TENTERAMLAH KINI HATIKU!
a....
a...
b...
b...
kata-kata sudah kehilangan arti...
di negeri 1001 bencana
di negeri 1001 sengsara
mutilasi dimana-mana...
orang-orang kehilangan
akal sehatnya...
KAU MAU BILANG APA LAGI....
kalau harga naik...
semuanya tak terbeli...
maka semuanya bisa terjadi aku
butuh UANG katamu.....
Uang memang bukan segalanya...
tapi uang bisa membeli segalanya....
SEGALANYA YANG KAU MAU....
katamu dengan leher tercekik
dan hampir putus asa...
uang bisa beli obat...
tapi tidak bisa beli kesembuhan, kataku...
uang bisa beli pesta perkawinan yang megah...
tapi tidak bisa beli kebahagiaan berumah tangga...
uang bisa beli kasur spring bed yang super empuk...
mentul-mentul jika kau duduki...
tapi kau tidak bisa beli tidur nyenyak...
uang bisa beli makanan kesukaanmu...
tapi tidak bisa membeli selera makan...
uang bisa membeli gedung Gereja...
tapi tidak bisa membeli sehati dan sepikir
berhalamu terlalu banyak...
bukankah ada tertulis...
"Jikalau kamu hidup menurut ketetapan-Ku
dan tetap berpegang pada perintah-Ku
serta melakukannya...
Aku akan menyertaimu dan hadir di tengah-tengahmu
menjadi ALLAHmu dan kamu
menjadi umat-Ku...
tetapi kita semua berpaling...
uang kita jadikan berhala...
feng shui kita jadikan berhala...
ramalan-ramalan para peramal...
gosip-gosip yang tidak benar...
kita jadikan berhala....
Alkitab kita jadikan berhala...
Salib kita jadikan berhala....
kita membuatnya menjadi jimat...
dan percaya dengan itu kita selamat....
KESELAMATAN itu...
ada di tangan TUHAN YESUS KRISTUS!
Dia ALLAH BAPA, PUTERA DAN ROH KUDUS.
segala pujian dan hormat bagi-NYA...
lalu mengapa
kau masih gundah...
mengapa
kau masih gelisah
dan cemas
akan hari esok...
apakah gajimu
yang mencukupi engkau...
apakah bosmu
yang memberi makan engkau?
apakah pekerjaanmu
yang membuat engkau kaya raya?
apakah keahlian dan kehebatanmu...
menjamin masa depanmu...
akh.... kau masih saja
tolol
seperti dahulu...
bukankah...
TUHAN Mencukupkan...
TUHAN Menyediakan...
TUHAN Kuasa...
jangan TAKUT akan hari esok!
Tenteram kini hatiku...
setelah kutau...
BAPA ternyata tidak diam
DIA selalu sertaku...
aku saja yang terus
sibuk bekerja
dan menyibukkan diri...
dengan pekerjaan yang aku tambah-tambah
dan aku rasa kurang
untuk menghadapi paceklik...
padahal aku tinggal duduk tenang
dan menyebut nama-NYA
YESUS KRISTUS bantu aku...
maka hatiku tenang teduh...
Dengan tenteram...
aku ingin serahkan hatiku pada TUHAN...
semua yang terjadi...
bukankah ada di bawah kendali-Mu...
Dengan tenteram
aku ingin bersukacita...
memuji nama TUHAN senantiasa
di tengah duka...
susah, pedih, penat
dan air mata....
dengan tenteram
aku ingin
senangkan hatiku...
penuhi dengan sukacita
dan damai sejahtera
TUHAN itu tidak jauh...
DIA disana di hatimu
menunggumu...
besok adalah hari baru
yang penuh berkat...
TUHAN menegakkan aku
TUHAN membantuku berdiri tegak
di atas gunung batuNYa
TUHAN yang akan memenuhi lumbungku
sampai penuh...
bukankah lebih baik...
sepiring sayur dengan kasih
dari pada lembu tambun
dengan kebencian...
bukankah lebih baik...
sekerat roti yang kering
disertai ketentraman,
daripada makanan daging serumah
disertai dengan perbantahan...
MARI Tenteramkan hatimu...
TUHAN Kuasa!
Kini dan sepanjang segala masa!
BIG GBU!
JM16052008.1846.