Submitted by Debu tanah on

Saya tergelitik untuk menulis blog ini, karena ada seorang saudara dalam Sabdaspace ini yang kekeh jumekeh mengatakan bahwa Allah mengasihi Iblis (Lucifer). Yang menurut saya konsep tersebut salah dan tidak berdasarkan Alkitab sama sekali.

 

Apakah Allah itu hanya bisa mengasihi saja? Mustahil Allah mengasihi bila Allah tidak bisa membenci (tidak mengasihi). Dapatkah Allah mengasihi makhluk yang berkenan kepada-Nya tetapi tidak membenci mahkluk yang membenci kebenaran? Apakah Allah tidak bisa membenci? Apakah “membenci” itu dosa? Membenci (rasa benci) adalah perasaan apakah kita berkenan atau tidak berkenan kepada sesuatu. Bagaimanakah Allah menghukum para lawanNya bila Allah tidak membenci mereka?

Bukankah Alkitab berkata:

Roma 1:18 Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman.

Roma 2:8 tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman.

Murka dan geram siapa? Tentu saja murka dan geram Allah. Kok Allah bisa murka dan geram ya? Karena Allah selain bisa mengasihi, Allah juga bisa membenci! Apakah karena Allah adalah kasih, maka Allah juga akan mengasihi Iblis yang adalah bapa segala dusta dan kejahatan? Apakah bila Allah membenci Iblis, maka Allah menjadi bukan lagi kasih dan kebenaran?

Mengapa kita menerapkan konsep pikiran kita kepada Allah yang menciptakan kita? Kita ini hanyalah debu tanah saja! Hanya orang yang tidak mengenal Allah dengan benarlah yang memiliki konsep bahwa Allah tidak bisa membenci dan menampakkan murkaNya!

 

Kejadian 3:22 Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya."

Perhatikan bahwa setelah manusia makan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat, maka manusia menjadi sama dengan salah satu dari Allah Tritunggal! Setelah manusia makan buah pohon pengetahuan yang baik dan jahat, manusia menjadi tahu apa yang jahat, dan melakukannya! Tadinya manusia tidak mengenal kejahatan, setelah makan buah pengetahuan yang baik dan jahat, kemudian manusia menjadi tahu yang jahat. Namun bukan hanya tahu saja manusia juga tidak berdaya melawan kuasa daging sehingga manusia malah menjadi hamba dosa!!

Menurut Alkitab Allah itu tahu tentang yang baik dan yang jahat! Apa artinya? Allah memang tahu yang baik dan yang jahat sama seperti manusia setelah makan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat (Kej 3:22), tetapi Allah tidak melakukan kejahatan! Apa standard-nya: Allah sendiri, karena Allah adalah kebenaran!

Nah bila Allah tahu tentang yang baik dan yang jahat seperti manusia (setelah makan buah pengetahuan yang baik dan jahat), mengapa kita sulit mengerti bahwa Allah juga bisa membenci seperti manusia juga bisa membenci?

 

Benarkah Allah bisa membenci? Mari kita baca Alkitab:

Mazmur 5:6 Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau membenci semua orang yang melakukan kejahatan.

Roma 9:13 seperti ada tertulis: "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau."

Kenapa Allah membenci semua orang yang melakukan kejahatan? Karena Dia adalah kebenaran! Tidak bisa tidak, Allah membenci kejahatan!

Kenapa Allah mengasihi Yakub tetapi membenci Esau? Karena Yakub melambangkan manusia rohani dan Esau melambangkan manusia duniawi!

Siapa itu manusia duniawi?

Yohanes 8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

Perhatikan bahwa Allah membenci orang-nya: orang yang melakukan kejahatan dan Esau (manusia duniawi), bukan hanya kejahatannya.

 

Iblis adalah musuh utama Allah

Lucifer atau iblis adalah musuh utama Allah di alam semesta. Dulunya Lucifer adalah salah satu penghulu malaikat yang sangat indah. Bagaimana Lucifer berubah menjadi iblis?

Yesaya:

14:12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!

14:13 Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.

14:14 Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!

14:15 Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur

 

Wahyu:

12:4 Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.

12:5 Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.

12:6 Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya. 12:7 Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya,

12:8 tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.

12:9 Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

 

Karena keindahannya, Lucifer menjadi sombong, dan ingin menyamai yang Maha Tinggi! Kemudian Lucifer jatuh kedala dosa yaitu memberontak kepada Allah. Nah apakah iblis masih mungkin bertobat? Apakah Allah masih mengharapkan pertobatan Lucifer?  Mari kita baca perumpamaan Tuhan Yesus tentang talenta berikut ini:

 

Matius:

25:14 "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.

25:15 Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.

25:16 Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.

25:17 Hamba yang menerima dua talenta itu pun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta.

25:18 Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.

25:19 Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.

25:20 Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.

25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

25:22 Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta.

25:23 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

25:24 Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.

25:25 Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!

25:26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?

25:27 Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya.

25:28 Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.

25:29 Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.

25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

 

Perhatikan ayat 30, Allah kita adalah Allah yang adil, bila kepada orang yang diberikan 1 talenta namun tidak mengembangkannya menjadi 2 talenta, dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, apakah yang dilakukan Allah kepada lucifer, yang telah diberikan kemuliaan yang demikian luar biasa?

Lucifer tidak akan diampuni, sama seperti kepada manusia yang telah mendapat karunia Roh Kudus yang murtad kembali, tidak akan diampuni dosanya. Seperti kata Alkitab:

Lukas 12:48b “ …. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."

Selain itu, Alkitab juga telah menyingkapkan secara jelas sekali hukuman yang akan diterima oleh iblis:

Wahyu 20:10 dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.

Jadi menurut Alkitab, Lucifer tidak akan mungkin bertobat dan pasti akan dicampakkan ke dalam api neraka selama-lamanya.

 

Iblis sebagai musuh utama Allah, berulang-ulang disebutkan secara ekplisit dalam Alkitab, karena kita anak-anakNya maka iblis juga menjadi musuh utama kita:

Matius 13:39 Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis.

Matius 25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

Kisah Para Rasul 5:3 Tetapi Petrus berkata: "Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?

Kisah Para Rasul 13:10 dan berkata: "Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu?

Yohanes 8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

Roma 16:20 Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!

Efesus 6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;

II Tesalonika 2:9 Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu,

I Timotius 5:15 Karena beberapa janda telah tersesat mengikut Iblis.

II Timotius 2:26 dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya.

Ibrani 2:14 Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;

Yakobus 4:7 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!

I Petrus 5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

I Yohanes 3:8 barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.

I Yohanes 3:10 Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: setiap orang yang tidak berbuat kebenaran, tidak berasal dari Allah, demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya.

Wahyu 12:9 Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

 

Sungguh lucu ya bahwa Allah menciptakan Iblis yang menjadi musuh besar-Nya diseluruh alam semesta ini? Hahaha.. itu lah Allah kita, Allah yang tidak terselami oleh akal budi kita yang kecil ini! Mungkin Allah itu adalah Allah yang misterius yang sedang melakukan permainan dalam KerajaanNya dan kita adalah tokoh yang dijagokan oleh Dia untuk melawan Iblis, musuh besar-Nya itu, hingga menunggu hari penghakiman, dan untuk mengapai kemuliaan yang disediakan Allah bagi kita!

Ibrani 12:1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.

Namun demikian, iblis adalah musuh Allah yang telah dikalahkan oleh Yesus Kristus, karena itu jangan takut saudara-saudara sekalian. Allah mau supaya kita memihak Dia yang adalah kebenaran! Semoga Allah membawa kita kepada pengenalan yang benar akan Dia!

 

Tulisan Debu tanah yang lain:

- Mengapa Allah Menciptakan Manusia? baca

- Adil kah Allah ? baca

- Menara Babel baca

- Mengapa Manusia Selalu Memberontak kepada Allah? baca

- Bagaimana Menulis dengan Baik baca

- SORGA dan NERAKA - Tempat Perhentian Manusia baca

- Apa Arti Sebuah Nama baca