Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Aku tidak percaya MUJIZAT

hai hai's picture

MUJIZAT terjadi dari hari pertama hingga hari ke enam. Setelah hari ke enam, tidak ada lagi mujizat. Bila anda percaya bahwa MUJIZAT masih terjadi setelah hari ke enam, apalagi anda mengklaim mengalami atau melakukan Mujizat setelah hari keenam, itu hanya membuktikan satu hal. Anda tidak memahami arti kata MUJIZAT itu sendiri.

Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:2-3.

MUJIZAT adalah kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui.

Miracle is a wonderful happening that is beyond the known laws of nature.

Banyak mujizat terjadi dan tercatat dalam Alkitab baik di dalam kitab Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Mari kita mempelajari beberapa di antaranya, untuk melihat apa yang terjadi sesungguhnya?

Musa membelah laut merah.


Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering. Keluaran 14:16

Umumnya orang Kristen menyangka bahwa laut terbelah karena kekuatan yang keluar dari tongkat Musa, walaupun Alkitab mengajarkan hal yang berbeda.

Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu. Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka. Keluaran 14:21-22

Air laut terbelah bukan karena kekuatan dari tongkat Musa, namun karena angin timur yang keras, yang berhembus semalam-malaman. Itulah yang diajarkan Alkitab.

Manna di Padang Gurun Sin


Dan apabila embun turun di tempat perkemahan pada waktu malam, maka turunlah juga manna di situ. Bilangan 11:9

Kebanyakan pengkotbah hanya menggunakan ayat tersebut di atas sebagai referensi ketika mengotbahkan kisah mujizat MANNA di padang Gurun Sin. Itu sebabnya, umumnya orang Kristen memahami bahwa manna itu muncul sendiri seiring lenyapnya embun pagi, walaupun Alkitab menceritakan hal yang berbeda. Ternyata manna itu tidak muncul sendiri dari antah berantah karena ada pihak lain yang terlibat. Inilah kisahnya.

Pada waktu petang datanglah berduyun-duyun burung puyuh yang menutupi perkemahan itu; dan pada waktu pagi terletaklah embun sekeliling perkemahan itu. Ketika embun itu telah menguap, tampaklah pada permukaan padang gurun sesuatu yang halus, sesuatu yang seperti sisik, halus seperti embun beku di bumi. Ketika orang Israel melihatnya, berkatalah mereka seorang kepada yang lain: "Apakah ini?" Sebab mereka tidak tahu apa itu. Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Inilah roti yang diberikan TUHAN kepadamu menjadi makananmu. Keluaran 16:13-15

Musa berkata kepada mereka: "Seorangpun tidak boleh meninggalkan dari padanya sampai pagi." Keluaran 16:19


Tetapi ada yang tidak mendengarkan Musa dan meninggalkan dari padanya sampai pagi, lalu berulat dan berbau busuk. Maka Musa menjadi marah kepada mereka. Keluaran 16:20

Setiap pagi mereka memungutnya, tiap-tiap orang menurut keperluannya; tetapi ketika matahari panas, cairlah itu. Keluaran 16:21


Lalu berkatalah Musa kepada mereka: "Inilah yang dimaksudkan TUHAN: Besok adalah hari perhentian penuh, sabat yang kudus bagi TUHAN; maka roti yang perlu kamu bakar, bakarlah, dan apa yang perlu kamu masak, masaklah; dan segala kelebihannya biarkanlah di tempatnya untuk disimpan sampai pagi." Keluaran 16:23

Umat Israel menyebutkan namanya: manna; warnanya putih seperti ketumbar dan rasanya seperti rasa kue madu. Keluaran 16:31


Handai taulan yang terhormat, anda tahu apa yang disebut MANNA oleh bangsa Israel, yang warnanya putih seperti ketumbar dan rasanya seperti kue madu, yang ketika mencair, berbau busuk, namun yang setelah dibakar dan yang dimasak tahan satu hari lagi? Kita menyebutnya TELUR burung puyuh. Pagi-pagi buta telur-telur itu beku, itu sebabnya dapat langsung dimakan. Setelah mencair, berbau busuk dan berulat. Bila dibiarkan ditempatnya, dapat disimpan sampai pagi.

Burung Puyuh di Padang Kibrot-Taawa

Lalu bertiuplah angin yang dari TUHAN asalnya; dibawanyalah burung-burung puyuh dari sebelah laut, dan dihamburkannya ke atas tempat perkemahan dan di sekelilingnya, kira-kira sehari perjalanan jauhnya ke segala penjuru, dan kira-kira dua hasta tingginya dari atas muka bumi. Bilangan 11:31

Handai taulan sekalian, walaupun banyak guru sekolah minggu yang sembarangan mengajarkan kisah tersebut di atas seolah-olah burung-burung puyuh itu muncul dari antah-berantah setelah Musa berdoa, namun Alkitab mencatat bahwa burung-burung puyuh itu muncul terbawa angin.

Sungai Yordan Kering

Segera sesudah kaki para imam pengangkat tabut TUHAN, Tuhan semesta bumi, berhenti di dalam air sungai Yordan, maka air sungai Yordan itu akan terputus; air yang turun dari hulu akan berhenti mengalir menjadi bendungan." Yosua 3:13

Segera sesudah para pengangkat tabut itu sampai ke sungai Yordan, dan para imam pengangkat tabut itu mencelupkan kakinya ke dalam air di tepi sungai itu -- sungai Yordan itu sebak sampai meluap sepanjang tepinya selama musim menuai -- maka berhentilah air itu mengalir. Air yang turun dari hulu melonjak menjadi bendungan, jauh sekali, di dekat Adam, kota yang terletak di sebelah Sartan, sedang air yang turun ke Laut Araba itu, yakni Laut Asin, terputus sama sekali. Lalu menyeberanglah bangsa itu, di tentangan Yerikho. Tetapi para imam pengangkat tabut perjanjian TUHAN itu tetap berdiri di tanah yang kering, di tengah-tengah sungai Yordan, sedang seluruh bangsa Israel menyeberang di tanah yang kering, sampai seluruh bangsa itu selesai menyeberangi sungai Yordan. Yosua 3:15-17

Air sungai Yordan berhenti mengalir, sungai Yordan kering. Banyak orang Kristen menyangka bahwa air sugai Yordan menjadi kering karena kekuatan yang terpancar dari tabut yang diangkat oleh para imam, namun, menurut Alkitab bukan demikian kejadiannya. Alkitab mencatat bahwa aliran air sungai Yordan terputus karena: Air yang turun dari hulu terbendung, jauh sekali, di dekat Adam, kota yang terletak di sebelah Sartan. Apabila air tidak terbendung di tempat yang jauh sekali, maka banjir akan melanda daerah itu. Bila banjir melanda daerah itu, maka bangsa Israel akan ikut kebanjiran pula.

Tembok Yerikho Runtuh


Lalu bersoraklah bangsa itu, sedang sangkakala ditiup; segera sesudah bangsa itu mendengar bunyi sangkakala, bersoraklah mereka dengan sorak yang nyaring. Maka runtuhlah tembok itu, lalu mereka memanjat masuk ke dalam kota, masing-masing langsung ke depan, dan merebut kota itu. Yosua 6:20

Apa yang menyebabkan tembok Yerikho runtuh? Banyak pengkotbah yang mengajarkan bahwa hal itu terjadi karena Allah mengutus malaikat untuk meruntuhkannya. Alkitab sama sekali tidak mencatat tentang hal itu, bolehkah kita menafsirkan bahwa hal itulah yang terjadi, Malaikat meruntuhkan tembok kota?

Ada ilmuwan yang menduga bahwa tembok Yerikho runtuh karena getaran suara Sangkakala dan teriakan bangsa Israel, namun, penelitian menunjukkan bahwa tembok Yerikho mustahil runtuh karena getaran suara sangkakala dan teriakan bangsa Israel. Penelitian arkeologi menunjukkan bahwa tembok Yerikho runtuh karena gempa bumi.

Allah Bekerja Melalui ALAM

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Kejadian 1:1

Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Kejadian 1:2

Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." Kejadian 1:28

Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam. Kejadian 1:31


Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:2-3.

Allah menciptakan surga dan dunia dalam enam hari. Alkitab mencatat, Allah berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya pada hari ketujuh. Kita menyebut hukum-hukum yang mengatur alam semesta itu hukum alam. Kenapa Allah berhenti mencipta? Karena Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Apabila Allah melakukan intervensi atas hukum alam, bukankah itu berarti Allah menciptakan hukum baru setiap kali Dia intervensi? Bila Allah melakukan intervensi, bukankah itu berarti segala yang diciptakan-Nya BELUM sungguh amat baik?

Mujizat-mujizat yang kita bahas di atas, tidak terjadi sekoyong-konyong, mujizat-mujizat itu terjadi secara alamiah, ketika muncul, itulah penggenapannya. Semua mujizat tersebut adalah fenomena alam, tidak menyimpang dari hukum alam. Walaupun banyak mujizat yang belum mampu dipahami secara ilmiah, namun hal itu terjadi bukan karena melanggar hukum alam namun karena keterbatasan pengetahuan manusia.

WAKTU, Itulah kuncinya. Waktu adalah misteri, dengan berlalunya waktu satu persatu dibukakan. Waktu adalah misteri yang dicoba untuk diungkapan oleh bangsa Israel dan bangsa Tiongkok kuno. Menyesuaikan waktu manusia dengan waktu Tuhan, adalah ajaran yang didengung-dengungkan oleh kedua bangsa itu selama ribuan tahun.

Kisah Penciptaan Tiongkok Kuno

Laozi, seorang nabi Tiongkok kuno yang hidup abad ke 6 sebelum masehi menulis:

Ada suatu yang sempurna. Ada sebelum langit dan bumi. Sendiri sendirian. Mandiri, tidak berubah. Sempurna, selalu ada, tak terkalahkan. Mahabisa, mahakuasa,  bunda langit dan bumi. Aku tidak tahu siapa namanya, gelari saja dia Dao ?. Karena kemahakuasaannya, gelari dia Da? (sang agung). Sang Agung berkata, mati. Maut berkata, jauh. Jauh berkata, kembali. Sesungguhnya, Dao itu agung. Langit agung,  bumi agung, manusia juga agung. Di Tiongkok ada empat yang agung, manusia adalah salah satunya. Manusia diperintah bumi, bumi diperintah langit, langit diperintah Dao, Dao diperintah Zi Ran ? ?  (dirinya ada karena ada). Dao De Jing 25

Apabila mempelajari kisah penciptaan yang tercatat di dalam kitab Tiongkok kuno, Si Shu dan Wujing, maka inilah yang dapat kita pahami.

Bangsa Tiongkok kuno menggunakan kata Tian (langit) dan Di (bumi) untuk nama Tuhan pencipta langit dan bumi serta Shangdi (Raja Pertama) untuk Tuhan yang menopang segala ciptaan. Unik, namun tidak ada yang salah dengan hal itu. Tian yang empunya peta, Di yang mewujudkan peta itu sementara Shang Di (raja pertama) menopang agar semua ciptaan bertumbuh kembang sesuai dengan kodratnya, sesuai dengan tujuan ketika diciptakan. Tian, Di dan Shangdi adalah Dayi (Yang Mahaesa).

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Yohanes 1:1-3

Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku. Yohanes 5:30

Aku dan Bapa adalah satu." Yohanes 10:30

Alkitab mencatat bahwa Yesus Kristuslah yang menciptakan segala sesuatu, namun Alkitab juga mencatat bahwa Kristus mengaku bahwa Dia tidak menuruti kehendak-Nya sendiri melainkan kehendak Allah Bapa.

Ini sebuah MISTERI. Kenapa kisah penciptaan bangsa Tiongkok kuno, pada hakekatnya, sama dengan kisah penciptaan yang tercatat di dalam Alkitab? 

 

Masih penasaran tentang Mujizat? Silahkan klik di sini

Ingin mempelajari mujizat Perjanjian Baru? Silahkan klik di  sini

Ingin tahu apa itu mujizat kesembuhan Ilahi? Silahkan klik di sini

Lanjutkan Membaca Aku Tidak Percaya Mujizat II? Silahkan klik di sini

hai hai bin YHWH - Komunitas Blogger Kristen SABDASpace.

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

hai hai's picture

Sigid, Nama ...

Saudara sigid, bila anda perhatikan kisah penciptaan langit dan bumi, maka anda akan tahu segala sesuatu dimulai dengan NAMA. Bila anda baca Alkitab dengan seksama, maka anda akan tahu betapa pentingnya NAMA.

Bila anda tidak SUKA dengan NAMA yang ada, mulailah dengan MEMBERINYA nama baru. MEMBERI nama baru adalah KUASA yang diberikan Allah kepada manusia, bahkan KUASA untuk memberi NAMA kepada Sang Pencipta. Klik di sini untuk membacanya.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

y-control's picture

soal telur puyuh

sudah sekian lama blog ini ada, baru kali ini sempat membaca kalo ada dugaan hai hai kalau manna itu telur puyuh.. saya belum sempat baca komen-komen di atas (kalo sudah ada yg bahas ini, boleh diberitahu), hanya saja, sangat meragukan kalau manna itu telur puyuh.

alasannya sederhana, kalo bangsa israel tahu dan menyebut burung itu burung puyuh, kenapa mereka menyebut telurnya manna dan kelihatan kaget melihat manna itu? 

 

Presse Ne Pas Avaler

__________________

Bersedih lebih baik dari pada tertawa, karena muka muram membuat hati lega (Pengkhotbah 7:3)

hai hai's picture

@ Fand, Definisi Mujizat dan Hukum Alam

hukum alam yang diketahui manusia (sesuai definisi mujizat) belum tentu sama dengan KETETAPAN atau hukum Tuhan tentang alam.

Apakah manusia merumuskan hukum alam berdasarkan pengamatan terhadap komponen alam tertentu setiap waktu sepanjang jaman? Nggak.

MUJIZAT adalah kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui.

Saudara fand, tersebut di atas adalah definisi saya tentang mujizat. Semua diskusi kita seharusnya berdasarkan definisi tersebut. Bila anda tidak setuju dengan definisi itu, anda harus membuat definisi lain dan menawarkannya. Kita harus sepakat dulu tentang definisi tersebut. Bukankah saya sudah katakan sebelumnya? Anda tidak menawarkan definisi baru bahkan setuju dengan definisi tersebut.

Apa yang dimaksudkan dengan hukum alam yang telah diketahui DALAM definisi tersebut di atas? Anda sudah menyetujui definisi tersebut di atas itu berarti anda juga menyetujui definisi hukum alam yang telah diketahui dalam definisi tersebut di atas.

Banyak orang Kristen, tanpa pengetahuan yang cukup, sembarangan menganggap enteng bahkan mengejek standard kebenaran para ilmuwan. Itu sebabnya para ilmuwan sangat memandang rendah orang-orang Kristen demikian. TEORI bukan HUKUM. Sebuah TEORI baru disebut HUKUM stelah melalui PENGUJIAN yang benar-benar ketat secara ilmiah.

TEORI relativitas SAMPAI hari ini belum diakui sebagai HUKUM. Itu berarti teori relativitas belum diakui sebagai KEBENARAN. TEORI EVolusi sampai hari ini MASIH disebut teori revolusi walaupun umurnya sudah tua sekali.HUKUM GRAVITASI disebut HUKUM karena kebenarannya tidak TERBANTAHKAN hingga saat ini. Namun, TEORI gravitasi baru menjadi HUKUM gravitasi setelah para ilmuwan mengujinya dan menemukan kenyataan bahwa kebenarannya ABSOLUT menurut standard kebenaran ilmu alam.

Saudara fand, komentar anda adalah BUKTI bahwa anda kurang logis dan tidak konsisten dan maaf, kurang pengetahuan ilmu alam. Pengetahuan anda tentang hukum gravitasi dan teori relativitas menunjukkan bahwa anda sama sekali tidak paham keduanya. Anda tahu, Einstein butuh penelitian dan pengujian belasan tahun karena Teorinya nggak jalan ketika berhadapan dengan teori gravitasi? dia baru mengumumkan teorinya setelah mampu bertahan menghadapi hukum gravitasi. Gravitasi PERMUKAAN bumi 9,780 m/s2 tidak pernah berubah sejak ditetapkan. Ada alat untuk mengukur gravitasi bumi dan sampai hari ini bekerja secara konsisten di seluruh penjuru dunia.

Saudara fand, dari sumber pustaka mana anda tahu bahwa:

Sekarang, orang tahu bahwa perlu penyempurnaan/penyesuaian" hukum Newton tersebut setelah diketahui ada kekurangannya berdasarkan pendapat Albert Einstein.

Anda tahu, tanpa hukum gravitasi Newton, mustahil Einsten menemukan TEORI relativitas? Anda tahu, bila hukum gravitasi Newton SALAH, maka teori relativitas umum Einstein adalah sampah? Anda tahu, bila hukum gravitasi Newton salah, maka semua pilot yang menerbangkan pesawat tempur sudah berguguran dan mustahil manusia mampu terbang ke luar angkasa. Anda tahu, bila hukum gravitasi Newton salah, maka ribuan satelit yang bertebaran di angkasa sudah hancur berantakan? Hal yang juga terjadi bila para ilmuwan salah ketika menghitung lamanya waktu yang diperlukan bumi untuk berputar sekali penuh, kemiringan sumbu bumi dan lamanya waktu yang diperlukan bumi untuk mengelilingi matahari.

Saudara fand, saya punya seorang teman, salah satu ahli fisika mumpuni negeri ini, itu sebabnya walaupun presiden silih berganti, dia tetap bertahan pada jabatannya. Dialah yang pertama kali membuka mata saya untuk melihat KEBENARAN ilmiah para ilmuwan dan apa perbedaan TEORI dan HUKUM dalam ilmu pengetahuan.

Saya batasi diskusi kita dalam hal definisi mujizat dan hukum alam. Bila anda tidak sepakat tentang hal ini, maka percuma kita diskusi, karena akan berkahir di antah berantah.

Apabila KEBENARAN ilmiah sesederhana yang anda pikir, betapa bodohnya orang yang memerlukan waktu Puluhan tahun untuk menggapai gelar Phd ilmu alam? Wikipedia memang berguna namun tanpa pengujian yang baik, anda akan terjebak, kerena wikipedia bisa ditulis dan diedit siapa saja.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

fand's picture

Saudara Hai hai dan para

Saudara Hai hai dan para bloger yang berbahagia,

Syallom

Terima kasih tanggapan Saudara Hai hai. Walaupun ada perbedaan pendapat, bukankah blog ini dibuka untuk menemukan pemahaman yang tepat? Saya yakin Saudara Hai hai bertindak terhormat dengan membuka diskusi produktif dan terbuka tapi tetap rasional,  bukan memaksakan pengertian sendiri atau "alergi"  kritik rasional. Bukankah definisi yang diajukan Sdr Hai hai disusun oleh para pakar,  bukan oleh Sdr Hai hai sendiri? Dengan diskusi dan sikap hati yang ilmiah, saling terbuka, saya yakin kita dapat menemukan pengertian yang lebih tepat dengan rasional pendapat yang logis.

Mari kita mulai dari pengertian definisi. Hingga kini saya masih mendasari komentar saya berdasarkan redaksi definisi Sdr Hai hai, karena lebih umum dan dapat diterima umum. Mudah dilihat dan dipahami bahwa hukum yang dimaksud pada definisi adalah yang diketahui manusia. Jelas bahwa hukum itu sesuai dengan batas pengetahuan manusia. Kalau lebih dari itu, pasti kebablasan.

Pengetahuan manusia itu, terutama yang ilmiah, sangat ketat, mengikuti metode dan dasar-dasar pertimbangan yang ketat. Itu sebabnya sangat bermanfaat, mampu memberi penjelasan , prediksi dan kontrol  terhadap fenomena alam. Banyak pengetahuan misalnya hukum Newton, Archimedes, dll pada berbagai kemajuan manusia. Lihat pabrik, bangunan,  alat transportasi, micro dan nano teknologi, terobosan luar angkasa. Luar biasa. Pengetahuan ilmiah termasuk kemampuan manusia terbaik saat ini, maka sayapun terus belajar. Tidak menutup diri dengan pengertian saya sendiri saat ini. Tetapi pengetahuan pasti diakui terbatas. Silahkan baca banyak buku tentang filosofi, metodologi dan penelitian sains dan pengetahuan. Para pakar pasti tahu ada keterbatsan pengetahuan manusia. Saudara Hai hai sudah mengakui ini, tapi akhirnya berbeda dalam menentukan kemampuan pengetahuan dan akal  budi dalam menjelaskan mujizat Alkitab.

Ilmu pengetahuan punya kelemahan. Mulai dari filosofi, misalnya apa yang "tahu"  sesungguhnya sama dengan yang diketahui "nyata" , masih diperdebatkan. Ilmu juga melihat sesuatu terbatas, karena hanya dalam keterbatasannya ilmu pengetahuan sungguh ilmiah. Misalnya, kalau menghitung kemampuan tinju seorang petinju, maka tangan dilihat sebagai benda fisik dengan energi, daya, kecepatan, kelenturan, dll. Bukankah tangan seharusnya dilihat sebagai bagian manusia seutuhnya? Tapi dengan cara pandang seperti itulah hasil pengukuran lebih mendekati kenyataan dengan toleransi tertentu. Secara metodologis dan teknis, pengetahuan ilmiah juga terbatas, misalnyadalam ketelitian pengukuran, kemampuan menciptakan kondisi dengan variabel dan hubungan lengkap  secara alamiah, batasan etika dan budaya, dan kelemahan peneliti sendiri. Misalnya untuk menghitung garvitasi terhadap bumi, tidak mungkin mengkonstruksi seluruh benda angkasa untuk menghitung lengkap semua massa dan gaya yang terlibat. Ada penyederhanaan, tapi pada tingkat kepercayaan yang tinggi. Gaya gravitasi bumi sebenarnya tidak sama di semua tempat, dipengaruhi oleh massa dan jarak benda-benda di sekeliling bumi. Kita manusia memang terbatas. Memang tidak mungkin menjelaskan kebenaran Alkitab secara tuntas secara ilmiah dan pengetahuan manusia. Saya maklum kalau Saudara Hai hai sangat sulit (kalau kurang senang disebut tidak mungkin) menjawab pertanyaan saya menunjukkan secara tuntas mujizat menurut hukum alam yang diketahui manusia, kecuali penjelasan umum hukum alam. Sudah kita bahas keterbatasan penjelasan seperti ini.

Pengetahuan memang  hasil kumulatif pengetahuan sebelumnya. Misalnya berdasarkan hukum Newton dirumuskan teori relativitas Einstein. Jadi Hukum Newton tidak boleh bertentangan dengan teori Einstein sebagai hasil akhir. Tetapi tidak berarti bahwa teori Einstein sungguh sesuai dengan "KETETAPAN" Tuhan tentang alam. Hal ini malah menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan terus berkembang dan berubah. Di sisi lain ini menunjukkan keterbatasan pengetahuan manusia.

Kita bersyukur Tuhan memberi kita kemampuan berpikir. Sebagai pemberian, kemampuan berpikir harus digunakan memuliakan Allah, bukan menggunakannya menunjukkan "kehebatan" akal budi kita "memvonis" Firman Allah. Sebagai pemberian, tentu kita harus pertanggungjawabkan penggunaan akal budi dan pikiran kita saat penghakiman kepada Tuhan kelak. Pengetahuan saya sangat tidak sempurna, itulah sebabnya saya selalu dengan rendah hati menggunakan pikiran dengan mohon bimbingan Roh Kudus Tuhan, dan menggunakan pengetahuan secara proposional, tidak kebablasan semampu saya.

Saya tidak menghakimi siapa yang lebih berpengetahuan diantara kita (seperti pada tanggapan Sdr Hai hai), hanya Tuhan yang paling tahu dan pembaca tentu dapat mengamati argumen dalam tulisan dan sikap kita. Kerinduan saya, Tuhan sumber segala hikmat kiraNya menunutun hati dan pikiran orang-orang yang diperkenankanNya untuk mengenalNya, lebih dan lebih lagi hingga akhir hidup ini.

Puji Tuhan.  Selamat merenung............

 

GODARMY's picture

BAAH 3 hari 3 malam baca nih

BAAH 3 hari 3 malam baca nih blog and comment masih gak selesai-selesai juga,belum lagi kudu beli paramex buat sakit kepala,kok perasaan antara ya dan tidak,ya dan tidak, ya dan tidak, YAAAAAA  dan TIDAAAKK  kek MIND GAME, bagi gue yang gak rajin baca alkitab bisa edaaaaaan hahaha....

JESUS IS GOD

__________________

JESUS IS GOD

hai hai's picture

@godarmy, Berbahagialah

Godarmy, ketika menulis blog ini saya menghabiskan waktu bermalam-malam, setelah mengunggahnya terus membacanya dan menanggapi komentar-komentar yang muncul. Membaca komentar-komentar dengan teliti lalu memikirkannya dan menjawabnya agar yang membacanya dapat memahami apa yang saya tulis.

Berbahagialah orang yang puyeng, karena itu tanda-tanda kebijaksanaa. Ha ha ha ha ... Ini udah berjam-jam mikir gimana cara menjawab komentar si fand.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

GODARMY's picture

Tuh kan butuh paramex juga

Tuh kan butuh paramex juga akhirnya hahaha...,gini aja gak semua nih blog salah Tuhan juga kerja melalui alam dan pengetahuan kok kadang-kadang: contoh simple aja kita berdoa minta uang/mobil kan gak mungkin saat dikabulin tiba-tiba TUIIING ada di depan mata pasti dah,Tuhan pakai proses entah itu kirim uang melalui orang atau dapet undian legal ato apa kek yang penting nyampai kan, tapi emang kadangkala Tuhan pakai cara yang gak masuk akal juga dalam arti yang gak bisa kita bayangin. kalo mo diperdebatkan terus ya gak akan ada habisnya entah tuh besok ato sebulan-5taon lagi kan pasti ada jawaban baik dari ko hai atopun yang lain.

Jadi semua itu tergantung pemikiran kita aja percaya apa gak.

Contoh simple aja: Gereja kan ada banyak aliran,kenapa banyak aliran? kalo dipikir lagi semua itu bermula juga dari perdebatan alkitab, ada yang setuju dan yang gak setuju...

bagi yang setuju ya tetep disitu,dan yang gak setuju bikin aja aliran baru dengan doktrin baru yang gak menyimpang dari alkitab...banyak toh sekarang kek gitu, itupun masih dibagi lagi dengan kharismatik dan non kharismatik...hehehe...bener gak gue ya..

bagi gua sih gak ada masalah kharismatik/bukan kembali aja ke alkitab lagi, jangan mau didoktrinisasi,bener gak nih, gitu aja..

contoh lagi hehehe..maaf kebanyakan contoh..

perdebatan tentang ajaran:...

-ada yang mengajarkan boleh makan makanan persembahan berhala dengan dasar(RM 14:17- I KOR 8:4,8-I KOR 6:13...dll, dan ada yang tidak boleh..jadi mana yang mau dituruti, gue pikir-pikir nih alkitab kek dualisme aja,

padahal kan gak ada ajaran dualisme dalam alkitab...jadi gimana?pertama kali gue juga bingung nih ajaran kalau dah gitu mau pilih gereja mana?

akhirnya gue pusing Ckakaka... tapi bukan berarti di alkitab ga ada ayat kunci yang bikin nih perbantahan dan para pembantah jadi diem dan gak butuh paramex lagi hehehe...jadi gimana...

kita liat aja di:KIS 15:28-29 dan KIS 21:25(emang berani ngelawan Roh Kudus?sama dengan nyangkal lho)hehehe..bener gak ya..

dan masih banyak lagi ajaran-ajaran edaaaaan yang bikin iman gak kuat jadi ikut hahaha....jadi pemecahannya :

kalo mo bikin blog ya kek gitu aja yang bikin orang bungkem ga isa ngomong lagi..

dan kalo nurut gue nih perdebatan DIAKHIRI SAMPAI SINI AJA. kagak ada akhirnya deh, hahaha...baik pemilik dan pendebat kebanyakan paramex dijamin bisa mencret kek gua lho duh:(

JESUS IS GOD

__________________

JESUS IS GOD

hai hai's picture

@ Fand, HUKUM bukan FENOMENA

Saudara Fand, Icuk melawan Yang Yang. Ketika saya menyatakan Yang Yang lebih hebat dibanding Icuk. anda membantahnya. Saya memberi bukti: Yang Yang lebih hebat karena dia menang 14 kali lalu kalah pada pertandingan ke 15 dan kembali menang pada pertandingan ke 16.

Anda ngakak dan menyebut saya naif. Menurut anda bulu tangkis TIDAK BOLEH digunakan untuk menilai kehebatan Yang Yang dan Icuk Sugiarto. Bagaimana bila keduanya main tenis? Bagaimana bila keduanya adu panco? Di samping itu Yang Yang hanya bertanding 16 kali melawan Icuk Sugiarto.

Menurut saya itulah yang terjadi dalam diskusi kita. Ketika saya berbicara tentang HUKUM Gravitasi anda memahaminya sebagai GAYA Gravitasi. Ketika saya berbicara tentang HUKUM ALAM, anda memahaminya sebagai FENOMENA ALAM.

Ketika saya menyatakan HUKUM Gravitasi tidak berubah, anda mengajarkan GAYA Gravitasi berbeda-beda di tempat yang berbeda. Ketika saya menyatakan HUKUM alam tidak berubah, anda mengajarkan bahwa FENOMENA alam tidak pernah sama.

Ketika saya menyatakan semua benda jatuh ke bawah anda menyatakan bahwa di bumi bagian selatan semua benda jatuh ke atas.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

ground's picture

@hai-hai; manna = telur burung puyuh????

Handai taulan yang terhormat, anda tahu apa yang disebut MANNA oleh bangsa Israel, yang warnanya putih seperti ketumbar dan rasanya seperti kue madu, yang ketika mencair, berbau busuk, namun yang setelah dibakar dan yang dimasak tahan satu hari lagi? Kita menyebutnya TELUR burung puyuh. Pagi-pagi buta telur-telur itu beku, itu sebabnya dapat langsung dimakan. Setelah mencair, berbau busuk dan berulat. Bila dibiarkan ditempatnya, dapat disimpan sampai pagi.===

Hai-hai...hhhh....  how come lah?......memang  banyak yang sabar terhadapmulah selama ini.

Manna bisa dikatakan sejenis 'ROTI'(Kel.16:32; Ul.8:3; Maz.78:24; Yoh.6:31,58)...bukan TELUR BURUNG PUYUHlah.

Dan MANNA itu "jatuh dari langit"lah dalam bentuk seperti embun, bukan hasil peteluran si burung puyuhlah...burung puyuh buat lauk-pauknyalah alias jadi daging goreng, sama kaya' bebek panggang kesukaan DAN-DAN.....:)

__________________

(The proof of the pudding is in the eating)

hai hai's picture

Godarmy, IMAN Bukan Yang Utama

Godarmy, salah satu naluri manusia adalah INGIN TAHU dan MEMAHAMI.

Kisah Musa membelah laut. Bagaimana pemahaman orang-orang atas kisah tersebut: 

Ketika Musa memukul laut dengan tongkatnya, maka tiba-tiba ... Buzzz laut terbelah.

Ketika Musa memukul laut dengan tongkatnya, maka ada kuasa dasyat keluar dari tongkat itu dan menyibakkan air laut.

Ketika Musa memukul air dengan tongkatnya, maka dari tongkat itu keluar  angin timur yang dasyat dan menyibakkan air.

Ketika Musa memukul air dengan tongkatnya, maka berhembuslah angin timur yang dasyat sehingga air laut tersebak.

Itulah kira-kira perkembangan pemahaman saya tentang kisah Musa membelah Laut sejak kelas dua SD. Keinginan untuk memahami itu selalu muncul.

Angin adalah udara yang bergerak karena perbedaan tekanan.  Apa yang disebut angin timur? Angin yang berhembus dari timur? Atau angin yang berhembus ke timur? Berapa kira-kira jumlah orang Israel yang menyeberang laut merah? Berapa jauh jarak yang ditempuh dengan berjalan kaki semalaman? Berapa lebar kira-kira air laut tersiibak?Kenapa orang Israel tidak terganggu oleh angin timur? Apakah angin timur itu berbentuk angin topan atau angin puting beliung?

Godarmy, Itulah pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika mempelajari kisah Musa membelah laut. apa pertanyaan yang muncul ketiika mempelajari kisah Israel makan manna di padang gurun?

Pada waktu petang datanglah berduyun-duyun burung puyuh yang menutupi perkemahan itu; dan pada waktu pagi terletaklah embun sekeliling perkemahan itu. Ketika embun itu telah menguap, tampaklah pada permukaan padang gurun sesuatu yang halus, sesuatu yang seperti sisik, halus seperti embun beku di bumi. Ketika orang Israel melihatnya, berkatalah mereka seorang kepada yang lain: "Apakah ini?" Sebab mereka tidak tahu apa itu. Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Inilah roti yang diberikan TUHAN kepadamu menjadi makananmu. Keluaran 16:13-15

Sore hari makan daging puyuh. Tidak ada hal yang aneh. Pagi-pagi makan roti dari sorga. Apa yang disebut embun? Bagaimana cara terbentuknya embun di padang gurun? Ada dua pemikiran, roti yang disebut manna itu adalah telur burung puyuh atau sejenis jamur? Padang gurun penuh dengan tanah atau pasir, kenapa manna itu tidak kotor oleh tanah? Kenapa manna itu hanya tahan 24 jam?

Godarmy, pertanyaan-pertanyaan saya itu wajar. Itu bukan pernyataan tidak beriman juga bukan prilaku seorang rasionalis, orang yang menjadikan hikmatnya sebagai standard kebenaran. Itu adalah pertanyaan yang wajar.

Sebagian orang Kristen menuduh kita rasionalis. Mereka tidak tahu bahwa kita hanya mencoba untuk menjawab pertanyaan. Suatu prasangka bodoh bila menganggap terjawabnya pertanyaan-pertanyaan tersebut akan membuat kita kehilangan iman. Mungkin benar, pemahaman itu akan membuat kita kehilangan iman, namun memperoleh pengetahuan sebagai gantinya.

godarmy, orang-orang Kristen yang menuduh kita itu memang lucu. Mereka BANGGA sekali karena hidup dengan iman sehingga sangat memandang rendah orang-orang yang hidup dengan pengetahuan. Mereka lupa, iman akan berakhir namun pengetahuan kekal adanya.       

Allah membentangkan utara di atas kekosongan, dan menggantungkan bumi pada kehampaan. Ayub 26:7

Anda tahu, sejak ayat tersebut di atas ditulis, anak-anak Tuhan hidup dengan IMAN ketika membacanya? Orang-orang Kristen generasi ini tidak perlu IMAN untuk memahami ayat tersebut di atas. Nah, mana yang lebih baik? Iman atau pengetahuan?

Anda tahu, tentang kebangkitan Kristus, hanya rasul Paulus yang hidup dengan IMAN, yang lainnya hidup dengan PENGETAHUAN.   

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

bygrace's picture

Pengetahuan kekal adanya ?

Ikutan nimbrung sedikit, walaupun bukan di inti diskusi.

Iman akan berakhir ? Tentu saja. Jika kita (kalau masuk surga) berhadapan muka dengan TUHAN, kita tidak perlu lagi iman : Bukti tentang yang kita percayai sudah ada di depan mata.

Pengetahuan kekal adanya ?

Bagaimana dengan 1 Kor 13:8 : .... pengetahuan akan lenyap ?.

Mungkinkah di surga kelak kita tidak memerlukan pengetahuan ? Tampaknya ini soal "dimensi lain" (meminjam istilah Dan-Dan di blog lain) yang mungkin tak dapat dipahami sepenuhnya dalam "dimensi" yang kita pahami saat ini.

GODARMY's picture

HAAH nih restoran kan udah

HAAH nih restoran kan udah tak suruh tutup, tapi ngapain buka lagi,kuat amat modalnya nih orang, ada menu masakan baru gak? bakpao goreng, sambel komodo, tikus masak taoco,donat gajah ato apa kek, hehehe....

ngomongin soal itu gua cuman cerita aja..

waktu gua baru masuk kristen sering banget timbul pertanyaan-pertanyaan yang katakanlah bermacam2, tapi kalo mo tanya ya dikatain "Imani aja atau Percaya aja kan beres, kamu kan masih baru jadi ya dengerin aja pendeta ngomong apa" bener gak :D,tapi bener lho setelah gua nurut kek mereka, gua jadi sama dengan mereka, gua ngebantahin orang yang gak sependapat dengan pendeta gua dan yg gak sesuai dengan apa yang gua denger gua anggap nih ajaran sesat, hehehe...kadang gitu kan...

tapi setelah gua pelajarin dan baca-baca(meski gua bacanya kalo minggu doang):D, tapi jadi ngerti dikit...jadi timbul pertanyaan nih dalem ati...

kok banyak juga ya ajaran yg gak sama dengan yang gua baca di alkitab, ato udah jadi tradisi turun temurun tuh ajaran dalam gereja gua juga gak tau,...

salah satunya kek gini:..

kalo gua tanya "sejak kapan manusia dikutuk" mereka jawab "ya sejak kejatuhan adam dan hawa lalu mereka dibuang di luar taman eden"....

nih gua pikir ajaran kok ga sesuai ya, kalo gua baca lagi di KEJ3 kok ga nemuin manusia tuh dikutuk, kan yang terkutuk cuma ular dan tanah?gue jadi bingung, lantas dengan ajaran yg kek gini apa harus gua imani? gak mungkin kan...lagian iman tanpa perbuatan kan mati..dalam arti kalo kita gak ada tindakan ya mati gitu aja yang gua pahami,contoh simple aja..

Di gereja kan banyak orang yg gak mampu dan lagi sakit...mana yang lebih penting? kita sebagai yang lebih mampu apa cuma doain,menghibur,mengharapkan dia tuh sembuh, berdoa berbahasa roh buat dia dll....ato kita kasih duit walau cuma 15.000/20.000...dari sini kita sendiri yg menilai kan...mana yg harus kita imani dan jalani?....

kalo mo ngomongin soal pengetahuan gua cuma berpendapat: gak semua orang yang pingin tahu tuh gak rasionalis kalo kita mau dibodohin terus itu yg gak rasionalis, karna itu Tuhan mengatakan kita pada akhirnya bertanggung jawab pada diri kita sendiri, tul apa gak ya hehehe....

gua cuma baca di: I petrus 1:9-12....dalam arti diselidiki kan para nabi juga pakai pengetahuan dll...baru terus diajarkan ke kita. Kitab suci kan ditulis oleh kurang/lebih 40 orang dari jaman yang berbeda(itu yg pernah gua pelajari tul apa gak ya:(...), tuh mempelajari zaman kan juga termasuk pengetahuan.

Jadi belum tentu lho kalo mempelajari pengetahuan dianggap gak rasionalis/katakanlah jadi bidat kayak saksi yehova...sedangkan untuk memenangkan jiwa nih bidat(saksi yehova dan ajaran setannya)...kita juga harus mempelajari pengetahuan lho xixixixi...

kalo gak pelajari gimana mo menang ma nih bidat dan mau menangin nih jiwa..gitu aja hehehe....ini pendapatku lho percaya/nggak ya terserah Hahahaha....ngomong terus laper nih mana masakannya:D

 

JESUS IS GOD

__________________

JESUS IS GOD

fand's picture

Saudara Hai hai yang

Saudara Hai hai yang terkasih,

Terima kasih komentar Saudara. Nampaknya Saudara sedikit kebingungan. Kebingungan itu bisa saja karena kita kurang teliti. Tentang hukum gravitasi dan gravitasi permukaan bumi Saudara jelaskan  tanggal 7 Mei 2009 seperti saya kutip berikut , "TEORI gravitasi baru menjadi HUKUM gravitasi setelah para ilmuwan mengujinya dan menemukan kenyataan bahwa kebenarannya ABSOLUT menurut standard kebenaran ilmu alam.   ............................  Gravitasi PERMUKAAN bumi 9,780 m/s2 tidak pernah berubah sejak ditetapkan. Ada alat untuk mengukur gravitasi bumi dan sampai hari ini bekerja secara konsisten di seluruh penjuru dunia."  Komentar saya tentang ini rupanya membingungkan Sdr yang nyata pada komentar Saudara terakhir berikut ini, "

Ketika saya berbicara tentang HUKUM Gravitasi anda memahaminya sebagai GAYA Gravitasi. Ketika saya berbicara tentang HUKUM ALAM, anda memahaminya sebagai FENOMENA ALAM.

Ketika saya menyatakan HUKUM Gravitasi tidak berubah, anda mengajarkan GAYA Gravitasi berbeda-beda di tempat yang berbeda. Ketika saya menyatakan HUKUM alam tidak berubah, anda mengajarkan bahwa FENOMENA alam tidak pernah sama."

Saudaraku Hai hai, kita perlu bersabar untuk meahami sesuatu. Awalnya saya yakin Saudara bisa mengerti hal ini seperti pernyataan Saudara. Karena hal ini bukan bahasan pokok, maka tidak saya bahas agak detail. Tetapi supaya lebih jelas dan tidak membingungkan, saya jelaskan singkat. Konteks diskusi kita sekitar hukum gravitasi Newton dan Eianstein. Hukum Gravitasi Newton biasanya dibagi tiga yaitu terhadap benda diam, bergerak dengan percepatan tetap dan gaya aksi-reaksi (selanjutnya Newton mengkaji pergerakan planet). Semuanya itu membicarakan gaya, gaya antara benda-benda. Gaya-gaya seperti ini yang disebut gaya gravitasi. Jika kita bicara gaya tarik menarik antara manusia dengan bumi maka kita bicara gaya gravitasi bumi dengan manusia, biasa disederhanakan gaya gravitasi bumi. Jika bicara tarik menarik antara manusia dengan bulan, maka kita bicara gravitasi bulan-manusia, biasa disederhanakan gaya gravitasi bulan. Demikian antara dua benda, dua planet, matahari dan planet , dll. Terutama pada hukum pertama Newton, tampak bahwa gaya gravitasi dipengaruhi oleh massa benda dan jarak antara benda-benda itu. Hukum gravitasi Newton hanya tepat jika kecepatan benda tidak mendekati kecepatan cahaya. Memang partikel yang bergerak mendekati kecepatan cahaya terbatas jenisnya, terutama partikel radiasi dan muon. Jika mendekati kecepatan cahaya maka lebih tepat yang disusun oleh Albert Einstein. Demonstrasi tentang ini sebenarnya bisa dilakukan dilaboratoruim. Saya anjurkan, Saudara baca lebih banyak buku terbaru. Rumusan Einstein tidak bertentangan dengan rumusan Newton, tapi jelas rumusan Newton tidak dapat menjelaskan fenomena partikel dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya (kecepatan tinggi).

Sekarang tentang percepatan gravitasi bumi. Secara umum, besarnya percepatan gravitasi dipermukaan bumi biasa digunakan 9,78m/det2. Biasa diajarkan di SMP. Di SMA sebenarnya sudah diajarkan menurut kurikulum sekolah bahwa percepatan gravitasi disuatu titik berbanding lurus dengan massa benda dan berbanding terbalik dengan kuadart jarak titik itu dari pusat massa. Misalnya percepatan gravitasi oleh massa bumi. Massa bumi tetap, tapi jarak titik bervariasi. Semakin jauh jarak titik dari pusat bumi, semakin kecil percepatan gravitasi bumi di titik itu. Sekarang,  percepatan gravitasi di permukaan bumi. Karena permukaan bumi tidak rata, ada lembah dalam, ada gunung tinggi, apalagi bumi tidak bulat seperti bola, tapi pipih (silahkan baca buku-buku tentang ini) maka titik permukaan bumi jelas tidak berjarak sama dengan pusat bumi. Dengan demikian, jelas percepatan gravitasi bumi di permukaan bumi tidak sama. Saudara cukup berdiskusi tentang ini kepada anak SMA pintar di SMA terbaik di kota Sdr, saya berharap bisa dijelaskan. Tidak perlu kepada para pakar.

Tentang hukum alam. Hukum alam jelas menjelaskan fenomena alam. Kalau bukan tentang fenomena alam, bukan hukum alam. Tunjukkan pada saya hukum alam mana yang tidak menjelaskan fenomena alam. Tidak ada bukan? Sebenarnya masalah utama diskusi kita seputar hal ini adalah : menurut Saudara hukum alam menurut definisi sama dengan "KETETAPAN" ALLAH TENTANG ALAM, menurut saya hukum alam menurut definisi belum tentu sama dengan ketetapan Allah tentang alam. Karena menurut definisi, (baca kembali definisi Sdr dan penjelasan saya), hukum alam yang dimaksud adalah yang diketahui manusia. Karena pengetahuan manusia tidak sempurna, dengan beberapa contoh yang telah saya tunjukan, maka tidak mungkin menunjukkan secara tuntas mujizat dalam Alkitab sesuai atau tidak sesuai dengan Firman Allah. Hanya Allah yang tahu. Tunduk sajalah  pada Firman Allah.

Saudara, kalau boleh saya sarankan, lebih terhormat dan dewasa, andai kita tidak cepat merasa paling pantas dan memvonis yang lain "bodoh atau kurang tahu" sebelum didiskusikan. Saya yakin bagi para saintist, pengetahuan Saudara tentang filosofi, metodologi dan penelitian bidang ilmu pengetahuan, termasuk hakikat kebenaran hukum alam yang diketahui manusia, hukum gravitasi, percepatan gravitasi, dll  sebaiknya lebih baik jika belajar lagi.

Bagi saya, sebenarnya mulai gerah membahas hal diluar pokok utama. Yang terkesan "lucu" pada saya, Saudara terlalu percaya diri terus menggunakan argumen yang sebenarnya "kurang sesuai" dengan perkembangan ilmu terbaru. Kalau begini isi diskusi kita, saya membayangkan beberapa orang kurang "sreg", karena berisi klaim diri hebat dan argumen yang kurang ilmiah (silahkan baca dan evaluasi dua atau tiga dialog kita terakhir). Kalau kurang menguasai ilmu alam, bukankah lebih baik kita beriskusi atau jangan membicarakannya terlalu PD. Saran ini disampaikan agar diskusi blog ini tidak menjadi forum diskusi yang kurang berbobot dan kurang terarah.

Saudara Hai hai yang kekasih. Kita sepakat bahwa ada mujizat setelah penciptaan, diantaranya mujizat Yesus. Selain itu, hingga kini, Saudara tidak mampu menunjukkan secara tuntas satupun mujizat dalam Alkitab sesuai dengan hukum alam yang diketahui manusia. Saudara hanya mampu menjelaskan hukum alam secara umum, dan saya telah menunjukkan kelemahan penjelasan seperti ini. Mujizat mungkin saja terjadi, sebab Allah bekerja terus sesuai kesaksian Yesus dalam Alkitab. Saya setuju pada Saudara bahwa yang "diklaim" mujizat oleh beberapa orang secara pribadi, kelompok atau gereja dalam ibadah perlu dicermati agar tetap Alkitabiah, fokus ibadah dan motivasi tetap murni untuk perkembangan iman jemaat dan kemuliaan Tuhan. Terakhir, sebenarnya menurut ajaran Yesus, kita bersuka cita sebenarnya bukan karena mampu melakukan mujizat, tapi karena nama kita tercatat di sorga.

Kemuliaan bagi Allah saja. Amin

Lady_silent's picture

kembali ke DEFINISI MUJIZAT

Maaf,saya ingin nimbrung dikit nih......

Sebagian orang yang membaca blog ini berkomentar bahwa tulisan ini menyesatkan dan melemahkan iman.....

Tetapi setidaknya sebelum mulai diskusi dan memberikan komentar macam2 marilah pertama tama kita bisa setuju dulu  tentang DEFINISI MUJIZAT karena jika ada perbedaan pengertian tentang DEFINISI MUJIZAT tentunya ga akan pernah nyambung dan jadilah saling menuduh satu sama lain...

hai2 mengawali tulisannya dengan menulis DEFINISI MUJIZAT
MUJIZAT adalah kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui.
Miracle is a wonderful happening that is beyond the known laws of nature.

Maksudnya Tidak ada penciptaan baru,tidak ada sesuatu yang tidak disediakan oleh alam,semuanya telah lengkap dan telah ada.alam sudah mempunyai hukumnya sendiri,....

jika suatu FENOMENA ALAM  bisa dijelaskan sesuai dengan hukum alam....dengan kembali kepada pengertian definisi mujizat berarti ini bukan mujizat,karena tidak ada sesuatu yang menyimpang dari hukum alam

memang di alkitab banyak terjadi hal hal yang luar biasa,hal hal yang fantastik,hal hal yang mengejutkan,hal hal yang mengherankan yang Tuhan lakukan tetapi jika hal hal itu adalah hal hal yang sudah ada di dalam alam,dan sesuai dengan hukum alam,jika kita kembali kepada definisi awal mujizat,ini bukan mujizat........karena tidak ada yang menyimpang dari hukum alam dan tidak ada penciptaan baru

Tetapi ini sama sekali tidak mengurangi Kemuliaan TUHAN....TUHAN melakukan hal hal yang mencengangkan,hal hal yang fantastic,hal hal yang mengherankan,hal hal yang luar biasa dimata kita dan Tuhan hanya memanfaatkan apa yang telah disediakan oleh alam,Tuhan menggunakan apa yang alam telah sediakan,bukan mengadakan sesuatu yang tidak ada di dalam alam semesta menjadi ada dan mengakibatkan munculnya hukum2 alam yg baru........

ini memang sesuai dengan pernyataan alkitab di bawah

Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:2-3.

Allah sudah menciptakan semuanya dengan sempurna....Alam semesta ini sudah sempurna pada hari ke 7.jika ada penciptaan baru.berarti menunjukan Allah tidak sempurna menciptakan alam karena masih harus ada yang ditambah dan direvisi.....

bukankah pernyataan saudara hai hai malah menjelaskan kepada kita bahwa ALLAH kita sangat konsisten dgn firmannya ALLAH BENAR BENAR SEMPURNA DAN TIDAK ADA KESALAHAN DAN KEKURANGAN menurut saya di manakah hal yang dikatakan sesat? saya belum menemukannya,

Allah tidak berhenti bekerja itu benar,Allah terus bekerja melakukan hal hal yang mengherankan,membuat kita tercengang,terkagum kagum hal hal yang luar biasa dan mungkin kita sudah terbiasa menyebutnya "mujizat" yg bukan MUJIZAT

Tetapi jika Allah tetap menggunakan apa yang telah alam sediakan,atau yang sudah ada di alam yang sudah berhasil diungkap manusia atau pun yang belum berhasil diungkap dari alam semesta ini dan jika Allah dalam bekerja menggunakan atau memanfaatkan,mengolah apa yang sudah ada di dalam alam semesta ciptaanNYA yang sempurna ini tentunya akan sesuai dengan hukum alam yang berlaku dan jika kembali kepada definisi awal mujizat ini bukan mujizat......karena tidak menyimpang dari hukum alam

mungkin lebih tepatnya bisa dikatakan sebagai pertolongan Tuhan,Tuhan menolong kita dengan memanfaatkan apa yg sudah disediakan Alam.atau yg sudah alam sediakan untuk dimanfaatkan...tetapi karena banyak manusia yang belum mengerti dan belum berhasil mengungkap beberapa fenomena tentang alam semesta tentulah mereka akan mengatakan itu sebuah keajaiban.....yang sebenarnya tidak ajaib...karena tidak ada yang menyimpang dari hukum alam yang ada hanya manusia belum berhasil memecahkan teka tekinya saja....

hal ini membuktikan bahwa Allah benar benar sangat Sempurna merancang dan menciptakan  alam semesta ini...

kalau sudah sempurna tidak ada yg harus ditambah lagi..

SUNGGUH ALLAH KITA ADALAH ALLAH YANG SANGAT SEMPURNA.....

__________________

Love n Peace Lady silent

hai hai's picture

Lady silent, Anda Mengejutkan

Lady Silent, anda mengejutkan karena saya menyangka semua wanita akan menjauh dari diskusi ini. Yang tidak menjauh hanya sekedar ingin tahu bukan ikut diskusi.

Anda menangkap inti tulisan saya dengan baik. Definisi, itulah KUNCI dari tulisan saya. MUJIZAT itu sudah terjadi dalam 6 hari penciptaan, setelah itu tidak ada mujizat lagi.

Memang aneh, orang-orang yang percaya mujizat justru tidak memahami dengan benar apa itu mujizat? Mujizat sudah terjadi dalam 6 hari penciptaan, setelah itu tidak ada mujizat lagi.

Orang yang dituduh tidak percaya mujizat justru memahami benar apa itu mujizat. Mujizat sudah terjadi dalam 6 hari penciptaan, setelah itu tidak ada mujizat lagi.

PARADOX! Itulah yang terjadi. Yang nampak mendukung justru menentang sementara yang nampak menentang justru mendukung. Yang nampak mengagungkan justru merendahkan yagn nampak merendahkan justru mengagungkan. PARADOX! PARADOX! PARADOX! Namanya PARADOX!

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

vincent's picture

Pak hai, Saya mao tanya?

Pak, saya mao tanya bagaimana bapak menjelaskan tentang orang-orang yang sering tidak sadarkan diri/pingsan ketika seorang pengkhotbah melewatinya sambil berdoa? karena saya sering mendengar hal itu. Ada yang cuma menaruh alkitabnya dengan ringan pada orang itu. orang itu lansung pingsan. Sebenarnya apa yg terjadi?

Thanks

dennis santoso a.k.a nis's picture

iseng2 mencoba menjawab soal mujizat

iseng2 mencoba menjawab.... ;-)

MUJIZAT adalah kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui.

maka... bila penyebab orang tidak sadar diri (atau pingsan atau jatuh atau apa aja deh) itu SUDAH DIKETAHUI secara pasti, maka itu BUKAN MUJIZAT. tapi bila BELUM DIKETAHUI, maka itu adalah MUJIZAT.

jadi yang perlu dilakukan adalah meneliti orang2 yang jatuh atau pingsan itu pada kasus per kasus untuk MEMBUKTIKAN apa yang sebenernya terjadi... bukan malah nanya ke si hai2 yang usil ini, hahahaha :-D

=== updated ===

sering terjadi adalah fenomena "jual obat"... orang2 jatuh bergelimpangan, mengaku sembuh dan langsung di-AMIN-kan tanpa pengecekan medis apakah orang2 itu beneran sembuh secara medis atau cuma sugesti / euforia saja.

memang baik bagi orang sekitarnya untuk menyemangati "korban" dengan ber-amin2-ria, tapi apa gunanya kalo besoknya atau dua-tiga bulan kemudian ternyata si "korban" kembali sakit karena ternyata dia cuma bersugesti-ria dan tidak pernah beneran sembuh?

bisa2 dia malah kecewa terhadap "Tuhan" atau malah jadi orang fanatis yang mengikuti "Tuhan" nya dengan kacamata kuda atau merem sekalian. yang mana pun tidak bagus secara jangka panjang.

hai2 disini MENOLAK untuk BERMAIN AMAN dengan meng-encourage pembaca untuk berpikir kritis untuk setiap kejadian yang mengatas-namakan Tuhan. lucunya, dia malah dihujat karena itu; karena mungkin kita lebih SENANG untuk BERMAIN AMAN dan mengatas-namakan Tuhan untuk semua yang kelihatan bagus dan tidak mau tahu bila, di kemudian hari, ternyata hal itu tidak sebagus yang awalnya.

inilah review gue tentang kenapa blog ini selalu menjadi blog terpopuler. hahahaha ^^

hai hai's picture

@ Fand, Defnisi Hukum Alam

Saudara fand, saya sengaja membatasi diskusi kita pada definisi untuk memberi anda kesempatan menyadari kesalahan dan memahami arti kata DEFINISI dan berpikir logis dan sistematis. Apabila anda tidak paham juga, maka saya benar-benar kehabisan akal untuk menjelaskannya. Saya akan berhenti sampai menemukan cara baru untuk menjelaskannya kepada anda.

MUJIZAT adalah kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui.

Miracle is a wonderful happening that is beyond the known laws of nature.

Apabila memperhatikan definisi tersebut di atas dengan teliti, maka anda akan melihat ada dua hal yang berbeda di dalam definisi tersebut yaitu:

1.    Hukum alam
2.    Pengetahuan tentang hukum alam 

HUKUM alam adalah KETETAPAN Allah tentang alam. PENGETAHUAN tentang hukum alam atau ILMU alam adalah pemahaman atau pengetahuan manusia atas hukum alam.

GRAVITASI = Hukum Alam = Hukum gravitasi

Apa yang disebut hukum gravitasi? Hukum gravitasi = gaya tarik menarik antara benda-benda karena masa mereka.

Siapa yang membuat hukum gravitasi? Sir Isaac Newton? BUKAN! Albert Einstein? BUKAN! Hukum gravitasi dibuat oleh Allah dalam 6 hari penciptaan. Hukum gravitasi adalah "KETETAPAN" ALLAH TENTANG ALAM. Sebelum Isaac Newton mengajarkannya, manusia BELUM memiliki PENGETAHUAN tentang hukum gravitasi. Setelah Isaac Newton mengajarkannya, maka sejak itulah hukum gravitasi DIKETAHUI manusia.

Bumi berputar pada porosnya, satu putaran penuh lamanya 24 jam atau satu hari. Bumi mengelilingi matahari menurut orbitnya. Satu kali bumi mengitari matahari lamanya 1.0000175 tahun atau 365.256366 hari.

Bumi berputar pada porosnya dan mengitari matahari dengan kecepatan konstan adalah hukum alam. Pengetahuan manusia tentang hal itu di sebut ilmu bumi.

Siang dan malam adalah fenomena alam, BUKAN hukum alam. Apa yang disebut siang dan apa yang disebut malam? Siang adalah terang benderang sementara malam adalah gelap gulita. Siang terjadi karena bumi menangkap sinar matahari sementara malam terjadi  karena sinar matahari terhalang. Di belahan bumi yang berbeda, lamanya siang dan malam berbeda-beda. Sejarah mencatat, ada kalanya siang menjadi lebih panjang, atau malam lebih pendek. Hal itu disebabkan oleh apa yang disebut badai matahari.  Sejarah juga mencatat ada kalanya siang tiba-tiba menjadai malam beberapa saat lalu siang kembali. Hal itu disebut gerhana matahari total. Hal itu juga bisa terjadi karena abu letusan gunung berapi memenuhi angkasa.

Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:2-3

Setelah hari keenam, tidak ada ciptaan baru, itu berarti semua hukum alam sudah MAPAN. Itu berarti Allah TIDAK AKAN melanggar HUKUM yang telah diciptakanNya karena melanggar hukum yang ada berarti membuat CIPTAAN baru, HUKUM baru.

Saudara fand, dengan pertimbangan tersebut di ataslah para ilmuwan lalu membuat definisi tentang MUJIZAT seperti di bawah ini.


MUJIZAT, kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui. Miracle, a wonderful happening that is beyond the known laws of nature.

Selamat merenungkan, semoga anda paham.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

My Self's picture

netral-just lewat

Mujizat  nyata bila orang tersebut benar2 jatuh dan TIDAK ada tempat lain untuk diharapin bahkan kemampuan diri sendiri kecuali berharap kepada TUHAN YESUS KRISTUS.

Orang yang pernah jatuh dalam masalah dan diselamatkan pasti mengerti hal ini.

Pada akhirnya mujizat itu membawa kita kembali kepada TUHAN kita YESUS KRISTUS.

Istilahnya "apapun minumnya, apapun mujizatnya apapun masalahnya, apapun penyakitnya, TUHANku TETAP YESUS KRISTUS"...

Kebenaran itu relatif?berbeda2 menurut setiap orang?itu sebabnya kita diberikan YESUS KRISTUS sumber kebenaran yang benar. INJIL.

Lady_silent's picture

PARADOX

Benar inilah yang dinamakan PARADOX...



judul "SAYA TIDAK PERCAYA MUJIZAT" tampak begitu merendahkan Tuhan,tampak meragukan kuasa Tuhan,tampak tidak mempercayai kekuatan Tuhan tetapi sebenarnya malah lebih MENGGAGUNGKAN TUHAN ,MENUNJUKAN KEMAHA SEMPURNAAN TUHAN,dan BETAPA KUASANYA TUHAN......



saya percaya tidak ada penciptaan lagi setelah hari keenam penciptaan.Tuhan sudah memberkati dan menyempurnakan pada hari ke7.



Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:2-3.



siapakah yang dapat mencipta atau CREATIO AT NIHILO selain ALLAH??



Alam semesta ini telah sempurna dan menyediakan apa saja yang dibutuhkan manusia sehingga tidak perlu ada tambahan kuasa lagi



contoh waktu air laut terbelah bukankah alam yang melakukannya?tetapi mengapa waktunya sangat tepat seperti ada yang memerintahkan?



Benar karena alam tunduk kepada ALLAH,alam menuruti perintah ALLAH,alam bekerjasama menjalankan perintah ALLAH,tetapi alam tidak bisa melanggar hukum alam,itu sebabnya pasti segala sesuatu yang terjadi sejalan dengan hukum alam..dan ini bukan MUJIZAT,karena tidak ada yg menyimpang dari hukum alam,dan tidak ada sesuatu yang baru atau yg dari tidak ada menjadi ada



masa harus BOSS yang turun tangan kalo anak buah aja mampu menyelesaikannya?



sewaktu Allah memerintahkan alam untuk membelah air laut dengan bantuan angin, alam tidak minta tambahan kuasa dari Allah,alam tidak meminta Mujizat dari Allah,karena Allah sudah menyempurnakannya dan memberkatinya di hari ke 7...



lihatlah alam semesta yang sangat mengagumkan ini,sangat mengherankan ini hanya butuh waktu 6 hari Allah membuatnya,BETAPA BESARNYA DIA



Allah tetap bekerja,tetapi Allah tetap menggunakan fasilitas dari alam semesta ciptaanNYA ini,Dia tidak perlu lagi mengeluarkan kuasa tambahan atau MUJIZAT lagi untuk menolong manusia



dengan begitu jika semua hal yang terjadi adalah sejalan dengan hukum alam itu berarti tidak ada penyimpangan hukum alam atau disebut MUJIZAT sesuai dengan definisinya menurut ensiklopedia



jangan merendahkan Allah dengan mengatakan



MUJIZAT ITU NYATA DAN ADA SAMPAI SEKARANG.....



jika Allah mengatakan sudah berhenti mencipta di hari ke 6 berarti tidak ada lagi penciptaan.....trus kok masi ada yang ngeyel mujizat tetap ada...sekali lagi inilah PARADOX



kalo definisi "mujizat" yang dimaksud adalah = kejadian yang terjadi karena harapan terwujud,atau kejadian yang menurut manusia adalah sesuatu yang luar biasa,fantastic atau mengherankan saya setuju jika "mujizat "masi ada......



tidak ada keajaiban yang ada hanya manusianya aja yang belum berhasil mengungkap.....karena tidak ada hukum alam yang tidak dapat dipelajari atau dimengerti hanya menunggu waktu saja.......



ALLAH SUNGGUH LUAR BIASA,HANYA BUTUH 6 HARI SAJA BAGI ALLAH MENCIPTAKAN ALAM SEMESTA YANG INDAH INI....YANG PATUH KEPADANYA DAN SANGAT LENGKAP DAN SEMPURNA



kalo masalah yang tumbang2 itu saya rasa sudah out of topic...kalo dibahas jadinya malah membahas rasa heran saja....



seperti tanya trick sulap....



romy rafael juga jago lho bikin tumbang tanpa menyentuh atau tumpang tangan ,kaki ,alkitab....lebih berfariasi lagi manifestasinya ada yg jadi tukul,monyet dll ga cuma tertawa,nangis atau berbahasa yang gitu gitu..jangan lebay ah masa begitu dibilang mujizat??



he...he....

 

__________________

Love n Peace Lady silent

hai hai's picture

Mujizat Oh Mujizat

Lady silent, Saya suka dengan tulisan Kahlil Gibran tentang mujizat, kira-kira inilah yang dia katakan,

di negeri tuan,
mujizat adalah ketika kehendak Allah tunduk pada kehendak manusia
di negeri kami
mujizat adalah ketika kehendak manusia tunduk pada kehendak Allah

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

fand's picture

Syallom. Terima kasih atas

Syallom.

Terima kasih atas tanggapan para partisipan yang berbahagia.

Saya akan terus memberi tanggapan berdasarkan tanggapan Sdr Hai hai terhadap tanggapan saya, sehingga tidak ke luar dari fokus utama blog ini.

Persoalan kembali ke awal diskusi kami dengan Sdr Hai hai.

Menurut yang diajukan Sdr Hai hai

"MUJIZAT adalah kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui.

Miracle is a wonderful happening that is beyond the known laws of nature"

Saudara Hai hai dan rekan-rekan yang kekasih . Saya ringkas pandangan saya dalam diskusi-diskusi  yang lalu. Sejak awal saya setuju bahwa penciptaan telah selesai, hukum alam adalah hukum Tuhan tentang alam. Tetapi sesuai definisi, hukum alam yang dimaksud dalam definisi adalah hukum alam yang telah diketahui, tegasnya : hukum yang diketahui oleh manusia. Hukum yang telah diketahui manusia tentang alam, sesuai dengan hakikatnya (dasar filosofi, metode dan keterbatasannya) belum tentu sesuai dengan hukum alam (hukum yang ditentukan oleh Tuhan ). Itulah sebabnya pengetahuan terus berubah, bertambah, bersifat kumulatif, berkembang dan terus dilengkapi (disempurnakan). Hingga kini proses ini belum berhenti dan terus berlanjut. Berdasarkan hakikat kebenaran ilmiah atau ilmu alam ini,  tidak ada yang menjamin bahwa peristiwa tertentu (mis. mujizat dalam Alkitab) sesuai dengan hukum alam yang telah diketahui karena penjelasan ilmiah ini tidak tuntas menunjukkan kesesuaian seluruh variabel yang terlibat pada hukum alam tersebut pada kasus tertentu itu (mujizat tertentu). Berdasarkan penjelasan ini, mujizat tidak mengandung arti "ada ciptaan baru", juga tidak berarti mujizat tidak sesuai dengan "ketentuan Tuhan". Mujizat hanya berarti belum dapat dijelaskan tuntas oleh pengetahuan manusia (hukum yang diketahui) terutama kesesuaian pada waktu, kondisi, tempat/ruang atau tujuan-tujuan Tuhan yang ditetapkan sehubungan dengan mujizat tertentu itu.  Selain itu, Tuhan tentu memiliki kedaulatan atas ciptaan melakukan kehendakNya, meskipun tidak sesuai dengan hukum yang telah diketahui manusia. Siapa yang sungguh mengetahui bahwa Allah telah menetapkan bahwa hukum sesuai perilaku alamiah alam sehari-hari tidak bisa diintervensinya lagi? Bukankah Allah sering menyatakan bahwa Dia berdaulat dan melampaui segala akal budi manusia serta berkuasa atas seluruh ciptaan? Hal ini dapat berarti bahwa Allah telah menetapkan bahwa Dia tidak terikat dan dibatasi oleh hukum yang diketahui manusia, bahkan juga ketetapan Allah bahwa dia tidak dibatasi oleh alam dalam perlakuaanNya terhadap alam sendiri? Hanya penciptaan telah selesai. Bukankah hukum alam bersifat umum, tidak menjelaskan hal detail setiap waktu? Penyimpangan itu sesungguhnya diakui ada dalam setiap hasil ilmu alam tapi pada tingkat signifikan tertentu. Kebenaran absolut ilmu alam harus dipahami dalam kerangka berpikir ilmiah seperti ini. Saya setuju bahwa perbuatan Tuhan melalui mujizat menyingkapkan kemahakuasaanNya atas ciptaanNnya. Bukankah Allah kita tidak terbatas sebatas akal budi manusia?

Berdasarkan penjelasan di atas maka sangat tidak pantas menurut saya kita bersikap "mari kita menguji kebenaran mujizat dalam Alkitab berdasarkan definisi "kamus buatan manusia" dengan akal manusia. Silahkan bahkan harus (sesuai perintah Yesus) menggunakan akal budi mempelajari mujizat  bahkan seluruh Alkitab untuk memelihara dan mengelola alam serta mengenal Allah kita. Tetapi jangan justru menempatkan akal sebagai otoritas "memvonis"  Firman Allah dan tindakannya hingga kini dan selamanya dalam alam ciptaanNya. Bukankah Allah terus bekerja menurut FirmanNya?

Puji Tuhan. Kemuliaan bagi Tuhan kita selamanya.

Selamat merenung ...............

sigid's picture

Lho, memang kenapa dengan NAMA pak ?

You wrote :

Saudara sigid, bila anda perhatikan kisah penciptaan langit dan bumi, maka anda akan tahu segala sesuatu dimulai dengan NAMA. Bila anda baca Alkitab dengan seksama, maka anda akan tahu betapa pentingnya NAMA.

Bila anda tidak SUKA dengan NAMA yang ada, mulailah dengan MEMBERINYA nama baru. MEMBERI nama baru adalah KUASA yang diberikan Allah kepada manusia, bahkan KUASA untuk memberi NAMA kepada Sang Pencipta. Klik di sini untuk membacanya.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Sigid wrote :

NAMA ? Lho, memang kenapa dengan NAMA pak ?

He he, saya berpikir logis saja.
Memang benar bahwa Tuhan memberikan kewenangan bagi "manusia itu" untuk memberi nama kepada tiap makhluk. Manusia juga memanggil Tuhan dengan NAMA.

NAMA adalah penyederhanaan, orang merasa lebih nyaman menyebut "sepeda motor" dari pada mendeskripsikannya, seperti : "kendaraan beroda dua, dengan bahan bakar bensin, berbentuk ... dsb".

Yang berusaha saya katakan sebelumnya adalah berhati-hatilah dengan definisi atau konsep.

Konsep merupakan peralatan yang dibuat manusia untuk menerangkan hal yang dia lihat atau rasakan. Dengan konsep, manusia berusaha memasukkan lingkungannya ke dalam kepalanya. Konsep, seperti halnya seorang penulis yang berusaha mendeskripsikan sebuah barang dalam bentuk tulisan dengan harapan bahwa bahkan orang yang belum pernah sekalipun melihat barang tersebut dapat memiliki gambaran setepat mungkin tentang hal itu. Therefore, Konsep tentunya merupakan penjelasan yang harus masuk akal bagi otak manusia.

Sebagai contoh, bagi orang yang belum pernah sekalipun melihat buku, seorang ahli bahsa membuat definisi sebagai berikut :

Book
.noun
A set of written, printed, or blank pages fastened along one side and encased between protective covers.

Jika saya belum pernah melihat BUKU, saya akan bayangkan bahwa BUKU itu bentuknya seperti penjelasan di atas, dan sesuatu yan bentuknya bulat bundar dengan dua buah pegangan di sisi kana dan kirinya tidak akan saya sebut BUKU, mungkin saya akan meNAMAi benda kedua itu sebagai PANCI.

Bagaimana dengan mukjizat?

Kita berbicara tentang TUHAN disini, dan jika kita pikir bahwa manusia dengan ukuran otak sekitar 1400 cc bisa menjelaskan dengan tepat sesuatu yang telah menciptakan alam semesta yang tidak terbatas ukurannya bahkan dengan ukuran tahun cahaya, sepertinya agak berlebihan.

Segala definisi tentang TUHAN bukan TUHAN itu sendiri, definisi tersebut hanya membantu manusia mengenal sebagian kecil dari TUHAN namun TUHAN sendiri tidak dapat kita rangkum seutuhnya dengan kata-kata.

Segala definisi tentang MUKJIZAT bukan MUKJIZAT itu sendiri, definisi tersebut hanya membantu manusia mengenal sebagian kecil dari MUKJIZAT namun MUKJIZAT sendiri tidak dapat kita rangkum seutuhnya dengan kata-kata.

Hati-hati dengan definisi atau konsep, jika kita terlalu percaya diri dengan konsep yang kita buat sendiri, secara otomatis kita akan dipenjarakan olehnya. Segala sesuatu yang tidak masuk dalam konsep yang kita buat akan kita tolak.

Jika bapak sudah tentukan bahwa MUKJIZAT atau kuasa TUHAN itu  harus A, B, C, D, maka hanya sebatas itulah yang bisa bapak lihat dan rasakan, kuasa TUHAN yang versi F atau G tidak akan bisa bapak rasakan karena itu tidak masuk dalam konsep atau definisi bapak. Bapak akan di sekat oleh konsep yang bapak ciptakan sendiri.

Tapi jangan salah pak, maaf, komentar ini bukan apologi untuk membela doktrin Injil, buat apa, justru apa yang didalam Injil itu yang selalu membela saya. Saya hanya bermaksut menampilkan wawasan lain tentang masalah ini.

~# salam #~

fand's picture

Evaluasi diskusi dan usulan simpulan.

Saudara-Saudara Partisipan yang terkasih

Syalom ..............!

Puji Tuhan, menurut hemat saya, akhirnya kita sudah hampir sampai pada puncak pembahasan "adakah mujizat setelah penciptaan" yang menjadi pokok bahasan dalam blog ini. Saya tertarik mengulas diskusi kami (saya dan Saudara Hai hai) sebagai evaluasi untuk memperoleh "hikmatnya". Ulasan ini tidak berarti menunjukkan salah-benar, bodoh-pintar, dll, juga tidak berarti "masalah pribadi" saya dan Saudara Hai hai. Bagi saya yang dilakukan dalam blog ini adalah diskusi untuk memperoleh pemahaman yang lebih tepat. Perbedaan secara akademik dalam blog ini bukan masalah pribadi, apalagi tidak bisa dan tidak pantas dijadikan sebagai "penilaian" atas diri seseorang. Tetapi dari perbedaan pendapat, melalui diskusi produktif dan ilmiah-rasional kita berupaya memperoleh pemahaman yang tepat agar kita lebih berhikmat memahami dan melayani Tuhan.

Berikut saya ringkas hal prinsipil, terutama dari sudut logika dan ditutup dengan kesan- kesan saya.

Menurut saya, perbedaan pendapat  krusial saya dan Saudara Hai hai adalah pada pengertian "hukum alam" dalam definisi mujizat. Saya dan Saudara Hai hai berbicara atas definisi yang sama dengan yang diajukan oleh Saudara Hai hai (tepatnya, sebenarnya bukan dirumuskan oleh Saudara Hai hai, melainkan oleh para pakar dalam bentuk 'kamus',  tapi dalam blog ini Saudara hai hai mengklaim bahwa pemahamannyalah yang paling tepat).

Menurut pemahaman saya, Saudara Hai hai yakin bahwa hukum alam yang dimaksudkan dalam definisi sama dengan hukum Tuhan (ketetapan Tuhan tentang alam), karena hukum alam pasti diatur dan ditetapkan oleh Allah sebagai pencipta. Karena penciptaan hanya berlangsung 6 hari, maka tidak ada hukum alam baru setelah 6 hari penciptaan. Kalau ada mujizat setelah penciptaan berarti ada hukum alam baru yang ditetapkan oleh Tuhan yang menyimpang dari hukum yang telah ditetapkan saat penciptaan, konsekuensinya ada ciptaan baru. Hal ini bertentangan (kontradiksi) dengan pernyataan bahwa penciptaan telah selesai seperti dinyatakan pada Kejadian 2:2-3. Menurut logika, kesimpulannya: tidak ada mujizat setelah penciptaan.

Kesulitan pertama muncul saat Saudara Hai hai mengakui bahwa mujizat yang dilakukan Yesus menurut Alkitab adalah sungguh-sungguh mujizat (lihat komentar oleh Hai hai pada Mgu, 2009-04-26  21:19), dan mengakui bahwa mujizat oleh Kristus adalah kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui namun tidak ada ciptaan baru atau hukum baru (lihat komentar oleh Hai hai pada Rab, 2009-04-29 00:09). Sampai pada tahap ini sebenarnya ada kontradiksi pada premis Saudara Hai hai. Sebelumnya (lihat paragraf sebelum ini) beliau menggunakan premis "kalau ada mujizat berarti ada hukum baru yang pasti merupakan ciptaan baru", tapi akhirnya (dalam paragraf ini) beliau mengakui ada mujizat  yang tidak menimbulkan hukum alam baru dan ciptaan baru. Secara logika, kalau muncul premis-premis seperti ini dalam penalaran, maka penalaran seutuhnya tidak logis, maka argument seutuhnya tidak valid. Kalau dipaksakan maka pasti sesat (menurut filsafat dan ilmu aturan bagaimana seharusnya berpikir 'logika'). Maaf, istilah ini lumrah dalam logika, sangat tidak pantas dan tidak tepat disasarankan pada pribadi orang.

Mengapa muncul kontradiksi ini? Menurut saya, ada frasa 'menentukan' yang tidak secara konsisten digunakan oleh Saudara Hai hai. Perhatikanlah bahwa pada awalnya, 26 April, Saudara Hai hai hanya memfokuskan diri pada 'hukum alam' tetapi pada 29 April beliau menggunakan frasa lengkap "hukum alam yang diketahui". Memang diakui , termasuk oleh Saudara Hai hai dan master sulap dan sejenisnya bahwa mujizat oleh Yesus tidak dapat diulang dan dijelaskan dengan pengetahuan manusia.

Apa perbedaan "hukum alam" dengan "hukum alam yang diketahui" sehingga menimbulkan kontradiksi dalam penalaran kita? Hukum alam adalah ketetapan Tuhan terhadap alam, jadi sama dengan hukum Tuhan,  sedangkan hukum alam yang diketahui adalah pengetahuan manusia tentang alam. Secara praktis dan hakiki, hukum alam yang diketahui  (1) menjelaskan 'tingkah laku' terpola fenomena alam  (2) yang dapat diketahui manusia. Hukum alam yang dapat diketahui manusia adalah "sebatas" kemampuan indera dan akal manusia. Padahal mujizat dalam Alkitab melingkupi pembicaraan tentang Allah dan tindakannya yang pasti tidak semuanya dapat diinderakan dan dipahami dengan akal budi manusia. Memang hukum alam yang diketahui manusia semakin dilengkapi (disempurnakan) dan dilakukan dengan metode yang sangat ketat, tetapi pasti oleh yang sungguh-sungguh pakar mengakui keterbatasan ilmu bahkan pengetahuan manusia, termasuk tentang hukum alam yang dapat diketahui. Jadi hukum alam yang diketahui belum tentu sama dengan hukum alam. Kesimpulan ini sangat normatif.

Secara praktis, Saudara Hai hai sendiri tidak mampu menunjukkan secara tuntas satupun mujizat menurut hukum alam yang diketahui (lihat komentar oleh fand pada Sen, 2009-05-04  18:03, dan seterusnya). Beliau hanya mampu menjelaskan hukum alam secara umum. Saya beri contoh tentang  burung puyuh. Menurut Saudara Hai hai,  "Handai taulan sekalian, walaupun banyak guru sekolah minggu yang sembarangan mengajarkan kisah tersebut di atas seolah-olah burung-burung puyuh itu muncul dari antah-berantah setelah Musa berdoa, namun Alkitab mencatat bahwa burung-burung puyuh itu muncul terbawa angin." Singkatnya, karena burung puyuh diterbangkan oleh angin maka bukan mujizat, sebab angin termasuk fenomena alam dan bagaimana 'tingkah laku angin' sudah diketahui manusia. Tetapi menurut saya, Saudara Hai hai lupa bahwa mujizat itu bukan peristiwa umum, tapi kasus perkasus, khusus, maka wajib dijelaskan seluruh variabel kesesuaian hukum alam yang diketahui terhadap mujizat, kasus per kasus. Jika tidak, maka mujizat itu belum dapat dijelaskan oleh hukum alam yang diketahui. Misalnya tentang waktu : bagaimana menjelaskan menurut hukum angin bahwa angin itu pintar , berhembus dan mampu mengumpulkan burung puyuh dan menjatuhkannya di perkemahan-perkemahan Isreal di padang gurun, bukan di tempat lain,  tetapi setelah Isreal masuk Kanaan angin pintar itu tidak ada lagi  sesuai Firman Tuhan? Bukankah hal ini menyimpang dari hukum alam tentang angin? Sampai pada tahap ini, sebenarnya akal sehat dapat memahami bahwa Mujizat tentang burung puyuh itu sungguh mujizat karena tidak dapat dijelaskan dengan pengetahuan manusia.

Saudara- saudara yang kekasih, sebenarnya penalaran di atas dapat diringkas.

MUJIZAT adalah kejadian yang menyimpang dari hukum-hukum alam yang telah diketahui.

Miracle is a wonderful happening that is beyond the known laws of nature.

Jadi kalau ada mujizat maka ada kejadian yang menyimpang dari hukum alam yang diketahui. Karena hukum alam yang diketahui belum tentu sama dengan hukum alam (ketetapan Tuhan tentang alam) maka ada mujizat tidak berarti ada hukum alam baru oleh Tuhan. Dengan demikian ada mujizat tidak sama dengan ada ciptaan baru.  Penalaran ini sungguh logis dan pernyatannya rasional secara logika.

Secara normatif ; mungkinkah Tuhan mengadakan mujizat yaitu kejadian yang menyimpang dari hukum alam yang diketahui manusia ? Akal sehat pasti paham : MUNGKIN, karena Tuhan tak terbatas sedangkan pengetahuan dan akal manusia terbatas. Secara praktisnya memang kami (saya dan Saudara Hai hai) mengakui mujizat oleh Yesus adalah sungguh-sungguh mujizat. Dan terhadap mujizat lain, Saudara  Hai hai tidak pernah menunjukkan penjelasan tuntas satupun mujizat  menurut hukum alam yang diketahui.

Ada argumen lain yang berkembang dalam blog ini yaitu : hukum alam yang menjelaskan mujizat Alkitab itu memang belum diketahui tetapi tidak berarti tidak mungkin diketahui, tinggal menunggu waktu untuk menyingkapkannya. Saudara-saudaraku, oleh akal sehat dengan mudah memahami bahwa pernyataan ini menunjukkan bahwa kejadian mujizat dalam Alkitab tersebut tidak dapat dijelaskan oleh ilmu pengetahuan sekarang. Lalu sesuai definisi berarti kejadian mujizat dalam Alkitab itu adalah mujizat. Sederhana sekali bukan?

Dari pembahasan ini jelas ada mujizat setelah penciptaan, dan  mujizat dalam Alkitab (sejauh diskusi kita) adalah sungguh-sungguh mujizat. Bagaimana yang dikalim mujizat oleh pribadi atau kelompok tertentu? Yang jelas, menurut Alkitab mujizat masih mungkin terjadi. Secara nalar, akal sehat dapat diguakan mengkritisi mujizat-mujizat ini dengan penjelasan di atas. Beberapa diantaranya (biasanya ditulis dan dierjemahkan dalam berbagai bahas) sungguh -sungguh mujizat, tapi beberapa lainnya malah tidak masuk akal, bahkan beberapa hari setelah diklaim mujizat "sembuh" penyakitnya kambuh lagi.

Saya sangat terkesan dengan Saudara Hai hai yang telaten merespon dengan memuaskan setiap komentar, produktif dan tidak asal klaim tanpa penjelasan (kecuali komentar beliau Sel, 2009-05-12 14:14. Sesungguhnya dalam argumen beliau tidak tampak ketidaklogisan dan ketidaksistematisan pemahaman saya, hanya pokok-pokok frasa dalam definisi. Dalam jawaban saya oleh fand pada Jun, 2009-06-15 19:00 saya tunjukkan kelogisan dan argumen seluruh diskusi saya secara sistematis. Singkatnya, kami sepakat tentang pokok dalam definisi tetapi tidak pada pengertiannya. Lalu sesuai definisi, karena hukum alam yang dimaksud adalah hukum alam yang diketahui maka konsekuensinya adalah:  ...... silahkan baca sendiri .  Terus terang blog ini mengerahkan pemikiran saya secara memuaskan, bahkan saya kadang "terkagum" sendiri atas komentar Saudara Hai hai dan saya, karena tampaknya argumen yang saya ajukan lebih dari kemampuan saya. Tuhan Maha Besar, kepadaNya hormat dan pujian.

Kalau ada simpulan, maka saya merasa ada pegangan yang lebih "nyata" bagi partisipan. Namun demikian, saya tidak setuju simpulan itu 'memaksa', biarkan tiap orang mengambil kesimpulan sendiri, dengan akal budinya, pengetahuannya, imannya dan tentu seluruh tanggungjawabnya dalam hidup ini dan dihadapan pengadilan Tuhan kelak.

Kemuliaan bagi Tuhan .................

ground's picture

Definisi manusia demi kenyamanan intelek..

Orang memberikan definisi demi "kenyamanan" intelek. Namun begitu "istilah buatan manusia" ini dikenakan kepada Tuhan , maka 'kesalah-pahaman" terjadi. Kita adalah ciptaan dan menggunakan bahasa ciptaan namun berusaha mendefinisikan Pencipta dan "mengurung" pekerjaan2Nya di dalam batas definisi buatan ciptaaan. Hasilnya hikmat manusia yang bisa dipermalukan.

Kalo gitu saya buat definisi dari saya jugalah, nyambung dari definisi dari hai-hai:

MUJIZAT adalah kejadian/peristiwa akibat intervensi ilahi  yang melampaui dari hukum-hukum alam yang telah diketahui , yang mana di dalamnya ada misteri (rahasia) Allah dan tujuanNya yang tak dapat diungkapkan oleh waktu manusia atau oleh kehendakNya sendiri.

Tapi saya tdk mau mengurung Tuhan hanya pada definisi baru saya ini. Ini hanyalah definisi saja, dapat berubah.

Ok?

__________________

(The proof of the pudding is in the eating)

whoislikegod's picture

salam kenal Hai Hai

saya pendatang baru di SS. senang membaca tulisan Anda. Mengenai mujizat, nampaknya definisi setiap orang berbeda-beda misal anugerah yang oleh beberapa orang disebut mujizat.  Yang saya ingin tanyakan kepada Hai adalah apakah waktu Yesus berjalan di atas air masuk kategori mujizat atau apa? Demikian juga tentang perkawinan Kana dengan berubahnya air menjadi anggur. Mohon pencerahannya...

·siapa seperti Allah?·

__________________

·siapa seperti Allah?·

billy chien's picture

hmmmm

billy: pantes lo nga percaya mujizat... kalo ga percaya tuh liat tulisan mu sendiri, blog ini hanya untuk orang yang kurang kerjaan ...


__________________

Fuck Everything That Doesn't Make You Happy

antisehat's picture

ko Hai: mujizat...

ko Hai...

menurutku... mujizat tidak sama dengan makanan,

karena jika mujizat sama dengan makanan,

maka jantung kita bisa jebol,

sebab setiap hari dapat mujizat 3 atau 4 kali...

 

jadi...

makanlah makanan yang meregenerasi sel...

dan menutrisi sel...

yang adalah pembangun organ-organ tubuh...

sebagai dasar kesiapan menerima mujizat...?

 

hehe... thank you

___________________________

giVe tHank’s wiTh gReaTfull heArt

www.antisehat.com

 

hai hai's picture

Mujizat Sampai Di sini

Diskusi tentang mujizat sudah saya pindahakn ke sini.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

2bebless4u.wordpress.com's picture

Tanggapan artikel

Shalom pak hai-hai. saya lihat anda ini sangat menaruh iman anda di perkataan para ahli yang nota bene orang skeptis atau yang kurang menyetujui Mujizat itu dari Tuhan. Contohnya tembok Yerikho runtuh karena gempa bumi. Ini apa dasarnya? Apakah pada saat itu atau hari itu atau tanggal itu ada data yang menyebutkan terjadi gempa bumi? Yang bertepatan dengan Saat bangsa Israel keliling yang ketigabelas kali.

 

Pak hai-hai, semuanya itu mujizat yang Tuhan lakukan. Entah itu karena alam atau apapun itu tidak masalah. Intinya itu terjadi setelah Tuhan memerintahkan kepada bangsa Israel atau pribadi yang mengalami mujizat itu sendiri setelah mentaati perintah Tuhan tepat persis dan tepat pada waktunya.

Juga definisi mujizat, berdasarkan hukum alam, yaitu yang melawan. Menurut Bapak terjadinya semua peristiwa itu kalau bukan mujizat terus itu apa?  Thanks Pak, lain waktu disambung. God Bless.

hai hai's picture

2bebless4u, Anda Harus Membaca Dengan Teliti

2bebless4u, anda harus membca tulisan saya dengan teliti sebelum memberi komentar, karena di dalam tulisan saya banyak kalimat-kalimat yang mudah menimbulkan salah paham.

Mungkin tulisan berikut ini lebih singkat dan sistematis untuk anda baca. Silahkan klik di sini untuk membacanya.
 

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

hai hai's picture

@Liyen Sipayung, Foto Anda Terlalu Besar

Liyen, walaupun foto anda yagn cantik membuat mata nyaman memandangnya, namun membuat tampilan SABDASpace menjadi kacau balau. Sebaiknya anda memperkecil foto tersebut sebelum menjadikannya avatar. Sesungguhnya sudah ada ukuran standard avatar kan?

Definisi mujizat sudah saya berikan. Untuk membacanya silahkan klik di sini.

Nona, mujizat itu tidak ditentukan oleh PERASAAN anda! 

Menurut saya para penulis lagu tersebut menggunakan kata-kata bombastis.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

liyen sipayung's picture

bible reading

hhe, saya kurang tw pak buat ukuran standart avatar, dan saya pun amat terkejut, "loh koq besar amat fotonya", pengen dihapus, gak tau, dah terlanjur terkirim pesannya.skali lagi maaf pa,tdk sngaja..(",)

 

sebelumnya saya lebihdulu sudah membaca "definisi mujizat" tsb pak,dr atas smpe kbawah sehingga saya tertarik jd member utk menanyakan hal mujizat tsb. tp mgkn saya tulalit yg masih bayi soal pengetahuan ke imanan, jd blum bs mngambil ksimpulan yg lebih singkat(intinya)..

 

biar gak tulalit, mungkin lebih sering lagi baca alkitabnya,hehe..

 

trimakasi byk pak,,,!!

GB

 

 

 

 

__________________

(",)

Anak_Allah's picture

Mujizat dipandang secara subjective....

Syalom....

Saya ngak mengerti kenapa harus ada perdebatan tentang hal2 yg pribadi seperti tentang mujizat dalam kehidupan ini. Mujizat adalah sesuatu yang sangat pribadi sifatnya. Bagi seseorg boleh saja satu kejadian adalah mujizat tapi bagi org lain adalah biasa2 saja, tergantung dari sisi mana ia melihatnya. Contoh : Musa membelah Lautan, org yang melihat dari sisi mujizat akan merasa takjub oleh kuasa Allah yg begitu luarbiasa baginya, org yg melihat dari sisi hukum alam juga akan merasa takjub oleh kuasa alam yg luar biasa yg adalah ciptaan Allah juga, akhirnya dua2nya memuliakan Allah, lha apa bedanya???? Yg penting memuliakan Allah. 

Yg memakai kacamata mujizat tdk perlu menghakimi org yg memakai kacamata ilmiah dan sebaliknya juga org dgn kacamata ilmiah tdk perlu menghakimi org dgn kaca mata mujizat. Beres Toh..... Sdr Hai2 kalau mau menelaah Alkitab secara ilmiah silahkan, tapi jgn menuduh org lain yg menelaah  Alkitab secara Theologia atau bahkan secara iman percaya sbg org bodoh atau tdk mengerti dsb. Apa hak saudara menghakimi kepercayaan org? Tidak ada kebenaran absolut didunia ini, hanya Tuhan yg absolut dlm segala hal, defenisi mujizat yg sdr buat hanya berlaku untuk saudara dan pengikut, bagi org lain boleh saja memakai defenisi lain.

Hampir seluruh dunia memakai sistim pengukuran standar meter  tapi Amerika memakai inci dan kaki, siapa yg bisa protes??? Banyak hal2 yg tdk perlu diperdebatkan karena banyak hal yg kita tdk benar2 tau. Apa yg hari ini benar bisa jadi terbukti salah di kemudian hari. Yg penting semuanya untuk kemuliaan Tuhan. Jadi soal mujizat atau hukum alam tdk ada masalah, karena dua2nya menujukkan kuasa dan kebesaran Tuhan. Amin 

__________________

JESUS IS THE LORD

hai hai's picture

anak_Allah, Kenapa Anda

anak_Allah, Bila tidak boleh menghakimi, kenapa anda jsutru menghakimi saya? Bila anda tidak suka dengan tulisan saya jangan baca, beres kan? Bila tidak ada kebenaran absolute, kenapa bilang saya salah? Aneh!

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

andreasandreigo's picture

Allah seperti apakah yg kita percayai?

Salam damai sejahtera,

Allah seperti apakah yg kita percayai, saya pikir (baca: subyektif, biar sejalan dgn bung Hai Hai) adalah inti /dasar dari pemikiran kita akan apakah mujizat ada atau tidak, masih tetap dikerjakan oleh Allah atau tidak.

Apakah kita benar-benar mengerti akan hakekat/inti dari yang Ilahi itu, sehingga kita bisa memelukNya, merangkulNya, memeriksanya dengan teliti dan kemudian mengatakan dengan penuh kepastian bahwa yang Ilahi itu adalah yang seperti ini dan bukan yang seperti itu? Jika Dia tidak seperti yang ini, maka Dia pasti bukanlah Allah? Saya orang yang setuju dengan pandangan bahwa bahkan Allah pun tidak dapat membentuk lingkaran dari bidang persegi, tapi saya juga percaya bahwa iman berada di atas logika/akal budi meskipun tidak bertentangan dengan akal budi sama sekali. Itu adalah bagian dari hati, yamg memilih untuk percaya pada misteri, apa yang berwarna abu-abu.

Kita diminta untuk mengasihi TUHAN, Allah kita, dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan akal budi kita. Akal budi penting, tapi entah kenapa hati dan jiwa juga dimasukkan ke dalam bagian percaya itu, dan hati disebutkan pertama kali.

Ada kesan bagi saya, bung Hai Hai, anda memutlakkan pernyataan anda, "Setelah hari keenam, tidak ada lagi mujizat." Selanjutnya, anda mengemukakan argumen anda dan juga definisi anda tentang arti kata 'mujizat' itu. Dari sudut pandang saya, anda telah berhasil menggenggam Allah, melihat Allah dengan lensa mikroskopis anda, dan melaluinya anda menetapkan bahwa Allah tidak bisa lain dari itu. Ini, menurut saya, berbeda jauh sekali dengan gambaran Allah yang anda kemukakan dalam tulisan 'Papaku pasti masuk neraka', sebuah gambaran tentang Allah yang sukar sekali ditebak, Allah yang berkarya di dalam Yesus Kristus. Mengapa anda begitu ngotot mempertahankan pandangan bahwa Allah tidak lagi melakukan mujizat sementara di tempat lain anda menyisakan sebuah mujizat yang tetap menjadi misteri, mujizat yang bukan karena bertentangan dengan hukum alam tetapi bertentangan dengan hukum kasih manusia?

Saya kira pandangan anda tentang mujizat perlu diperluas. Di dalam kamus Oxford Advanced Learner's Dictionary edisi ketujuh, dinyatakan bahwa miracle (mujizat) memiliki arti umum : "an act or event that does not follow the laws of nature and is believed to be caused by God," sedikit lebih luas dari KBBI edisi keempat (2008) yang cuma menyatakan bahwa 'mukjizat' (bukannya mujizat sebagaimana kita biasa menuliskannya - kata 'mujizat' sendiri bahkan sama sekali tidak ada dalam KBBI edisi keempat) berarti "kejadian (peristiwa)  ajaib yang sukar dijangkau oleh kemampuan akal manusia." Jadi, secara umum (ini berarti pandangan ini adalah pandangan lintas kepercayaan), berkaitan dengan mujizat, tetap ada ruang bagi Allah yang bekerja di dalamnya, sehingga kurang tepat jika anda memaksakan pandangan sehingga TUHAN tidak lagi bekerja di dalamnya. Seorang yang selamat dari kecelakaan pesawat dengan tidak menderita luka sama sekali saya kira (saya tidak bilang yakin, ini adalah bagian dari misteriNya) adalah sebuah mujizat, meskipun orang lain menyebutnya keberuntungan.  Tapi, saya bisa mengerti pandangan anda tentang Alkitab yang tidak dapat salah. Cuma, sayangnya, kita tidak dapat memandang kata-kata dalam Kej. 1 : 31, "sungguh amat baik," sebagai sesuatu yang mutlak dan tidak bisa dipertanyakan lagi, semuanya mesti diterima seperti itu, tidak bisa ditawar-tawar lagi. Sayangnya, anda memutlakkan pandangan itu sehingga menyangkali sisi Allah yang lainnya, sisi Allah yang mau "membungkuk untuk memberi kita makan." (Hosea 11 : 4).

Saya kira, apa yang lebih penting adalah  memberlakukan anugerah (mujizat) keselamatan yang kita terima dengan menjadi taat pada apa yang diajarkan pada kita mengenai perilaku dalam kehidupan (kasihilah ...) dan bukannya cuma memikirkan apa artinya kasih itu. Salam kasih dalam Yesus Kristus!

hai hai's picture

andreasandreigo, Allah KEFEFET

Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:2-3.

andreasandreigo, setelah ENAM hari tidak adalah HAL BARU. Semua yagn terjadi dari permulaan dunia sampai kekal SUDAH ditetapkan. Itu sebabnya Allah BERHENTI.

Allah yang saya kenal adalah Allah yang TIDAK menjilat ludah-Nya sendiri. Karena Dia menyatkan bahwa Dia BERHENTI maka itu berarti DIA berhenti.

Apabila anda lebih suka menyembah Allah yang berkata, "Aku berhenti pada hari keenam kecuali KEFEFET. Walaupun BERHENTI namun bila KEFEFET Aku akan bekerja lagi." maka itu berarti anda SALAH memilih Allah karena Allah yang dicatat di dalam Alkitab tidak menjilat ludah-Nya sendiri apalagi KEFEFET.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

andreasandreigo's picture

Allah yang salah dimengerti

Alkitab adalah buku 'terbesar' karena menjadi buku yang paling bamyak di-'kritik' (dalam penegertian yang netral, meskipun dipandang sebagai sesuatu yang merendahkan) karena menyatakan adanya Allah yang tidak dimengerti dengan hukum-hukumNya yang tidak (masih belum, menurut pandangan bung Hai Hai barangkali lebih tepat) terselami.

Alkitab, dari sudut pandang saya, menyatakan akan Allah yang telah merencanakan segala sesuatu dengan sempurna bahkan sebelum dunia (baca: alam semesta) ini dijadikan, tapi sekaligus juga Allah yang merendahkan diri, dibuang, ditolak, dicibirkan, diinjak, karena salah dimengerti hanya karena Ia mau menunjukkan belas kasihanNya kepada kita. Itu membuat saya, sebagai seorang dewasa yang diminta untuk berpikir kritis, agar tetap memiliki hati seorang anak kecil, hati seorang anak kecil yang lahir di palungan.Saya bisa jadi salah memilih Allah yang seperti itu, tapi saya tahu DIA tidak salah dalam memilih saya. saya yakin juga (tidak dalam pikiran saya, tapi dalam iman) IA juga memilih anda, bung Hai Hai.

Sungguh, alangkah ... (Roma 11 :33-35)

hai hai's picture

@andreasandreigo, Memahami Allah

Saudara andreasandreigo, menurut saya, sudah terlalu lama orang-orang Kristen hidup dengn SLOGAN-SLOGAN kosong. Walaupun solah-olah indah namun slogan-slogan kosong itu benar-benar TONG KOSONG. tidak ada isinya sama sekali. Karena bosan menghimbau teman-teman TEOLOG untuk berhenti mengajarkan slogan-slogan kosong akhirnya saya berkata kepada Tuhan, Inilah aku. Bila Engkau berkenan, pakailah aku. Maka saya pun mulai menulis dan menyebarkannya.

Untuk memahami ajaran Alkitab pertama-tama anda harus memahami ajaran tentang Allah Tritunggal. Tanpa pemahaman tentang Allah Tritunggal yang benar, mustahil mampu memahami ajaran Alkitab dengan benar.

Agar bisa memahami ajaran tentang Allah Tritunggal anda harus memahami NAMA-NAMA dan DEFINISI-DEFINISI dengan benar. Alkitab harus dipelajari sebagai Alkitab, bukan kitab NUJUM di mana ayat-ayatnya dicabut dari sana sini untuk MENDUKUNG hikmat manusia yang oleh sebagian teolog disebut Sistematika Teologi dan oleh sebagian teolog lainnya disebut RHEMA.

Alkitab, dari sudut pandang saya, menyatakan akan Allah yang telah merencanakan segala sesuatu dengan sempurna bahkan sebelum dunia (baca: alam semesta) ini dijadikan, tapi sekaligus juga Allah yang merendahkan diri, dibuang, ditolak, dicibirkan, diinjak, karena salah dimengerti hanya karena Ia mau menunjukkan belas kasihanNya kepada kita. Itu membuat saya, sebagai seorang dewasa yang diminta untuk berpikir kritis, agar tetap memiliki hati seorang anak kecil, hati seorang anak kecil yang lahir di palungan.Saya bisa jadi salah memilih Allah yang seperti itu, tapi saya tahu DIA tidak salah dalam memilih saya. saya yakin juga (tidak dalam pikiran saya, tapi dalam iman) IA juga memilih anda, bung Hai Hai.

Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, dari kalimat-kalimat anda nampak gamblang sekali bahwa anda tidak memahami ajaran tentang Allah Tritunggal dengan benar. Ketika ditanya tentang Allah Tritunggal, paling-paling anda akan mengatkan, "Allah Tritunggal adalah TIGA pribadi dalam SATU hakekat." Ketika ditanya apa itu tiga pribadi, anda akan berkata, ada tiga pribadi, Allah Bapa, Allah Anak, Allah Roh Kudus. Ketika ditanya apa itu  SATU hakekat, maka anda akan berkata satu hakekat artinya satu esensi. Ketika terus ditanya, maka akhirnya anda akan menjwab, "Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Mustahil memahami ajaran tentang Allah Tritunggal dengan sempurna. Ajaran tentang Allah Tritunggal adalah ajaran Alkitab yang paling sulit dipahami. Itu sebabnya kita membutuhkan Iman.

Kongzi mengajarkan, "Bila tahu katakan tahu, bila tidak tahu katakan tidak tahu, itulah tahu.!"

Alih-alih mengaku tidak tahu, malah menyalahkan Alkitab dan Tuhan dengan mengajarkan bahwa Alkitab mustahil dipahami dengan sempurna. Alih-alih mengaku tidak tahu karena malas belajar justru mencari kambing hitam dengan mengajarkan bahwa Allah mustahil dipahami oleh manusia dengan sempurna. Itulah prilaku kebanyakan orang Kristen saat ini. Itu sebabnya muncul TAFSIRAN Alkitab nggak karu-karuan.

Sejak lama Li (kesusilaan) tidak diajarkan lagi dengan LENGKAP itu sebabnya banyak orang Kristen tuna susila. Sudah saatnya kita mengajarkan Li dengan lengkap. Sudah saatnya kita mempelajari Alkitab dengan cara yang benar.

apa yang anda pahami tentang IMAN?

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

andreasandreigo's picture

Sungguh tidak terselidiki ...

Saudara Hai Hai yang terkasih, saya berharap anda MEMAHAMI benar mengapa saya memasukkan bagian ayat Rom. 11 : 33-35 itu. Saya berharap anda tiba pada pengakuan dalam ayat 36-nya sebenarnya.

Bicara tentang slogan-slogan KOSONG, tentang tong KOSONG, saya jadi ingat akan kata-kata ini "... melainkan telah meNGOSONGkan diriNya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia." (Flp. 2 : 7).  KEKOSONGAN yang sungguh penuh dengan ISI bagi orang yang MEMAHAMINYA dengan mata iman.

Anda menyatakan:

Untuk memahami ajaran Alkitab pertama-tama anda harus memahami ajaran tentang Allah Tritunggal. Tanpa pemahaman tentang Allah Tritunggal yang benar, mustahil mampu memahami ajaran Alkitab dengan benar. Bagi kita, orang-orang Kristen yang mengakui Ketritunggalan, itu bisa jadi benar, tapi bisa jadi itu bukan menjadi satu-satunya kebenaran yang mesti dipegang. Orang-orang Yahudi (sangat sedikit dari mereka yang adalah Kristen berdasarkan statistik saat ini) memahami ajaran Alkitab (baca: PL; seluruh kitab dalam PL adalah milik mereka, kalau mau jujur) dan mereka yang dari kalangan Unitarian (yang menolak paham Trinitas) bisa jadi memiliki pemahaman yang membuka wawasan baru bagi kita, orang-orang Kristen Trinitarian, akan ajaran Alkitab yang benar, dan itu memperkaya kita, sebagaimana pandangan anda tentang mujizat, yang bagi cukup banyak orang saya kira, dipandang tidak benar- dan oleh karena itu jadi menggemparkan dunia persilatan, he… he… he… .

Saya secara pribadi tidak memiliki pemahaman akan Allah Tritunggal, tetapi saya setuju dengan pandangan akan pemahaman itu yang dikemukakan oleh orang-orang Kristen lainnya yang percaya akan Allah Tritunggal dan telah menggumuli akan hal itu. Saya juga memutuskan untuk percaya sama seperti mereka. Berikut ini saya kutip sepenuhnya bagian buku “Mengenali Kebenaran” karya Bruce Milne (penerbit BPK Gunung Mulia, 1993) mengenai Allah Tritunggal :

 Mengenali Kebenaran—Bab 6. Allah Tritunggal

 

6. ALLAH TRITUNGGAL

 

Bagaimana rupa Allah? Jawaban umum sementara adalah "Allah itu Roh berpribadi yang hidup". Allah yang dinyatakan dalam Alkitab sungguh-sungguh hidup dan bertindak (TB Mazm 97:7; 115:3). Ia bukan kuasa atau kekuatan tak berpribadi, tetapi Allah berpribadi dan berwatak dengan kodrat khusus. Dia adalah Roh yang melebihi seluruh tatanan dunia, walaupun tatanan itu bergantung pada-Nya.

 

6.1  Ajaran Alkitab

 

Alkitab berbicara tentang Allah sebagai tiga oknum yang dapat dibedakan, yang biasa disebut sebagai Bapa, Anak dan Roh Kudus. Istilah teknis untuk gagasan ini, Tritunggal, tidak terdapat dalam Alkitab, tetapi termasuk golongan istilah yang bersifat alkitabiah dalam arti mengungkapkan dengan jelas ajaran Alkitab.

 

a. Perjanjian Lama

 

Bagi bangsa Israel, keesaan Allah merupakan aksioma: "Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa" (TB Ul 6:4). Penekanan pada keesaan ilahi ini sangat penting, mengingat politeisme yang memuja berhala dan bersifat dekaden dari bangsa-bangsa di sekeliling Israel. Namun Perjanjian Lama juga mengandung isyarat tentang "kepenuhan" dalam Allah yang merupakan landasan ajaran Perjanjian Baru tentang Tritunggal.

 

Acapkali Allah memakai istilah jamak untuk diri-Nya sendiri (TB Kej 1:26; 3:22; 11:7; Yes 6:) dan penulis Injil Yohanes memperlakukan perikop Yesaya itu sebagai penglihatan Yesus (TB Yoh 12:41). Ada sebutan mengenai "malaikat Tuhan" yang disamakan dengan Allah tetapi berbeda dengan-Nya (TB Kel 3:2-6; Hak 13:2-22). Perjanjian Lama juga menyebutkan Roh Allah sebagai wakil pribadi Allah (TB Kej 1:2; /TB Neh 9:20; Mazm 139:7; Yes 63:10- 14). Ada juga disebutkan tentang hikmat Allah, khususnya dalam (TB Amsal 8:1-36, sebagai perwujudan Allah di dunia, dan mengenai firman Allah sebagai ungkapan yang kreatif (TB Mazm 33:6,9; bnd. TB Kej 1:26). Ada juga nubuat yang menyamakan Mesias yang sudah lama ditunggu-tunggu itu dengan Allah (TB Mazm 2:1-12; TB Yes 9:5-6).

 

Jelaslah bahwa Perjanjian Lama tidak mengajarkan mengenai Tritunggal secara lengkap, tetapi dengan menyajikan keesaan Allah dalam bentuk jamak, perikop-perikop tadi mendahului ajaran Perjanjian Baru yang lebih lengkap.

 

b. Perjanjian Baru

 

Ajaran tersirat dalam Perjanjian Lama muncul ke permukaan dalam Perjanjian Baru. Pertama, para rasul semakin tergerak untuk menyembah Yesus sebagai Tuhan, berdasarkan pengaruh dampak kehidupan dan watak-Nya, tuntutan dan mujizat-mujizat, dan terutama kebangkitan serta kenaikan-Nya. Kedua, realitas dan kegiatan Roh Kudus di antara mereka jelas merupakan kehadiran Allah sendiri. Sebab itu, acuan yang Yesus berikan kepada mereka (TB Mat 28:19) menentukan pemahaman mereka. Allah adalah esa, namun dapat dibedakan dalam tiga oknum: Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus.

 

Berbagai perikop mengandaikan atau menyatakan ketritunggalan Allah, secara langsung atau tidak langsung (TB Mat 3:13-17; 28:19; TB Yoh 14:15-23; Kis 2:23; 2Kor 13:14; Ef 1:1-14; 3:16-19). Masing-masing oknum ditegaskan bersifat ilahi:

 

* Sang Bapa adalah Allah

(TB Mat 6:8-9; 7:21; Gal 1:1);

* Sang Anak adalah Allah

(TB Yoh 1:1-18; Rom 9:5; Kol 2:9; Tit 2:13; Ibr 1:8-10); dan

* Roh Kudus adalah Allah

(Mar 3:29; Yoh 15:26; 1Kor 6:19-20; 2Kor 3:17-20).

 

Dengan demikian Alkitab menyajikan realitas yang misterius dan unik: satu Allah, sang Bapa, Anak dan Roh Kudus.

 

Satu cara untuk memahami perbedaan antara sang Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah dengan menghubungkan fungsi yang berbeda dengan masing-masing oknum itu. Bentuk paling populer menghubungkan penciptaan dengan sang Bapa, penyelamatan dengan Anak dan pengudusan dengan Roh Kudus. Paulus memberikan bentuk lain dalam TB Efesus 1:1-23, di mana pemilihan dihubungkan dengan sang Bapa (TB Ef 1:4,5,11), penyelamatan dengan Anak (TB Ef 1:3,7,8) dan pemeteraian dengan Roh Kudus (TB Ef 1:13-14). Berdasarkan TB Roma 11:36 ada pengertian lain yang memakai kata-kata depan berkaitan dengan kegiatan Allah dalam alam semesta: dari Dia (Bapa) dan oleh Dia (Anak) dan kepada Dia (Roh Kudus). Tetapi perbedaan-perbedaan ini jangan sampai memudarkan kebenaran dasar mengenai keesaan ilahi di mana ketiga-tiganya terlibat dalam kegiatan siapa pun di antara ketiga oknum itu. Misalnya, walaupun penciptaan khususnya dikaitkan dengan sang Bapa, namun juga dihubungkan dengan Anak (TB Yoh 1:3) dan Roh Kudus (TB Yes 40:13)

 

6.2  Mengerti ajaran ini

 

Penyataan Alkitab tentang ketritunggalan Allah itu telah diteliti oleh beberapa gereja pasca-rasuli yang mencoba menjelaskan imannya secara rinci dalam konteks kebudayaan Yunani Romawi. Hasil perdebatan ini dituangkan dalam Pengakuan Iman Athanasius (kira-kira abad ke-8): "Kita menyembah satu Allah dalam ketritunggalan, dan Tritunggal dalam kesatuan; tanpa mengacau-balaukan Oknum-oknum, atau membeda-bedakan keilahian".

 

Bukan maksud buku ini untuk menelusuri rincian pertikaian yang timbul mengenai pokok ini. Kiranya cukuplah membahas secara singkat empat persoalan penting.

 

a. Keterbatasan bahasa

 

Kehidupan Allah sebagai Tritunggal jelas tidak ada padanannya dalam pengalaman manusia. Kita berbicara tentang misteri ini hanya karena Allah sendiri telah berbicara tentang hal ini dalam Alkitab. Sudah tentu timbul kesulitan dalam mengungkapkannya dengan bahasa yang dapat dimengerti. Augustinus, misalnya, dalam membahas kelayakan memakai istilah "oknum" berhubungan dengan Tritunggal, mengatakan,

 

"Ketika ditanyakan tiga _apa_?, bahasa manusia sangat terbatas karena miskin dalam perbendaharaan kata. Namun dikatakan ‘tiga oknum’, bukan untuk menjelaskan sejelas-jelasnya, tetapi untuk mengatakan sesuatu yang menyampaikan arti sekalipun terbatas".

 

Hal yang serupa dikemukakannya tentang angka tiga berkaitan dengan keberadaan Allah: "Dalam ketritunggalan ini dua atau tiga oknum tidak lebih besar daripada salah satu oknum."

 

b. Cara memakai kata "Allah"

 

Para penulis Kristen memakai kata "Allah" dengan dua cara: kadang-kadang mereka maksudkan sang Bapa khususnya dan kadang-kadang Allah dalam ketritunggalan-Nya. Jika dianggap bahwa yang dimaksudkan dengan "Allah" hanya sang Bapa, maka perendahan Anak dan Roh Kudus di bawah sang Bapa tak terelakkan. Banyak sekte tidak menyadari perbedaan yang sangat penting itu, dan oleh karena itu terjadi kesulitan dengan ajaran Alkitab mengenai keilahian penuh dari Anak dan Roh Kudus. Saksi-saksi Yehowa, misalnya, tidak mengerti bahwa dalam Perjanjian Lama, Allah (_Yhwh_, yang mereka sebut "Yehowa") berarti Allah yang Tritunggal (bnd. ps 16 di bawah tentang keilahian Kristus). Sang Bapa tidak dibedakan dengan Anak dan Roh Kudus karena Dia adalah Allah. Keilahian sama-sama dimiliki oleh ketiga Oknum; berdasarkan ini Allah adalah esa tetapi juga tritunggal.

 

c. Tiga _apa_?

 

Bagaimana manusia dapat mengacu pada ketritunggalan dalam diri Allah tanpa membahayakan keesaan-Nya? Di Indonesia, masyarakat Kristen telah memakai istilah "oknum" sebagai padanan istilah klasik Yunani _hupostasis _dan Latin _persona_. Pada zaman ini, istilah itu hampir tidak dipakai lagi kecuali dalam konteks teologi Kristen, sehingga dapat dikatakan tidak lagi mempunyai arti bagi orang biasa. Istilah "pribadi" yang acapkali dipakai cenderung memberi kesan bahwa ada tiga kepribadian dalam Allah, masing-masing dengan ciri-ciri kekhususan secara tersendiri, dan karena itu membahayakan keesaan Allah. Istilah "cara berada" pernah dipakai, tetapi sekali lagi memberi kesan bahwa keberadaan Bapa berbeda dengan keberadaan Anak, dan seterusnya. Tetapi karena masih belum ada istilah yang dapat diterima secara umum sebagai alternatifnya, maka istilah tradisional "oknum" tetap dipertahankan sekalipun tidak seratus persen memadai.

 

d. Adakah analogi Tritunggal dalam pengalaman manusia?

 

Kesulitan memahami Allah sebagai "tiga dalam satu" telah mendorong para pemikir Kristen berabad-abad untuk mencari analogi-analogi Tritunggal yang dapat mencerahkan pemahaman. Dalam pembahasan klasik Augustinus, Tritunggal digambarkan dengan mengacu pada kesatuan dan perbedaan daya ingat, pengertian dan kehendak dalam jiwa manusia. Tetapi dilihat dari segi psikologi modern, pandangan tentang manusia ini agak sewenang-wenang; lebih parah lagi, analogi ini tidak menyoroti kesatuan Allah yang unik, di mana ketiga Oknum saling menyusup dan terlibat dalam karya masing-masing.

 

Di bawah pengaruh pandangan modern tertentu tentang kepribadian, maka sejumlah teolog telah menghidupkan kembali analogi purba tentang kelompok tiga orang. Sama seperti kepribadian orang dapat bergabung dan menyatu dengan kepribadian- kepribadian lain, begitu pula Oknum-oknum dalam Allah menyusup satu dengan yang lain dan mengungkapkan diri dalam kesatuan ilahi. Mungkin ada ayat-ayat Alkitab yang mendukung pandangan ini, khususnya yang berbicara tentang perkawinan. Yesus mengatakan bahwa dalam perkawinan "mereka bukan lagi dua, melainkan satu" (TB Mat 19:15). Analogi ini yang disebut "analogi sosial" memberikan penjelasan yang berharga tentang pluralitas oknum-oknum dalam Allah, tetapi juga dapat membahayakan keesaan ilahi.

 

6.3  Pentingnya ajaran ini

 

Permasalahan yang kompleks ini dapat menimbulkan pertanyaan, apa gunanya membahas pokok ini, khususnya mengingat tidak ada keterangan tentang teka-teki "satu tambah satu tambah satu adalah satu". Namun hampir semua pokok yang penting dalam agama Kristen tergantung pada ajaran bahwa Allah adalah tiga dalam satu.

 

Ambillah pokok persoalan mengenai dosa yang memisahkan manusia dari Allah dan mengakibatkan murka-Nya. Dosa melibatkan dua pihak saja, yaitu orang yang berdosa yang melanggar hukum dan Allah yang hukum-Nya dilanggar. Jadi kalau Yesus bukan ilahi, dosa bukanlah urusan Dia. Suatu ketika, pada waktu Yesus mengampuni dosa seseorang, Ia dituduh menghujat karena hanya Allah yang dapat mengampuni dosa (TB Mr 2:5-7). Para pengritik-Nya memang benar dalam pendapat itu, kekhilafan mereka adalah bahwa mereka tidak menyadari siapa Yesus. Hanya jika Yesus adalah Allah yang datang kepada manusia, Ia sanggup mengampuni dosa kita; sebaliknya, kalau Ia mengampuni dosa, tentu Ia adalah Allah. Dengan demikian, Allah bukanlah Keberadaan tanpa perbedaan-perbedaan di dalam-Nya.

 

Sama halnya dengan Roh Kudus. Orang Kristen percaya bahwa kuasa Allah telah menguasai hidupnya serta memberinya hidup baru. Ia mengenal Tuhan dan mengalami kehadiran-Nya, ia yakin akan kuasa firman-Nya dan mendapat kekuatan untuk hidup bagi Dia dan menerima karunia untuk melayani Dia. Akan tetapi, kalau bukan Allah sendiri yang bekerja di dalam orang Kristen, maka keyakinan akan kegiatan Roh Kudus hanyalah khayalan yang tidak ada kaitan dengan realitas ilahi. Hanya kalau Roh Kudus yang bertindak atas manusia adalah Allah maka pengalaman tentang keselamatan benar-benar menyelamatkan. Sekali lagi harus diakui bahwa keesaan Allah adalah kompleks.

 

Dengan demikian, seluruh pengertian keselamatan Kristen dan penerapannya pada pengalaman manusia tergantung pada ketritunggalan Allah. Begitu penting maknanya. Ketritunggalan dalam Allah juga merupakan dasar pokok penegasan bahwa Allah itu kasih adanya. Allah tidak kesepian, yang memerlukan ciptaan sebagai objek kasih-Nya. Sebagai Tritunggal, Allah sudah puas dengan diri-Nya dan tidak _perlu_ menciptakan ataupun menyelamatkan. Penciptaan dan penyelamatan merupakan tindakan kemurahan hati sepenuhnya, ungkapan Allah sebagai kasih yang bebas dan abadi.

 

Dalam ajaran ini ada kesulitan yang muncul dari rumusan sederhana yang dibentuk berdasarkan pengalaman manusia. Tetapi kita harus mengingat bahwa Allah adalah Tuhan segala yang ada yang berada di luar segalanya. Seandainya kita tidak menemukan keajaiban dan misteri yang sangat dalam mengenai keberadaan Allah, maka itulah alasan untuk meragukan penegasan Alkitab. Jadi kendatipun sulit dipahami, namun ajaran tentang ketritunggalan melukiskan Allah yang cukup mulia untuk disembah dan dilayani.

 

Akhirnya, merenungkan Allah dalam ketritunggalan-Nya, Bapa, Anak dan Roh Kudus, yang dapat dibedakan-bedakan menurut oknum dan tugas tetapi tetap merupakan keesaan yang sempurna dan harmonis dalam kasih mengasihi yang kekal, membuat orang melihat sesuatu yang agung dan tak terperikan, bahkan indah dan menarik. Sepanjang masa, misteri yang mulia itu telah menggerakkan hati orang dan membawanya kepada puncak pujaan dan ibadah, kasih dan pujian.

 

Kudus, kudus, kudus Tuhan mahakuasa, Allah Tritunggal, agung nama-Mu!

 

Bahan Alkitab

 

TB Kejadian 1:2,26; 3:22; 11:7; Keluaran 3:3-6; Yosua 5:13-6:2;

TB 1Raja 22:19-20; Nehemia 9:20; Mazmur 33:6,9; Amsal 8:1-36;

TB Yesaya 6:2,8; 9:5-6; 11:1-2; Yehezkiel 37:24-25; Zakharia 9:9;

TB Matius 3:13-17; 28:19; Yohanes 14:15-23; Kisah 2:32-33; 2Kor 13:14;

TB Efesus 2:18; 4:4-6; Filipi 3:3; 1Yohanes 5:1-12.

 

 

 

 

Untuk memahami ajaran ini, orang terpaksa mencomot ayat-ayat yang mendukung pandangan ini, dan itu bukan berarti semata-mata hanya untuk menguatkan hikmat manusia (melakukan ‘eisegesis’ – memasukkan sesuatu ke dalam teks) namun juga bisa berarti melakukan ‘eksegesis’ – menarik ke luar apa yang dimaksudkan teks.

Apa yang saya pahami tentang IMAN? Saya tidak tahu. Yang saya tahu adalah ini:

Iman (bukan IMAN, tolong jelaskan kenapa anda menggunakan huruf besar semuanya untuk kata ini) adalah:

 - dasar dari segala sesuau yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. (Ibr. 11 : 1);

- n. 1. kepercayaan (yg berkenaan dng agama); 2. keyakinan dan kepercayaan kepada Allah, nabi, kitab dsb: -- tidak akan bertentangan dng ilmu; 3. ketetapan hati, keteguhan batin; keseimbangan batin (KBBI edisi keempat, Pusat Bahasa, 2008);

- faith noun

1. [U] ~ (in sb/sth) trust in sb’s ability or knowledge; trust that sb/sth will do what has been promised.

2. [U, sing] strong religious belief

3.[C] a particular religion

4. [U] good ~ the intenton to do sth right. (OALD 7th edition)

 

Saya tidak percaya ini adalah susunan kata-kata yang paling tepat, tapi saya bisa memahami bahwa semuanya adalah  memiliki pengertian yang benar.

Doa pada perayaan ultah ke-70 Krister Stendahl, seorang tokoh Dewan Gereja-gereja Sedunia, pada 21 April 1991, yang saya kutip dari buku “Akar Bersama, Belajar tentang iman Kristen dari Dialog Kristen-Yahudi” barangkali bagus untuk kita renungkan bersama :

Ya, Engkau Hikmat Abadi

sebagian saja yang kami tahu

dan sebagian kami tidak tahu;

Ya, Engkau Keadilan Abadi

yang sebagian saja kami akui

tetapi tidak sepenuhnya kami turuti;

Ya, Engkau Kasih Abadi

yang kami hanya kasihi sebagian

tetapi takut mengasihi sepenuh-penuhnya;

Bukalah pikiran kami

agar kami mengerti;

Bekerjalah dalam kehendak hati kami

agar kami menuruti;

Nyalakanlah hati kami

agar kami dapat mencintaiMu.

hai hai's picture

@ andreasandreigo, Iman St. Athanasius

Saudara Hai Hai yang terkasih, saya berharap anda MEMAHAMI benar mengapa saya memasukkan bagian ayat Rom. 11 : 33-35 itu. Saya berharap anda tiba pada pengakuan dalam ayat 36-nya sebenarnya.

Maaf, saya sama sekali tidak memahami alasan anda memasukkannya.

Bicara tentang slogan-slogan KOSONG, tentang tong KOSONG, saya jadi ingat akan kata-kata ini "... melainkan telah meNGOSONGkan diriNya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia." (Flp. 2 : 7).  KEKOSONGAN yang sungguh penuh dengan ISI bagi orang yang MEMAHAMINYA dengan mata iman.

Bisa anda jelaskan hubungan Kristus mengosongkan diri dengan slogan kosong dan tong kosong? Saya sama sekali nggak ngerti yang anda maksudkan.

Apapula yang anda pahami dengan kekosongan yang sungguh penuh dengan isi bagi orang yang memahaminya dengan iman?

Maukah anda menjelaskan maksud dari kekosongan yang penuh isi? Selama ini saya hanya tahu, kosong adala kosong, isi adalah isi. Mustahil ada tong kosong yang berisi.

Maukah anda menjelaskan apa arti memahami dengan iman? Karena selama ini saya memahami dengan akal budi.

Untuk memahami ajaran Alkitab pertama-tama anda harus memahami ajaran tentang Allah Tritunggal. Tanpa pemahaman tentang Allah Tritunggal yang benar, mustahil mampu memahami ajaran Alkitab dengan benar.

Bagi kita, orang-orang Kristen yang mengakui Ketritunggalan, itu bisa jadi benar, tapi bisa jadi itu bukan menjadi satu-satunya kebenaran yang mesti dipegang. Orang-orang Yahudi (sangat sedikit dari mereka yang adalah Kristen berdasarkan statistik saat ini) memahami ajaran Alkitab (baca: PL; seluruh kitab dalam PL adalah milik mereka, kalau mau jujur) dan mereka yang dari kalangan Unitarian (yang menolak paham Trinitas) bisa jadi memiliki pemahaman yang membuka wawasan baru bagi kita, orang-orang Kristen Trinitarian, akan ajaran Alkitab yang benar, dan itu memperkaya kita, sebagaimana pandangan anda tentang mujizat, yang bagi cukup banyak orang saya kira, dipandang tidak benar- dan oleh karena itu jadi menggemparkan dunia persilatan, he… he… he… .

Apabila orang Yahudi memahami ajaran Perjanjian Lama dengan benar, mereka tidak akan membunuh Yesus. Apabila orang Yahudi generasi ini memahami Perjanjian Lama dengan benar, mereka pasti menjadi orang Kristen.

Kristen tauhid, saya sudah baca beberapa buku mereka juga sudah membaca kisah perdebatan mereka dengan Pdt. Budi Asali MDiv. Saya sama sekali tidak terbuka wawasannya ketika membaca tulisan mereka karena tidak ada kebenaran sama sekali dalam ajarn mereka.

Alkitab adalah standard kebenaran yang bertentangan dengan ajaran Alkitab berarti SESAT tidak peduli betapa indah kedengarannya ajaran demikian. Allah berhenti bekerja pada hari ke tujuh, itu berarti Dia benar-benar berhenti dan tidak ada penciptaan baru lagi setelah hari ketujuh. Menyangkal kebenaran itu SESAT namanya.

Saya secara pribadi tidak memiliki pemahaman akan Allah Tritunggal, tetapi saya setuju dengan pandangan akan pemahaman itu yang dikemukakan oleh orang-orang Kristen lainnya yang percaya akan Allah Tritunggal dan telah menggumuli akan hal itu. Saya juga memutuskan untuk percaya sama seperti mereka. Berikut ini saya kutip sepenuhnya bagian buku “Mengenali Kebenaran” karya Bruce Milne (penerbit BPK Gunung Mulia, 1993) mengenai Allah Tritunggal :

Saudara andreasandreigo, saya memahami ajaran tentang Allah Tritunggal dengan baik, itu sebabnya saya tahu bahwa

Untuk memahami ajaran Alkitab pertama-tama anda harus memahami ajaran tentang Allah Tritunggal. Tanpa pemahaman tentang Allah Tritunggal yang benar, mustahil mampu memahami ajaran Alkitab dengan benar.

Namun terima kasih sudah mengopy paste buku yang menjelaskan tentang Allah Tritunggal. Penjelasannya biasa-biasa saja kecuali ini:

Penyataan Alkitab tentang ketritunggalan Allah itu telah diteliti oleh beberapa gereja pasca-rasuli yang mencoba menjelaskan imannya secara rinci dalam konteks kebudayaan Yunani Romawi. Hasil perdebatan ini dituangkan dalam Pengakuan Iman Athanasius (kira-kira abad ke-8): "Kita menyembah satu Allah dalam ketritunggalan, dan Tritunggal dalam kesatuan; tanpa mengacau-balaukan Oknum-oknum, atau membeda-bedakan keilahian"

Credo Athanasius disebut juga Iman St. Athanasius. Menurut tradisi, dipercayai bahwa Credo tersebut disusun oleh St. Athanasius, Uskup Alexandria (328 – 373). Catatan resmi tentang penggunaannya (yang tertua) adalah di kanon pertama Sinode Autun (670). Salinan paling tua yang diketahui terdapat dalam kumpulan kotbah Caecarius dari Arles (468/470-542).

Saudara andreasandreigo, menurut saya  buku yang anda referensikan bukan buku yang baik nggak peduli siapapun dan betapa mashurnya pun penulisnya. Bila anda pelajari tentang sejarah pengakuan Iman Athanasius maka bahwa penulis buku itu ngawur ketika berbicara tentang Pengakuan Iman Athanasius.

Melakukan kesalahan dalam pemahaman Alkitab itu bukan masalah besar, siapa saja dapat melakukannya. Namun orang yang NEKAD menganggap enteng dan memanipulasi catatan sejarah sulit untuk dipercaya.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

andreasandreigo's picture

Saya hanyalah seorang ...

 

Tuan Hai Hai, maafkan saya, saya tidak datang ke dalam ajang ini untuk bertarung, sehingga kalaupun saya dipaksa untuk bertarung, saya bisa jadi bulan-bulanan dan dihajar habis-habisan sampai tidak dapat bangun lagi. Saya tidak punya jurus-jurus yang sakti. Jika pun punya jurus, maka itu hanyalah jurus untuk diberlakukan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, bukan jurus yang dapat dipakai menumbangkan pendekar-pendekar lainnya agar dapat memperoleh gelar pendekar nomor wahid sedunia. Saya tahu saya bukan tandingan Pendekar Super Sakti (kalau tidak salah, Suma Han ya, namanya? Atau sudah ganti nama menjadi Hai Hai?)

Tujuan saya sebenarnya hanya ingin menunjukkan kalau kita tidak bisa main mutlak-mutlakan  dengan apa yang ada dalam pikiran kita, bukan membantah adanya Yang Mutlak itu. Itu sebabnya saya memberi garis bawah pada kata 'harus' dan 'mustahil' pada saat anda menekankankan pentingnya ajaran Tritunggal itu untuk memahami ajaran Kristen (lihat tanggapan saya, "Sungguh tak terselidiki ...").

Apa yang saya maksud dengan MEMAHAMI sebenarnya adalah juga MERASAKAN (sesuatu yang tidak harus melibatkan akal budi, orang yang lagi jatuh cinta tahu apa artinya ini) bahwa Allah adalah Dia yang layak untuk dimuliakan dalam segalanya (Rm 11 : 36). Saya mengajak anda untuk merasakan itu dalam akhir tanggapan saya, “Sungguh tak terselidiki …”

Saya suka akan puisi dan lagu. Salah satu genre musik favorit saya adalah rock (dengan segala jenis sub genrenya, mulai dari yang paling bisa diterima orang Kristen, Christian Rock, sampai yang dianggap tabu untuk didengar, seperti Dead Metal atau Black Metal, karena dianggap bisa mengguncang iman atau memuja setan). Banyak dari mereka yang tidak menyukai jenis musik ini akan menyebut musik ini musik TONG SAMPAH, karena dianggap tidak punya manfaat apa-apa (baca; KOSONG), tapi saya melihat cukup banyak pelajaran berharga yang bisa diambil di dalamnya. Mungkin karena saya sudah terlanjur suka pada jenis musik ini, tapi saya juga pikir (baca: rasa) musik ini kaya akan wawasan dan membuka pikiran. Saya kira itu sedikit bisa menggambarkan keKOSONGan yang berISI itu. 

Mengenai Kristus, saya kira, kalau membicarakan Dia, kita akan membicarakan sesuatu yang menggemparkan, bahkan jauh lebih menggemparkan dari pandangan-pandangan anda, termasuk pandangan anda mengenai mujizat ini, yang mengundang banyak pendekar, bahkan yang sudah mengasingkan diri, untuk turun gunung dan kembali meramaikan dunia pibu. Bicara tentang Dia, bisa mendatangkan kuasa, tapi bisa jadi juga menghasilkan perasaan berkuasa yang menindas. Tetapi saya, saya setuju dengan pandangan Kosuke Koyama, yang menulis buku “Tidak ada gagang pada salib,” untuk memilih “teologi yang disalibkan”, teologi yang tidak memiliki kuasa dan rapuh, mudah dipatahkan, yang membuatnya diinjak dan dibuang, tidak dinilai, meskipun sungguh memberi nilai yang tak terperikan. Itu yang saya RASAKAN (baca:pahami) pada saat saya bicara kekosongan yang penuh isi itu, tuan Hai Hai. Anda, sebagai pendekar ternama, tentu memahami konsep Im dan Yang, juga konsep Tao, jauh lebih baik dari saya, masakan masih bingung konsep 'kosong namun berisi, berisi namun kosong itu,' tuan Hai Hai?

Namun saya kecewa, tuan Hai Hai, pada saat anda menyatakan bahwa ajaran Tritunggal yang saya bagi ke anda itu adalah penjelasan yang ‘biasa-biasa saja’, tanpa bisa MEMAHAMI (baca:MERASAKAN, itu pandangan saya mengenai ‘memahami dengan iman’) bahwa bagi saya itu adalah pandangan yang ‘luar biasa.’ OK, anda bisa jadi memiliki pandangan (jurus maut?) anda sendiri yang ‘luar biasa’ tentang Tritunggal itu (saya belum membaca habis tulisan anda ‘Allah Tritunggal dan Allah Mahagelap’), tapi paling kurang anda bisa sedikit menghargai apa yang bagi saya adalah sama berharganya seperti pandangan anda bagi anda. Saya tidak menangkap kesan itu. Anda malah masuk ke dalam penjelasan soal ‘Iman St. Athanasius’ (saya yakin yang anda maksud adalah ‘Pengakuan Iman St. Athanasius’) yang bagi saya tidak diperlukan sama sekali. Saya dapat mencarinya pada pendekar-pendekar lainnya yang juga tidak kalah ternamanya dibanding anda di seantero langit ini, bahkan yang telah menghabiskan hidupnya untuk menyempurnakan jurus itu, meskipun mungkin sampai sekarang belum sempurna-sempurna.

Seperti yang saya bilang, saya suka puisi. Saya akan berbagi puisi (menukil sebagian saja) dari pujangga yang sama-sama kita sukai, Kahlil Gibran, dari karyanya “Yesus, Anak Manusia,” bagian yang paling akhir, yang mengungkapkan pandangan tentang Yesus dari seorang pria asal Libanon, semnbilan belas abad kemudian setelah masa hidup Yesus. Dengan ini saya juga ingin mengundurkan diri dari hadapan Tuan Hai-Hai yang terhormat, Sang Pendekar Agung Dunia Maya. Saya bukan tandingan tuan, mohon maaf.

Kasih TUHAN menyertai tuan pendekar!

 

Wahai Guru, Guru Terang,

Yang mataNya tinggal di dalam jari-jemari orang buta,

Engkau masih dibenci dan dicemooh,

Manusia yang terlalu lemah untuk menjadi Allah,

Allah yang terlalu manusiawi untuk dikagumi.

Perjamuan kudus mereka dan kidung mereka,

Sakramen mereka dan rosario mereka,

Adalah bagi diri mereka sendiri yang tertawan.

Engkau adalah diri mereka yang masih jauh,

Seruan mereka yang masih jauh,

dan gairah mereka.

 

 

hai hai's picture

@andreasandreigo, Selamat jalan!

Itu yang saya RASAKAN (baca:pahami) pada saat saya bicara kekosongan yang penuh isi itu, tuan Hai Hai. Anda, sebagai pendekar ternama, tentu memahami konsep Im dan Yang, juga konsep Tao, jauh lebih baik dari saya, masakan masih bingung konsep 'kosong namun berisi, berisi namun kosong itu,' tuan Hai Hai?

Saya paham  Im Yang baik yang diajarkan oleh kitab-kitab Tiongkok kuno maupun yang diajarkan oleh Agama Dao dan para dukun hongsui. Namun saya nggak ngerti apa yang anda maksudkan dengan kekosongan yang penuh isi. Setahu kitab-kitab Tiongk kuno dan kitab suci agama Dao sama sekali tidak mengajarkan tentang  kekosongan yang penuh isi.

Selamat jalan!

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

andreasandreigo's picture

PS Keep the faith ...

Seorang yang berakal budi mengerti bahwa kita melihat dengan mata, mendengar dengan telinga dan berpikir dengan kepala kita. Seorang yang beriman, mengerti bahwa kita bisa melihat dengan telinga kita, mendengar dengan mata kita, dan bepikir dengan hati kita, bersama dengan saudara-saudara sepersekutuannya.

"Segala sesuatu harus berjalan bukan menurut pikiranmu, melainkan di atas pikiranmu. Tenggelamkanlah dirimu dalam kebodohan, maka Aku memberi kepandaian kepadamu. Kebodohan adalah kepandaian yang benar; ketidaktahuanmu pergi ke mana itulah hal mengetahui dengan tepat ke mana kau pergi. KepandaianKu menjadikan engkau benar-benar bodoh. Demikianlah juga Abraham meninggalkan tanah kelahirannya dengan tidak mengetahui ke mana ia pergi. Ia menyerahkan dirinya kepada pengetahuanKu dan membuang pengetahuannya sendiri, tetapi dengan demikian ia melalui jalan yang tepat kepada tujuan yang tepat. Lihatlah, itu jalan salib, kau sendiri tidak bisa mendapatkannya. Aku harus menuntunmu seperti orang buta. Bukan engkau, bukan seorang manusia,  bukan suatu mahluk yang mengajarmu, melainkan Aku. Aku sendiri akan mengajarmu, dengan perantaraan Roh dan Firman, tentang jalan yang harus engkau lalui. Bukan pekerjaan yang kau pilih sendiri, bukan penderitaan yang kau pikirkan sendiri, tetapi yang mendatangimu bertentangan dengan pilihan, pikiran dan keinginanmu, itulah yang kau ikuti, di situ Aku memanggilmu, di situ engkau harus menjadi murid, di situlah waktunya, di situlah Gurumu" (Luther).

hai hai's picture

andreasandreigo, Nggak Logis

Orang-orang menyebut ajaran demikian Zen, saya menyebutnya ajaran bo kang co, artinya nggak ada kerjaan. Sepintas lalu yang diajarkan nampak benar namun sesungguhnya sama sekali tidak logis.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

The Truth's picture

Mujizat Oh Mujizat

DOKTRIN GEREJA MUJIZAT :

MUJIZAT MASIH BERLAKU DAN AKAN TERUS BERLANGSUNG SELAMA ALLAH MASIH ADA !!

MUJIZAT BERSIFAT BERTENTANGAN DENGAN HUKUM ALAM ATAU BERTENTANGAN DENGAN LOGIKA MANUSIA (TIDAK MASUK AKAL) TETAPI SEGALA SESUATU YG BERTENTANGAN DGN HUKUM ALAM ATAU TIDAK MASUK AKAL BELUM TENTU MUJIZAT !!

MUJIZAT HARUS DIUJI KEBENARANNYA KRN IBLIS DAPAT MENYAMAR SEBAGAI MALAIKAT TERANG BAHKAN DPT MENYAMAR MENJADI TUHAN YESUS !!

HANYA ORANG BEBAL YG TDK PERCAYA MUJIZAT, DEMIKIAN PULA YG TERLALU GAMPANG MENYATAKAN SESUATU YG BER SIFAT SUPRA NATURAL ADALAH MUJIZAT TANPA MENGUJINYA !!

TIDAK ADA SEORANG MANUSIAPUN YG DAPAT MELAKUKAN MUJIZAT KECUALI ALLAH BERKENAN MELAKUKAN MELALUI ORG TSB !!

SEBAGAI TEST CASE SILAHKAN JAWAB PERTANYAAN-2 INI:

MUJIZAT ATAU BUKAN

1. TUHAN YESUS JALAN DIATAS AIR, SEMBUHKAN ORG BUTA, SEMBUHKAN ORG LUMPUH, UBAH AIR JADI ANGGUR, BANGKIT KAN ORG MATI, SEMBUHKAN ORG GILA/KERASUKAN SETAN

2. PEREMPUAN MELELEH DARAH YG SEMBUH KRN JAMAH JUBAH TUHAN YESUS

3. ACARA THE MASTER DI RCTI / ACARA MAGICIAN LAINNYA

4. KAPAL LAUT YG BUERAT & BUESAR JALAN DIATAS AIR

5. HUKUM ALAM (SECARA UMUM) : BENDA YG DILEPAS JATUH KE BAWAH, TETAPI ADA YG JATUH KE ATAS

6. PEREMPUAN YG SUDAH MATI HAID ATAU TIDAK PUNYA KANDUNGAN ATAU MANDUL TAPI BISA HAMIL

7. ORANG YG TIDAK PUNYA GINJAL TAPI TETAP HIDUP DAN SEHAT WALAFIAT

SALAM MUJIZAT !!

hai hai's picture

The Truth, Orde Semboyan

The Truth, orde semboyan sudah tumbang, mari kita hidup dalam dunia nyata.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Zepe's picture

Renungan Agar Lebih Percaya Akan Mukjizat Tuhan

Daripada debat...kita nyanyi lagu INDAHNYA MUKJIZAT aja yukk...

 

lagu ini mengajarkan bahwa mukjizat  bisa kita temukan dalam kehidupan sehari2...

http://kidungkasihkristiani.blogspot.com/search/label/Lagu%20Pujian

 

JBU

__________________

blogger lagu-lagu dan renungan rohani:
http://www.kidungkasihkristiani

ferrywar's picture

Saya justru percaya mujizat.

 Saya percaya bahwa mujizat itu ada, hanya saja ilmu pengetahuan yang mengamati "mujizat" itu belum sampai.

Bagi suku terbelakang melihat orang bisa naik dewa burung berbulu perak adalah mujizat. Bagi yang sudah memahami bahwa itu cuma pesawat terbang, itu bukan mujizat lagi.

Kita perlu mencari tahu mujizat-mujizat itu sehingga suatu kali bisa memahaminya dan tidak menganggapnya lagi sebagai mujizat.

Banyak yang masih saya anggap mujizat. Tidur dan Mimpi misalnya, adalah mujizat bagi saya.

 

t45ya's picture

numpang yaaa wkwk

hihihi klo ga percaya mujizat utk apa berdoa dan mencari TUHAN ???

numpang promo skalian wkwk

http://www.youtube.com/watch?v=0JyWoROU-LI