Submitted by Wapannuri on

Perhatikan baik – baik kalimat ini :

Cara mengatasi komentar tolol

 Bagaimana anda mengartikan kalimat diatas tentunya akan menghasilkan respon yang berbeda pula. Apa maksud anda sih pak ? Mari kita tambahkan sedikit tanda baca di kalimat tersebut :

  1. Cara mengatasi komentar, tolol
  2. Cara mengatasi komentar tolol !
  3. Cara mengatasi komentar tolol ?
  4. Cara mengatasi komentar, tolol!
  5. Cara mengatasi komentar, TOLOL
  6. Cara mengatasi komentar “TOLOL”

Apa reaksi anda melihat satu kalimat diatas dengan berbagai variasi tanda baca ? Ha..ha…ha…

Ketika melihat sesuatu yang bernada negatif, apalagi menyangkut diri kita, reaksi pertama adalah kemarahan, pertanyaan, dan keinginan membalas dendam. Bagi saya hal ini manusiawi dan normal. Atas dasar inilah saya menulis topik ini. Bagi orang yang sudah mengenal internet, mengenal forum, dan mengerti aturan dunia maya. Perkataan tolol, bodoh, goblok, otak udang, dork, dan perbedaan pendapat adalah hal yang biasa dan sudah menjadi makanan sehari-hari. Sebaliknya, bagi mereka yang baru mengenal internet, mengenal forum, dan tidak tahu aturan dunia maya. Komentar – komentar negatif yang menyinggung perasaan dan membuat mata merah adalah sesuatu yang mengejutkan dan membuat hati panas.

Bagaimana cara kita mengatasi hal ini ? Mari kita belajar sama – sama.

 

INTERNET, FORUM, DAN ATURAN DUNIA MAYA

Perhatikan baik – baik kalimat saya :

“Bagi orang yang sudah mengenal internet, mengenal forum, dan mengerti aturan dunia maya”

Ada tiga kondisi yang saya sampaikan di atas, yaitu :

  1. mengenal internet
  2. mengenal forum
  3. mengerti aturan dunia maya

 Saya juga akan membagi pengetahuan anda menjadi tiga tingkat, yaitu :

  1. Newbie
  2. Lumayan
  3. Veteran

Jika kita hanya memenuhi salah satu kondisi di atas berarti anda termasuk golongan newbie. Jika anda memenuhui dua syarat di atas berarti anda termasuk golongan lumayan. Dan jika anda memenuhi tiga syarat di atas berarti anda termasuk golongan veteran. Reaksi anda terhadap sebuah komentar negatif sangat tergantung dari pengetahuan anda.

Sebagai contoh, jika anda termasuk newbie saya yakin reaksi anda akan terkejut, marah, dan membalasi semua komentar – komentar negatif tersebut. Reaksi anda sesuai dengan harapan si pemberi komentar negatif ! Pada akhirnya, anda akan terus dipermainkan, dijadikan santapan, dan merasa ini bukan tempat anda. Itu normal dan juga termasuk pelajaran untuk anda !

Jika anda termasuk golongan lumayan, awal-awalnya anda akan mengabaikan komentar – komentar tersebut. Nah, disinilah kita bisa menilai kegigihan anda dalam GO BLOG ! Mau tetep Go nge-blog atau mau jadi GO BLOG ! Seandainya anda terpancing lalu meladeninya anda akan kehilangan tujuan pertama anda ngeblog ! Tujuan mula-mula ingin menulis dan belajar berubah menjadi ingin membalas dan  keluar ! Di sinilah ujian anda untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi, dari Lumayan ke tingkat Veteran !

Seorang newbie dan golongan lumayan, mempunyai ketololan yang sama. Mereka pikir aturan – aturan di dunia maya sama dengan dunia nyata ! Di dunia nyata, ngomong tolol kepada seseorang, apalagi di depan hidungnya, bisa berakibat fatal. Yang lebih berani akan langsung nonjok mulut si penghina. Karena itu kita lebih berhati – hati ketika berbicara secara tatap muka. Sekalipun kita berpikiran orang ini tolol, bibir kita tetap tersenyum.

Dunia maya dan forum tidak mempunyai aturan seperti dunia nyata. Dunia maya, internet, dan forum tidak pernah jelas ! Sekalipun foto, link-link, ataupun facebook sangat – sangat meyakinkan…keakuratan dan kredibilitasnya tidak pernah mencapai angka 100%. Demikian pula dengan tulisan – tulisan yang ditulis di blog-nya. Sekalipun kelihatan mulia, menghibur, dan mencerahkan. Tidak selalu demikian dengan pemilik blognya ! JANGAN PERNAH MENGAMBIL KESIMPULAN DARI SEBUAH BLOG ataupun DARI SEBUAH KOMENTAR ! Inilah aturan dunia maya yang terutama dan pertama ! Pahami baik – baik, maka anda akan hidup tenang, damai, dan tanpa beban !

Bagaimana dengan kredibilitas saya ? Sekalipun facebook saya, website saya, dan foto saya demikian jelas….apakah saya seperti yang digambarkan melalui halaman – halaman tersebut ? TOLOL ! Apa yang kelihatan belum tentu benar – benar seperti aslinya. Apa yang anda bayangkan belum tentu benar ! Dan apa yang anda pikirkan belum tentu sesuai dengan kenyataannya ! Loh…terus apa gunanya melihat profil, foto, dan tulisan ?

Ketika tujuan kita mengenal seseorang melalu sebuah blog maka apa yang tersirat itu tidaklah benar 100%. Bisa 50%, bisa 20%, atau bisa juga 80%. Masih ada banyak hal yang tidak kita ketahui ! Dan tidak adil rasanya kita menilai seseorang dari beberapa aspek yang kelihatan !

Contohnya ? Bagaimana orang farisi mengenal Yesus ? Bagaimana orang miskin, terbuang, dan pendosa mengenal Yesus ? Bisakah dua orang mempunyai pendapat yang sama mengenai seorang Yesus ? Manakah yang benar ? Orang farisi, ahli taurat, atau orang miskin dan terbuang ? Jawabannya tergantung seberapa kita sering berhubungan dengan Yesus ! Namun, apakah dengan berhubungan, tinggal sehari-hari, dan makan tidur bersama Yesus menjamin kita bisa mengenal Yesus dengan lebih baik ? Tanyakan kepada kedua belas murid Yesus mengenai diriNya. Maksud saya, wong di dunia nyata saja kita tidak bisa mengenal orang secara sempurna, apalagi di dunia maya ? TOLOL sekali kita jika menilai mereka dengan dasar yang tidak nyata ini !

 

TIPS MENGATASI KOMENTAR TOLOL

Bisakah anda membedakan dua kalimat ini :

 

 “Tips mengatasi komentar tolol”

 Dan

 “Tips menghadapi komentar tolol”

 

 Sebuah kata bisa berarti berbeda, tergantung cara kita memandangnya. Mengatasi dengan menghadapi jelas beda. Mengatasi tidak selalu menghadapi, bisa juga menghindari. Sebaliknya menghadapi jelas menanggapi ! Nah itulah cara pertama untuk mengatasi komentar tolol !

 

1. Menghadapi komentar tolol

Buat saya, sangat – sangat tidak ada gunanya menghadapi sebuah komentar yang mengatakan kita TOLOL, BODOH, OTAK DENGKUL, dan lain-lainnya ! Mengapa ? Karena jelas orang tersebut tidak bisa kita jadikan sebagai seorang teman dunia maya. Mau tah kita punya teman dunia maya yang gak kenal aja berani ngomong gitu ! Di dunia nyata aja kita gak bakalan berteman dengan orang yang berbibir tipis seperti itu, ngapain cari di dunia maya ? Buang – buang waktu saja !

Coba deh pikirkan lagi tujuan anda ngeblog ! Saya yakin jawaban pertama adalah menulis. Kedua, membaca, dan ketiga bertukar pikiran ! Nek belom-belom udah dikatain tolol…nah ngapain ditanggapi ? Menanggapi berarti menyalahkan bara api di hati kita dan juga di hati lawan kita. Nek mau cari musuh, silahkan ditanggapi. Nek mau cari teman, abaikan saja ! Sebab, dengan menanggapinya, kita kehilangan waktu istirahat kita, otak kita, dan perasaan kita !

Tapi, bagi orang yang kerjaannya cuman ngeblok dan memiliki banyak waktu boleh mengambil cara pertama ini ! Saya tidak karena tidak menghasilkan uang, tidak mendapatkan teman baru, dan tidak ada gunanya !

 

2. Memberikan respon secukupnya

Jelas kalau sudah ada kata tolol gak usah direken ! Namun kadang kala pencemooh ini juga memberikan respon yang cukup sopan…nah untuk alasan kesopanan pula, kita boleh membalasnya. Namun juga ujung – ujungnya adalah perdebatan, saya sarankan untuk menghindarinya. Apa gunanya perdebatan ? Apa gunanya penilaian orang untuk diri kita ? Manakah yang lebih penting ? Sebuah integritas atau sebuah persepsi ? Saya adalah saya menurut diri saya adalah integritas. Sementara saya adalah saya menurut orang lain adalah sebuah persepsi ! Orang lain tidak mengenal diri kita sebagaimana kita mengenal diri kita ! Jadi mengapa harus tergantung dari penilaian orang lain ? Apa manfaatnya ? Apakah menghasilkan uang ?

Ohhh…TIDAK BISA ! Kebenaran adalah kebenaran ! Sesat adalah sesat ! Sesat harus dibenarkan ! Benar harus diberi pujian ! Mungkin Yohanes 18:38 bisa mengingatkan kita !

 

3. Jurus Kabur seribu langkah

Sun Tzu mengatakan,

Jika seluruhnya gagal, mundur? - Jika keadaannya jelas bahwa seluruh rencana aksi anda akan mengalami kegagalan, mundurlah dan persatukan pasukan. Ketika pihak anda mengalami kekalahan hanya ada tiga pilihan: menyerah, kompromi, atau melarikan diri. Menyerah adalah kekalahan total, kompromi adalah setengah kalah, tapi melarikan diri bukanlah sebuah kekalahan.

Ingat, sebuah blog adalah sebuah blog. Blog kita adalah blog kita. Di daerah kekuasaan kita, kitalah yang berhak dan berkuasa dalam segala sesuatunya ! Tidak ada keharusan untuk merespon, tidak ada keharusan untuk membalas, dan juga tidak ada keharusan untuk menulis !