Submitted by iik j on


"Ha ha ha ha ha... ya gitu deh... jadi kamu ga usah ikut-ikutan masuk SS. Karena tidak semua yang ada di sana itu benar, baik, dan sehat untuk dikonsumsi..." jawabku sambil tertawa lebar

Aku mengatakan hal ini pada seorang teman yang bertemu denganku minggu kemarin di sebuah acara Leadership.

***

Seorang tiba-tiba menyapaku saat break time.

"Eh... mbak, kamu sering nulis di internet ya" katanya sambil mencolek lenganku

Aku spontan menoleh dan menjawab, "Darimana kamu tahu?" (hanya teman-teman dekatku yang tahu kalau aku sering gentayangan iseng nulis ini itu)

Orang yang menyapaku ini entah berapa tahun sudah tak bertemu, tinggal di Jakarta dan sangat jarang berinteraksi denganku.

"Dari blog-blog kamu mbak..." jawabnya

"Apa coba nama blog-ku?" tanyaku 'nge-tes

"Zebaoth blogs kan? Lalu di SS juga kan? Udahlah mbak... ngaku aja... aku banyak copas tulisan mbak kok... buanyak banget!" jawabnya sambil tersenyum cerah

"Yang bener ah..." kataku sambil garuk-garuk kepala nggak jelas, campuran antara keki,dan penasaran

"Ehmmm... okelah. Aku ngaku, memang iya. Tapi ngomong-ngomong darimana kamu bisa tahu kalau itu aku beneran?" tanyaku lagi

Wah ceritanya kayaknya tercampur dengan ingatan akan hal yang lain... jadi sebaiknya aku persingkat saja.

Intinya, pertama kali seorang teman mengiriminya atau memberitahunya tentang sebuah tulisanku di SS. Penasaran karena merasa mengenal 'gaya bahasaku' dan beberapa kesamaan, akhirnya dia mencari identitasku dan ternyata itu memang aku, he he he... dan di copas-copas lah tulisanku dan dikirim di milis - milis.

"Mbak nggak jauh berbeda dengan yang dituliskan" katanya lagi setelah berbicara sedikit tentang beberapa tulisan

"He he ... iya. Aku susah menulis sesuatu yang bukan kuhidupi. Entah itu berupa kesaksian penginjilan, renungan atau apapun... pasti berasal dari sesuatu yang beneran terjadi di hidupku. Yaaa... syukurlah kalau tulisanku bisa jadi berkat bagi banyak orang... tantangan tersendiri nih buatku untuk meningkatkan kualitas tulisanku supaya lebih baik dan mempengaruhi lebih banyak orang" jawabku

Ahhh.. untungnya aku selama ini menuliskan hal-hal nyata yang aku tahu dan alami... kalau tidak? Walahhhh... bakal dibilang munafik, tukang nulis doang, tukang ngibul..., jagoan dunia maya aja,...  dsb.. ha ha ha.. pikirku

"Kamu udah pernah ke SS atau malah udah jadi user?" tanyaku lagi

"Nggak. Aku cuma sesekali saja ke sana. Banyak tulisan aneh di sana... hi hi hi..." jawabnya sambil tertawa

"Ha ha ha ha ha... ya gitu deh... jadi kamu ga usah ikut-ikutan masuk SS. Karena tidak semua yang ada di sana itu benar, baik, dan sehat untuk dikonsumsi..." jawabku sambil tertawa lebar

"Kalau mau ikutan ke sana... pastikan tulis yang nyata, beda dan benar-benar hidup!! Kalau nggak? akan kutertawakan kamu seumur hidup... ha ha ha ha " tambahku lagi yang disambungnya dengan tawa

Percakapan kami terputus, karena malam sudah larut dan aku harus meneruskan perjalanan pulang ke Semarang dengan motor.

***

Di perjalanan aku merenungkan percakapan singkat itu.

Ahhh... aku sudah tidak bisa bersembunyi lagi, karena 'gaya bahasaku' saja begitu mudah dikenali, pemikiranku, apalagi aktifitasku, terbuka lebar untuk dikenali oleh teman-teman yang tersebar dari kalangan manapun.

Dan jujur saja, akupun sudah tak berhasrat lagi untuk bersembunyi. Mau dikenal ya syukur... nggak ya udah... nggak masalah! weeekkk...

Tapi Ik, konsekwensinya adalah kamu harus menulis sesuatu yang benar-benar baik, kata suara yang berbisik di pikiranku

Ya itu harus!

Ke depan, aku akan lebih banyak lagi menulis tentang sesuatu 'yang besar' yang Tuhan kerjakan melalui aku dan orang-orang lain di sekitarku. Tentang kuasa Injil, tentang kekuatan anugerahNya, tentang kehebatan kuasaNya, tentang panggilanNya yang mulia, dan juga tentang KRISTUS yang hidup, bergerak dan masih terus bekerja sampai sekarang!!Bukan tentang ilmu-ilmu dan pengetahuan biasa-biasa atau wahyu-wahyu dari hongkong (ngikut bahasanya smile), tetapi tentang  kehidupan yang nyata dalam Kristus Yesus Tuhanku! kataku di tengah deru angin malam yang luar biasa dingin di turunan Bandungan 

Tapi Ik, sebelum kamu menuliskannya, kamu harus pastikan kalau sudah mengalaminya terlebih dahulu... karena pertanggung jawaban tidak hanya akan kamu berikan kepada manusia tetapi kepada Tuhan” peringatan sederhana itu kembali muncul di hatiku

"Ya! Aku akan pastikan itu!" Jawabku mantap sambil tersenyum lebar di kegelapan... ha ha ha...

*************************---------------------------------------------------------------------