1."Ingatlah, jangan kalian melakukan kewajiban agama di depan umum supaya dilihat orang. Kalau kalian berbuat begitu, kalian tidak akan diberi upah oleh Bapamu di surga."
1."Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga."
1."Take heed that ye do not your alms before men, to be seen of them: otherwise ye have no reward of your Father which is in heaven."
1."prosechete tEn eleEmosunEn humOn mE poiein emprosthen tOn anthrOpOn pros to theathEnai autois ei de mEge misthon ouk echete para tO patri humOn tO en tois ouranois"
2."Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya."
2."Jadi, kalau kalian memberi sedekah kepada orang miskin, janganlah menggembar-gemborkan hal itu seperti yang dilakukan oleh orang-orang munafik. Mereka suka melakukan itu di dalam rumah ibadat dan di jalan raya, supaya dipuji orang. Ingatlah, mereka sudah menerima upahnya."
2."Therefore when thou doest thine alms, do not sound a trumpet before thee, as the hypocrites do in the synagogues and in the streets, that they may have glory of men. Verily I say unto you, They have their reward."
2."hotan oun poiEs eleEmosunEn mE salpisEs emprosthen sou hOsper hoi hupokritai poiousin en tais sunagOgais kai en tais rumais hopOs doxasthOsin hupo tOn anthrOpOn amEn legO humin apechousin ton misthon autOn"
Mengapa i_BIS dan i_TB dari Sabda mengartikan alm/eleEmosunEn sebagai agama di ayat pertama? Saya membaca ayatnya menjadi gamang karena dalam pikiran saya, apakah agama yang dikatakan disitu oleh Yesus adalah agama Musa? Kalau agama Musa, berarti Yesus menguatkan bahwa agama Musa itu wajib dijalankan.
Namun setelah lihat-lihat ayat berikutnya dan terjemahan bahasa Inggris (AV) dan mencari padanan katanya di bahasa Indonesia, saya menemukan kata sedekah. Dan diayat kedua pun seperti tertulis diatas artinya adalah sedekah. Apakah alasan penerjemah Indonesia mengartikan kata di ayat pertama sebagai agama, bukan sedekah?
Kalau Yesus menyatakan sedekah dalam ajarannya, mestinya sedekah itu sangat penting sehingga ditulis oleh penulis-penulis injil. Dengan bersedekah maka kita akan mendapatkan upah dari Bapa di Sorga (ayat-4). Upah apakah itu? Yesus tidak memberitahu secara spesifik bentuk konkrit dari upah itu.
Apa itu sedekah? Sedekah menurut saya adalah memberikan bantuan berupa materi kepada seseorang yang membutuhkan dan orang yang diberi benar benar tidak mampu secara materi menopang hidupnya. Menurut Wikipedia silahkan dibaca sendiri http://en.wikipedia.org/wiki/Alms. Dan satu hal yang perlu dipegang adalah dalam memberi sedekah harus dengan wajah yang berseri (namun bukan seri dalam sinetron2) tapi memperlihatkan sukacita dalam hati. "Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik?(Kej 4:7)"
Saya sendiri dalam hidup ini seingat saya belum pernah melakukan sedekah seperti yang dikatakan Yesus. Masalahnya, sewaktu memberi kepada orang lain (pengemis/pengamen) selalu saja ada orang lain disitu yang melihat. Walaupun motif saya baik untuk memberi, dan tidak ada maksud untuk memamerkan kebaikan saya, tetap saja saya pasti dapat penilaian dari orang (upah dari orang). Lalu kalau begitu, bagaiamana dengan upah dari Bapa Sorgawi? Adakah saya dapat? Wallahualam, karena Yesus pun tak pernah membicarakan secara spesifik bentuk konkrit dari upah tersebut. Apakah upah tersebut diberikan masa sekarang atau masa akan datang setelah mati, saya tak punya ide.
Tapi terlepas dari upah yang dikatakan Yesus dari Bapa di Sorga, harus dicoba nih, tapi harus pakai strategi biar tidak dilihat orang. Satu hal, tetap pegang kejadian 4:7 .
Selamat Hari Minggu Semuanya. PS :
Buat penerjemah i_TB dan i_BS, minta bantuan menjawab pertanyaan diatas ya.