Ini kisah lanjutan dari apa yang terjadi di bagian pertama Aku sudah tidak perawan... :(.
Beberapa bulan kemudian....
Hari itu dia terlihat gelisah sekali di dalam kelas. Setiap kali aku tanya, dia hanya diam. Kemudian entah ditelan bumi atau langit, dia tiba-tiba menghilang. Aku mendatangi rumahnya, dia selalu tidak ada, malahan aku diceramahi mamanya karena dianggap aku yang selalu mengajak pergi dia. Huh... sebel!!!
Tiba-tiba di laci mejaku, aku menemukan sebuah surat. Dia mengajakku ketemuan setelah pulang sekolah. Memang sich, hampir seminggu dia sudah tidak masuk sekolah. Mukanya pucat, bibirnya sendu, raut mukanya pilu saat aku melihatnya. Aku tidak berani bertanya atau berkata apa-apa. Aku hanya diam. Tiba-tiba dia bercerita kembali kepadaku.
Sudah 2 bulan ini, aku terlambat bulan. Aku bingung, dan aku tidak berani menceritakannya kepada siapapun. Aku menemuinya (cowok yang sudah menghamili dia). Cowok itu malah menyalahkanku karena sebagai perempuan, aku itu murahan sekali. Hiks.. sedih mendengarnya. Karena aku amsih SMA kelas 2, kalau sampai hamil... aku tidak akan bisa lulus SMA.
Karea bingung, akhirnya aku cerita kepada Pak S (guru fisika di sekolah kami). Dia menyarankanku untuk memeriksakan diri di salah satu rumah bersalin di luar kota. Dan katanya, rumah sakit itu bisa untuk diajak bernegosiasi untuk praktek aborsi. Aku pun menyanggupinya. Tapi Pak S menyarankan supaya aku minta uang terlebih dahulu kepada si cowok sebagai biaya perawatan di rumah bersalin tersebut.
Aku menemuinya, dan minta uang sebesar 1 juta rupiah untuk biaya perawatan. Dalam 2 hari, dia memberikan uang itu kepadaku. Kemudian aku pergi kesana, sendirian. Uh... takut banget untuk masuk ke rumah bersalin itu. Apalagi, waktu itu aku ditanyai macam-macam oleh dokter dan suster yang ada disitu. Setelah pemeriksaan selama 15 menit, ternyata hasilnya negatif. Ah, ternyata Tuhan itu masih sayang padaku.
Bercerita sampai disitu, aku memotong sebentar. Ooo... jadi beberapa hari ini kamu ndak masuk sekolah karena itu? Dia tidak menjawab hanya menganggukkan kepala sambil tertunduk lesu. Mmm... aku tidak bisa berbuat apa-apa. Aku mendekat padanya, dan memeluknya. Cuma pelukan yang aku bisa berikan.
Di dalam pelukanku, dia bertanya: apa yang harus aku lakukan?
Beberapa waktu terasa hening, karena aku pun tidak tahu, apa solusi yang tepat untuk itu. Kemudian aku hanya berkata: Yesus tahu apa yang harus kamu lakukan. Panggil Yesus, dan disitulah ada jawaban. Cuma itu petuah bijak yang dapat keluar dari mulut kecilku.
Waktu terus berjalan, dan akhirnya tiba saatnya kenaikan kelas. Selama menjalani sisa kelas dua, beberapa kali dia memang terlihat sangat depresi. Bahkan orang tuanya sampai dipanggil guru BP, untuk menanyakan mengapa dia sangat tidak bersemangat untuk belajar dan prestasinya sangat menurun. Karena dulu sewaktu SD-SMA kelas 1, dia selalu berada di peringkat 5 besar. Dan saat kelas 2 itu, ada 2 mata pelajaran yang nilainya sampai merah. Tapi, dia tetap baik dengan cowok itu. Heran...
Kelas 3, mereka (temenku dan si cowok) berpisah. Selain berbeda kelas, mereka juga berbeda jurusan. Dan malangnya, setiap kali berpapasan, si cowok selalu berusaha menghindar dan berpura-pura seolah tidak pernah mengenalinya. Aku pun tidak dapat berbuat banyak. Setiap kali kami bisa ngobrol berdua, aku selalu memeluknya dan hanya berkata: Aku mengasihimu, tapi Yesus ada dan lebih mengasihimu. Yesus tidak mencari orang-orang yang suci, tapi orang yang mau beri hati sepenuhnya buat Dia.
Awalnya dia tidak bergeming setiap aku bisikkan atau teriakkan nama Yesus. Tapi, tiba-tiba suatu hari dia berkata, aku mau percaya Yesus. Aku mau dibaptis. Wow... itu hal yang sangat mengejutkanku. Spontan saja hatiku melonjak dan aku membawanya masuk gereja dan kemudian dibaptis (tanpa sepengetahuan orang tuanya).
Tak terasa waktu kelulusan telah tiba. Nilai-nilainya kelas 3 ini, naik cukup signifikan. Bahkan di hari kelulusan dia mendapat rangking pertama di kelas. Ah, jadi ngiri...
. Dan setelah itu, dia diterima di salah satu PTN di Jawa Tengah.
Semenjak kelulusan, beberapa kali kami terkadang masih bertemu. Wajahnya sudah kembali ceria dan Yesus kini ada di hatinya. Namun, terakhir kali dia menghubungiku, hatinya kembali galau dan resah. Dia sedang dekat dengan seorang cowok yang lain. Tapi, dia takut untuk kembali menjalin hubungan baru. Cowok itu terus saja meyakinkannya. Dan akhirnya... dia mengiyakan.
Dia bertanya padaku: apakah aku harus menceritakan masa laluku itu pada calon suamiku kelak? Sampai sekarang, aku belum memberi jawab. Aku hanya berkata: Tanyakan pada Yesus, Dia yang tahu jawabnya (ha ha ha... ini jawaban ngeles...
)

Aku mengalaminya
Kisah di atas, aku pernah mengalaminya. Meskipun sedikit berbeda. Aku sudah berpacaran hampir 5 th. Awalnya hubungan kami sangat harmonis, dan boleh dibilang... itulah yang didambakan oleh setiap orang. Kami berdua sama-sama anak Tuhan. Tapi kedekatan itu ternyata membuat kami berdua lupa diri.
Mulai tahun ke-2, hubungan kami mulai tidak sehat. Kami mulai berciuman, meraba, dan akhirnya kami jatuh dalam dosa perzinahan. Kami berdua sama-sama tahu itu dilarang. Tapi mengendalikan nafsu itu tidaklah gampang. Setiap kali kami melakukannya, memang pasti menyesal. Tetapi kemudian itu terjadi lagi. Dan terjadi berulang ulang hingga hampir tahun ke-5 ini.
Dulu di tahun ke-3, kami berdua pernah menemui gembala sidang kami, dan menceritakan apa yang terjadi. Kami malah diminta untuk segera menikah, tapi saat itu kami berdua masih sama-sama kuliah. Jadi, kami menolak saran dari pak pendeta itu. Memang, sejak dari rumah pak pendeta, kami sudah jarang melakukan hubungan fisik, tetapi itu masih dilakukan. Dan saat ini, terkadang kami jugha masih melakukannya.
O ya, setiap kali kami habis berzinah, pasti terjadi keributan besar. Entah disebabkan oleh hal kecil atau besar, tapi pasti begitu. Sampai 1 minggu yang lalu, kami bener-bener ribut dan akhirnya terucap kata "PUTUS" dari mulut kami berdua.
Sekarang ini, aku menyesal telah melakukan semua itu. Tapi aku juga bingung. Apa yang harus aku lakukan sekarang. Sempat terbersit keinginan untuk kembali padanya. Karena keperawananku telah jadi miliknya. Dan aku takut. Takut apabila orang tuaku tahu. Aku juga takut, kalau aku bener-bener pisah darinya, tidak ada yang bisa menerima aku apa adanya.
So, please help me.
Evita...
Evita, apapun yang terjadi, just remember that Jesus is beside you and always love you. He never leaves you alone. Dan belajarlah untuk mencintai dirimu sendiri. Kalau kamu belum ngerti apa arti mencintai diri sendiri, baca beberapa blognya Ko hai hai, sedikit banyak mungkin akan membuka pikiran kamu.
Saranku, kamu datang dulu sama Yesus. Akui segala dosamu di hadapanNya, bertobat!! Memang, Yesus selalu terbuka untuk menerima pertobatan, tapi jangan disalah gunakan. Dulu, kamu pernah berzinah dengan cowokmu, kalian bertobat, jatuh lagi, bertobat lagi, jatuh lagi, bertobat lagi, dst. Aku ndak tau sampai berapa kali terjadi perputaran lingkaran setan seperti itu. But anyway, pertobatan kamu kali ini, jangan hanya sebatas "kapok lombok" (kalau kamu ngerti bahasa jawa, kamu pasti paham apa istilah ini). Tapi bener-bener taubatan nashukha (tobat dengan sebener-bener dan sepenuh hati). Langkah selanjutnya.... mmm.... Yesus pasti akan menunjukkanya padamu
koment
betul..........!!!!aku bisa ngerasain ko,,,
betul banget cinta sejati kita hrs terima apa adanya sperti Tuhan terima kita segala kekurangan kita.
TUHAN LAH KEKASIH JIWA KITA YANG BAIK N SETIA..
TUHAN PUNYA RENCANA LAIN DALAM KEADAAN INI...
N BWT LAKI - LAKI, ANAK2 TUHAN PKIR 2X KLO MW NIKAH HNY KRNA SELAPUT DARA..GBU ALL
Apa fungsi "selaput"
Sebenarnya apa sih fungsi "selaput" ?
Kan skrg bisa direkayasa ?
Manusia diciptakan dengan berbagai "alat", pemakaian "alat" bersifat hak asasi manusia, jadi jangan menyesal. Dulu masih gigi susu, trus cpot semua jadi gigi dewasa. Demikian juga yang dulunya kecil, skrg jadi besar bisa untuk dinikmati.
aku juga mengalaminya....
Evita.....apa yang pernah terjadi dengan kamu juga pernah terjadi dengan aku...aku berpacaran dgan cowok ku hanya\2 tahun dan kami adalah pasangan yang tidak seiman...di tahun yang pertama kami sudah jatuh ke lembah perzinahan dan seperti kamu setelah selesai melakukan zinah,aku akan rasa menyesal namun hal ini tetap berlarutan...
akhirnya.perhubungan kami putus krn dia di kawinkan oleh orang tua nya....Dia pernah mengajak aku untuk berkawin dgn dia..tetapi aku menolaknya kerana kami bukan lah pasangan yang seiman....akhirnya kami membuat keputusan untuk putus...
Pada mulanya,,aku amat kecewa..namun aku harus kuat...dan puji Tuhan aku sdh mula menerimanya....
Dan saat ini...aku mempunyai cowok yang baru dab kami adalah pasangan yang seiman...aku telah menceritakan kepada dia tentang hal ini dan dia tidak menyangka aku tegah melakukannya dan pada mulanya,dia tidak bisa menerimanya....aku meminta agar dia berfikir untuk hal ini dan aku akan menerima kalau dia tidak dapat menerima diri aku.....
Sehingga pada saat ini...dia masih tdk boleh menerimanya...
Apa yang aku ingin sampaikan kepada kamu...jangan takut untuk berterus terang..pedulikan apa yang orang lain ingin katakan...apa yang penting...Tuhan telah mengampuni kamu dan menerima kamu.....Apa yang perlu kamu lakukan hanyalah banyakkan berdoa dan terus percaya,berharap dan menyerahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan.....
Tuhan mengasihi kamu.....
Dear Evita,....
Sampai 1 minggu yang lalu, kami bener-bener ribut dan akhirnya terucap kata "PUTUS" dari mulut kami berdua. Sekarang ini, aku menyesal telah melakukan semua itu. Tapi aku juga bingung. Apa yang harus aku lakukan sekarang. Sempat terbersit keinginan untuk kembali padanya. Karena keperawananku telah jadi miliknya. Dan aku takut. Takut apabila orang tuaku tahu. Aku juga takut, kalau aku bener-bener pisah darinya, tidak ada yang bisa menerima aku apa adanya.
Ev, baru putus seminggu.... saya ga bisa kasih jurus wahid, pasti hati kamu masih di dia. Saya sih kebayang pacaran lebih dari 4 tahun pasti pernah putus nyambung... (Baru seminggu putus khan ada kemungkinan nyambung lagi......)
Tolong...
Terima kasih buat saran yang diberikan. Tapi sekarang aku banyak sekali mengalami intimidasi. Beberapa waktu yang lalu ketika aku bercerita kepada salah seorang temanku, dia mencaci maki aku dan mengatakan betapa bodohnya aku! Memang, aku bodoh sekali!!!
Uh, aku bingung sekali. Setelah itu, hampir saja nyawaku melayang. Aku sudah akuin semuanya di hadapan Tuhan, aku bertobat. Tetapi banyak suara-suara di sekitarku yang membuatku semakin bingung. Apa Tuhan akan menerimaku kembali?
Dalam kebingungan itu, entah kenapa aku ambil pisau dan memotong urat nadiku. Darah segar mengalir dan tiba-tiba aku sudah tidak sadar dengan apa yang terjadi. Ketika aku bangun, banyak sekali darah berceceran dimana. Sejenak aku hanya terdiam. Kemudian aku mengambil kapas, membersihkan dan membalut lukaku.
Sekarang, aku takut sekali. Aku bingung harus berbuat apa. Tolong....
Jangan membunuh
Evita sayang, jangan membunuh, eh,... jangan bunuh diri! Ga boleh.
Tuhan menerima siapa saja yang datang kepadanya, hanya dengan satu syarat: Menerima Yesus sebagai Juruslamatnya.
Kamu bingung dengan intimidasi, caci maki, putus asa, atau kebutuhan itu?
Bertobat bukan sekali tindakan aja. Bertobat itu memutuskan untuk tidak lagi melakukan dosa dan melakukan yang benar. Ini harus dilakukan sepanjang jalan kehidupan.
meanwhile, yang sebaiknya kamu lakukan adalah berdamai dengan diri kamu sendiri.
Berdoalah selalu
Share Kamu Evita ..
Dear Evita, share kamu membuat pasangan muda-mudi memang harus lebih hati-hati. Jangan menganggap enteng nafsu birahi manusia, kedua pasangan memang harus saling menjaga dan mengingatkan. Btw, yang aku tahu pasti, Tuhan penuh pengampunan, Dia akan menerima dirimu apa adanya. Jangan dengarkan bisikan-bisikan yang mengatakan bahwa kamu tak diampuni. Percayai akan janji FirmanNya. Ketika kita datang padaNya mengaku dosa, menyesali serta bertobat dari dosa kita, selalu ada kesempatan kedua untuk memperbaikinya. Ada pengampunan dariNya.
Yang penting sekarang, kamu menata hidupmu lagi. Masa lalu yang sudah terjadi gak mungkin bisa kamu perbaiki, biarlah itu jadi pelajaran buat hidupmu dan hidup orang lain yang membaca share kamu. Ups .. please .. perbuatanmu yang dulu memang bodoh, tapi lebih bodoh lagi jika kamu sampai mengakhiri hidupmu. Cari teman atau pembina rohanimu yang bisa dipercayai untuk kamu bisa share. Jika hubungan kamu dengan mantan pacarmu itu masih baik-baik, kamu bisa mengajaknya juga untuk konsultasi bersama. Tapi jika tidak, mulailah hidupmu lagi dengan awal yang baru. Saya percaya masih ada cowok yang baik yang bisa menerima dirimu apa adanya. Atau kamu bisa cari kenalan di sini buat share pribadi lewat PM :). Life goes on ..
*yuk comment jangan hanya ngeblog*
*yuk ngeblog jangan hanya comment*
Nggak PErawan Lagi? So What?
Evita, kalau ada yang memakimu bodoh, maka mereka sama bodohnya dengan kamu. Kalau ada yang mencacimu munafik, maka mereka sama munafiknya dengan kamu. Kalau ada yang bilang kamu jalang, maka mereka sama jalangnya dengan kamu. Yang harus kamu lakukan adalah berkata kepada mereka:
Nggak perawan lagi? So What? Its me!
Lalu lanjutkanlah hidup kamu dari titik itu. Kamu tidak perawan lagi! Karena kamu sudah menikmati betapa enaknya otak dan tubuh yang dibanjiri hormon endorphin karena hubungan sex, karena kamu pernah kecanduan hormon endorphin, maka kamu akan merindukannya, kalau hati dan pikiran kamu tidak merindukannya, maka tubuh kamu akan mudah terpicu untuk merindukannya.
Kamu pernah memenangkan hati seorang lelaki, mempertahankannya selama 5 tahun. Maka jangan kuatir, kamu akan mampu membuat lelaki lainnya jatuh cinta padamu. Nah, bila kesemptan itu datang, berhati-hatilah. Kamu rentan untuk dirayu dan dicumbu.
Ketika menemukan lelaki tersebut, kamu akan dapat menilai, apakah dia adalah seorang pecundang yang menggantungkan harga dirinya pada selaput darah wanita atau dia adalah seorang pangeran yang diutus Tuhan untuk menemanimu menjalani hidup ini. Berhati hatilah dengan lelaki yang pura pura mencintai hanya untuk menikmati sex beersama kamu.
hidup bukan hanya perkawinan nona. Perkawinan bukan hanya sex. Sex bukan hanya selaput perawan. Saya sudah bertanya kepada ratusan laki-laki yang sudah menikah lebih dari 5 tahun, apa yang membuat mereka mencintai, menghormati istrinya dan membuat hidup perkawinan mereka indah? tidak ada satupun lelaki yang menjawab, "KARENA ISTRIKU MASIH PERAWAN KETIKA MENIKAH DENGANKU!"
Saya juga sudah bertanya kepada ratusan lelaki yang perkwinannya berantakan bahkan cerai. tidak ada satupun lelaki yang menjawab, "KARENA ISTRIKU TIDAK PERAWAN LAGI KETIKA MENIKAH DENGANKU!"
Nona Evita, Anda tidak perawan lagi? Jangan kuatir! Lanjutkanlah hidup anda dari kenyataan bahwa anda tidak perawan lagi. Dalam hal cinta? Lakukanlah secara hati hati agar anda tidak tertipu lagi!
Nggak perawan aja kok mau bunuh diri tho nduk, nduk?
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Aku takut
Kalau saja semua orang yang aku temui saat ini, seperti yang aku temui di dunia maya ini (sabda), tentu aku tidak akan sebingung ini dan senekad itu untuk mengakhiri hidupku. Baru 1 orang yang tahu saja, aku sudah dicaci maki. Apalagi kalau lebih banyak yang tahu. Aku juga bingung dengan pertanggung jawaban terhadap orang tuaku. Mereka pasti akan sangat marah kalau tahu hal yang sebenarnya. Dan pasti aku akan langsung dicoret dari nama keluarga. Apalagi orang tuaku termasuk orang yang cukup terpandang di daerah asalku.
Uh, rasanya aku ingin dia kembali padaku, tapi juga takut. Aku sedih dan bingung bukan hanya kehilangan keperawanan. Tapi juga kehilangan semuanya. Benarkah Tuhan masih mau menerimaku?
People Is Nicer Than You Think
Evita, kalau kamu ingin seluruh dunia tahu kamu tidak perawan lagi, kenapa nggak pasang iklan aja di koran? Kamu tidak beruntung karena teman kepadanya kamu cerita geblek.
Kamu tidak perawan, kenapa harus cerita kepada seluruh dunia? Kenapa pula harus kasih tahu orang tuamu? Itu tanggung jawab kamu sendiri, kamu yang akan menjalaninya. So, mulai hari ini jangan cerita pada orang lain bahwa kamu tidak perawan lagi. biarlah itu menjadi pengetahuan kamu, teman kamu yang geblek dan Tuhan yang maha adil. bila waktunya tiba nanti, ceritakan itu pada calon suamimu. Kalau dia memang pangeran itu, maka dia akan mengerti, tetapi bila dia pecundang maka dia akan ngacir!
Tuhan akan menerima kamu kalau mati nanti, namun sementara ini Dia hanya akan membimbing kamu untuk menjalani hidup kamu.
Soal bunuh diri, jangan pernah memikirkannya seumur hidup kamu. Kalau kamu mati hari ini maka kamu akan mati sebagai wanita tidak perawan yang lagi patah hati dan bertanya-tanya apakah Tuhan akan menerima kamu. Kalau kamu mati 50 tahun lagi, maka kamu akan mati sebagai wanita tua yang telah mengalahkan dunia walaupun tidak perawan lagi. Nah, kamu mau jadi yang mana? Ha ha ha ha ...
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Jangan takut
Pengakuan jujur kamu disini, telah membuka satu pintu untuk maju kedepan. Yang menutupnya lagi adalah ketakutan yang ga berujung pangkal.
Berat ngaku secara jujur ke orang tua itu pasti, tapi menurutku itu bukan tanggung jawab ke orang tua. (Tanggung jawab ke diri kamu sendiri non)
Mereka akan marah, PASTI! Karena kamu ga bisa jaga diri sendiri. (Kamu harus ngerti kenapa mereka marah)
Bener khan kamu masih merasa ingin dia kembali lagi. Ini alamiah bgt.
Mereka yang memperoleh banyak, akan ditambahkan,
Mereka yang sedikit, darinya akan diambil. Non, kamu akan kehilangan semua jika kamu kehilangan nyawamu sendiri.
Berdoalah selalu
Evita Kamu Lebih Beruntung
C'mmon Evita, kamu pasti bisa hadapi ini.
Share sedikit ah .. aku pernah dengar share teman, seorang cewek yang mengalami korban perkosaan. Ceritanya dia dibius saat dalam perjalanan. Saat sadar, sehelai kain pun tak melekat lagi ditubuhnya. Keperawanannya hilang, bingung dan tak tahu harus mengadu kepada siapa. Namun sampai saat ini dia tetap menjalani hidupnya dengan membesarkan anak, efek dari perkosaan tersebut. Share terakhir yang kudengar dia bisa bersyukur, Tuhan itu tetap baik. Dia tetap menjalankan hidupnya, seberat apapun itu, karena itu tanggunjawab dia dihadapan Tuhan.
So Evita, kamu lebih beruntung daripada temen saya itu. Kamu tidak sendiri. Ayo lanjutkan hidupmu.
*yuk comment jangan hanya ngeblog*
*yuk ngeblog jangan hanya comment*
It's your choice
Sory ya Ev, aku sedikit ketinggalan nich. Seharian sibuk di kantor.. (bukan sok sibuk lho ya...).
Saran-saran yang "hebat" sudah diberikan para sesepuh di atas. Jadi aku hanya mau menambahkan saja. Life must go on sist...
You can do all things through Christ which strengthen you!!!
Masalah kamu pengen balikan lagi sama si dia... Mmm... gimana ya? Tanya Tuhan aja degh, dapet lampu ijo atau kagak. Karena itu masalah hati, aku ndak berani kasih saran lanjutan. Mungkin nanti para blogger yang lain bisa kasih saran yang tepat untuk itu. Ok?
But... Virgin or Not... Life must Go On!!! Don't do foolish things by killing your self (eh, english-nya bener ndak sich... ha ha ha...)
To: Evita
Ada blog special tu yang ditulis ma NOSID. Kamu baca aja di Sis Evita Dia sayang kamu. Perhaps all of them mean a lot to you.
Mmm... waktu temenku ngalamin itu, nasibnya jugha dikit sama dengan kamu. Dateng ke gereja, malah ditolak dan dimaki-maki. Semua temenku yang laen, menjauhi dia. But, Jesus never leaves you alone. Kalo' butuh temen, banyak nih... blogger yang mau diajak temenan?? (bener kan.. para blogger sekalian...)
Terimakasih, teman
Hari ini aku mengucap syukur kepada Tuhan dengan sangat. Karena ternyata orang bodoh seperti aku ini masih diterima dalam kelompok orang-orang baik seperti kalian semua. Dan aku mendapat banyak dari kalian semua. Terima kasih banyak, teman. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan kalian kepadaku.
Hari ini aku akan belajar memulai hidup baru. Aku akan melanjutkan perkerjaan yang sempat tertunda beberapa waktu lamanya karena aku cuti dari kantor tempatku bekerja setelah aku putus dengannya. Meski agak terasa berat untuk melangkah, tapi aku mau belajar. Doakan aku selalu ya, teman.
Semoga Tuhan memberi kekuatan kepadaku untuk menjalani hari-hari di depan. Semoga aku dapat membangun diriku lagi dengan lebih baik. Dan semoga aku dapat melupakannya. Terima kasih Tuhan & terima kasih teman-teman sabda semua.
JANGAN LAKUKAN KEDUA KALI, KECUALI...
Dear Sister Evita,
SALUT UNTUK KETERBUKAANNYA.
ESC MOTTO : "KETERBUKAAN ADALAH AWAL DARI PEMULIHAN"
Tidak banyak koment,
1. JANGAN LAKUKAN TINDAKAN YANG MEMBUAT ANDA INGIN BUNUH DIRI LAGI.
2. Menyesal lalu bertobat itu awal yang bagus.
3. terus terang kepada para calon suami Anda.
4. sebelum mencari calon suami, carilah YESUS KRISTUS dulu. kenal DIA dulu sedalam-dalamnya. terus cari DIA, terus mengenal DIA lebih lagi. haus & laparlah engkau akan DIA.
Jesus Freaks,
"Live X4J, die as a martyr"
Welcome to the family, Evita
That's great for hearing your decision, Sist Evita. Lanjutkan hidupmu dan jadilah bijak. Yesus sangat mengasihimu dan Dia telah menunggumu sejak dulu. Now, pasti surga sedang bersorak sorai karena keputusan kamu itu. Tetep keep in touch with Jesus yeah... :). Just remember, You can do all things through Christ which strengthen you... GBU
Jangan takut
Satu hal yang mau aku beritahu kamu adalah kenyataan bahwa Tuhan itu baik. Dan Ia senantiasa baik adanya. Ia maha pengampun.
Ia mau menghapus dosa asal kita jujur dan tulus hati mengakui, menyesali, dan yang terpenting.... gak akan mengulanginya lagi.
Dengan kamu cerita disini, itu bukti bahwa kamu uda berani untuk terbuka. Dan keterbukaan itu awal pemulihan.
Evita... perbuatan perzinahan itu sebuah dosa. Dan dosa itu dibenci Tuhan. Jadi disini aku bukannya mau membenarkan perzinahan yang pernah kamu lakukan. Dosa tetaplah dosa. Dan salah tetaplah salah.
Tapi jangan takut Ev. Setiap orang pernah berdosa. Bahkan setiap orang PASTI berdosa.
Saat ini kamu mungkin merasa harus mulai dari titik yang sangat rendah dan tidak mengenakkan. Namun bukan berarti itu akhir segalanya.
Umpamanya begini... Ada seorang pelari marathon terus berlari dan suatu ketika ia berada di posisi terakhir dari semua pelari yang sedang berkompetisi...
Kalau ia memutuskan untuk berhenti, ia sudah PASTI menjadi pelari yang gagal dan kalah.
Kalau ia memutuskan untuk terus berlari, ia masih PUNYA PELUANG untuk mengejar pelari2 di depannya dan menjadi JUARA.
Kalau hidup kamu harus berakhir, kenapa harus berakhir di titik terendah?? Kamu tahu seberapa banyak orang-orang sukses dan besar pernah berada pada titik yang sangat rendah dan sulit di dalam hidup mereka? Pada kondisi bahkan yang lebih buruk daripada yang kamu alami sekarang...
Jalani hidup kamu dengan semangat Ev. Meski tidak mudah aku yakin kamu bisa... karena kamu punya Tuhan yang luar biasa. Percaya itu.
Sukses selalu untukmu frens. GBU...
Perempuan Bebal
Aku ini perempuan bebal, yang mungkin tidak pernah menghargai apa arti keperawanan dan Kasih Tuhan. Dalam umur yang baru menginjak kepala 2, aku sudah pernah tidur dengan 2 orang lelaki. Aku kehilangan keperawanan saat berumur masih belasan, dan kemudian aku bertobat. Tapi, kemudian aku bertemu lagi dengan seorang lelaki dan aku jatuh lagi. Sekarang aku ingin bertobat lagi, tapi rasanya sudah tidak pantas untuk mengharap kasih Tuhan datang lagi di hidupku.
Lalu, apa yang seharusnya aku lakukan?
Dasar Keledai!!!
Dear Nia,
Sebelum kamu bertanya di pasar klewer ini, pernahkah kamu bertanya kepada diri kamu sendiri... apa yang sebenarnya kamu inginkan? Kalau belum, cobalah bertanya pada diri kamu sendiri. Apakah kamu benar-benar ingin bertobat atau hanya sebatas `kapok lombok` (istilahnya orang jawa)
Kamu menyebut diri kamu sendiri perempuan bebal... ya mungkin aku setuju dengan sebutan itu. Kamu perempuan bebal!!! Itu juga yang aku bilang kepada temanku saat dia hampir jatuh lagi di lobang yang sama untuk kedua kalinya setelah dia mengenal Kaih Kristus. Hanya keledai yang jatuh di tempat yang sama untuk kedua kalinya!!! Dan kamu sudah jatuh di lubang yang sama untuk kedua kalinya. Berarti...
Tapi bersyukurlah... aku ada sedikit berita baik untuk kamu. Tuhan Yesus datang ke dunia ini bukan untuk mencari orang yang sehat, Dia cari orang yang sakit. Seperti kamu saat ini. Kalau aku bilang, kamu sedang sakit karena kamu tidak bisa menghargai apa arti Kasih yang sesungguhnya di hidup kamu. Dan Tuhan saat ini sedang tawarkan Kasih yang baru sebagai obat di hidup kamu. Dan... keputusan ada di kamu, kamu mau terima atau kamu tolak Kasih itu.
Berita baik yang kedua... Tuhan Yesus ketika masuk ke kota Yerussalem (saat Dia dielu-elukan sebagai Raja), dia menunggang keledai. Bukan kuda, gajah, sapi atau unta yang dipilih Tuhan Yesus sebagai alat yang membawa Dia untuk masuk Yerussalem dan dielu-elukan sebagai Raja. Tapi seekor keledai betina dan anaknya yang sedang tertambat. So, kalau pun tadi aku menyebut kamu sebagai keledai (secara langsung atau tidak), ada berita baik untuk kamu. Tuhan pakai keledai juga sebagai alat kemuliaanNya.
Now, it's your choice, sist...
GBU
Perempuan Di Tepi Perigi
Nona yang harus kamu lakukan adalah BERTOBAT dan BERTOBAT dan BERTOBAT. Itu artinya kamu harus memaksa diri kamu untuk rela, rela memaksa diri kamu untuk rela BERTOBAT. Memangnya mau nunggu sampe 5 lelaki dulu kayak perempuan di tepi perigi?
Tuhan Sayang kita semua
Dear evita, Jangan pernah sedih dan merasa diri buruk ketika tidak perawan lagi, kita kan punya TUHAN YESUS dia adalah allah kita yang maha baik dan berkuasa atas segalanya didunia ini karena dunia ini adalah punyanya dan kita juga punyanya, percayakan semua pada yesus karena dia sanggup mengatasi semuanya untuk kita.Yesus pasti akan memberikan laki - laki yang baik untuk evita percaya itu, mintalah pada yesus dan evita pasti mendapatkan itu, ingat tuhan yesus adalah yang paling berkuasa atas isi bumi ini dan minta la padanya
Tuhan, itu baik, dan kasih
Tuhan, itu baik, dan kasih setia-Nya tetap untuk selama-lamanya, selama masih ada kesempatan untuk bertobat, bertobatlah sungguh-sungguh, ok, GBU
halo semua....topik ini rada
halo semua....topik ini rada nyerempet dengan kehidupan gw sekarang...semoga bisa ditanggepin,sebab gw butuh banget masukan saat ini... gw seorang co yang mendapatkan pengakuan dari pacar gw, bahwa dia udah ga perawan lagi...jujur gw saat ini bingung harus ngapain, gw seorang yang menjaga keperjakaan gw saat pacaran...
setelah gw tau itu dari dia, kalau gw ketemu dengan pacar gw, gw cm pengen dia seneng....emang dasarnya gw sayang sama dia, dan gw tau bgt, gw jd pegangan dia saat ini. jd segala pergumulan gw yang tiap2 hari gw doain,tentang hal ini, gw bawa ke Tuhan dengan sangat...dengan semua kebingungan gw, pacar gw ga pernah tau ttg itu. kalau kita greja bareng,dan kebetulan topik khotbah nyerempet2 ini juga, gw cm selalu bersikap ga terjadi apa2...padahal sebenernya dalam hati gw, cukup pusing juga...
mungkin beberapa temen2, menganjurkan gw untuk menerima dia apa adanya, dan hari ini gw jg baca firman untuk "mengasihi seorang akan yang lain dengan sungguh, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa...."ini jd penguatan gw hari ini...:-)
tapi teman...gw jg seorang yang cukup melankolis untuk hal seperti ini, gw orang yang cukup detail untuk berpikir tentang apapun, termasuk masa lalu seseorang...terlebih pada saat gw ga bareng sama pacar gw....ini cukup menyita waktu gw dalam berpikir..dalam banyak kesempatan, gw selalu cuma bawa ini balik ke Tuhan, berdoa, tapi kerap kali pikiran ini juga dateng....hal ini gw tau, gw ga bisa cerita ke siapa2, temen2 gw di greja, pendeta gw, ato sapapun itu...makanya akhirnya gw ga sengaja liat forum ini...mohon tanggepannya yah gw harus ngapain...
buat Evita dan Nia...keadaan lu berdua ga jauh dari pacar gw sekarang, gw cm bisa komen...jgn buang mimpi2 ke depan hidup kalian...setiap ketidak taatan, dan ketidak tekunan pada firman Tuhan, pasti membawa tiap2 orang dalam banyak keadaan...entah itu penolakan, teguran, kesedihan, atau apapun itu...tapi sebagaimana hal2 yang diizinkan Tuhan terjadi atas kita semua orang berdosa (walaupun Tuhan ga mau itu), kalo kita berani datang ke Tuhan lagi untuk dengan sungguh, dengan ketaatan yang ga main2, dan ketekunan dalam Tuhan...gw yakin apapun kalian bisa jalani...baik itu menerima berkat2 dalam Tuhan juga. gw juga skarang cm bisa berharap sama Tuhan kalo Tuhan menguatkan gw terus untuk bisa jadi pegangan buat pacar gw yang sekarang...
wah gw jadi curhat ni...mohon tanggepannya yah..thanks semua
To Sadewa...
Mmm... rumit jugha sih kalau kaya gitu...
Karena sebagai cewek, aku ndak isa terlalu paham dan ngerti betul apa yang ada di hati dan pikiran anak laki kalo keadaan pacar nya kayak gitu, dan cerita temen ku di atas jugha dalam posisi cewek.
Cuman, kalo aku bilang sih... kalo kamu emang yakin bakalan mau ngabisin sisa hidup kamu sama dia... so what??? Ya... bukannya trus aku anggep enteng soal keperawanan itu ya. Cuman... itu masa lalu dia, dan setiap orang punya masa lalu.
Untuk menceritakan keadaan dia (pacar kamu) yang sebenarnya aja ke kamu, itu perlu keberanian yang luar biasa lho. Dan kalo aku bilang... belajar terima dia apa adanya, dan jangan pernah ungkit2 masalah itu di depan dia karena itu pasti bakalan sangat sakit banget buat dia. Dan yang terutama... minta Tuhan kasih hikmat ke kamu... :) GBU
Siapa Dia Di Mata Sadewa
Sadewa, sebelum saya memberi masukan, maukan anda menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya dengan perasaan anda dengan jujur?
Sebelum anda tahu dia tidak perawan lagi, apa pendapat anda tentang pacar anda itu? apakah anda kasmaran padanya? Apakah anda birahi padanya? Apakah anda memiliki pengharapan yang wajar atas dia? Apakah hubungan kalian baik baik saja dan anda ingin menikahinya?
Setelah anda mengetahui bahwa dia tidak perawan lagi, apa pandangan anda tentang dia? Bukan apa kata orang, tetapi apa yang anda rasakan sebelum cerita kepada orang-orang lain?
Kasmaran adalah perasaan wow ... ketika bersama seseorang
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
balas
Sadewa, sebelum saya memberi masukan, maukan anda menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya dengan perasaan anda dengan jujur?
mau
Sebelum anda tahu dia tidak perawan lagi, apa pendapat anda tentang
pacar anda itu? apakah anda kasmaran padanya? Apakah anda birahi
padanya? Apakah anda memiliki pengharapan yang wajar atas dia? Apakah
hubungan kalian baik baik saja dan anda ingin menikahinya?
sebelum saya tau, tentunya saya kasmaran padanya, sangat kasmaran...kalau soal birahi padanya itu betul, tapi masih dalam tahap yang sangat wajar, perlakuan saya kepadanya, pegang tangan, kadang merangkul (rangkulan pada bgian yang menurut saya tidak erotis), mencium hanya pada special occasion saja...pada saat memang saya pikir ciuman dapat menunjukkan kebenaran perasaan, yah saya mencium. saya kurang mengerti apa maksut pengharapan yang wajar, tapi kalau soal membayangkan dia menjadi istri saya, sampai sekarang pun saya masih memikirkan hal itu, hubungan kami baik2 saja dulu, sangat baik2 saja...segala sesuatu dikomunikasikan dengan begitu baik, begitu juga saya.
Setelah anda mengetahui bahwa dia tidak perawan lagi, apa pandangan
anda tentang dia? Bukan apa kata orang, tetapi apa yang anda rasakan
sebelum cerita kepada orang-orang lain?
terus terang untuk menjawab ini, sangat kompleks, pandangan saya memang tetap, keperawanan itu sangat penting, kalau tentang pacar saya...saya shock yang jelas, seperti tersambar petir...sakit hati itu pasti, kalau soal kasmaran dengan dia, saya masih kasmaran(sesuai definisi di bawah+saya tidak merasakan ini dengan orang lain tentunya), tapi saya akui itu sangat tidak se-wow yang saya rasakan sebelum saya tau..perasaan itu naik turun, terlebih kalau dia tidak bersama saya, kadang saya tidak peduli sekali, tapi begitu mengingat lagi, saya sangat peduli dengan dia, begitu sesuatu terjadi dengan dia, kepedulian itu kembali datang, sayang sekali, bahkan mungkin lebih dari sebelum saya tau......tapi generally tidak seber-gelora yg dulu...pikiran untuk menikah...menjadi suatu hal yang dipikirkan kembali, walaupun saya masih memikirkan dia untuk menjadi istri saya(sangat bahkan), perbedaan yg terutama adalah kepada sebergelora apa saya mencintai dia sekarang itu berbeda dengan dulu,cukup signifikan, terutama pada saat saya sendiri, dan memikirkan tentang masa lalu dia...... apa yg terjadi di dia waktu ke waktu pun saat ini,saya masih sangat care...dan masih mau menjaga dia
Kasmaran adalah perasaan wow ... ketika bersama seseorang
jadi bagaimana menurut saudara yang harus saya lakukan?
Standart Kasih
Tergantung standart kasih kita.
Perintah Tuhan untuk manusia "kasihilah sesamamu manusia seperti
dirimu sendiri" yang menjadi standart ukuran mengasihi seperti
mengasihi DIRI
sendiri, seperti cerita sadewa yang mempertahankan keperjakaan ting2nya
dan dalam hati juga menuntut hal yang sama terhadap pacarnya..
Perintah baru Tuhan Yesus kepada murid2Nya " kasihilah sesamamu manusia seperti AKU/Kristus mengasihi kamu" yang menjadi standart ukuran mengasihi seperti KRISTUS mengasihi kita... Jadi ....
Juga menurut survey Hai2 kepada para suami bahagia/tidak bahagia tidak tergantung selaput dara...
Coba minta Hai2 survey untuk para cowoq yang belum merasakan selaput
dara... apakah kebahagiaan cowoq sangat berdasarkan/tergantung selaput
dara? Bisa jadi lho jawabannya bertolak belakang dengan para suami...
SADEWA PERTAHANKAN !!!
Dear Sadewa,
KEPERAWANAN TIDAK MENJAMIN LO BEBAS DARI PERSELINGKUHAN.
KEPERAWANAN TIDAK MENJAMIN LO BEBAS DARI PENGKHIANATAN.
KEPERAWANAN TIDAK MENJAMIN LO BEBAS DARI PERCERAIAN.
KEPERAWANAN TIDAK MENJAMIN KEHARMONISAN RUMAH TANGGA.
Kalau lo pacaran tapi tidak niat menikah. PUTUSIN !
tapi kalau lo niat menikah. PERTAHANKAN !
Jesus Freaks,
"Live X4J, die as a martyr"
SEX...
buat evita dan nia... selama matahari pagi masih bersinar esok... entah pun mendug.... entah pun hujan....
tapi selama engkau dibangunkan oleh TUHAN ALLLAH
itulah saat dimana engkau memulai sesuatu yang baru...
hari yang baru...
hidup yang baru...
harapan baru...
terus terang terang saya dulu juga pernah jatuh dalam dosa yang sama... tapi akhirnya saya memutuskan dia karena kami berdua memang tidak bisa menahan nafsu orang muda.... dia menangis... dan tidak mengerti... saya juga tidak mengerti... tapi ada ayat di Alkitab tentang dua orang muda hidup bersama.... saya minta bantuan saudara-saudara menemukannya... ditulis oleh Paulus di Perjanjian Baru.... itulah yang menjadi pegangan saya... sampai sekarang dia tidak mau membalas email saya... tapi saya tahu dia kangen... saya kangen... hanya sebagai sahabat saja... tidak lebih... pengenalan akan TUHAN ALLAH yang membuat saya begini... jadi NIA dan EVITA... jangan memulai suatu hubungan just for fun.... hanya untuk dilihat orang punya pacar saja... tapi proses dalam pacaran sendiri... banyak yang belum paham.... berpacaranlah ketika akan dan mau menikah.... bertemanlah... jika hanya untuk have fun.... tubuhmu tanggung jawabmu...
Sadewa... kalau kau ragu untuk meneruskannya... jangan diteruskan.... sayangmu sudah tidak setulus yang dulu... apakah dia pantas menerimanya... :) Apakah kau menyayangi dia seperti dirimu sendiri... kalau iya... teruskan... jangan ragu sedikit pun...
Tuhan bersamamu....
sex... anak muda sabdaspace perlu mendengar lebih banyak... mengetahui lebih banyak... tidak hanya sekedar gambar porno... vcd atau majalah porno... tapi mengetahui sex education dari para saudara di sabda space ini yang terlebih dahulu memliki hubungan sex yang indah dan kudus dengan pasangannya... mari berbagi... mari menulis lebih banyak lagi....
BIG GBU!
Sadewa, Mari Lanjutkan
Sadewa, terima kasih anda mau bersikap terbuka. Anda menjelaskan semuanya dengan sangat baik, singkat namun lengkap. Kali ini mari kita coba mengumpulkan data awal tentang pacar anda. Tadinya saya pikir tidak memerlukan data-data ini, namun dari penjelasan anda, saya menangkap suatu jejak yang harus diamati. Apabila anda menganggap kata-kata yang saya gunakan, terlalu vulgar, tolong maklumi. Apabila anda menyangka saya akan memberi nasehat seolah mantra yang begitu anda baca langsung menyelesaikan masalah anda, maka anda salah sangka. Saya hanya akan menemani anda untuk melihat masalah anda lebih teliti sehingga anda dapat mengambil keputusan dan tidak menyesalinya kelak. Bila anda merasa sungkan untuk membahas masalah ini di sini, silahkan email saya di sibugil@gmail.com.
Sadewa, berapa lama anda kenal dia dan berapa lama kalian pacaran? Anda kenal pacar-pacarnya sebelum anda? Kalian pacaran karena anda mengejarnya atau itu terjadi begitu saja? Berapa lama dia menjomblo sebelum pacaran dengan anda? Kenapa dia putus dengan pacar terakhirnya? Dia dari keluarga Kristen, maksud saya, apakah dia sudah lama menjadi orang Kristen dan menaati ajaran Kristen?
Ada wanita yang tidak perawan lagi karena hilang kendali kemudian dia melakukan hubungan sex karena menyukainya, namun ada juga yang melakukannya karena takut kehilangan kekasihnya. Yang melakukannya karena alasan pertama akan menganggap hubunan sex sebelum menikah memang dosa, namun Tuhan pasti maklum karena dia melakukannya dengan kekasihnya dan menjaga agar tidak hamil. Yang melakukannya karena alasan kedua biasanya akan merasa berdosa setiap kali melakukannya, namun tidak berdaya untuk menghindarinya. Pada saat seorang wanita berkata dia tidak perawan lagi, sebenarnya sebagai lelaki kita dapat menangkap makna dibalik ceritanya. Bila kamu tidak memahaminya juga, Sadewo, ceritakan saja anggapan kamu terhadap dia dan jangan pernah bertanya apalagi mendiskusikan hal ini dengan dia, kita akan melihatnya dari sudut lain nantinya.
Sadewo, anda yakin dia kasmaran pada anda? Berapa umur anda dan pacar anda? Selama kalian pacaran, siapa yang senantiasa mengambil inisiatif untuk telepon, bertemu, pergi ke suatu tempat? Hal-hal apa yang paling sering anda lakukan ketika pacaran, ngobrol atau menghabiskan waktu dengan kegiatan ke cafee, nonton, dll? Apakah kalian sering ngobrol lewat telepon, membahas berbagai hal? Apakah menurut anda dia seorang wanita yang romantis? Apakah anda menanggap diri anda romantis?
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Sadewa... kalau kau ragu
Sadewa... kalau kau ragu untuk meneruskannya... jangan
diteruskan.... sayangmu sudah tidak setulus yang dulu... apakah dia
pantas menerimanya... :) Apakah kau menyayangi dia seperti dirimu
sendiri... kalau iya... teruskan... jangan ragu sedikit pun...
Tuhan bersamamu....
Hai, Buka Satu Kios Lagi Dong
Sadewo, anda yakin dia kasmaran pada anda? Berapa umur anda dan pacar anda? Selama kalian pacaran, siapa yang senantiasa mengambil inisiatif untuk telepon, bertemu, pergi ke suatu tempat? Hal-hal apa yang paling sering anda lakukan ketika pacaran, ngobrol atau menghabiskan waktu dengan kegiatan ke cafee, nonton, dll? Apakah kalian sering ngobrol lewat telepon, membahas berbagai hal? Apakah menurut anda dia seorang wanita yang romantis? Apakah anda menanggap diri anda romantis?
Itu ciri khas Hai Hai, dengan pertanyaan-pertanyaannya yang analitis sekali. Lumayan lho, ada Hai Hai di Pasar Klewer ini. Mbok Anda buka satu kios khusus konseling, Hai. Menurut saya Anda cocok jadi konselor, psikolog, dokter jasmani, jiwani dan rohani. Saya juga punya segudang masalah yang mau saya konsulkan Anda. Gratis lho yaa...
Langkah apa yang bisa diambil kalau pertanyaan-pertanyaan di atas sudah terjawab? Wah, saya pengen tau kelanjutannya, tapi klo melanjutkannya di sibugil@gmail.com ya gimana mo ngikutin solusi masalah Sadewo??
O ya Hai, Anda juga pantas jadi lurahnya Pasar Klewer ini lho.
Salam Hangat Dalam Kasih-Nya,
hai hai komersil
Puput manies, kamu terlalu memuji, tapi terimakasih atas pujiannya! Jadi lurah pasar Klewer? Ha ha ha ... Saya nggak cocok untuk jadi lurah nona. Di samping itu, saya masih harus kejar setoran.
Selain sibugil@gmail.com saya juga buka kios "bengcu" di yahoo messenger. hai hai bukan konsultan puput manies, sebab dia tidak punya kualifikasi untuk jadi konsultan. hai hai hanya seorang teman yang siap membantu untuk melihat lebih jeli, tong sampah untuk membuang unek-unek dan provokator bila anda butuh dukungan.
Kebanyakan teman-teman bilang hai hai bukan orang pinter, sebab setiap kali mereka minta nasehat, hai hai hanya ngajak mereka ngobrol, akhirnya mereka sendiri yang menemukan jalan keluarnya sendiri.
Semuanya tergantung pada Sadewa karena ini masalah pribadi dia. Apabila dia menganggap masalahnya terlalu pribadi, maka dia berhak untuk menyelesaikannya secara pribadi pula. Bila dia memilih sibugil@gmail.com, maka tolong maafkan hai hai jadi komersil, bila dia tidak membayar hai hai mahal untuk cerita, maka mustahil hai hai ceritakan masalahnya pada orang lain.
Untuk konsultasi kamu harus bayar mahal nona, tetapi untuk ngobrol denganhai hai, gratis.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Sadewa, saya mau sharing pengalaman nih...
Sadewa sebenarnya yang kamu cari dalam pernikahan itu apa sih? Yang pasti urusan sex kamu juga butuhkan meskipun itu bagi beberapa orang bukan hal yang utama. Tapi jujur, kamu juga butuh khan?
Terus kalau dia sudah tidak perawan, apa yang kamu takutkan? Apakah kamu merasa takut kalau nanti kamu tidak bisa menikmati hubungan seks yang indah bersama pasanganmu? Apakah kamu juga takut tidak bisa merasakan malam pertama yang indah bersama pasanganmu? Atau kamu marah pada laki2 yang pernah menidurinya?.
Saya mau sharing pengalaman saya ya, besok tanggal 4 maret adalah ulang tahun pernikahan kami yang ke 5. Saya sedikit buka rahasia, kalau mengingat malam pertama kami, yang paling terkesan bukan hubungan seks yang pertama, karena hubungan seksnya susah, maklum masih perawan, suamiku kurang bisa menikmatinya karena saya kesakitan. Tapi yang paling berkesan waktu malam pertama adalah proses ketika kami menyadari sekarang kami sudah bersatu, dan kami akan bersama2 mengetahui pasangan luar dan dalam dan menikmati kebersamaan kita. Deg-degan banget.
Terus kami baru bisa menikmati hubungan seks yang indah seminggu setelah itu. Bahkan setelah kami punya anak dua, hubungan seks kami lebih indah dari sebelumnya.
Sharing saya ini bukan berarti mengabaikan pentingnya keperawanan, tapi disini saya menekankan bahwa jangan salah persepsi akan pengaruh keperawanan dengan kenikmatan hubungan seks.
Kamu harus belajar mulai sekarang untuk terima pasanganmu apa adanya, dan belajar mengampuni.
Di kehidupan rumah tangga nanti, dimana pasti ada konflik kamu bisa mengatasinya.
Kalau kamu ngga bisa, saran saya tinggalkan dia dan jangan pernah memimpikan pernikahan yang indah sama siapapun.
GOD IS LOVE
thanks buat masukan mba
thanks buat masukan mba kristi...
buat aku sendiri, ak bukan orang memikirkan tentang kenikmatan seks itu sendiri sekarang, buat aku kenikmatan itu bukan soal perawannya...keperawanan sendiri adalah soal berbeda...kalo soal marah sama lelaki yg menidurinya, yah buat apa....toh aku jg ga ada di masa lalu dia
perempuan memang layak mengekspresikan keperempuanannya sama seperti seorang laki2 juga, entah dalam berbagai media apapun itu, terkait dalam keperawanan yang tampak terlalu mudah untuk lepas, bahkan oleh apapun(kecelakaan, perkosaan, dsb)....tapi pada saat bagaimana perempuan memandang kehormatan, ketulusan, kebersediaan, dan cinta itu sendiri, tanpa paksaan, tanpa ketakutan, dan di dalam keinginan sendiri....itu melekat dalam suatu keputusan....keputusan yang menjadi salah satu ukuran bagaimana dia memandang diri sendiri. menjadi sebuah salah satu identitas yg terpancar dari keputusan itu.
pikiran saya sih memang supaya menerima apa adanya,mbak...dan sampai sekarang saya masih berjuang untuk itu...dan mendoakan terus menerus, semoga saya punya titik terang untuk saya yang masih bingung ini.
Sadewa
Sadewa menulis:
perempuan memang layak mengekspresikan keperempuanannya sama seperti seorang laki2 juga, entah dalam berbagai media apapun itu, terkait dalam keperawanan yang tampak terlalu mudah untuk lepas, bahkan oleh apapun(kecelakaan, perkosaan, dsb)....tapi pada saat bagaimana perempuan memandang kehormatan, ketulusan, kebersediaan, dan cinta itu sendiri, tanpa paksaan, tanpa ketakutan, dan di dalam keinginan sendiri....itu melekat dalam suatu keputusan....keputusan yang menjadi salah satu ukuran bagaimana dia memandang diri sendiri. menjadi sebuah salah satu identitas yg terpancar dari keputusan itu.
Sadewa, sebagai kaum perempuan, saya mau kasih info tambahan untuk dipikirkan lagi, dan saya harap penjelasan dari sharing saya ini tidak membuat kamu tambah pusing tujuh keliling.
Kalau boleh saya membuka rahasia pribadi saya yang selama ini suami dan beberapa orang yang terlibat didalamnya saja yang tahu (saya tulis disini supaya juga bisa memberikan inspirasi bagi orang yang membacanya, dan baru di pasar klewer ini saya share-kan).
Sebetulnya saya sudah tidak perawan sejak remaja umur 11 tahun, sebelum masa puber. Saya mengalami pelecehan seksual dari seseorang yang sekarang menjadi kakak ipar saya (waktu itu belum ada hubungan kerabat dengan saya). Memang tidak berhubungan seks, tapi apa yang dia lakukan merusak selaput dara saya. Kakak saya pun sampai sekarang belum mengetahuinya, saya simpan ini rapat2. Dan saya tidak mau membukanya karena saya mengampuninya dan melupakannya, meskipun siapa yang sanggup menghilangkan dari memori otak ini. Di memori ini kejadiannya seperti apa dan dimana masih ada semua. Dan saya tidak mau ada permasalahan dalam keluarga meskipun saya yang menjadi korban. Tidak apa2, yang penting sekarang semuanya menjadi indah pada akhirnya.
Ketika saya masuk SMA saya punya pacar untuk pertama kalinya, tapi pacar saya agak kebablasan sedikit. Saya waktu itu betul2 polos, puji Tuhan, Tuhan jagai saya sehingga tidak sampai terlalu jauh. Saya putuskan pacar saya.
Beranjak kuliah, saya punya pacar lagi, ternyata dia sama dengan pacar saya waktu SMA, tapi saya bukan orang yang polos dan lugu seperti waktu SMA dulu. Ini dalam kesadaran penuh, terlena karena buaian dan kenikmatan, puji Tuhan, sekali lagi Tuhan jagai saya sehingga tidak kebablasan. Saya ambil tekad untuk putus saja! Tapi ada akibat yang saya harus alaminya, karena saya putuskan dia, dia marah sekali dan karena tidak lama kemudian saya punya pacar lagi (suami sekarang) dia jelek2an saya ke pacar saya (suami saya sekarang). Dan yang dikatakan sungguh keji dan menjijikkan.
Beruntung saya punya pacar (sekarang suami) yang baik. Dia begitu bijaksana, padahal saya adalah pacar pertamanya. Dan karena sikapnya itu Tuhan memberkati dia. Dan sekarang kami sungguh2 menikmati berkat Tuhan yang luar biasa.
Sadewa, kalau kamu pikir pasanganmu mengambil keputusan yang salah dan kamu pikir dia tidak menghargai keperwanan, dan kemudian rasa hormatmu berkurang padanya, Sadewa saya mau katakan satu hal: bersyukur saya dulu ndak ketemu orang seperti kamu.
Tolong...Jangan kamu tambahin bebannya dengan judge-mu. Rasa bersalah karena kehilangan keperawanan saya yakin itu sudah sangat menyiksa dia selama ini dan itulah akibatnya yang harus ia tanggung.
GOD IS LOVE
hmm...kenapa jd gw yang
hmm...kenapa jd gw yang salah yah?
sebenernya gw cm bingung mau apa aj kok....bukan gw mau menjudge, pandangan yg gw tulis sebelumnya juga bukan maksut bilang kehormatan seorang wanita hanya diukur dari keperawanan kok..(justru malah sebalikny), gw singgung ini ke pacar gw aja ga pernah kok, gw cuma....cuma bingung mau apa kok..
pengalamku sama
lihat bawah
sama
bener sadewa, bukan kita mau judge,
kebetulan gw sama dengan lu, gw pertamanya kagak bisa nerima , sangat schock, terombang ambing antara maju apa mundur untuk menikahi dia, antara rasa kasihan, sayang, dsb dan ego lelaki. pertama gw mundur, tapi setelah lama akhirnya gw maju lagi, dan mo nikah ma dia. gw pikir ini memang sudah kehendak tuhan, gw pengin istri yang perawan sebagaimana gw selalu jaga keperjakaan gw, tapi mungkin tuhan berkehendak begitu, gw juga khawatir dia akan terpuruk karena sudah ditolak oleh lelaki sebelumnya karena masalah ini dan dia sangat shock, gw khawatir dia kan balek lagi ke perbuatan dosa itu, jadi gw putuskan menikahinya.
tetapi memang sulit bagi lelaki, sering kadang timbul bayangan bagaimana dia dulu bermesraan dengan lekaki mantannya itu, dia udah 5 tahunan pacaran, udah mungkin ratusan kali melakukannya..padahal dalam hati gw penginnya sekali atau dua kali, tentu lebih mudah menghapus bayangan menyakitkan itu, atau kalau akibat dia diperkosa, atau dia tiak menghendaki tapi dipaksa pacarnya, tentu akan lebih mudah bagi gw.
ce yg sudah tiak perawan cenderung mudah untuk berbuat lagi, makanya qta hampir beberapa kali melakukannya, dengan ce gw sebelumnya tidak sampai begit karena dia masih perawan, pertahannya lebih kuat walau sama-sama cinta. nah ketika bermesraan itu pun jadi timbul bayangan apa yg dilakukan dia dengan mantannya, pasti sama dengan yg dilakukan sama gw, bagaimana mereka melakukannya, pake gaya apa saja...dst, betul-betul menyiksa.
kadang bisa dilupakan ketika cinta menguasai, tapi kadang timbul lagi bayangan tanpa bisa gw kendalikan, bagaimana mereka bermesraan dengan penuh gairah...gak tahu apa bisa hilang nanti setelh bertahun-tahun menikah , semoga saja bisa. beruntung gw tidak kenal dan tidak mau mengenal maupun mengetahui tentang mantannya, kalau tahu mungkin lebih berat lagi, ini menyangkut ego lelaki.
jadi kalau elu rasa elu kuat menanggungnya, bisa menghilangkan ego dan bayangan yg mengganggu itu, maju aja, tapi kalau lu rasa tidak bisa, mungkin sebaiknya mundur saja, daripada elu nanti menyakitinya terus.
buat mbak-e: kalau wanita tentu berbeda menyikapinya, tapi apa suami mbak-e tidak timbul bayangan itu, barangkali sama, cuma dia selalu berhasil memendamnya, atau tersiksa tapi tidak mau memperlihatkan nya, lelaki tidak ingin dikalahkan, rasanya seperti pecundang dan semua lelaki (kalau mereka mengetahu) sekan-akan berkata...kasihan lu :(
kalau yg belum pernah menghadapi mungkin akan mudah berkomentar :)
Cemburu Tanda Tak Mampu
vincentius, CEMBURU tanda tak mampu. Itu yang sedang terjadi atas diri anda. Anda merasa harga diri terluka karena hanya mendapatkan sisa. Anda berpikir, selain anda tidak akan ada lelaki yang menikahi wanita itu. Itu sebabnya anda merasa diri bodoh!
Anda pikir cinta itu berkorban? SALAH! cinta bukan berkorban. Mustahil dua orang yang saling mencintai saling berkorban. Cinta itu memberi, dan anda baru bisa memberi bila anda memilikinya dengan berkelimpahan. Anda harus memberi dari kelebihan bukan dari kekurangan sebab bila anda memberi dari kekurangan anda, maka anda akan menuntut BALASANNYA.
Nasehat saya, LUPAKAN belas kasihan, pikirkan diri anda sendiri. Bila anda yakin akan bahagia denan wanita itu, maka nikahi dia, bila anda tidak yakin, maka lupakan dia. Sebab di dalam perkawinan bila anda tidak bahagia, mustahil pasangan anda akan bahagia.
Anda bukannya tidak DAPAT mengampuni dia, namun anda tidak MAMPU mengampuni diri sendiri. JAdi pikirkan kembali dengan seksama sebelum anda meciptakan NERAKA rumah tangga. Berikut ini ada dua tulisan saya yang menurut saya akan dapat memberi kamu sedikit pandangan baru. Untuk membacanya silahkan klik di sini dan di sini. Terima kasih anda mau menceritakan kisah anda terutama perasaan yang anda hadapi. Saya yakin itu akan sangat membantu para pembaca di sini baik yang lelaki maupun perempuan untuk saling memahami.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
thx
kok double2 sih, gak bisa di delete
thx
<p>
trims hai hai atas komennya, cuma gw kurang mengerti maksudnya
</p>
<p>
kalau soal bahagia, gw yakin bisa, masalahnya bagaimana mengenyahkan bayangan2 yg mengganggu itu, karena itu seperti tidak bisa dikendalikan. itu memang salah gw, karena dulu banyak juga liat porn things, makanya sekarang membalik menyerang gw. dan hal itu jadi mengurangi rasa cinta gw, tidak bisa lagi 100%, karena ada yg sudah terluka. seperti paku yg ditancapkan kemudian di cabut, selamanya akan ada bekasnya, seumur hidup.
</p>
you know, dulu itu, kalau gw nginep di hotel di tempat wisata, jadi terbayang...pasti mereka dulu melakukannya di tempat seperti ini...pasti begini, begitu....terbayang semua adegan yg pernah gw tonton...menyakitkan you know, dan lebih menyakitkannya kok gw gak bisa mengenyahkan bayangan itu :(
<p>
jadi bagi yg belum, jangan serahkan kepada yg belum berhak, buat para co jangan ambil yg bukan hakmu, demi menuruti nafsu, karena menurut gw, itu akan mengurangi kebahagiaan rumah tangga elu kelak, ada pihak (terutama mungkin suami) yg akan membekas luka walau telah kering, akan ada bekasnya.
</p>
<p>
 
</p>
Vincentius, Coba Berpikir Begini
Vincentius, coba berpikir begini. Dia memang melakukan semua yang dia lakukan menurut bayangan anda. So What? Dia memang JALANG. So what? Anda memang tidak beruntung. So What?
coba juga berpikir ulang, selama ini anda menjaga keperjakaan anda. apakah anda melakukannya karena Allah? Atau karena anda tidak punya NYALI untuk melakukannya atau karena anda tidak punya kesempatan? Atau karena Allah hadir pada waktu yang tidak tepat?
Kekasih anda tidak salah dengan apa yang dia lakukan, karena pada saat itu, melakukan hal demikian dianggapnya layak untuk dilakukan. Apabila anda adalah lelaki yang dia kenal saat itu, dia akan melakukannya dengan anda.
Pikiran anda tidak salah, biarkan pikiran itu timbul tenggelam karena dia muncul dengan sendirinya. Namun setelah pikiran itu muncul, itulah yang membedakan anda dari orang lainnya. di dalam hidup ini kita tidak selalu jadi PEMENANG, bahkan kita sering jadi PECUNDANG. Jadi PECUNDANG bukan dosa, selama kita dapat MEMAAFKAN diri sendiri. Setelah kita memaafkan diri sendiri, maka kita SIAP untuk BERTARUNG lagi dan kali ini dengan keyakinan untuk bertarung lebih baik.
Tidak perlu jadi pemenang, asal dapat bertahan hingga akhir pertandingan.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Sadewa: Tenang dulu = )
Semoga ngga terheran2 ya baca posting temen2 di sini. Paling tidak keep in mind aja bahwa setiap orang yang menyatakan pendapatnya datang dari berbagai latar belakang dan itu akan mempengaruhi apa yang mereka sampaikan pada kamu.
Saat pacar kamu mengaku ketidakperawanannya, saya pikir mungkin banyak dari kita disini yang mengasosiasikan bahwa itu berarti dia sudah bertobat dan hendak bersungguh2 sama kamu. Dia buka masa lalunya yang gelap dengan resiko kehilangan kamu sekaligus menjadi alat tes keseriusan kamu pula terhadap dia.
Dengan latar belakang pemikiran itu, maka banyak masukan yang menyarankan kamu menerima dia apa adanya karena beranggapan dia sudah bertobat. Kenapa? Karena tidak ada yang lebih indah dari seseorang yang sudah bertobat dan sungguh2 tidak ingin mengulangi kesalahannya. Jauh lebih baik menerima kembali orang yang sudah bertobat daripada mencari lagi yang baru, yang belum ketahuan apa saja kejelekannya, bisa berubah atau tidak dan kamu juga bisa belajar menerima lagi atau tidak. Kira2 betul ngga nih saya membaca komentar2 mereka?
Sebelumnya saya mau menyatakan terima kasih karena dalam pergumulan ini saya merasa kamu tetap menghormati dia dan tetap mencoba menjaga perasaannya meskipun kamu sendiri tengah dalam pergumulan berat. Itu artinya masih ada cinta. Cinta yang tengah mengalami ujian. Saya juga setuju pendapat NoSID bahwa kalau kamu tidak bisa menerima dia apa adanya (sejauh yang sudah Tuhan bukakan), lebih baik tidak diteruskan dulu sampai ke tingkat lebih serius. Apalagi kalau sampai nekad menikah padahal tahu belum bisa menerima hal yang satu ini.
Mungkin kamu memang belum cukup matang untuk bisa menghandle kisah seperti ini. Mungkin kalian harus berpisah dulu. Mungkin lewat perpisahan kalian berdua justru akhirnya akan didewasakan lewat jalan lain oleh Tuhan. Sehingga jika misalnya nanti dipertemukan kembali, masing2 sudah bisa menerima yang lain dengan sesungguhnya. Who knows?
Saya cuma pesan satu hal. Baca cerita Kristi. Baca apa pendapat Kristi tentang suaminya. Baca kisah Ko Hai Hai yang disatukan kembali oleh Tuhan setelah perceraian dengan istrinya. Kamu akan menemukan bahwa seringkali jauh lebih indah menerima orang yang sudah bertobat karena saat mereka tahu kebesaran hati kamu yang bersedia menerima mereka apa adanya, they will do anything to let you know how much they appreciate you, the love of their life. Orang2 yang mendapatkan the second chance seringkali adalah orang2 yang paling bersyukur dan punya karakter lebih baik daripada orang2 yang tidak pernah ketahuan berbuat kesalahan ataupun bertobat dari kesalahan mereka.
Saya hanya bisa berkata sejauh ini karena hanya sedikit sekali kisah tentang pacar kamu, saya kurang dapat insight seperti apa dia, jadi belum bisa lebih pasti berpendapat tentang kelanjutan hubungan kalian. Banyak kalimat bertutur tentang pergumulan kamu, tapi belum tentang pergumulan dia =)
Anyway, selamat bergumul dan mengambil keputusan, Sadewa. Nih saya ada film yang mungkin bisa jadi penghiburan atau pemusingan buat kamu, hehehe... Judulnya "The Magic of Ordinary Days" (klik). Pemainnya Keri Russell dan Skeet Ulrich - One mistake, changed the course of her life. One man, changed the direction of her heart. Semoga Tuhan semakin menunjukkan langkah apa yang kamu harus ambil sekarang =)
Keperawanan...
Dulu,g memandang masalah keperawanan sangat2 penting sekali bagi pria:) Tapi mungkin zaman sekarang udah nggak terlalu.
G beberapa kali mendengar kasus begini,dan emang permasalahannya adalah keperawanan.
1. Malam pertama, suami istri ini udah berantem. Mereka menjalin hubungan pacaran 7 tahun lamanya. Saat itu, mungkin suaminya tidak merasakan kenikmatan dari hubungan suami istri dan sampai sekarang pun tidak ada yang mengetahui apa yang terjadi di MP itu. Pas kehamilan pertama, mereka berpisah, anak pertama dijaga oleh istrinya. Kemudian kembali rujuk lagi setelah 5 tahun.Pas lahir anak ke-2, berantem lagi. Mungkin karena itu,seperti bahasan ko hai-hai , kebebalan masing-masing. Walaupun mereka balik, tetap aja, di dalam diri mereka memegang keegoisan masing-masing dan masih menaroh kekesalan di dalam diri masing-masing. Yang suami berkata: itu adalah nasib. yang istri berkata: Loe tidak akan mengerti, karena loe belum maried, Yenti:p pacaran beda dengan maried:p ha..ha..
Setelah 3-4 tahun kemudian, mereka akur lagi tapi dengan alasan apa, g sendiri nggak tahu. Dari pihak suami, emang belum bisa memaafkan istrinya, karena ternyata setelah kelahiran anak ke-2, dia baru tahu, kalo istrinya pernah mempunyai hubungan dengan pria lain sebelum mereka menikah.Tapi sekarang seh udah akur lagi, walaupun belum tinggal 1 atap.
2. Teman cewek yang pernah melakukan hubungan dengan pacar sebelumnya pas kuliah. Pas dia mendapat pacar baru, dia pernah menanyakan g, apakah g perlu jujur dengan pacar g soal g pernah melakukan hubungan dengan pacar g sebelumnya??
Waktu itu g masih kuliah semester 5 kali yah. Jawaban g mungkin teoritis, yah loe harus kasih tahu, karena kejujuran itulah yang penting dalam suatu hubungan pernikahan. Jikalau dia menolak, berarti dia nggak mencintai loe, dan hanya berpikir sex.
Tapi sekarang, g malah ngak berpikir segampang itu. Bagi g yang nggak berada dalam posisi itu, mungkin gampang memberikan solusi, tapi ngak segampang dengan orang yang melakukannya dan nggak semua cowok bisa menerima hal seperti ini. Butuh kebesaran hati dari 2-2nya:)
Tapi puji Tuhan, sekarang teman saya pun udah dikaruniakan 3 orang anak. Saya nggak tahu, apakah akhirnya dia memberitahukan mengenai apa yang telah terjadi, karena setahu saya, zaman sekarang pun ada operasi keperawanan:)
Sadewa, aku ada cerita
Beberapa minggu yang lalu seorang teman sharing ke aku, dan kasusnya dia sama persis dengan apa yang kamu alami. Pacarnya, baru saja jujur ke dia soal ketidak perawanannya. Seperti ini ceritanya:
Pris, aku bingung. Kemaren pacarku cerita hal yang sangat membuatku cukup shock berat dan aku sudah tidak tau lagi harus bagaimana. Kemarin dia bilang kalau ternyata, saat SMA dulu, dia pernah berhubungan sex dengan pacarnya. Dan berarti, sekarang dia sudah tidak perawan lagi...
Dan... yang membuatku lebh terkejut, ketika kemaren dia sempat selingkuh selama 3 bulan, sampai hati juga dia tidur dengan selingkuhannya itu. Huh... Aku harus ngapain ya Pris? Aku sayang banget sama dia, dan aku ndak isa ninggalin dia. Ingin sekali aku bisa ninggalin dia, tapi hatiku ndak isa... What I should do Pris?
Dia tidak banyak bilang ke aku, kata2nya singkat dan terbata-bata. Dan... saat itu pula, untuk pertama kalinya, aku melihat dia menangis di depanku.
Mereka sudah berpacaran selama 4 tahun. Sejak mereka pertama sama-sama kuliah di Semarang hingga mereka sama-sama lulus. Memang sih, si cewex pernah selingkuh dan sampai... ya itu tadi... tidur dengan selingkuhannya.
Awalnya aku bilang ke temenku, kalau memang kamu udah ndak mampu laghee jalanin hubungan ini, kamu tinggalin aja cewek kamu itu. Karena emang dia itu udah bener-bener parah banget. Kalau kamu udah ndak tulus lagi sayang ke dia, tinggalin sejak sekarang...!!!
Temanku itu hanya diam dan tertunduk. Berkali-kali dia hanya bilang, tapi aku sangat sayang sama dia. Hatiku ndak isa untuk nglepas dia...
Seminggu kemudian, aku lihat mereka berdua sudah jalan bareng lagi, dan ketika aku bertanya ke temenku: Koq??? Dia hanya menjawab: aku tahu kalau dia itu tulang rusukku yang hilang, dia bagian dari diriku koq. Jadi, apa pun dia, aku tetep terima dia apa adanya (dengan segala kekurangan, kelebihan, dan ketidak perawanan dia), dan karena dia bagian dari diriku... aku mau menjaganya. Toh aku melihatnya tidak hanya sebatas di selaput daranya saja. Kelak, aku menghabiskan sisa hidupku sama dia juga tidak dengan selaput daranya, tetapi dengan pribadinya. :)
Sadewa, kejadian di atas, kejadian nyata bulan Januari kemaren. Dan... Februari, temenku sudah kembali tersenyum. Finally... dia ambil satu keputusan untuk terima pacarnya itu. Sekarang mereka berdua sedang persiapan untuk bimbingan pra nikah.
Bukannya aku tidak menghargai apa itu keperawanan. Tapi... benar apa kata temenku itu, kamu akan hidup dengan pacarmu itu sebagai seorang pribadi, bukan hanya sebatas keperawanan saja. Keperawanan itu bisa hilang dalam sekejap, tetapi pribadi yang takut akan Tuhan dan karakter yang kuat, tidak akan mudah untuk hilang begitu saja. Dan ingat... itu masa lalunya. Di Firman pun di katakan, aku meninggalkan apa yang ada di belakangku... So???
Tapi, kalau memang kamu sudah tidak sanggup untuk mengasihi dia lagi dengan tulus, tinggalkan saja dia. Karena semakin lama kamu berpura-pura sayang sama dia, semakin sakit hatinya nanti.
Ok Sadewa... apa pun itu, berdoalah... minta rencana Tuhan jadi di hidup kamu. And it must be the best, bro!!! GBU ^_^
NO VIRGIN NO CRY
kebetulan kelas semester padat kemaren, di kelas Bu Dosen nanya, "kamu mau terima istri yang sudah tidak perawan gak??"
saya duduk ditengah, yang ditanya hanya baris paling depan saja
semua anak laki yang ditanya menjawab terima
dan semua temen gw yang gw pernah tanya sering bilang, hari gini mana ada lagi sih yang perawan, udah langka!
temen gw yang cw bilang.. suka-suka lah.. kalo cw gak perawan di pusingin, kalo cowok kagak masalah, habis gak ketahuan bekasnya sih, dia bilang gitu, intinya dia ngerasa penilaian cowok gak adil
Salah satu temen deket gw sebut aja Jojon, pernah menembus lebih dari 10 cw perawan (pacar sekarang ke-13) jadi lebih dari 50% semua cw yang dia pacarin diajak ML, memang dia pacarin yang kebanyakan dibawah 18 tahun, yang ke-12 malah baru 15 tahun, tapi yang ke-13 malah 25 tahun, gw sama dia seumuran 22 tahun, gw tahu abis dia dulu tiap malem minggu bawa cw nya mulu ke Cafe gw, yang dibawa beda-beda mulu
sebagai temen, gw suka ribut gara-gara gaya hidupnya dia, dia itu temen gw dari sekolah minggu
dalihnya dia bilang khan sama-sama cinta... masa dosa..itu waktu dia ML sama pacar ke-3, jadi masih awal-awal
nah pas yang ke-12 ini yang paling pusing, dia gak maul lepas
asal tahu.. kalau cw yang lain putus aja.. walau udah diambil kegadisannya, terus nyari pacar baru lagi, gw juga kenal memang sama beberapa mantan dia
nah yang ke-12, sebut aja Sani, si Sani, ampe mau bunuh diri, kalo dipisahin (bedua pada backstreet)ortu
si Jojon sering mukulin si Sani, kayaknya biar si Sani jadi benci dan ngelepasin si Jojon, tapi belum mau juga, ini bedua udah ngabur dari rumah masing-masing, pada ngekos, kadang gw main ke tempat kosannya
wah.. si Jojon udah ngegugurin berapa kali gw gak tahu, terkahir pas tahun kemaren sempet nanyain tempat jualan obat sama gw
masalah: Ini orang kecaduan kayaknya, katanya kalo gak ML badannya gemeteran atau gak enak gimana gitu dia carita ke gw, dulu dia bilang "wah gw mesti pelepasan nih", dosa besar nih kalo gw gini terus, gw udah parah banget nih"(dia baru nyadar) tapi tetep aja ML jalan terus
sekarang sih udah pisah, si Jojon kabur, dan dapet yang ke-13 ini, yang terakhir gw ketemu mereka buat ngobrol santai, eh malah dia bilang, "kayaknya cw gw hamil deh".. alamak, No Coment deh selanjutnya
sekarang gw gak tahu kabarnya, udah 5 bulan gw gak ngubungin, pengen nenangin diri dulu, abis kepala diajak muter mulu kalo kerumah Jojon, gak enak juga ama ortunya yang baek dan suka curhat sama gw buat nanganin si Jojon, gw juga udah hands up kayake
loh koq jadi cerita..ya
-----------
Jadi
buat Sadewa, yah balik ke nilai-nilai loe sendiri, kalo loe gak RELA, ya jangan diterusin
kalo gw sih, terima aja yang udah gak perawan ASAL dia gak perawan akibat "kecelakaan"
bukan karena doyan
kenapa?? gw yakin secara psikis orang yang SBM secara sengaja, punya "penyakit" suka jajan, kayak temen gw si Jojon kemungkinan gak betah sama istrinya nanti, cwnya juga gitu kayaknya
well, mungkin 'tar ada yang komen khan semua bisa diubahkan dalam Tuhan, bisa dipulihkan, tiada yang mustahil
silahkan deh...
tapi gw sih ogah deh main api
Shallom4Ever
ORANG KRISTEN ADALAH
ORANG KRISTEN ADALAH ORANG-ORANG YANG AKAN MENGHUNI NERAKA JAHANAM SEMUA!! ORANG BODOH!!
Mulai laghee...
Wedew... bosen deh...
Mulai laghee ada yang teriak2...
Kalo mo koar2 gak jelas kayak gitu, jangan di sini donk....!!!
to bung Doni Kuswoyo
Bung Doni Kuswoyo,
Klo mo teriak2 ga jelas jangan dipasar mas'e, tar disangka orang gila lagi.
Dihutan aja mas, saut-sautan ma gogor (anak macan).
Lovepeace..uenak..
Ke Neraka?"
Hai Doni Kuswoyo, ada apa kok ngomongnya begitu?
Memang kamu tahu dari mana mengenai neraka?
Sudah pernah tahu bukti siapa2 yang pergi kesana?
Apa ada orang Krsiten yang pernah membuatmu sakit hati?
Perawan itu apa seh ?
Dear all,
gue mau nanya perawan itu apa seh ? Apakah karena "perjuangan hingga tetes darah pertama?" or what? Sapa seh yang definisikan perawan?
---
Kalpin Erlangga Silaen
http://www.kalpin.us
Frozen, perawan itu ...
Frozen, perawan itu ...
Penampilan Ramping nan Menawan ... hehehe
*yuk comment jangan hanya ngeblog*
*yuk ngeblog jangan hanya comment*
Yang definisikan
Ketika aku terlahir ke dunia, kata "perawan" itu sudah muncul. Dan aku pikir, kata itu ada sejak ada bahasa di dunia.
Karena di alkitab, perjanjian lama pun, kata itu sudah dipake koq...
Perawan itu apa seh ?
sorry double post...
---
Kalpin Erlangga Silaen
http://www.kalpin.us
yang pertama ngacir
jadi bener yah, laki2 itu bohong kalo mereka bilang bisa menerima cewek apa adanya, mulai dari kelebihan, kekurangan, sampai masa lalunya. Klo udah kepentok sama hal semacam ini pasti bingung, tidak jarang bahkan kadar cintanya menurun.
Cowok tidak mau dianggap jahat dengan mengakui bahwa mereka kini tidak sekasmaran dulu, mereka lebih suka mengatakan klo mereka bingung mengambil keputusan. Mereka juga tidak meu dianggap jahat dengan mengatakan bahwa mereka kecewa terhadap cewek tersebut, ga mau dianggap kolot karena mutusin karena ceweknya ga perawan lagi.
Alhasil kini ada jarak dalam hubungan mereka.
Sang cewek tahu bahwa dia ga bs berharap lagi pada sang pria. Ada dua pilihan bagi dia, pertama mewujudkan mimpinya dengan membuat sang pria kasmaran lagi padanya, yang kedua menghadapi kenyataan bahwa sulit baginya menemukan pria yang bisa menerimanya apa adanya.
Jangan berpikir klo sang wanita ga tau ketika sang pria sedang bimbang. Jangan dikira sang wanita tidak lebih bingung daripada sang pria.
Bahkan mereka yang fasih ngomong di mimbar akan menjadi orang pertama yang ngacir klo ceweknya ngaku udah ga perawan lagi.
Buat Numpang Lewat
Numpang lewat ..
Jangan pukul rata donk .. gak semua cowok seperti yang kamu sebutkan .. kan kacian cowok-cowok yang tulus ..
(contohnya aku ...
) hehehe ..
Saya pernah kok menjumpai cowok yang bisa menerima cewek yang gak perawan .. kalau udah cinta, gak perawan pun gak masalah ..
Masalah gak kasmaran lagi, perawan gak perawan bukan masalah utama (menurutku), kasmaran juga bisa tergantung kreativitas pasangan aja bagaimana bisa menjaga dan meningkatkan chemical diantara mereka .. kalau model pacarannya monoton dan kedua pasangan gak bisa ngembangin kepribadiannya .. ya .. jenuh lah ..
*yuk comment jangan hanya ngeblog*
*yuk ngeblog jangan hanya comment*
Not all man...
He he he wedew... koq cuma numpang lewat...
Emang mungkin kadar cinta dan rasa kasmaran akan menurun kalau tahu si cewex dah ndak perawan laghee. Tapi ndak semua cowok bakalan lari + ngacir kalau tahu cewexnya dah ndak perawan. Ndak semua orang liat dari sisi itu aja koq...
(Contohnya tuh... dah kasih komen di bawah nya... alias Mas Ari_thok yg ngaku2 tulus.. ha ha ha... cuman ngaku2 apa tulus beneran ni yee...
)
Dan mungkin emang bener apa kata kamu, akan ada sedikit jarak diantara mereka. Tapi kalau setiap pribadi sudah dipulihkan Tuhan dan hubungan m