditulis didalam DIA, jika Dia adalah Allah segala bangsa, maka DIA disitu bisa berarti Dia dikenal dg banyak nama, entah terang, entah roh hidup, entah bagua, entah allah asing dll. Selama mereka hidup dlm peraturan terang/allah tanpa nama./allah roh hidup/allah bagua, bagi saya peluang keselamatan mereka sama besarnya dg orang Kristen.

 Mbah maridjan dan Taurat

Orang2 kristen fanatik jarang sekali mengutip ayat perjanjian lama utk keselamatan, saya menganggap mereka tidak fair dan ini salah satu kelemahan mereka, saya akan memulainya:

Mazmur 78:10 mereka tidak berpegang pada perjanjian Allah dan enggan hidup menurut Taurat-Nya. 78:11 Mereka melupakan pekerjaan-pekerjaan-Nya dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib, yang telah diperlihatkan-Nya kepada mereka.

Pekerjaan dan perbuatan Allah telah dilupakan bangsa itu, pekerjaan apakah? Ini:  

78:12 Di hadapan nenek moyang mereka dilakukan-Nya keajaiban-keajaiban, di tanah Mesir, di padang Zoan; 78:13 dibelah-Nya laut, diseberangkan-Nya mereka; didirikan-Nya air sebagai bendungan, 78:14 dituntun-Nya mereka dengan awan pada waktu siang, dan semalam suntuk dengan terang api; 78:15 dibelah-Nya gunung batu di padang gurun, diberi-Nya mereka minum banyak air seperti dari samudera raya; 78:16 dibuat-Nya aliran air keluar dari bukit batu, dan dibuat-Nya air turun seperti sungai. 78:17 Tetapi mereka terus berbuat dosa terhadap Dia, dengan memberontak terhadap Yang Mahatinggi di padang kering.

walau laut dibelah, air laut dibendung, didalam gelap mereka diberi tiang awan dan api tp kesimpulannya spt ayat 17 mereka terus berbuat dosa dan memberontak thd Allah. Kalau saya jadi Allah mungkin saya akan meradang dan bilang, “hai dimana matamu! gak lihat apa keajaiban yg saya buat?”

Handai taulanku sekalian, dari ayat ini, Allah dan peristiwa Alam yg supernatural sesungguhnya memberi pelajaran, spy kita tetap percaya dan bersandar padanya. Jika IA adalah Allah segala bangsa, maka kita harus bersiap karena siapa tau kita pun ingin diberi pelajaran yg sama oleh DIA. Ayat selanjutnya lebih menusuk hati saya,

78:22 sebab mereka tidak percaya kepada Allah, dan tidak yakin akan keselamatan dari pada-Nya. 78:23 Maka Ia memerintahkan awan-awan dari atas, membuka pintu-pintu langit, 78:24 menurunkan kepada mereka hujan manna untuk dimakan, dan memberikan kepada mereka gandum dari langit; 78:25 setiap orang telah makan roti malaikat, Ia mengirimkan perbekalan kepada mereka berlimpah-limpah.

Walau bangsa Israel tidak taat ttp Allah tidak berhenti, IA menurunkan roti manna dr surga, artinya Allah ingin bangsa itu tetap hidup, artinya ia sabar, dan tidak langsung memusnahkan bangsa yg tidak mau belajar percaya ini. Mereka masih punya kesempatan. kesempatan untuk percaya.

 siapa yang berani mengatakan bhw meletusnya gunung merapi, bukan dari Allah? jika itu dari Allah bukankah mbah maridjan tidak spt bangsa israel, ia setia sbg abdi dalem, walau harus merelakan nyawanya? abdi dalem, apakah artinya? bukankah alkitab mengajarkan bhw pemerintahan di dunia ini juga dari Allah, nah jelas bukan, mbah maridjan setia pada siapa sesungguhnya? pada Allah. Sesungguhnya masih ada beberapa ayat lagi yg ingin saya tulis, tp krn takut terlalu panjang, saya langsung pada kesimpulan.

Kesetiaan mbah maridjan.

Handai taulanku sekalian, bukankah 20 tahun lagi, anak cucu kita akan mengenang kesetian hidup dari seorang mbah maridjan, sang juru kunci itu, mbah maridjan bisa saja lari dan menyelamatkan diri bersama rombongan lain saat gunung merapi meletus, tp ia tetap tinggal dan mati tersapu wedus gembel/angin panas, saudaraku, apakah lagi yg hendak saya katakan, orang Kristen yg mengaku penuh roh kudus akan berkata roh kudus akan membuat orang setia pada Allah, saya katakan mbah maridjan itu setia, dan telah memberi teladan yg baik, setia sampai mati. orang Kristen berkata, roh kudus akan memampukan kita utk hidup bersih, saya katakan mbah maridjan lebih lagi, orang Kristen akan berkata roh kudus akan menolong kita untuk tidak takut, saya berkata, mbah maridjan adalah seorang pemberani dan prajurit sejati.

 saya teringat dg perkataan Yesus, Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya Lukas 13:33. mbah maridjan selamat jalan, terimakasih untuk menunjukkan pelajaran superheroik sejati kepada kami. Walau orang Kristen menghakimi anda tidak memiliki roh kudus, saya antonic menyebut anda penuh dg roh wedus gembel, roh suci yg membuat anda berani, berani sbg prajurit yg tidak takut kehilangan nyawanya, gunung merapi telah membuat anda dan saya percaya dan tidak takut menghadapi mati, krn Allah selalu beserta kita.

Memoir utk mbah maridjan.

Saudaraku mbah maridjan engkau mati tidak sia2, disini aku mengenangmu, sebagai saudara sebangsa, aku kagum, walau engkau tidak pernah dibaptis selam, tp aku tau jiwamu selalu tunduk pada Allah dan taat menjalankan taurat, walau engkau tidak pernah duduk dibangku gereja selama 1 jam membosankan utk mendengarkan kotbah pendeta, tp aku tau engkau adalah pahlawan gagah berani. Selamat jalan mbah.

Handai taulanku sekalian, lupakan lah bahasa roh, yg selama ini kita pertentangkan, lupakanlah berbagai ajaran ttg pembaptisan dan penumpangan tangan, spy kita bisa beralih kepada iman dan keselamatan yg sejati di dalam roh wedus gembel.

ibrani 6:1 Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah,  

6:2 yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal. 6:3 Dan itulah yang akan kita perbuat, jika Allah mengizinkannya.

Jika ajaran2 itu hanya membuat mata kita semakin buta, dan hati kita penuh kebencian thd sesama manusia, lupakanlah semua itu, melangkahlah, karena sebagai Kristen kita telah dibuat malu oleh ketulusan seorang mbah maridjan.

Saya tak keberatan bertemu beliau disana, karena saya tidak ingin menjadi orang buta, yang hanya tau agama, tp tidak mengerti kasih Kristus Tuhan/Terang/Roh hidup/roh wedus gembel yg mengasihi semua bangsa. Amin.

 

Salam.