Mungkin kita sering mendengar istilah HARI SABAT.
Tapi pernahkah kita mendengar istilah TAHUN SABAT ?
Pernahkan kita mendengar TAHUN YOBEL ?
Saya tidak akan berpanjang lebar menjelaskannya, silahkan Saudara buka alkitab dan membacanya langsung di IMAMAT 25 : 1 - 22.
Secara garis besar, baik TAHUN SABAT identik dengan HARI SABAT, wak peristirahatan. No work, just pray & play. Hehehe...
Sedangkan TAHUN YOBEL adalah TAHUN PEMBEBASAN identik dengan LEBARAN dan NATALAN, TAHUN MUDIK. Hehehe...
Nah ada ayat yang menarik dalam perikop ini, yaitu di ayat 20 - 22.
Setiap menjelang TAHUN SABAT, TUHAN melipat tiga kan hasil panen di TAHUN SEBELUM TAHUN SABAT, sehingga ada persediaan pada masa TAHUN SABAT plus 2 TAHUN SESUDAH SABAT.
Putaran TAHUN SABAT, 7 TAHUN SEKALI.
Putaran TAHUN YOBEL, 50 TAHUN SEKALI ATAU SETELAH 7 PUTARAN TAHUN SABAT.
Berdasarkan perhitungan tersebut, sudah pasti orang israel kaya raya.
Bayangkan tiap 7 tahun, orang israel PUNYA TABUNGAN PANEN 2 TAHUN.
Atau jika kita identikkan dengan penghasilan atau gaji.
Maka dalam 7 tahun, ada TABUNGAN GAJI 2 TAHUN.
Dalam putaran 50 TAHUN, ada TABUNGAN GAJI 13 TAHUN GAJI. Loh kok 13 TAHUN, iya karena GAJI 1 TAHUN adalah buat persediaan TAHUN YOBEL.
Ibarat gaji kita 10 juta/tahun, maka tiap 7 tahun, kita mampu menabung 20 juta.
Sebuah angka yang fantastis.
(gaji gw lebih dari itu, tapi bukan tabungan yang 20 juta, tapi hutang 20 juta, hahaha...)
Nah sekarang, apakah TAHUN SABAT dan TAHUN YOBEL masih berlaku ?
Apakah berlaku hanya untuk bangsa israel saja ?
Seandainya hal tersebut masih berlaku sampai sekarang, dan berlaku untuk kita.
Bagaimana kita mengaplikasikannya dalam kehidupan kita sekarang ?
Satu hal yang pasti : HORMATILAH HARI YANG DIKUDUSKAN TUHAN.
Jesus freaks,
Live X4J, Die As A Martyr