Submitted by Tante Paku on

 

http://www.jesus-explained.org/images/gethsemane-adam-abram.jpg

Ada yang mengatakan bahwa Vantilian itu TEOLOG BENERAN, sementara Hai Hai TEOLOG JALANAN, eh Tante Paku ikutan jadi TEOLOG DADAKAN, lalu Blogger SS mana lagi yang layak disebut TEOLOG? Wah, pasti banyak sekali nama-nama yang layak menyandang kata depan itu ketika menuliskan tentang Firman Tuhan. Kalau saya tuliskan satu persatu para teolog Sabda Space tentu bisa menimbulkan keseriusan tersendiri atau malah kelucuan yang tidak terduga. Padahal ini FAKTA bukan FATWA lho.

Apakah merasa risih ketika disebut sebagai Teolog, walau anda bukan lulusan sekolah Teologi? Bukankah Allah mengirim orang-orang di jalan untuk memberitahukan tentang diri-Nya? Tentang bagaimana jalan menuju sorga? Bukankah ada begitu banyak pelayanan yang menjangkau seluruh bagian bumi dan itu telah dilakukan selama ratusan tahun. Lewat berbagai media Injil diberitakan, ada yang memberitakan lewat TV, CD, VCD, DVD, RADIO, MEDIA CETAK (Majalah/Koran dlsb), INTERNET dan seterusnya. Allah sudah memberi kita ALKITAB, yang adalah firman-Nya yang tertulis dengan arahan dan instruksi yang jelas. Apakah kita tidak mau mengakui firman Allah, yang telah dikatakan dan ditulis?

TUHAN Allah di Taman Eden itu Yesus Kristus, artinya yang membentuk Adam itu Yesus Kristus dan Adam hidup setelah diberi nafas hidup ke dalam hidungnya. Bagitulah pemahamanku sebagai Teolog dadakan ketika ingin tahu dan MENCARI IBLIS.

Seperti membaca cerita fiksi ilmiah, tentang seorang pendekar yang sakti tiada tandingan, bahkan bayangannya pun mampu menjelma menjadi sosok yang juga sakti mandraguna. Bayangan itu pun nekat meninggalkan tubuh aslinya dan mengagul-agulkan diri sebagai pendekar paling sakti di muka bumi, mencari banyak pengikut dengan kesaktiannya yang menyesatkan dunia.

Setelah berusaha membujuk dengan berbagai cara agar bayangannya kembali, namun tetap menolaknya, sang tubuh asli akhirnya turun gunung untuk mendapatkan kembali bayangan tubuhnya. Kejar-kejaran berlangsung dengan sengit, saling adu strategi untuk merasa diri unggul. Sang bayangan tak mudah menyerah, bahkan mampu membunuh tubuh aslinya dengan sukses.

Tubuh asli ternyata tidak mudah mati begitu saja, kesaktiannya membuat ia bangkit dan mengejar kembali bayangannya hingga ke dasar jurang maut. Ia membujuk sang bayangan agar kembali pada tubuh aslinya, bahkan membujuk semua pengikut sang bayangan agar mengikuti tubuh yang asli, pendekar sejati, pemilik bumi dan langit.

 " Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, biarlah orang berkata di antara bangsa-bangsa: "TUHAN itu Raja!" ucap Sang Pendekar kepada mereka.

Akhirnya, saya ikut mengatakan bahwa Teolog Sabda Space itu juga kamu, kamu sekalian saudaraku. Emas adalah anak Tuhan, ngengat dan karat tak mau menggerogotinya. Namun pikiran kita bisa digerogoti oleh harta yang mulia ini. Oleh sebab itu, merasa puas dengan yang sedikit dari firman-Nya adalah kekayaan terbesar hidup ini. Sebab mana ada manusia yang puas dengan kebutuhannya?

 

Semoga Bermanfaat Walau Tak Sependapat