waduh... makin lama makin ribet.. kenyataannya makin susah dipahami, kenyataannya makin membosankan... Tidak seru.. tapi lebih parah... karena terulang.. (apa sih?)
yah.. gambaran perasaanku saat ini. terganggu oleh masalah sana sini. khususnya hari ini.
aku bilang pada temenku pagi ini.. "nggak selamanya kamu bisa melakukan kesalahan ini, pasti hari ini kamu akan mengalami kejadian yang memukul." Yah, dialah sang ketua kelas, orang nomor 1 di kelas.. dalam segi pelajaran dan jabatan.. walau aku terus ngekor alias membayangi dibelakangnya... hehehe... namun hari ini adalah pukulan berat baginya.. setidaknya setelah kukatakan dengan jelas. "apa tuh?" tanyanya, "Razia, entah kenapa razia kali ini beda dari sebelumnya, dan lu nggak bisa berkutik, lu dan satu kelas yang bawa hp ke sekolah tanpa dititip."
"tau dari mana?" tanyanya lagi tiga perempat nggak pecaya. "kayaknya sih... nggak tahu juga." jawabku lebih nggak percaya. "Bohong ah."
Aku juga nggak ngerti saat itu. Dan aku juga nggak tahu perkataanku benar tidak. Tidak makan waktu banyak tiba tiba istirahat kedua berakhir dan aku masuk dalam keadaan sedang razia besar-besaran dan tidak ada satu orangpun yang kena, mungkin ada sih, tapi aku nggak tahu. setahuku tidak ada yang selamat, terkecuali hp ku yang kutinggal dirumah.. hehehe... masa rumah mau di razia..
memang agak mengesalkan terulang lagi dan lagi. dan aku nggak tahu itu terjadi walaupun aku mengatakannya (dasar raissa..) sehingga kriteria peramal tidak terpenuhi, demikian juga anak indigo. Kalau ada yang bilang aku anak indigo.. ndak ngerti lah...
yang jelas akhir-akhir ini benar-benar membingungkan... so para tetua yang ngerti dan mampu menjelaskan.. jelasin dong... apa yang terjadi...