Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Apakah Saya Orang Fasik?

hzh83's picture

sumber : www.hzh83.net

Seorang anak yang berusia 8 tahun naik ke panggung dengan sedikit takut dan malu-malu. Christian nama anak itu. Sebuah nama yang sangat lazim (baca : banyak) ditemukan di Bumi Nyiur Melambai provinsi Sulawesi Utara. Memang di provinsi ini Pemeluk agama kristen lebih banyak dibandingkan pemeluk agama yang lain sehingga bebas saja kalau sebuah panggung diletakan di tengah-tengah Desa dengan pengeras suara yang bisa terdengar sampai beratus-ratus meter kemudian backdrop panggungnya ada spanduk dengan tulisan : “Lomba Membaca Mazmur Anak-anak Sekolah Minggu.” Tentu saja rasa takut Christian bukan karena was-was kalau sementara dia “beraksi” kemudian akan ada sekelompok orang ekstrim yang melakukan demonstrasi meminta Acara dibubarkan, tetapi rasa takutnya lebih disebabkan karena perasaan gugup ketika dari atas panggung dia melihat ratusan pasang mata menjadikannya sebagai pusat perhatian.

Detak jantung Christian mulai cepat berdetak pada saat dia mendekati microfon. Dia membuka Alkitabnya, menarik napas panjang, memandang para penonton dan kemudian mulai mengeluarkan suaranya. “Mazmur satu..... Jalan orang Benaaaaaaarrrrrr dan Jalan orang Fasik.” Iringan Tepuk tangan meriah penonton menyambutnya. Rasa percaya diri mulai dia dapatkan dan kemudian mulai meneruskan membaca apa yang tertulis dalam Mazmur pasal pertama. “Sebab Tuhan Mengenal Jalan orang Benar tetapi Jalan orang fasik menuju Kebinasaan” kata Chistian menutup penampilannya malam itu. Tepuk tangan penonton kembali membahana ketika dia selesai membaca.

Malam itu puluhan anak-anak sekolah minggu bergantian membaca salah satu pasal di kitab Mazmur yang mereka pilih. Banyak yang terlampau gugup sehingga menjadi gagap. Banyak juga yang salah tingkah sehingga salah baca. Pendek cerita Christian dianggap Juri sebagai peserta terbaik sehingga menjadi juara pada iven tersebut.

Lepas dari cerita di atas, pasal yang dipilih Christian adalah sebuah Mazmur yang banyak menjadi favorit dari orang-orang Kristen. Secara umum pasal tersebut bercerita tentang dua jenis orang yakni orang Benar orang Fasik disisi yang lain. Orang benar di janjikan Tuhan dengan berkat yang luar biasa yakni “segala yang diperbuatnya berhasil” (ayat 3). Tetapi jalan orang fasik akan menuju kepada kebinasaan. Jadi betapa pentinggnya kita untuk menjadi orang Benar bukannya orang fasik.

Pertanyaan besar kemudian muncul di dalam sanubari yakni: orang yang bagaimanakah orang fasik itu? Apakah saya termasuk orang benar atau orang fasik? Kalau dua pertanyaan ini ditanyakan kepada Christian yang membaca pasal ini dengan baik, mungkin dia akan menjawab “saya tidak tahu..” mengingat umurnya yang belia. Kalau dua pertanyaan tadi ditanyakan kepada Juri dan penonton pada cerita di awal tulisan ini, pasti akan ada banyak jawaban yang muncul. Bisa dijamin pada pertanyaan “apakah saya termasuk orang benar atau orang fasik?” mayoritas pasti akan menjawab “orang benar” walaupun julukan “burung taong” (baca : orang yang ke gereja hanya pada hari Natal saja” melekat pada banyak orang kristen di daerah Christian tinggal.

Puji Tuhan, ternyata Alkitab memberi jawaban atas pertanyaan tadi. Banyak ayat-ayat Alkitab yang akhirnya membuat paham tentang perilaku/ciri-ciri dari orang fasik. Berikut adalah ayat-ayat yang menerangkan tentang jalan/ciri-ciri/perilaku orang fasik itu.

Bilangan 16 : 26,27
(26) Berkatalah ia kepada umat itu: "Baiklah kamu menjauh dari kemah orang-orang fasik ini dan janganlah kamu kena kepada sesuatu apapun dari kepunyaan mereka, supaya kamu jangan mati lenyap oleh karena segala dosa mereka." (27) Maka pergilah mereka dari sekeliling tempat kediaman Korah, Datan dan Abiram. Keluarlah Datan dan Abiram, lalu berdiri di depan pintu kemah mereka bersama-sama dengan isterinya, para anaknya dan anak-anak yang kecil.
Ayat di atas adalah saat Korah, Datan dan Abiram memberontak kepada Musa. Alkitab menyebut mereka orang-orang fasik. Sifat apakah dari mereka, sehingga mereka disebut orang-orang Fasik? Seorang Penulis Rohani mengomentari tentang kejadian ini: “Sekalipun telah diangkat untuk melakukan tugas-tugas dalam kemah suci, ia (korah) merasa tidak puas dengan pangakatnya itu (seperti Lusifer) dan bercita-cita untuk memperoleh martabat keimamatan. Penganugrahan tugas keimamatan kepada Harun dan seisi rumahnya, yang dulunya diberikan kepada anak sulung dari setiap keluarga, telah membangkitkan rasa cemburu dan rasa tidak puas” (E.G.White, Sejarah Para Nabi 1, hal. 473 : 2).
Orang fasik adalah:
? Orang yang tidak puas dengan jabatan, ingin jabatan yang paling tinggi (contohnya : tidak puas dengan jabatan syamas ataupun diaken, tetapi jabatan yang diincar adalah Ketua Jemaat/Penatua)
? Orang yang punya rasa cemburu kepada keberhasilan orang lain (iri hati)
? Orang yang sombong dan berambisi merajalela.
? Orang yang suka memberontak

Kej 18:23.
Abraham datang mendekat dan berkata: "Apakah Engkau akan melenyapkan orang benar bersama-sama dengan orang fasik?
Peristiwa diatas, adalah saat Abraham berbincang dengan Tuhan, saat kota Sodom dan Gomora akan dibinasakan. Abraham menyebut penduduk Kota Sodom dan Gomora adalah orang-orang Fasik. Sebuah buku rohani menyebutkan: “Di kota Sodom terdapat kepelisiran, pesta pora dan mabuk-mabuk. Nafsu-nafsu yang paling jahat dan paling kejam merajalela tidak terkendalikan. Orang banyak dengan terang-terangan menghina Allah dan hukumNya, dan bersuka-suka dalam perbuatan yang kejam.”(Alfa dan Omega Jld. I Sejarah Para Nabi hal 177)
Perhatikan ayat berikut ini :
Kejadian 19:5
Mereka berseru kepada Lot: "Di manakah orang-orang yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami pakai mereka."
Yudas 1:7
Sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang.
Sebuah buku rohani yang lain memberi komentar: Kitab suci dengan jelas mengutuk praktek Homoseksual dengan istilah yang amat negatif (Kej. 19 : 4 – 10...Yud 7) praktek-praktek jenis seperti ini mendatangkan pemutarbalikkan yang amat mengacaukan gambar Allah dalam diri lelaki dan perempuan. (Apa yang Anda Perlu Ketahui Tentang 27 Uraian Doktrin Dasar Alkitabiah Hal. 352)
Orang fasik adalah:
? Orang yang suka kepelisiran.
? Orang yang suka berpesta pora
? Orang yang suka mabuk
? Orang yang menghina Allah
? Suka perbuatan yang kejam
? Orang Gay dan Lesbian

Mazmur 10 : 2-4
(2) Karena congkak orang fasik giat memburu orang yang tertindas; mereka terjebak dalam tipu daya yang mereka rancangkan.(3) Karena orang fasik memuji-muji keinginan hatinya, dan orang yang loba mengutuki dan menista TUHAN. (4) Kata orang fasik itu dengan batang hidungnya ke atas: "Allah tidak akan menuntut! Tidak ada Allah!", itulah seluruh pikirannya.
Orang fasik adalah:
? Orang yang Congkak (congkak: merasa dan bertindak dengan memperlihatkan diri sangat mulia (pandai, kaya, dll); sombong, angkuh : Kamus besar Bhs. Indonesia)
? Orang yang suka melihat orang tertindas
? Orang yang mempunyai sifat menjebak orang
? Orang yang memuji dirinya sendiri
? Orang yang tidak mengakui eksistensi Allah.
Mazmur 37:12
Orang fasik merencanakan kejahatan terhadap orang benar dan menggertakkan giginya terhadap dia;
Orang fasik adalah:
? Orang yang merencanakan Kejahatan

Amsal 17:23.
Orang fasik menerima hadiah suapan dari pundi-pundi untuk membelokkan jalan hukum.
Orang fasik adalah:
? Orang yang menerima Suap

Ayub 3:17
Di sanalah orang fasik berhenti menimbulkan huru-hara, di sanalah mereka yang kehabisan tenaga mendapat istirahat.
Orang fasik adalah:
? Orang Fasik adalah orang yang suka membuat keributan atau huru hara.

Mazmur 28:3
Janganlah menyeret aku bersama-sama dengan orang fasik ataupun dengan orang yang melakukan kejahatan, yang ramah dengan teman-temannya, tetapi yang hatinya penuh kejahatan.
Orang fasik adalah:
? Orang yang hanya manis dibibir tapi hatinya jahat

Ayub 36:13
Orang-orang yang fasik hatinya menyimpan kemarahan; mereka tidak berteriak minta tolong, kalau mereka dibelenggu-Nya;
Orang fasik adalah:
? Orang yang menyimpan amarah/pendendam.

Mazmur 37:14
Orang-orang fasik menghunus pedang dan melentur busur mereka untuk merobohkan orang-orang sengsara dan orang-orang miskin, untuk membunuh orang-orang yang hidup jujur;
Orang fasik adalah:
? Orang yang tidak peduli kepada Orang-orang sengsara dan orang-orang miskin

Mazmur 50:16-20
(16) Tetapi kepada orang fasik Allah berfirman: "Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku, dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu, (17) padahal engkaulah yang membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku? (18) Jika engkau melihat pencuri, maka engkau berkawan dengan dia, dan bergaul dengan orang berzinah. (19) Mulutmu kaubiarkan mengucapkan yang jahat, dan pada lidahmu melekat tipu daya. (20) Engkau duduk, dan mengata-ngatai saudaramu, memfitnah anak ibumu.
Orang Fasik adalah :
? Orang yang tidak suka ditegur dan dinasehati
? Orang yang tidak peduli dengan kebenaran Firman Tuhan
? Orang yang berkawan dengan para pencuri
? Orang yang bergaul dengan Pezinah
? Orang yang suka menipu
? Orang yang mengata-ngatai saudaranya
? Orang yang menfitnah saudara kandungnya

Mazmur 109:2
Sebab mulut orang fasik dan mulut penipu ternganga terhadap aku, mereka berbicara terhadap aku dengan lidah dusta;
Orang fasik adalah:
? Orang penipu dan suka berdusta

Amsal 18:3.
Bila kefasikan datang, datanglah juga penghinaan dan cela disertai cemooh.
Orang fasik adalah:
? Orang yang suka menghina, mencela dan mencemooh orang lain.

Amsal 12:10.
Orang benar memperhatikan hidup hewannya, tetapi belas kasihan orang fasik itu kejam.
Orang fasik adalah:
? Memperlakukan hewan peliharaannya dengan kejam

Amsal 15:28.
Hati orang benar menimbang-nimbang jawabannya, tetapi mulut orang fasik mencurahkan hal-hal yang jahat.
Orang fasik adalah:
? Orang yang mengatakan hal-hal yang jahat tentang orang lain

Amsal 28:15.
Seperti singa yang meraung atau beruang yang menyerbu, demikianlah orang fasik yang memerintah rakyat yang lemah.
Orang fasik adalah:
? Orang yang mempunyai gaya kepemimpinan seperti Singa ataupun beruang yaitu gaya kepemimpinan dengan kekerasan atau otoriter.

II Timotius 2:16
Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan.
Orang fasik adalah:
? Orang yang berkata Omong Kosong

Maleaki 3:18
Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.
Orang fasik adalah:
? Orang yang tidak beribadah kepada Allah. (tidak suka datang ke Gereja ataupun kegiatan yang menyembah Allah)

Mazmur 37:21.
Orang fasik meminjam dan tidak membayar kembali, tetapi orang benar adalah pengasih dan pemurah.
Orang fasik adalah:
? Orang yang meminjam uang tetapi kemudian tidak mengembalikan lagi.

Amsal 21:29.
Orang fasik bermuka tebal, tetapi orang jujur mengatur jalannya.
Orang fasik adalah:
? Orang yang bermuka tebal (muka tebal: tidak mempunyai malu. Kamus Besar Bahasa Indonesia)
Dari banyak ayat di atas, jelaslah tentang bagaimana ciri-ciri/jalan orang fasik itu. Sebuah jalan yang menuju akan kebinasaan seperti keterangan Mazmur pasal pertama. Pertanyaan pertama mungkin sudah terjawab. Tetapi bagaimana dengan pertayaan kedua: Apakah saya termasuk dalam golongan orang fasik? Tentunya pertanyaan ini harus kita jawab masing-masing. Bisa jadi jawabannya: “Puji Tuhan saya tidak temasuk dalam golongan orang fasik” bisa juga jawabannya: “masih ada ternyata tingkah laku saya yang menyerupai orang fasik” atau bisa juga “ternyata saya total orang fasik...”
Tetapi Tuhan mempunyai kabar baik bagi kita semua, termasuk orang fasik sekalipun. Dua ayat berikut mengandung arti yang sangat dalam akan Kasih Allah bagi kita umat manusia yang berdosa.

Yesaya 55:7
Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.

Yehezkiel 33:11
Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?

Ternyata Tuhan sama sekali tidak menghendaki kebinasaan manusia (jalan menuju kebinasaan), tetapi dia menghendaki kita bertobat dari kefasikan kita. Saatnya kita merenung sendiri (baca : bersaat teduh) untuk memeriksa tabiat kita, dan kemudian bertobat jika masih ada tingkah laku kita yang adalah jalan dari orang fasik.
Doa: “Tuhan bantu saya untuk bertobat, jangan biarkan saya terjun bebas menuju kebinasaan. Tolong saya ya Tuhan.. Amin.”