Mungkin kau mengira aku telah mengerti arti cinta ketika aku mengatakannya kepadamu
Tidak. Aku tak sengaja berdusta kepadamu
Aku mendeklarasikan cinta kepadamu, karena kupikir begitulah seharusnya sebelum aku mengajakmu untuk menjadi teman hidupku
Sejatinya, aku tak tahu apakah aku cinta kepadamu atau tidak
Inilah yang kutahu : aku sering merindukanmu, aku menikmati duduk berdekatan dan berbincang berjam-jam denganmu, aku bangga memperkenalkanmu sebagai kekasihku
Ada lagi : aku menghormatimu, aku memujamu, aku menyukaimu
Itukah cinta ? Aku ragu. Tapi, kata apakah yang harus kugunakan untuk mengungkapkan bauran perasaanku kepadamu ?
Mungkin kau mengira aku telah mengerti arti cinta ketika aku mengulang mengucapkannya kepadamu setelah kita menikah
Tidak. Aku tak sengaja berdusta kepadamu
Aku melafazkan cinta, karena kupikir begitulah seharusnya sebelum kita mematikan lampu kamar dan menarik selimut menutup tubuh kita berdua
Sejatinya, aku tak tahu apakah aku cinta kepadamu atau tidak
Inilah yang kutahu : aku menginginimu, aku menikmati hari dan malam bersamamu, aku merasa kau adalah milikku
Masih : aku menghormatimu, aku memujamu, aku menyukaimu
Cintakah itu ?
Sejak kau - pada suatu senja yang tak terduga - dengan mata berkaca-kaca meradang,“Apakah kau sungguh mencintaiku ?”, aku harus berhenti mengumbar kata cinta hingga kita sepakat tentang arti cinta
Maafkanlah kesemberonoanku menggunakan kata yang tak kumengerti
Namun, izinkanlah aku sesekali mendekapmu lama dan erat sambil membawa kembali kenangan ketika pertama kali kupikir cintalah yang membawaku kepadamu dan membawamu kepadaku
by
guestx. BSH, 20.03.11
Menunggu Lxxx yang telat 2 jam untuk membawaku pulang kepadamu